Ifwandi Ifwandi, Ifwandi
Unknown Affiliation

Published : 39 Documents
Articles

Found 39 Documents
Search

UPAYA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN TERHADAP BAHAYA MEROKOK (Suatu Penelitian pada SD Negeri Se-Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar)

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.086 KB)

Abstract

Pada saat sekarang murid sekolah dasar sudah menggunakan rokok dan mencoba-coba merokok di sekolah maupun di lingkungan rumah. Kejadian ini sudah berulang kali terjadi di sekolah pada saat jam istirahat di mana guru tidak dapat mengawasi murid secara keseluruhan. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah upaya yang dilakukan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran murid terhadap bahaya merokok bagi kesehatan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran murid terhadap bahaya merokok bagi kesehatan.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Penjasorkes di SD Negeri se-Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 9orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik total samplingyang berjumlah 9 orang.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket.Adapun angket dalam penelitian ini dengan menggunakan skala Likerts.         Pengolahan data menggunakan rumus persentase. Berdasarkan analisa data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut: pertama, sebagian murid sudah menggunakan rokok dan mencoba-coba merokok di sekolah maupun di lingkungan rumahdan kedua, kejadian ini sudah berulang kali terjadi di sekolah pada saat jam istirahat di mana guru tidak dapat mengawasi murid secara keseluruhan.Simpulan dalam penelitian adalah upaya yang dilakukan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran murid terhadap bahaya merokok bagi kesehatan di SD Negeri se-Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar sebanyak 1 frekuensi memilih jawaban selalu atau (11,1%), sebanyak 2 frekuensi memilih  jawaban  sering  sekali  (22,2%),  sebanyak  4 frekuensimemilih jawaban sering (44,4%), dan sebanyak 2 frekuensimemilih jawaban tidak pernah  (22,2%).Disarankan bagi guru untuk dapat mensosialisasikan bahaya merokok kepada murid di sekolah tentang bahaya yang dapat ditimbulkan dari menghisap rokok bagi kesehatan diri sendiri dan bagi kesehatan orang lain khususnya kesehatan murid. Kata kunci : guru, penjasorkes, bahaya, merokok

MOTIVASI INSTRINSIK MASYARAKAT DALAM MENGIKUTI SENAM AEROBIK DI STADION HARAPAN BANGSA BANDA ACEH TAHUN 2015

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.356 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Motivasi instrinsik masyarakat dalam mengikuti senam aerobik di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh tahun 2015. Senam aerobik merupakan  aktivitas fisik yang dapat memacu jantung dan peredaran darah serta pernafasan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Kegiatan senam aerobik diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat. Berbagai motivasi muncul dari masyarakat dalam kegiatan tersebut, motivasi instrinsik salah satu motivasi yang erat hubungannya dengan kegiatan senam aerobik. Penelitianinibertujuanuntuk mengetahui motivasi instrinsik masyarakat dalam mengikuti senam aerobik di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh tahun 2015. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Adapun yang menjadi Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengikuti senam aerobik di Stadion Harapan Bangsa berjumlah 45 orang. Alat pengumpulan data dilakukan dengan angket (kuesioner) dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan statistik sederhana dalam bentuk perhitungan persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa motivasi instrinsik masyarakat dalam mengikuti senam aerobik di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh tahun 2015 sebagai berikut: 1) Berdasarkan indikator ingin tahu 99,985% masyarakat pada umumnya ingin mengetahui manfaat dan pentingnya olahraga aktifitas senam terhadap kebugaran jasmani. 2) Berdasarkan indiktator penghargaan 99,984% masyarakat pada umumnya dapat menikmati hasil dari aktifitas senam yang mereka ikuti. 3) Berdasarkan indikator semangat 99,982% masyarakat pada umumnya sangat berantusias dalam mengikuti aktifitas olahraga senam aerobik ini. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada masyarakat dapat memotivasi dirinya untuk selalu hadir  dalam mengikuti olahraga senam aerobik dan dapat menjaga silaturahmi yang baik sesama masyarakat dalam mengikuti senam aerobik di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.Kata kunci: Motivasi, Masyarakat dan Senam Aerobik.

KONTRIBUSI KESEIMBANGAN DAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN DAN BAHU TERHADAP KEMAMPUAN BERLAYAR SELANCAR ANGIN PADA ATLET RENCONG WINDSURFING ACEH CLUB

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.247 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Kontribusi Keseimbangan dan Daya Tahan Otot Lengan dan Bahu Pada Atlet Rengcong Windsurfing Aceh Club”. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui seberapa besar kontribusi keseimbangan dan daya tahan otot lengan dan bahu terhadap kemampuan berlayar selancar angin. Populasi dalam penelitian adalah Atlet Rengcong Windsurfing Aceh Club yang berjumlah 23 orang, sedangkan pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara Purposive Sampling atau sampel bertujuan, sebanyak 17 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes keseimbangan, tes daya tahan otot lengan dan bahu dan tes kemampuan berlayar. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus korelasi sederhana dan korelasi ganda, serta uji statistic (uji t) pada taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hunbungan yang positif dan  signifikan antara keseimbangan terhadap kemampuan berlayar atau Rx1y sebesar 0,74, (2) terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara daya tahan otot lengan dan bahu terhadap kemampuan berlayar selancar angin atau Rx2y sebesar 0.24, (3) terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara keseimbangan dan daya tahan otot lengan dan bahu secara bersama-sama terhadap kemampuan berlayar selancar angin atau Ry.x1x2 sebesar 0.84. Maka dari analisis data, dapat disimpulkan bahwa keseimbangan dan daya tahan otot lengan dan bahu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan berlayear selancar angin. Kata kunci: Kesimbangan, Daya Tahan Otot Lengan dan Bahu, Berlayar Selancar      Angin.

HUBUNGAN TINGKAT KONSENTRASI DENGAN KETEPATAN MEMANAH PADA ATLET PANAHAN ACEH ARCHERY SCHOOL BINAAN DISPORA KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2015

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.617 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Hubungan Tingkat Konsentrasi dengan Ketepatan Memanah Pada Atlet Panahan Aceh Archery School Binaan Dispora Kabupaten Bireuen Tahun 2015’’. Olahraga panahan merupakan perpaduan antara seni gerakan dan ketahanan mental untuk memperoleh skor tertinggi. Pada dasarnya olahraga panahan merupakan cabang olahraga yang membutuhkan sentuhan jiwa yang halus, kesabaran, keuletan, dan ketahanan mental. Untuk pencapaian prestasi dibutuhkan beberapa factor, salah satunya adalah tingkat konsentrasi yang sangat baik pada seorang atlet panahan. Konsentrasi merupakan kemampuan untuk memusatkan perhatian kepada tugas dengan tidak terganggu dan terpengaruhi oleh stimulus yang bersifat internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi dengan ketepatan memanah pada atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015 yang berjumlah 20 orang. Mengingat jumlah populasi yang relatif kecil, maka semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian (total sampling). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: terdapat hubungan yang signifikan antara konsentrasi dengan ketepatan memanah pada atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015 sebesar (r = 0,63) yang mana r adalah koefisien korelasi. Dari perhitungan tersebut diperoleh nilai Fh (F-hitung) = 3,43, sedangkan nilai Ft (F-tabel)  pada taraf signifikan 95% dengan db (n-k-1) adalah sebesar 2,81. Artinya nilai Fh = 3,43 > nilai Ft = 2,81. Uraian tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang penulis rumuskan yaitu: “terdapat hubungan yang signifikan antara konsentrasi dengan ketepatan memanah pada atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015’’. Kata Kunci: Konsentrasi, Ketepatan Memanah

KONTRIBUSI POWER OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN TERHADAP PRESTASI TOLAK PELURU PADA MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 3 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.042 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Kontribusi Power Otot Lengan Dan Keseimbangan Terhadap Prestasi Tolak Peluru Pada Mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah tahun 2010”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi power otot lengan dan keseimbangan terhadap prestasi tolak peluru pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah tahun 2010. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010 yang telah lulus mata kuliah T.P Atletik dasar dan lanjutan dengan nilai A dan B sebanyak 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) power otot lengan, diukur dengan menggunakan tes medicine ball push, (2), keseimbangan diukur dengan menggunakan tes stork stand, dan (3) tolak peluru diukur dengan menggunakan tes tolak peluru. Data diolah dengan menggunakan statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean), standard deviasi (SD) dan uji korelasional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara power otot lengan terhadap prestasi tolak peluru sebesar (r = 0.99), power otot lengan memberikan kontribusi sebesar 98.01% terhadap prestasi tolak peluru, (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara keseimbangan terhadap prestasi tolak peluru sebesar (r = 0.91), keseimbangan memberikan kontribusi sebesar 82.81% terhadap prestasi tolak peluru, dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara power otot lengan dan keseimbangan secara bersama-sama terhadap prestasi tolak peluru sebesar (Ry.x1x2 = 0.99) atau 98.01%. Dari distribusi dk 23 (n-2) dan taraf nyata α = 0.05 diperoleh t tabel sebesar 1.71, dengan demikian jelas bahwa t hitung 33.85 lebih besar dari t tabel 1.71. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara power otot lengan (X1) dan keseimbangan (X2) terhadap prestasi tolak peluru (Y) berarti, maka hipotesis menyatakan terdapat kontribusi yang signifikan antara power otot lengan dan keseimbangan terhadap prestasi tolak peluru pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah tahun 2010 dapat diterima kebenarannya. Kata Kunci: Power Otot Lengan, Keseimbangan dan Tolak Peluru.

PELAKSANAA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SDLB KOTA BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2017/2018

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.002 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDLB kota Banda Aceh dibedakan tergantung pada jenis ketunaan setiap anak. Metode mengajar yang digunakan yaitu demonstrasi guru memberikan contoh lalu diikuti oleh anak. Guru melakukan pendekatan emosional sebelum mengajar agar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) lebih mudah memahami apa yang akan dilakukan. Kurikulum yang digunakan yaitu K13 Khusus, berbeda dengan kurikulum yang digunakan untuk sekolah umum lainnya. Media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang digunakan lebih dimodifikasi sesuai dengan ketunaan anak tersebut.            Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara langsung dengan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, indikator yang menjadi pertanyaan dalam wawancara terdiri dari; 1) Penyusunan Perangkat Pembelajaran 2) Proses Pelaksanaan Pembelajaran 3) Media Pembelajaran 4) Penilaian 5) Remedial. Populasi pada penelitian ini seluruh guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDLB yang terdapat di kota Banda Aceh yaitu 5 orang guru. Untuk teknik pengambilan sampel digunakan teknik total sampling karena populasi tidak sampai 100. Teknik analisis data dengan menggunakan metode deskriptif,  hasil data penelitian dideskriptifkan secara narasi.            Hasil analisis peneliti menunjukan: 1) Guru terlebih dahulu menyusun perangkat pembelajaran seseuai dengan kurikulum dan disesuaikan dengan jenis ketunaan anak, 2) Metode pembelajaran yang digunakan yaitu secara langsung atau metode demonstrasi dan melalui pendekatan emosional agar lebih memudahkan anak dalam mengerti apa yang akan diajarkan, 3) Sarana dan Prasarana yang digunakan khusus dan media untuk mengajar hasil dari modifikasi sesuai dengan kebutuhan anak, 4) Tidak memakai penilaian autentik seperti disekolah pada umumnya, penilaian di SDLB ini lebih kepada keaktifan anak dalam mengikuti pelajaran, dan 5) Remedial dilakukan terhadap anak-anak yang belum memahami materi yang diajarkan. Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran, Penjasorkes, SDLB

MOTIVASI MEMBER FITNESS CENTER DALAM MELAKUKAN LATIHAN KEBUGARAN JASMANI (Studi Kasus Pada Member Wana Gym Banda Aceh Tahun 2015)

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.137 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Motivasi Member Fitness Center Dalam Melakukan Latihan Kebugaran Jasmani (Studi Kasus Pada Member Wana Gym Banda Aceh Tahun 2015)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah motivasi member fitness melakukan latihan kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi member fitness melakukan latihan kebugaran jasmani. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah member fitness yang berjumlah 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah intrumen kualitatif dengan skala likert. Data dikumpulkan dengan menggunakan koesioner. Data dianalisis menggunakan rumus persentase. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi member fitness center Wana Gym dalam melakukan latihan kebugaran sangat tinggi terdapat pada kesenangan dan kebugaran mencapai 100% dikatakan seluruhnya.Kata Kunci : Motivasi, Member Fitness

PREVALENSI PENANGANAN CEDERA PADA PEMAIN SEPAK BOLA PERSIDI

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 3 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.975 KB)

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga yang paling dikenal di dunia, karena permainan sepakbola tersebut membangkitkan luapan keinginan dan emosi yang tidak sama dengan olahraga lainya. Maka dari itu perkembangan sepakbola membuat banyak elemen disekitarnya ikut berkembang, mulai dari kualitas peningkatanya maupun membuat aturan-aturan sepakbola semakin baik. Pada dasarnya hampir semua cabang olahraga mempunyai resiko cedera baik itu cedera berat maupun cedera ringan, pada kenyataannya kita tidak dapat menghindari diri dari terjadinya cedera. Cedera akibat olahraga paling kerap terjadi  pada atlet sepakbola. Cedera merupakan resiko maupun momok yang sangat ditakutkan para pemain sepakbola, tidak hanya rasa sakit yang diderita tapih juga kehilangan sejumlah kesempatan untuk tampil pada pertandingan selanjudnya. Maka dari itu, tim medis PERSIDI memberikan penjelasan-penjelasan yang teratur dan terbuka. Dengan demikian akan sangat mendukung pencapaan prestasi yang lebih baik. Salah satu yang sangat mempengaruhi pencapaan prestasi tim medis PERSIDI adalah dengan melakukan prevalensi penanganan cedera yang cukup baik pada saat pemain PERSIDI mengalaminya cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperoleh data yang kongkrit tentang prevalensi penanganan cedera pada pemain sepakbola PERSIDI tahun 2010. Populasi dalam penelian ini adalah seluruh pemain sepakbola PERSIDI tahun 2010. Penentuan sampel dilakukan dengan cara mengambil keseluruhan dari sampel yang ada. Pengumpulan data ini dilakukan dengan angket, dan pengelahan data menggunakan statistik sederhana dalam bentuk perhitungan persentase. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa prevalensi penanganan cedera yang dilakukan tim medis PERSIDI tahun 2010 dalam katagori baik dan berjalan dengan lancar, meskipun ada sedikit hambatan pada sarana medis yang dimiliki PERSIDI. Kata Kunci : Prevalensi Penanganan Cedera, Pada Pemain Sepak Bola, PERSIDI

PENGARUH LATIHAN LEG SQUAT TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI ATLET UKM BOLA VOLI UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.13 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki permasalah yaitu apakah terdapat pengaruh latihan Leg Squat terhadap power otot tungkai atlet unit kegiatan mahasiswa bola voli Universitas Syiah Kuala tahun 2017?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar besar pengaruh latihan Leg Squat terhadap power otot tungkai atlet unit kegiatan mahasiswa bola voli Universitas Syiah Kuala tahun 2017.Jenis penelitian yang di pakai adalah eksperimen yang menggunakan desain penelitian One Group Pre-Test And Post-Test. Populasi penelitian ini adalah seluruh unit kegiatan mahasiswa bola voli Universitas Syiah Kuala tahun 2017 yang berjumlah 32 orang mahasiswa dan mahasiswi. Jadi sampel diambil sebanyak 15 orang mahasiswa putra dengan mengambil 50% dari keseluruhan jumlah populasi teknik analisis data. Instrument yamh di ambil dalam penelitian ini adalah penelitian menggunakan tes power otot tungkai melalui pengukuran menggunakan tes vertikal jump. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan rumus menghitung nilai rata-rata, perhitungan standar deviasi dan uji dua beda rata-rata.Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan tes vertical jump sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji beda (uji-t). Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh maka = 3.13 lebih besar dari  pada taraf signifikan 5% = 2.98 (>2.98). Karena  lebih besar dari  pada taraf siknifikan 5% maka dapat diketahui bahwa  ditolak. Hasil yang didapat melalui analisis data, sehingga disimpulkan yaitu terdapat pengaruh yang nyata. Latihan Leg Squat Terhadap Power Otot Tungkai  Atlet Ukm Bola Voli Universitas Syiah Kuala Tahun 2017, dengan kata lain tingkat kemampuan otot tungkai anggota unit kegiatan mahasiswa Universitas Syiah Kuala setelah melakukan latihan leg squat dengan jongkok berdiri tanpa menggunakan beban lebih baik dibandingkan sebelum melakukan latihan.Kata Kunci: Pengaruh, Latihan leg Squat, Power Otot Tungkai

PANDANGAN PENGELOLA DAN SANTRI PESANTREN DAYAH MODERN DARUL ULUM YPUI BANDA ACEH TENTANG KEGIATAN OLAHRAGA TAHUN 2017

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.367 KB)

Abstract

Olahraga adalah kegiatan-kegiatan yang bersifat fisik mengandung sifat permainan serta berisi perjuangan dengan diri sendiri dengan orang lain atau konfrontasi dengan unsur alam yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kesenangan.Hukum olahraga menurut Islam adalah mubah boleh dikerjakan dan boleh tidak dikerjakan. Umat Islam disyari’atkan (diperintahkan) untuk membangun jasmani, yakni menjaga kesehatan, kekuatan, keindahan, keterampilan jasmani.Semua itu tidak bisa dibangun kecuali melalui olahraga.Jenis penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian deskriptif yang bersifat aktual ataupun yang menggambarkan peristiwa yang terjadi pada saat sekarang.Populasi dalam penelitian ini adalah pimpinan Pasantren,tenaga pengajar dan Santri Dayah Modern Darul ‘Ulum YPUI Banda Acehyang berjumlah 15orang.Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah porposive sampling.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif, Informasi yang dikumpulkan melalui pedoman wawancara yang telah dipersiapkan akan ditampilkan dan akan diberikan makna teoritik dengan pendekatan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya pandangan islam tentang kegiatan olahraga merupakan sesuatu yang mubah bukan termasuk sunnah apalagi kewajiban. Namun hukum mubah ini masih tergantung kepada tujuan dan tata caranya. Bila tujuan dan tata caranya sesuai dengan ketentuan syariah, hukumnya bisa menjadi sunnah. Sebaliknya bila tujuan atau tata cara yang digunakan bertentangan atau berseberangan dengan ketentuan syariah hukumnya bisa berubah menjadi makruh bahkan sampai ke tingkat haram.Supaya berolahraga tidak menyalahi ketentuan syari’at, maka harus dijaga agar jangan sampai sesuatu yang hukum dasarnya halal kemudian berubah menjadi haram karena di dalamnya ternyata terdapat unsur-unsur yang bertentangan dengan syariat.Urusan menutup aurat tetap merupakan kewajiban yang tidak ada keringanannya. Sebab tidak ada unsur darurat dalam olahraga. Aurat laki-laki tetap harus ditutup saat berolahraga dan kita sudah tahu batasnya yaitu antara pusar dan lutut. Sedangkan aurat seorang wanita dengan sesama wanita berbeda dengan aurat wanita di depan laki-laki yang bukan mahram. Sesama wanita boleh terlihat bagian-bagian tubuh tertentu seperti rambut, tangan dan kaki.Kata kunci:    Pandangan, Pesantren Dayah Modern Darul ‘Ulum YPUI BandaAceh, Kegiatan Olahraga