Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI MAHASISWA DENGAN MINAT DALAM MEMILIH JURUSAN TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON TAHUN 2016/2017 Rizqiah, Ria; Puspitasari, Ratna; Nurizzati, Yeti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 6, No 1 (2017): Motivasi dalam Pembelajaran
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.529 KB)

Abstract

ABSTRAK                                                                                           Motivasi dan minat merupakan hal yang dapat melatar belakangi seseorang dalam memilih suatu jurusan di Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti diketahui bahwa motivasi mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak semuanya karena berdasarkan keinginan dari diri sendiri. Ada yang berasal dari keinginan orang tuanya, pelampiasan dikarenakan tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau jurusan yang diinginkan, dan pengaruh dari teman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data motivasi dan minat mahasiswa memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, serta mengetahui hubungan antara motivasi dan minat mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 30 responden. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu skala prosentase, koefesien korelasi pearson (r), koefesien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tingkat motivasi mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 81,03% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 91,665% (baik) sedangkan minat mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 83,333% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 89,999% (baik) serta angka korelasi sebesar 0,790 (tinggi atau kuat) dan nilai thitung  6,817 > ttabel 2,048 dengan df=28 pada taraf kesalahan 5%. Hal ini dapat diartikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yaitu terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi mahasiswa dengan minat dalam memilih Jurusan Tadris IPS di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2016/2017 dan besarnya motivasi mahasiswa ditentukan oleh minat sebesar 62,41%, sedangkan sisanya 37,59% ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci: Hubungan, Motivasi, Minat ABSTRACT Motivation and interest are things that can be the background of a person in choosing a major in Higher Education. Based on the results of preliminary observations made the researchers note that the motivation of students in choosing the Department of Social Sciences Tadris at IAIN Sheikh Nurjati Cirebon not everything because based on the desire of yourself. Some are derived from the wishes of their parents, impingement is not accepted in the State College or desired department, and the influence of friends. The purpose of this research is to obtain motivation data and interest of students to choose Tadris Department of Social Sciences, and to know the relation between motivation and student interest in choosing Tadris Department of Social Sciences at IAIN Syekh Nurjati Cirebon year 2016/2017. This study uses quantitative research methods, with data collection techniques in the form of a questionnaire distributed to 30 respondents. While the data analysis techniques used are percentage scale, pearson correlation coefficient (r), coefficient of determination and hypothesis testing. The result of this study showed that the students' motivation level based on positive item is 81,03% (good) and based on negative item 91,665% (good) while student interest based on positive item equal to 83,333% (good) and based on negative item equal to 89,999% ) as well as the correlation number of 0.790 (high or strong) and the tcount of 6.817> ttable 2.048 with df = 28 at the 5% error level. This can be interpreted that Ha accepted and H0 rejected, that is there is a significant correlation between student motivation with interest in choosing Tadris IPS Department in IAIN Sheikh Nurjati Cirebon Year 2016/2017 and the amount of student motivation is determined by the interest of 62,41%, while the rest 37.59% is determined by other factors.Keywords: Relationship, Motivation, Interest
PENANAMAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DALAM MUATAN ENVIRONMENTAL EDUCATION PADA PEMBELAJARAN IPS DI MI DARUL HIKAM KOTA CIREBON Puspitasari, Ratna
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.92 KB)

Abstract

Pendidikan bagi kehidupan manusia merupakan kebutuhan primer atau mutlak yang harus dipenuhi sepanjang hayat. Sesuai dengan ketentuan pasal 5 ayat (1) Undang-Un­dang No. 20 Tahun 2003 yang tertulis: setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu, karena itu, bila ini semua dipenuhi dan sistem kurikulum dirancang dan dilaksanakan secara re­levan, maka cita-cita menjadikan pendidikan sebagai wahana pembentukan karakter bangsa akan dapat terlaksana dan masalah persatuan bangsa dengan sendirinya akan teratasi, dan Negara bangsa yang cerdas kehidupannya serta Negara bangsa Indonesia akan benar-benar berkarakter Pancasila.
KONTRIBUSI EMPIRISME TERHADAP PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Puspitasari, Ratna
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.069 KB)

Abstract

ABSTRAK Empirisme merupakan salah satu bentuk inovasi yang berani. John Locke adalah tokoh pembawa gerbong aliran empirisme dalam filsafat. Sebuah aliran yang berkiblat bahwa semua pikiran dan gagasan manusia berasal dari sesuatu yang didapatkan melalui indera, melalui pengalaman oleh sebab itu ide bawaan apriori yang diyakini Descrates adalah salah. John Locke sangat percaya bahwa benak manusia sewaktu dilahirkan bagaikan kertas putih ( tabularasa ). Ide yang terdapat di dalam benak manusia sesungguhnya berasal dari pengalaman. Ia hadir secara aposteriori. Pengenalan manusia terhadap seluruh pengalaman yang dilaluinya ( mencium, merasa, mengecap, mendengar ) menjadi dasar bagi hadirnya gagasan-gagasan sederhana. Namun pikiran bukanlah sesuatu yang pasif terhadap segala sesuatu yang datang dari luar. Beberapa aktivitas berlangsung dalam pikiran. Gagasan-gagasan yang datang dari indera diolah dengan cara berfikir, bernalar, mempercayai, meragukan dan dengan demikian memunculkan apa yang disebut perenungan. Empirisme timbul sebagai reaksi dari paham rasionalisme “Rene Descartes”dan membawa kontribusi dalam Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Kata Kunci: pengalaman, gagasan, pemikiran
STUDI KOMPARASI MODEL PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) SANTRI DI PONDOK PESANTREN AN-NASHR (TARBIYATUL BANIN) CIREBON DENGAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN SIDOGIRI PASURUAN PUSPITASARI, RATNA
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.29 KB)

Abstract

Pengembangan Model Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) melalui kewirausahaan bagi santri di Pondok Pesantren An Nashr adalah pendidikan yangdiberikan bagi buruh/nelayan dan atau keluarga mereka yang tergolong kurangmampu dan miskin dalam konsep pengembangan keterampilan yang berbasis usahamandiri/ kelompok dalam meningkatkan nilai ekonomi keluarga dan tanpameninggalkan pekerjaan pokok mereka sebagai buruh/nelayan. Pendidikan ini ditujukan guna memberikan pengetahuan, keterampilan serta sikap mau berusaha bagi masyarakat pesantren beserta keluarganya yang berada pada daerah pesisir dan kepulauan dalam memperoleh hak yang sama di masyarakat.
STUDI KOMPARASI MODEL DISKUSI DENGAN MODEL BLENDED LEARNING DI JURUSAN TADRIS IPS FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Puspitasari, Euis; Puspitasari, Ratna
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.524 KB)

Abstract

Tadris IPS IAIN Sheikh Nurjati is a department that is developed over time in addition to the other majors. As part of IAIN Sheikh Nurjati, in order to the UIN based research requires a lot of improvement especially learning model in accordance with developments in the global era. There are still many professors who use the media, models and learning resources that discussion requires critical thinking to use research-based education andragogik. On the other side is phobia among students TIPS when hearing research based learning though in fact they are not. The problem in this research is how the model comparison discussion Blended Learning For Model-Based Application of Learning Research at the Department IPS IPS Tadris Tarbiyah and Teaching Faculty IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. This study uses quantitative methods to the study of comparative research that is comparing models with blended learning discussion. Inidilakukan study to compare the similarities and differences discussions with blended learning with the facts and the properties of objects in meticulous researcher based framework. In this study, the variables are still independent but to sample more than one or in a different time. Learning IPS using blended learning models to improve communication with students with learning experiences that are higher than using a learning discussion. This provides space and flexibility for students and faculty to communicate more freely so as to provide space constructing ideas and add to the learning experience at a higher level. The results of the study in groups using blended learning were higher compared with the control group who did not use a model of blended learning is an excess and the impact of blended learning pengorhganisasian learning experience. 1) The results of tests of hypotheses on the cognitive, psychomotor level afekti and given in the experimental class showed significant differences with the control class; 2) The results of tests of hypotheses on the cognitive level of understanding in the experimental group showed a significant difference with the control class; 3) Hypothesis test results on the cognitive level applying in the experimental class showed significant differences with the control class; and 4) the hypothesis test results on the cognitive level in classroom experiments analyzed showed significant differences with the control class. Keywords: Models, Discussion, Blended LearningABSTRAKTadris IPS IAIN Syekh Nurjati adalah sebuah jurusan yang cukup lama berkembang di samping jurusan-jurusan lain. Sebagai bagian dari IAIN Syekh Nurjati, dalam rangka menuju UIN berbasis riset membutuhkan banyak pembenahan terutama model pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan di era global. Masih banyak dosen yang menggunakan media, model dan sumber belajar yang diskusi membutuhkan pemikiran kritis untuk menggunakan pendidikan andragogik berbasis riset. Di sisi lain terjadi phobia di kalangan mahasiswa TIPS ketika mendengar pembelajaran berbasis riset meski dalam kenyataannya tidak demikian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan model diskusi  Blended Learning Sebagai Model Penerapan Pembelajaran IPS Berbasis Riset di Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi  komparatif yaitu penelitian yang bersifat membandingkan model diskusi dengan blended learning. Penelitian inidilakukan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan  diskusi dengan blended learning dengan fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang di teliti berdasarkan kerangka pemikiran peneliti. Pada penelitian ini variabelnya masih mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda. Pembelajaran IPS dengan menggunakan model blended learning dapat meningkatkan komunikasi dengan mahasiswa dengan pengalaman belajar yang lebih tinggi daripada dengan menggunakan pembelajaran diskusi. Hal ini memberikan  ruang dan keleluasaan bagi mahasiswa dan dosen untuk berkomunikasi lebih bebas sehingga mampu memberikan ruang pengkonstruksian ide-ide  dan menambah pengalaman belajar pada tingkat yang lebih tinggi. Adapun hasil belajar pada kelompok yang menggunakan blended learning yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan model blended learning merupakan sebuah kelebihan dan dampak dari pengorhganisasian pengalaman belajar blended learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif, afekti dan psikomotorik  level mengingat di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; 2) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level memahami di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; 3) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level menerapkan di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; dan 4) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level menganalisa di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol.Kata kunci: model, diskusi, blended learning
POLA ASUH SINGLE PARENTDALAM UPAYA MEMBINA PERILAKU SOSIAL REMAJA DI DESA JATISEENG KECAMATAN CILEDUG KABUPATEN CIREBON sintia, silvi; puspitasari, ratna
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 7, No 2 (2018): Perilaku Sosial
Publisher : Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.42 KB)

Abstract

ABSTRAKPengasuhan yang dilakukan oleh single parent merupakan satu fenomena di zaman kontemporer saat ini. Pola pengasuhan yang diterapkan single parent acapkali membutuhkan konsep tersendiri untuk mendidikdan mengasuh anak-anaknya. Langkah ini tentu berbeda antara satu keluarga dengan keluarga yang lain. Kurangnya intensitas pengasuhan anak akibat terjadinya single parent menjadikan perhatian orang tua berkurang dan teralihkan. Dampak dari ketidakperhatian orang tua memberi peluang bagi anak untuk membentuk perilaku di luar nila-nilai yang diajarkan oleh orang tua. Latar belakang permasalah ini yaitufenomena remajayang ditinggal pergi oleh orang tuanya karena meninggal. remaja tersebut meresponnya dengan sikap dan berperilaku yang kurang wajar dan bahkan amoral, seperti membolos sekolah, merokok, dan tawuran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data pola asuh single parent dalam upaya membina perilaku sosial remaja, bagaimana perilaku sosial remaja dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat perilaku sosial remaja yang dilakukan oleh ibu single parent. Data pola pengasuhan yang diperoleh yakni, pola pengasuhan demokratis dan pola pengasuhan otoriter. Data perilaku sosial remaja terbagi menjadi dua bentuk yakni, remaja yang mampu menyesuaikan diri dan remaja yang belum mampu menyesuaikan diri. Faktor pendukung yakni, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan faktor penghambat diantaranya dari segi ekonomi, pengasuhan, dan pendidikan. Kata kunci: pola asuh, single parent, perilaku sosial remaja
PENGGUNAAN SMART PHONE SEBAGAI SALAH SATU MEDIA PEMASARAN UNTUK MENINGKATAKAN PENJUALAN KERAJINAN KERANG PANTAI KENJERAN SURABAYA Ramadhani, Suci; Puspitasari, Ratna; W, Wiwik Widyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Kenjeran merupakan salah satu tempat wisata yang sudah cukup terkenal bagi masyarakat di Jawa Timur, terutama masyarakat Kota Surabaya. Pemkot Surabaya telah melakukan beberapa perbaikan sarana dan prasaran terhadap wisata Pantai Kenjeran untuk dapat menarik kunjungan wisata, salah satunya membangun Sentra Ikan Bulak yang berlokasi di area Pantai Lama Kenjeran dan berdekatan dengan Taman Surabaya.  Sentra Ikan Bulak diperuntukkan untuk para pedagang dan para UKM khususnya yang menjual hasil olahan ikan dan kerajinan kerang untuk menajajakan hasil produksinya. Namun sayangnya, bangunan yang dibangun sejak tahun 2012 ini tidak menunjukkan kenaikan tingkat kunjungan pembeli, sehingga banyak pedagang kerajinan kerang yang berada di lantai 2 Sentra Ikan Bulak gulung tikar dan beralih professi. Kurangnya minat wisatawan dan masyarakat Surabaya khususnya untuk berkunjung dan membeli dagangan hasil kerajinan cangkang kerang menjadikan Sentra Ikan Bulak hanya diisi oleh satu atau dua pedagang kerajinan cangkang kerang. Kerajinan cangkang kerang merupakan salah satu hasil kerajinan khas Surabaya, khususnya Pantai Kenjeran dan dapat menjadi cinderamata bagi wisatawan. Potensi yang dimiliki oleh hasil kerajinan cangkang kerang bukan hanya fungsinya sebagai cindramata, tapi keunikan hasil produksi karena di olah dari bahan kerang dan diberikan pernak pernik yang menarik mata. Strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan agar produk kerajinan cangkang kerang tidak hilang adalah pemasaran secara on-line dengan  menggunakan sosial media sebagai salah satu ssarana penjualan produk. Pelatihan yang dilakukan berupa strategi pemasarn on-line pembuatan email, pembuatan akun media sosial, dan juga aplikasi penggunaannya berupa pengunggahan foto, membalas pesan
KEBUTUHAN PELATIHAN BAGI MANAJER MARKETING Puspitasari, Ratna
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 20 No XI (2009): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.582 KB) | DOI: 10.21009/PIP.202.9

Abstract

Considering that training is needed to improve the performance , this research aimed at identifying the training need for of marketing manager in PT Menara Indonesia by employing the competence model of Spencer and Spencer Based on its purpose and scope, this research is classified as a case study and qualitative research. The data was collected using Delphi technique and document study. Then the data were analysed by using Miles and Huberman’s metrhod consisting of thre steps: reduction, description, and description of the data. As the result of the study, this research idintified the training needs for marketing manger in PT Menara Inonesia among which are Team Leadership and Technical /Professional/ Managerial Expertise.
Risk Factors of Postpartum Hemorrhage in Bondowoso District, East Java Puspitasari, Ratna; Hastuti, Uki Retno Budi; Murti, Bhisma
Journal of Maternal and Child Health Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.849 KB)

Abstract

Background: Postpartum hemorrhage is the leading cause of the maternal death worldwide. Postpartum hemorrhage accounted 20% of all causes of maternal death in Bondowoso, East Java. This study aimed to examine the risk factors of postpartum hemorrhage.Subjects and Method: This was an analytic observational study using case control design. The study was carried out at 5 community health centers, Bondowoso District, East Java, from March to May 2017. A sample of 120 study subjects were selected for this study by fixed disease sampling, consisting of 40 postpartum women with hemorrhage and 80 postpartum women without hemorrhage. The dependent variable was postpartum hemorrhage. The independent variables were family income, birth space, type of delivery, mothers middle upper arm circumference (MUAC), antenatal visit, and high-risk score card. The data were collected by a set of pre-tested questionnaire. Path analysis was employed for data analysis.Results: Post partum bleeding was directly affected by birth space <2 years or > 10 years (b=3.03; 95% CI = 1.52 to 4.55; p< 0.001), antenatal visit ≥ 4 times (b=3.35; 95% CI= 1.82 to 4.87; p< 0.001), High risk score <2 (b=2.18; 95% CI= 0.92 to 3.44; p= 0.001), type of delivery (b=1.63; 95% CI= 0.39 to 2.87; p= 0.010). High-risk score card was affected by birth space <2 years or > 10 years (b=0.80; 95% CI= 0.32 to 1.57; p= 0.041), family income < Rp 1,417,000 (b=0.72; 95% CI= -0.57 to 1.49; p= 0.070), and antenatal visit ≥ 4 (b=0.70; 95% CI= -0.07 to 1.48; p= 0.076). MUAC was affected by family income ≥ Rp 1,417,000 (b=0.67; 95% CI= -0.08 to 1.44; p= 0.083). Type of delivery (assisted) was affected by high-risk score card <2 (b=1.00; 95% CI = 0.22 to 1.77; p= 0.011) and mother’s MUAC <23.5 cm (b=1.04; 95% CI= 0.20 to 1.88; p= 0.015).Conclusion: Post partum bleeding was directly affected by birth space, antenatal visit, high risk score, type of delivery. High-risk score card was affected by birth space, family income, and antenatal visit. MUAC was affected by family income. Type of delivery (assisted) was affected by high-risk score card  and mother’s MUAC.Keywords: postpartum hemorrhage, risk factorCorrespondence: Ratna Puspitasari. Masters Program in Public Helath, Sebelas Maret University, Surakarta. Email: ratnapuspita1987@yahoo.co.id. Mobile: +6285791373311Journal of Maternal and Child Health (2017), 2(2): 177-187https://doi.org/10.26911/thejmch.2017.02.02.08
Konsep Desain Partisi Dengan Sistem Modular Untuk Hunian Dengan Lahan Terbatas Di Surabaya Puspitasari, Ratna; Wahmuda, Faza
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena hunian dengan lahan terbatas banyak dialami pada perumahan tipe kecil terutama rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Furnitur sebagai bagian dari elemen interior dapat berfungsi sebagai pembatas area publik maupun privat. Partisi merupakan salah satu elemen pembagi ruang pada hunian. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisa jenis partisi yang dapat digunakan untuk menciptakan area privat hunian dengan mengurangi kesan sempit yang mungkin terjadi akibat adanya elemen tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif-naturalistik untuk mencari kesesuaian perilaku dan penentuan sistem desain partisi yang sesuai. Hasil penelitian secara keilmuan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan sistem desain partisi. Dengan penggunaan sistem modular dapat membantu penataan ruang pada unit hunian.