Nandar Cundara, Nandar
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGURANGAN REJECT PROSES PADA PEMBUATAN TUG BOAT 28 METER DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE LEAN MANUFACTURING (Studi Kasus PT. RAMBAH AGUNG BATAM) Arifin, Hamdani; Yasra, Refdilzon; Cundara, Nandar; Widodo, Bambang W.
PROFESIENSI Vol 1, No 2 (2013): PROFESIENSI JOURNAL
Publisher : PROFESIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.826 KB)

Abstract

Pemborosan pada proses fabrikasi perlu diminimalisir dengan dengan melakukan pengawasan yangintensif pada produk yang dikerjakan . Namun pada kenyataannya proses pembuatan Tugboat 28 meter.Lean Manufacturing sebagai pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi dan menghilangkanpemborosan/waste (aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah/non value added activites). Tujuannyaadalah mengusahakan meminimalkan usaha manusia, inventory, waktu untuk mengembangkan produk, danjuga ruang untuk menjadi sangat responsif terhadap permintaan pelanggan sekaligus memproduksi produkdengan kualitas tertinggi dengan cara yang paling efisien dan ekonomis. Penelitian di lakukan pada prosesFitting, Welding dan Blasting/Painting dengan menggunakan alat bantu Lean yaitu Value Stream Mappingdan FishBone Diagram.Hasil Lead time sebelum melakukan Value Stream Mapping adalah143 hari, setelah melakukanValue Stream Mapping adalah131 hari, kemudian untuk reject scrap sebelum melakukan perbaikan sebesar28%, dan setelah perbaikan reject scrap menurun menjadi 8%.
RE-LAYOUT FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRIANGULAR FLOW DIAGRAM Wendri, Wendri; Cundara, Nandar; Arifin, Zainal
PROFESIENSI Vol 1, No 2 (2013): PROFESIENSI JOURNAL
Publisher : PROFESIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.826 KB)

Abstract

Setiap perusahaan yang menghasilkan suatu produk akan memerlukan suatu proses produksiyang baik, disengaja maupun tidak disengaja perusahaan bersangkutan akan menyelenggarakan perbaikansecara terus menerus pada tata letak produksinya dan aliran materialnya untuk menunjang jalannya prosesproduksi dengan baik. Untuk dapat bersaing PT.VARTA Microbattery Indonesia berusaha meningkatkankualitas dan produktivitas, kerena mereka menyadari seleksi konsumen sangat ketat dan biaya kualitasperusahaan tinggi. Setelah dilakukan penganalisaan, dapat diindentifikasi hal-hal yang menyebabkanketidak efisienan.Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui layout yang baik agar dapatmengurangi jarak material handling dengan menggunakan Triangular Flow Diagram di departemenproduksi PT. VARTA Microbattery Indonesia. Metode yang digunakan adalah From To Chart, TriangularFlow Diagram dengan membuat 3 percobaan layout yang lebih baik dan membandingkannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif percobaan III memiliki hasil nilai analisishubungan stasiun kerja yang paling kecil dan penurunan beban yang paling besar, sehingga untuk usulanrelayout untuk lantai produksi lithium menggunakan jalur lintasan alternatif percobaan III.Kata Kunci: Re-layout, Triangular Flow Diagram, Fasilitas Produksi
PERANCANGAN ALAT PENGANGKAT VALVE CAGE MESIN DIESEL MIRRLESS KV 12 MAJOR YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL TANJUNG SENGKUANG, BATAM) Ya’lam, Ya’lam; Cundara, Nandar; Merjani, Abdullah
PROFESIENSI Vol 1, No 2 (2013): PROFESIENSI JOURNAL
Publisher : PROFESIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.826 KB)

Abstract

Dalam dunia industri, dalam menunjang kelancaran operasional usaha tentunya suatu industritersebut pasti selalu berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, baik dari segi tenaga kerja atausumber daya manusia, peralatan, mesin maupun biaya. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)Tanjung Sengkuang dalam setiap pemeliharaan mesin diesel khususnya pada saat pengangkatan ValveCage mesin diesel Mirrless KV 12 Major selalu mengalami kesulitan, dimana valve Cage tersebut padasaat pengangkatan, peralatan yang digunakan sangat berat dan cara kerja masih manual yaitu sepertitracker yang diputar dengan kunci pas 46 mm sehingga sangat menguras tenaga para teknisi mesin dieseltersebut.Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah dapat menyelesaikan perancangan alat PengangkatValve Cage Mesin Diesel Mirrless KV 12 Major di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) TanjungSengkuang Batam yang ukurannya lebih kecil, lebih ringan yang sesuai dengan batas angkat normalpekerja Indonesia, dan lebih ergonomisDengan adanya pemikiran yang mengarah pada kejadian diatas timbulah ide untuk membuatperalatan yang dapat mempermudah mengangkat valve cage mesin diesel Mirrless KV 12 MajorPembangkit Listrik Tenaga Diesel Tanjung Sengkuang. Peralatan hasil karya tersebut dapat meringankanpengangkatan valve cage mesin diesel Mirrless KV 12 Major pada Pembangkit Listrik Tenaga DieselTanjung Sengkuang. peralatan hasil rancangan tersebut dimensinya kecil, ringan dan cara kerjanya sangatmudah dan tenaga yang dikeluarkan sangat kecil dan sumber daya yang digunakan lebih sedikit.Kata kunci: valve cage, ergonomis, perancangan produk
PERBAIKAN TATA LETAK PENYIMPANAN GAS UNTUK EFEKTIFITAS DAN EFISIEN (STUDI KASUS PT. PUTRA NUSA JAYA SEJATI) Meiliudin, Anes; Cundara, Nandar; Arifin, Zaenal Arifin
PROFESIENSI Vol 1, No 1 (2013): PROFESIENSI JOURNAL
Publisher : PROFESIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.826 KB)

Abstract

marine industri, konstruksi kapal dan reparasi. Kondisi aktual yang terjadi adalahpengambilan distorage dilakukan secara random yang mengakibatkan gas yang lebih duludatang terpakai belakangan , sehingga jadwal pengembalian tabung kosong sering terlambat darijadwal batas waktu yang ditentukanTujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki sistem persediaan di storage area danmenata ulang layout storage area untuk menghilangkan denda akibat keterlambatanpengembalian tabung kosong ke supplier. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalahFIFO ( First In First Out), menentukan biaya Total Inventory Cost (TIC) yang paling optimum,menentukan besarnya storage area dan model pengambilan keputusan untuk perbaikan tataletak fasilitasHasil penelitian menunjukkan perbaikan system persediaan di storage area denganmetode FIFO ternyata dapat memenuhi target jadwal pengembalian tabung kosong ke supplier.Selain itu Total Inventory Cost (TIC) setelah perbaikan denga 2 kali pengiriman lebih rendahdibanding dengan 4 kali pengiriman sebulan.Kata kunci : pemakaian gas yang tidak teratur, storage area, FIFO ( First In First Out), TotalInventory Cost (TIC)
ANALISA KELAYAKAN INVESTASI OTOMASI PROSES PEMBUATAN RUBBER GRIP DI PT. FAST PRECISION MANUFACTURING INDONESIA (Studi kasus pada PT. Fast Precision Manufacturing Indonesia) Budihono, Budihono; Cundara, Nandar; Redantan, Dadang
PROFESIENSI Vol 1, No 2 (2013): PROFESIENSI JOURNAL
Publisher : PROFESIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.826 KB)

Abstract

Dalammenciptakan produk dengan kualitas yang bagus maka harus ditunjang dengan adanyaproduktivitas kerja yang tinggi. PT Fast Precision Manufacturing Indonesia dalam proses pembuatanrubber grip masihmelakukan manual operasi yang memiliki beberapa kelemahan: dibutuhkan waktuyang lama untuk pembuatan roda gerinda, perlu setup time untuk setiapchange model, delivery lebihlama, tingkat defect reject lebih tinggi karena produk yang dihasilkan lebih banyakvariasinya. Hal inisangat mengganggu pihakproduksiuntuk meningkatkan produktivitas, maka diperlukan otomasidalampembuatan rubber grip ini.Tujuandaripenelitianiniadalahmenganalisakelayakaninvestasiotomasidalam proses pembuatanrubber grip. Metode yang digunakanadalahdenganmenghitung UPH (unit per hour),cycle time,danproduktivitasdenganmembandingkan manual danotomasioperasi.Hasilpenelitianmenunjukkaninvestasi otomasi lebih layak dibandingkan dengan investasimanual, dimana investasi otomasi lebih kecil biaya dan jumlahnya untuk mencapai titik break evenpoint (BEP) yaitu Rp 4.368.000 atau 2427 unit, sedangkan investasi manual lebih besar biaya danjumlahnya yaitu sebesar Rp 600.000.000 atau 428572 unit untuk mencapai titik break even point(BEP).investasi otomasi juga dapat terlihat terjadi penurunan cycle time dari 148.06 detik menjadi117.28 detik, jadi besarnya penurunanya adalah 30.78 detik jika diprosentasikan sebesar 25%.Kata Kunci: BEP, Kelayakan investasi, BEP,Otomasi, manual
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK RUANG LOGISTIK PADA PT. SCHNEIDER ELECTRIC MANUFACTURING BATAM LOT 208 Sutrisno, Sutrisno; Cundara, Nandar; Widodo, Bambang W.
PROFISIENSI Vol 2, No 1 (2014): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.027 KB)

Abstract

Perencanaan fasilitas dapat dikemukakans ebagai proses perancangan fasilitas, perencanaan, desain dan susunan fasilitas, peralatan fisik dan manusia yang ditunjukan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan system pelayanan. Di dunia industri, perencanaan fasilitas dimaksudkan sebagai rencanadalam penanganan material handling dan untuk menentukan peralatan dalam proses produksi, juga digunakan dalam perencanaan fasilitas secara keseluruhaan. Didalam merancang tata letak pabrik aktifitas. Pemindahan barang atau sering disebut material handling merupakan suatu hal yang cukup penting untuk diperhatikan dan diperhitungkan karena berhubungan langsung dengan perubahan luas lantai produksi.Penelitian yang dilakukan di PT. Schneider Electric Manufacturing Batam lot 208 di departemen Logistik section receiving dengan menerapkan teori kedekatan agar pekerjaan lebih efisien karena lokasi berdasarkan aktifitas yang lebih sering berhubungan.Hasil dari penelitian ini adalah area yang dipindah dikarenakan hubungan kedekatan nya. Ruang receiving berhubungan dengan Unloadingarea dan dimana jarak sebelum di Re-Layout adalah 31 meter menjadi 4 meter,dan juga menambahkan ruangan baru untuk ruang Manager.Kata kunci : Tata letak Fasilitas dan hubungan kedekatan area
PERANCANGAN ALAT PENGANGKAT VALVE CAGE MESIN DIESEL MIRRLESS KV 12 MAJOR YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL TANJUNG SENGKUANG, BATAM) Ya’lam, Ya’lam; Cundara, Nandar; Merjani, Abdullah
PROFISIENSI Vol 1, No 2 (2013): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6065.149 KB)

Abstract

Dalam dunia industri, dalam menunjang kelancaran operasional usaha tentunya suatu industritersebut pasti selalu berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, baik dari segi tenaga kerja atausumber daya manusia, peralatan, mesin maupun biaya. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)Tanjung Sengkuang dalam setiap pemeliharaan mesin diesel khususnya pada saat pengangkatan ValveCage mesin diesel Mirrless KV 12 Major selalu mengalami kesulitan, dimana valve Cage tersebut padasaat pengangkatan, peralatan yang digunakan sangat berat dan cara kerja masih manual yaitu sepertitracker yang diputar dengan kunci pas 46 mm sehingga sangat menguras tenaga para teknisi mesin dieseltersebut.Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah dapat menyelesaikan perancangan alat PengangkatValve Cage Mesin Diesel Mirrless KV 12 Major di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) TanjungSengkuang Batam yang ukurannya lebih kecil, lebih ringan yang sesuai dengan batas angkat normalpekerja Indonesia, dan lebih ergonomisDengan adanya pemikiran yang mengarah pada kejadian diatas timbulah ide untuk membuatperalatan yang dapat mempermudah mengangkat valve cage mesin diesel Mirrless KV 12 MajorPembangkit Listrik Tenaga Diesel Tanjung Sengkuang. Peralatan hasil karya tersebut dapat meringankanpengangkatan valve cage mesin diesel Mirrless KV 12 Major pada Pembangkit Listrik Tenaga DieselTanjung Sengkuang. peralatan hasil rancangan tersebut dimensinya kecil, ringan dan cara kerjanya sangatmudah dan tenaga yang dikeluarkan sangat kecil dan sumber daya yang digunakan lebih sedikit.Kata kunci: valve cage, ergonomis, perancangan produk
ANALISA PENJADWALAN PERSEDIAAN TIMBANGAN MODEL SM 5600 DENGAN METODE LOT FOR LOT (Studi Kasus di PT.Tropical Electronic Batam) Candra.S, Janwar; Yasra, Refdilzon; Cundara, Nandar; Widodo, Bambang W.
PROFISIENSI Vol 2, No 2 (2014): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.821 KB)

Abstract

PT.Tropical Electronic Batam sebagai salah satu perusahaan manufacture yang memproduksi timbangan digital. Untuk menghasilkan produk timbangan, maka PT.Tropical Electronic Batam membutuhkan bahan baku yang terdiri dari electrical part dan mechanical part. PT.Tropical Electronic Batam sering mengalami part shortage. Khususnya pada timbangan SM 5600 pada bagian display bord. Karena bahan bakunya banyak, lebih banyak permintaan customer, dan harganya paling mahal diantara produk lainnya. Dengan seringnya part shortage maka sering tidak tercapai target yang dibutuhkan, karena dari rata-rata permintaan customer per bulan mencapai 120 scale. Dari actual ysng dihasilkan yaitu rata-rata 100 scale, karena terjadi keterlambatan bahan baku.Salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi keterlambatan adalah menggunakan metode Lot For Lot membandingkan metode yang sudah ada pada perusahaan yaitu MRP. Biaya pengadaan dan biaya simpan antara kedua metode tersebut dibandingkan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan. Uji hipotesa juga dilakukan untuk mengetahui dan memastikan metode yang terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.Hasil penelitian menunjuk kan biaya pengadaan dan biaya simpan, untuk metode Lot For Lot lebih rendah (36.000.000/tahun) dibandingkan metode MRP (39.807.375/tahun.)Kata kunci: Keterlambatan, MRP, Lot For Lot, biaya simpan, biaya pengadaan.
USULAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA YANG ERGONOMIS PADA STASIUN PERAKITAN COVER ASSY 24DC (Studi Kasus PT. SANWA ENGINEERING BATAM) Musa, Musa; Cundara, Nandar; Irawan, Hery
PROFISIENSI Vol 2, No 1 (2014): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.605 KB)

Abstract

PT. Sanwa Enginering Batam merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Molding dan Perakitan . Perusahan ini berlokasi dikawasan industry Batamindo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan distasiun perakitan cover assy 24DC, terdapat keluhan yang sering dialami operator, yaitu rasa sakit dan nyeri pada punggung dan kaki. Hal ini dikarenakan adanya fasilitas kerja yang tidak ergonomis distasiun tersebut, sehingga menimbulkan rasa sakit dan nyeri dibeberapa anggota tubuh.Penelitian bertujuan untuk melakukan perbaikan fasilitas kerja yang ergonomis berdasarkan prinsip –prinsip antropometri, sehingga dapat memberikan kepuasan kepada perusahaan, karena dalam penelitian ini perusahaan dapat mengetahui fasilitas kerja yang seharusnya dipakai, sehingga dapat mengurangi keluhan rasa sakit angdi alami operator.Penelitian dilakukan pada stasiun cover assy 24DC sebagai pembatasan masalah dari penelitian. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang mana dituntut untuk menggunakan angka mulai dari pengumpulan dan pengolahan data sampai pada pembahasan. Data yang digunakan untuk usulan fasilitas berdasarkan hasil pengukuran lansung, dan data yang diambil hanya lah data yang diperlukan dalam melakukan perbaikan fasilitas. Kmemudian data yang telah didapatkan akan diolah dengan mencari nilai rata - rata, standar deviasi, selanjutnya data tersebut akan diuji keseragaman dan kecukupanya dan mencari nilai persentilnya.Hasil akhir yang didapat pada penelitian ini adalah usulan perbaikan fasilitas kerja yang dapat mengurangi keluhan rasa sakit operator distasiun perakitan cover assy 24DC.Kata kunci : keluhan sakit dan nyeri, fasilitas kerja, antropometri
PERBAIKAN TATA LETAK PENYIMPANAN GAS UNTUK EFEKTIFITAS DAN EFISIEN (STUDI KASUS PT. PUTRA NUSA JAYA SEJATI) Meiliudin, Anes; Cundara, Nandar; Arifin, Zaenal Arifin
PROFISIENSI Vol 1, No 1 (2013): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.715 KB)

Abstract

marine industri, konstruksi kapal dan reparasi. Kondisi aktual yang terjadi adalahpengambilan distorage dilakukan secara random yang mengakibatkan gas yang lebih duludatang terpakai belakangan , sehingga jadwal pengembalian tabung kosong sering terlambat darijadwal batas waktu yang ditentukanTujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki sistem persediaan di storage area danmenata ulang layout storage area untuk menghilangkan denda akibat keterlambatanpengembalian tabung kosong ke supplier. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalahFIFO ( First In First Out), menentukan biaya Total Inventory Cost (TIC) yang paling optimum,menentukan besarnya storage area dan model pengambilan keputusan untuk perbaikan tataletak fasilitasHasil penelitian menunjukkan perbaikan system persediaan di storage area denganmetode FIFO ternyata dapat memenuhi target jadwal pengembalian tabung kosong ke supplier.Selain itu Total Inventory Cost (TIC) setelah perbaikan denga 2 kali pengiriman lebih rendahdibanding dengan 4 kali pengiriman sebulan.Kata kunci : pemakaian gas yang tidak teratur, storage area, FIFO ( First In First Out), TotalInventory Cost (TIC)