M. Husen, M.
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

MOTIVASI KERJA GURU BK DI SMA NEGERI ACEH TENGAH Alfandi, .; Bahri, Syaiful; Husen, M.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 1 (2016): Wisuda Periode Agustus 2016
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.993 KB)

Abstract

Penelitian berjudul “Motivasi kerja Guru BK di SMA Negeri Aceh Tengah” ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja Guru BK dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja Guru BK. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Guru BK yang berjumlah 10 orang, kepala sekolah, serta guru dan siswa yang terkait dengan motivasi kerja Guru BK di SMA Negeri Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancaradanobservasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan cara analisis dekskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja Guru BK belum optimal, hal ini diindikasikan dari tanggung jawab, kemajuan, prestasi, penghargaan, kondisi kerja, hubungan sesama guru yang belum baik.untuk memperoleh motivasi kerja yang optimalmaka hal tersebut perlu ditingkatkan agar mendapat kinerja yang optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja guru BK terdiri dari faktor intern (dalam diri) seperti; minat guru BK dalam melaksanakan pekerjaan, sikap dalam melaksanaan pekerjaan , kepribadian Guru BK dalam propesi yang dimiliki, latar belakang pendidikan Guru BK, pengalaman Guru BK dalam bekerja, harapan dan cita-cita Guru BK dalam pekerjaannya. Dan faktor ekstern (luar diri) meliputi; hubungan dan keharmonisan sesama guru dalam lingkungan bekerja, kondisi kerja Guru BK melaksanakan tugas dan pekerjaannya, kebijakan pimpinandalam organisasi Guru BK bekerja. Untuk mendapatkan motivasi kerja yang optimal, maka faktor- faktor tersebut perlu dipenuhi dan ditingkatkan oleh Guru BK itu sendiri maupun pimpinan sekolah dengan baik dalam setiap organisasi sekolah masing-masing. Dengan terpenuhinya dengan baik faktor-faktor tersebut akan menimbulkan usaha yang optimal dari setiap Guru BK dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya.Kata Kunci: Motivasi Kerja, Guru BK
Hubungan Kelekatan Orangtua pada Anak dengan Nilai-nilai Karakter Dasar Siswa SMP Negeri 3 Kota Banda Aceh Sari, Hasnah Ratna; Nurdin, Said; Husen, M.
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 1 (2017): Periode April 2017
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.581 KB)

Abstract

ABSTRAKSari, Hasnah Ratna. 2016. Hubungan Kelekatan Orangtua pada Anak dengan Nilai-nilai Karakter Dasar Siswa SMP Negeri 3 Kota Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing : (1)   Drs. Said Nurdin, M.Si, (2) Drs. M. Husen, M.PdKata Kunci: Kelekatan, KarakterPenelitian ini mengangkat mengenai masalah siswa yang menunjukkan nilai-nilai karakter dasar yang kurang baik yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelekatan orangtua pada anak yang tidak aman. Kelekatan orangtua kepada anaknya akan memberi warna (baik/buruk) pada nilai-nilai karakter dasar yang tertanam dalam diri seorang anak. Tujuan penelitian adalah untuk melihat gambaran kelekatan orangtua pada anak dan nilai-nilai karakter dasar siswa serta hubungan kedua variabel. Populasi penelitian adalah 265 siswa. Sampel penelitian adalah 160. Metode penelitian ini adalah  deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data yaitu kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menggambarkan bahwa sebagian besar kelekatan orangtua pada anak dalam kategori sedang dan sebagian besar nilai-nilai karakter dasar siswa dalam kategori sedang. Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kelekatan orangtua pada anak dengan nilai-nilai karakter dasar siswa sebesar rxy = 0.435 dengan r tabel = 0.159 dan signifikansi < 0.05 yaitu = 0.000. Artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan agak rendah antara kelekatan orangtua pada anak dengan nilai-nilai karakter dasar siswa. Dengan demikian semakin tinggi (aman) kelekatan orangtua pada anak maka akan semakin baik nilai-nilai karakter dasar siswa.  
Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Etika Pergaulan Siswa SMK Negeri 1 Kluet Selatan Anggraini, Novita; Husen, M.; Yahya, Martunis
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 1, No 1 (2016): Wisuda Periode Agustus 2016
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.885 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Etika Pergaulan siswa SMK Negeri 1 Kluet Selatan” ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan sebelum dan setelah pemberian layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan etika pergaulan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 36 siswa, teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian sejumlah 10 siswa yang memiliki etika pergaulan rendah dan sedang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket etika pergaulan siswa. Teknik analisa data menggunakan statistik nonparemetrik yaitu dengan analisis deskriptif persentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pergaulan siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok termasuk dalam kategori rendah dengan persentase 20,63%. Dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 28,06%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 7,43%. Artinya, etika pergaulan siswa SMK Negeri 1 Kluet Selatan dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. Sehubung dengan hasil penelitian ini guru bimbingan konseling di sekolah dapat melaksanakan bimbingan kelompok dengan sebaiknya, guna membantu meningkatkan etika pergaulan siswa.Kata kunci : Layanan Bimbingan Kelompok, Etika Pergaulan 
Layanan peminatan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 17 Banda Aceh Mariana, Mariana; Husen, M.; Nurdin, Said
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

This study aims to determine the implementation of specialization services on extracurricular activities in SMP Negeri 17 Banda Aceh. This research used desciptive qualitative approach. The subjects of this study were guidance teachers, OSIS supervisors, teachers, deputy principal of student affairs and each student representative who participated in extracurricular activities. The object of research was the implementation of specialization services on extracurricular activities. Data collection used was observation and interview. The results of the study indicate that the specialization of school service activities are data collection, specialization information, identification and determination of specialization, adjustment and monitoring / follow up. Data collection of students viewed from the achievements of students, the value of the UN seen from the highest score on each subject listed on student report cards, ideals and parental support. Furthermore, the BK teacher provides special information about extracurricular activities and secondary school. Step identification and determination of student interest has been done by teachers BK yet not maximal for the lack of special tools in the identification and determination of interest, the way that has been used only by conducting interviews. The types of extracurricular activities include mandatory extracurricular activities such as scouts, and selected activities that are of interest to students such as volleyball, soccer, art galleries, drum bands, Olympics and the Youth Red Cross (PMR). Obstacles found in the implementation of extracurricular activities that lack of facilities and infrastructure, school funds and lack of supervisors of each extracurricular activity. Keywords: service specialization, extracurricular activities ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi layanan peminatan terhadap kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru BK, pembina Osis, guru bidang studi, wakil kesiswaan dan masing-masing perwakilan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan objek penelitian adalah implementasi layanan peminatan terhadap kegiatan ekstrakurikuler. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah layanan peminatan yang dilakukan yaitu pengumpulan data, informasi peminatan, identifikasi dan penetapan peminatan, penyesuaian dan monitoring/tindak lanjut. Pengumpulan data siswa dilihat dari prestasi yang pernah diraih siswa, nilai UN yang dilihat dari nilai tertinggi pada setiap mata pelajaran yang tercantum pada raport siswa, cita-cita dan dukungan orang tua. Selanjutnya guru BK memberikan informasi peminatan tentang kegiatan ekstrakurikuler dan sekolah lanjutan. Langkah identifikasi dan penetapan minat siswa sudah dilakukan oleh guru BK namun belum maksimal karena tidak adanya alat khusus dalam identifikasi dan penetapan minat, cara yang selama ini dipakai hanya dengan melakukan wawancara. Adapun jenis-jenis kegiatan ekstrakurikuler antara lain kegiatan ekstrakurikuler wajib yaitu pramuka, dan kegiatan pilihan yang menjadi minat siswa seperti bola voli, sepak bola, sanggar seni, drum band, olimpiade, dan PMR (Palang merah remaja). Kendala yang ditemukan pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yaitu kurangnya sarana dan prasarana, dana sekolah dan kurangnya tenaga pembimbing masing-masing kegiatan ekstrakurikuler.Kata kunci: layanan peminatan, Kegiatan ekstrakurikuler
Pengaruh gaya kelekatan orang tua-anak terhadap penyesuaian sosial siswa SMPN 18 Banda Aceh Rahmadyanti, Suci; Yahya, Martunis; Husen, M.
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 2, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

This study was talking about the social adjustment of students who are affected by parent-child attachment. A good relationship between parent-child, will assist children in adapting himself with the social environment. The purpose of this study is to determine the effect of parent-child attachment style to the social adjustment of students in junior high school 18 Banda Aceh. This research method is descriptive with quantitative approach. The population of this study  numbered 420 students, while 204 students are the study’s sample. The data collection technique was a questionnaire. Data analysis techniques to find out   the representation of the two variables: quantitative descriptive analysis, while the formula used to see the effect of the coefficient of determination (R2). The result of this  research  determined that most parent-child attachment style and social adjustment of each middle category is 72.5% and 67.2%. The determination coefficient of analysis result (R2) is 29%, while 71% are influenced by other factors.Keywords: Parent-Child Attachment, social adjustmentABSTRAKHubungan yang baik antara orangtua-anak, akan membantu anak dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan orangtua-anak terhadap penyesuaian sosial siswa di SMP negeri 18 Banda Aceh. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 420 siswa,  sedangkan sampel penelitian 204 siswa. Teknik pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data untuk melihat gambaran kedua variabel yaitu analisis deskriptif kuantitatif, sedangkan untuk melihat pengaruh digunakan rumus koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian mengambarkan bahwa sebagian besar gaya kelekatan orangtua-anak dan penyesuaian sosial masing-masing berada pada kategori sedang yaitu 72,5% dan 67,2%. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) sebesar 29%, Sedangkan 71% dipengaruhi oleh faktor lainnya.Kata kunci: Kelekatan orangtua-anak, Penyesuaian sosial
Analisis kesulitan mahasiswa bimbingan dan konseling dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Saleha, Saleha; Husen, M.; Bakar, Abu
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.969 KB)

Abstract

Abstract: This research is entitled "Analysis of Difficulties of Guidance and Counseling Internship Students in Implementing the Internship Program ". The purpose of this study was to determine the difficulties of guidance and counseling students in carrying out the practice of field experiencein internship program. The research method is a descriptive method with a qualitative approach. The research subjects were internship students from the Counseling Guidance Department who implemented the 2015/2016 internship program. The research data was obtained from students through the interview. Data analysis techniques are carried out by data reduction, data presentation and data verification. The results of this study indicate that, some students have difficulty in making syllabus, compiling annual, semester, and daily programs, some students are able to develop material, only using media and learning resources that are suitable to be applied to students, in preparing student lesson plans difficulties as well as in the implementation of learning activities and assessment of learning outcomes or evaluating student learning outcomes, feeling inadequate in setting materials and learning objectives as well as in selecting and organizing materials, media, and student learning resources, difficulties in managing routine tasks, learning facilities, and time, classroom management, as well as the use of learning strategies and in using language and behavior, as well as being less able to foster positive attitudes of studentsKeywords: Student difficulties, internship program Abstrak: Penelitian ini berjudul “Analisis Kesulitan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling dalam Melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesulitan mahasiswa bimbingan dan koseling dalam melaksanakan praktik pengalaman lapangan. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah Mahasiswa PPL Jurusan Bimbingan Konseling yang melaksankan PPL tahun 2015/2016. Data penelitian ini diperoleh dari mahasiswa melalui wawacara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa, sebagian mahasiswa kesulitan dalam membuat silabus, menyusun program tahunan, semesteran, dan harian, beberapa dari mahasiswa mampu dalam mengembangkan materi, hanya saja kurang menggunakan media dan sumber belajar yang cocok untuk diterapkan kepada siswa, dalam penyusunan RPP mahasiswa merasa kesulitan begitu juga dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan penilaian hasil belajar atau mengevaluasikan hasil belajar siswa, merasa kurang mampu dalam menetapkan bahan dan tujuan pembelajaran begitu juga dalam memilih dan mengorganisasi materi, media, dan sumber belajar siswa, kesulitan dalam pengelolaan tugas rutin, fasilitas belajar, dan waktu, pengeloaan kelas, begitu juga dalam penggunaan strategi pembelajaran dan dalam menggunakan bahasa dan perilaku, serta kurang mampu dalam menumbuhkan sikap positif pada siswa.Kata kunci: Kesulitan mahasiswa BK-Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 
Konformitas siswa ditinjau dari komunikasi interpersonal orangtua-anak di sekolah menengah atas Kota Banda Aceh Sara, Remita; Husen, M.; Fajriani, Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.164 KB)

Abstract

Abstract: Conformity is a social process where children make adjustments to be accepted well in groups of peers and avoid being isolated. This study aims to analyze differences in conformity in terms of parent-child interpersonal communication. The approach used in this study was a quantitative descriptive approach. The population of this study were all high school students in Banda Aceh, totaling 2201 people. Sampling was done by using random sampling so that the number of samples is 95 students. The sample was given a parental communication questionnaire and peer conformity. Furthermore, in the analysis phase the samples were grouped into samples with good parent-child communication (71 students) and samples with poor parent communication (14 people). Based on this grouping the difference analysis was carried out using the Mann Whitney test. The results of the analysis were obtained by Asymp. Sig 0,000 <0,005. This means that there is a significant difference between conformity of students who have good and poor parent-child interpersonal communication. Based on these results, the researcher recommends that BK teachers be able to provide appropriate counseling services so students can make normal adjustments accordingly.Keywords: parent-child, interpersonal communications, conformity Abstrak: Konformitas merupakan proses sosial dimana anak melakukan penyesuaian diri untuk dapat diterima dengan baik dalam kelompok teman sebaya dan terhindar dari kondisi terisolir. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis perbedaan konformitas ditinjau dari komunikasi interpersonal orangtua-anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa sekolah menengah atas Kota Banda Aceh yang berjumlah 2201 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 95 siswa. Selanjutnya untuk mengelompokan sampel maka dilakukan pengkategorian, sampel dipisah menjadi sampel komunikasi baik (71 siswa) dan sampel komunikasi kurang baik (14 orang). Analisis data menggunakan statistik non-parametrik dengan menggunakan uji Mann Whitney dengan hasil Asymp.Sig 0,000 < 0,005. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara konformitas dari siswa yang memiliki komunikasi interpersonal orangtua-anak yang baik dan kurang baik. Berdasarkan hasil tersebut maka peneliti merekomendasikan kepada guru BK untuk dapat memberikan layanan bimbingan konseling yang sesuai agar siswa dapat melakukan penyesuaian yang normal dengan sebagaimana mestinya.Kata kunci: komunikasi interpersonal, orang tua-anak, konformitas
ANALISIS KERJASAMA GURU BIMBINGAN KONSELING (BK) DENGAN GURU BIDANG STUDI DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PADA SISWA DI SMP KOTA BANDA ACEH Rahmawati, Muspida; Husen, M.; Bustamam, Nurbaity
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.741 KB)

Abstract

Problem that often occur in teaching learning processes is the trable of learning. Trouble of learning not only in academic. But, also in non-academic, therefore need to handling cooperation between guidance counseling teacher and the study teacher, so the aim of the stdy to know cooperation between guidance counseling teacher and the study teacher in addressing the trouble of learning on student in SMP Negeri Kota Banda Aceh. The approach research methodologhy conduched in this research are qualitative approach with descriptive method accompanying the tecniques of data collection the writer use interview and documentation. Techniques of processing and analysis the data were applyed descriptive qualitative analysys. The result of this research showed that cooperation of guidace counseling teacher with the study teacher to superintend the trobles of learning is quite interwined, but not overall, cooperation that occur in the session of data collection, both sides exchanged give the data about the state of student, both the data is writen and the data is verbal about the student, data presentation, the valve of raport, the valve of UTS (the middle test of semester), behavior attandance, although visit their house according the situation and conditions, cooperation between guidance counseling with the study teacher that unable to overcome by guidance counseling teacher and the study teacher. So, it need to involve the other party as trustee of the class, although the parent of student aceording tothe research above we can take the conclution that cooperation between guidance counseling teacher with the study teacher to addressing the trouble of learning not always interwined, but it is hanging with the problem of students when the session of data collecition.
Pengembangan Modul Pemahaman Diri tentang Karir Untuk Siswa SMA Rizki, Yuliana; Husen, M.; Bustamam, Nurbaity
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.468 KB)

Abstract

Adolescence is a time for individuals to prepare themselves into adulthood, there are many developmental tasks that must be passed by teenagers one of them adalan choose and set career direction. At this time many teenagers often have problems related to understanding, planning and establishing themselves with regard to career, The problem makes many students who are confused in choosing majors in college. These problems also occur due to the absence of regular guidance and counseling hours so that services provided to students, especially those related to careers are very limited. Therefore, it takes a medium that students can use independently in planning their career. This study aims to develop the media in the form of a self-understanding module on a career that is worth using both independently and as a medium in providing career guidance services. The method used in this research is research and development method. This research data is sourced from material experts, media experts, teachers and students, this research data obtained from the questionnaire. The results of this research validate the product with the material expert to conclude that the module is in good category while validari with the media expert to produce conclusion that the module is in very good category. Materials experts and media experts also provide suggestions for module improvements. The user trials of counseling and student counseling teachers after the revised module are in the good category according to the teacher and are excellent according to the students. Continuing trial use where students are given tests before the module is given, after which the students are given one week to read the module and then given the same test again. In the paired sample t-test, it is found that there is an increase in students' understanding before and after reading self-understanding module about career.
Penerapan sistem standar mutu ISO 9001 2008 pada sekolah menengah kejuruan Murniati, M.; Usman, Nasir; Husen, M.; Irani, Ulfah
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.498 KB) | DOI: 10.21831/amp.v6i1.16714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil, implementasi, dan evaluasi sistem manajemen mutu pada SMK di Propinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif kuantitatif (mixed method). Data dikumpulkan melalui interview, observasi, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan EFAS, IFAS, dan SPACE Matriks. Adapun Sekolah Menengah Kejuruan yang dilibatkan dalam penelitian ini terdiri atas 3 (tiga belas) SMK yang tersebar di wilayah Propinsi Aceh yang dipilih secara purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil sistem manajemen mutu SMK di Propinsi Aceh dinyatakan melalui pernyataan visi, misi, tujuan, kebijakan, kerja sama dengan dunia usaha dan industri, dan unit produksi sekolah.Sekolah merujuk pada standar mutu ISO 9001 2008 dan Akreditas Nasional. Implementasi manajemen mutu tercermin melalui komitmen pimpinan puncak manajemen, peran tim pengembang sekolah, penyelenggaraan program, strategi, dan pelatihan, keterlibatan karyawan, perbaikan terus menerus, penerapan standar kualitas, komunikasi, serta kepuasan pelanggan. Evaluasi dilakukan secara terus menerus melalui audit internal dan eksternal sekolah, evaluasi diri sekolah dan instrumen pengawas.Kata kunci: manajemen mutu, sekolah menengah  kejuruan THE IMPLEMENTATION OF INTERNATIONAL STANDARDS ORGANIZATION 9001 2008 SYSTEM IN VOCATIONAL SCHOOLSAbstractThis study aims to describe and analyze the profile, implementation, and evaluation of Total Quality Management (TQM) at Vocational Schools (SMK) in Aceh, Indonesia. The study was descriptive qualitative-quantitative (mixed method research). Data was collected through observations, interviews, and documentary study, and analyzed through IFAS, EFAS, and SPACE matrix. The results showed that the schools? profiles comprising their visions, missions, school resources, policies, the cooperation with the world of work, and schools? production units. TQM implementation was executed through top-management leadership, management commitment, the role of quality department, training and education, employee involvement, continuous improvement, supplier partnership, product/service design, quality policies, quality data and reporting, communication to improve quality, and customer satisfaction orientation and employee relations. The evaluation was conducted continuously by involving the internal and external auditors, the schools? self-evaluation and the supervisors? instruments. Keywords: total quality management, vocational schools