p-Index From 2014 - 2019
1.037
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biotik Jurnal Biotek
Hamansah Hamansah, Hamansah
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM POSING DAN METODE INSIDE OUTSIDE CICRLE (IOC) PADA POKOK MATERI SISTEM PENCERNAAN KELAS XI SMA YAPIP SUNGGUMINASA GOWA Hamansah, Hamansah; Syamsiah, Syamsiah
Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems of this study were (1) How do the results portrayed study biology that used the Problem Posing in class XI SMA Yapip IPA_1 SungguminasaGowa on the material digestive system? (2) How the results portrayed study biology that used the Inside Outside Circle (IOC) in class XI IPA2 SMA Yapip Sungguminasa Gowa on the material digestive system? (3) Are there differences in learning outcomes biology using the method of Problem Posing Methods Inside Outside Circle (IOC) and the students of class XI and class XI IPA1 IPA 2 SMA YapipSungguminasaGowa on the material digestive system? (1) To know the description of learning outcomes biology group using the method of Problem Posing (2) To know the description of learning outcomes biology group that used the Inside Outside Circle (IOC) (3) To determine differences in learning outcomes biology between groups using the method of Problem Posing and Method of Inside Outside Circle (IOC).This type of research is experimental. The study population was all students of class XI SMA Yapip Sungguminasa Gowa 2013-2014 school year totaling 110 students, divided into three classes. Samples were taken by simple random sampling method; the experiment was elected to class XI IPA 1 as much as 31 student elected as the control class is the class XI IPA 2 as many as 31 students. The study design used is ekspereimen-control. Data collection techniques using test instruments in the form of essay amounted to 10 numbers. Techniques of data analysis was done using descriptive and inferential analysis. Previously defined significance is = 0.05. After treatment in both the experimental group and the control class descriptive statistical analysis of the results obtained by the average result of learning biology experimental group = 75 whereas the average rat study results control class = 62. The results of inferential analysis of data using t test showed that the values obtained t_hitung = 10.74 and the value of T_ (table) amounted = 2.02 in the sense that the value t_hitung> than the value of T_ (table) or (10.74> 2.02), so it can be concluded that H_O rejected and the diterima.hal H_1 shows that there is a significant difference to the learning outcomes of students in biology teaching by using the method of Problem Posing higher than students in teaching by using Method Inside Outside Cicrcle (IOC).
Efektifitas Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Biologi pada Pokok Bahasan Sirkulasi Darah Manusia Siswa Kelas 2 di MAN Binamu Jeneponto Hamansah, Hamansah; Danial, Muhammad
Jurnal Biotek Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Biotek
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian  deskriptif  yang bertujuan, untuk mengetahui (1) bagaimana efektifitas penggunaan alat peraga dalam pembelajaran biologi dengan pokok bahasan sirkulasi  darah manusia siswa kelas 2 di MAN binamu jeneponto (2) bagaimana penggunaan alat peraga dapat mengefektifkan pembelajaran biologi dengan pokok bahasan sirkulasi  darah manusia siswa kelas 2 di MAN binamu jeneponto.Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 2 MAN binamu jeneponto, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 IPA1 MAN binamu jeneponto, dengan jumlah responden sebanyak 29 siswa dan 1 orang guru. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui meode angket, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif berupa tabel yang menunjukkan persentase setiap item. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa alat peraga sangat efektif digunakan dalam pembelajaran biologi.Hal ini ditunjukkan oleh jawaban siswa melalui angket dan hasil wawancara dengan guru biologi. Data tersebut umumnya menujukkan bahwa penggunaan alat peraga sangat efektif karena mempunyai banyak manfaat dalam pembelajaran biologi.  Manfaat tersebut antara lain : (1) manambah motivasi siswa, (2) meningkatkan keingintahuan  untuk memahami materi biologi, (3) meningkatkan hasil belajar siswa, (4) memberi pengaruh positif kepada siswa, (5) memberikan rasa senang kepada siswa untuk tetap belajar dan masih banyak manfaat yang lainnya.
PENGARUH METODE ASOSIASI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU (SMP IT) AL-FITYAN GOWA. Hamansah, Hamansah
Jurnal Biotek Vol 1, No 1 (2014): Desember
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.384 KB) | DOI: 10.24252/jb.v1i1.1688

Abstract

Salah satu metode mengajar yang telah dikembangkan dan terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar  adalah metode asosiasi. Metode asosiasi disebut juga sebagai metode mnemonik atau jembatan keledai digunakan untuk mengingat konsep-konsep penting dalam semua mata pelajaran. Metode asosiasi adalah hubungan antara tanggapan yang satu dengan tanggapan yang lainnya dalam jiwa kita.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui motivasi sebelum dan setelah  penerapan metode asosiasi pada siswa kelas VII  SMP IT Al-Fityan Gowa, (2) mengetahui hasil belajar biologi sebelum dan setelah penerapan metode asosiasi pada siswa kelas VII  SMP IT Al-Fityan Gowa, (3) mengetahui pengaruh metode asosiasi terhadap motivasi pada siswa  kelas VII  SMP IT Al-Fityan Gowa, dan (4) mengetahui pengaruh metode asosiasi terhadap hasil belajar pada siswa  kelas VII  SMP IT Al-Fityan Gowa.Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen karena penelitian ini belum sepenuhnya mengontrol faktor-faktor internal dan eksternal penelitian. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP IT  Al-Fityan Gowa, semester genap terdiri dari empat kelas tiap kelas masing-masing berjumlah 26 dan 27 sehingga jumlah populasi keseluruhan adalah  107 siswa pada tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel bertujuan dengan melihat karakteristik populasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan memilih dua kelas dari empat kelas VII yang ada, yang memiliki karakteristik hampir sama berdasarkan informasi dari sekolah tempat penelitian. Kelas yang dimaksud yaitu kelas VII C yang berjumlah 27 orang dan kelas VII D yang berjumlah 27 orang. Kedua kelas tersebut dibelajarkan dengan dua metode pembelajaran yang berbeda, yaitu kelas VII C dibelajarkan dengan metode asosiasi sebagai kelas eksperimen/perlakuan dan  kelas VII D  dibelajarkan dengan metode ceramah (konvensional) sebagai kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar biologi siswa sebelum penerapan metode asosiasi adalah rata-rata 37,74 dan sesudah penerapan metode asosiasi adalah 79,78 (2) hasil belajar siswa sebelum penerapan metode asosiasi  adalah rata-rata  45,22 dan hasil belajar siswa setelah penerapan metode  asosiasi adalah  rata-rata 81.44  (3) penerapan metode asosiasi berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar biologi siswa. (4) penerapan metode asosiasi berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa. PENGARUH  METODE  ASOSIASI  TERHADAP  PENINGKATAN MOTIVASI  DAN  HASIL  BELAJAR  SISWA  PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI  SEKOLAH  MENENGAH PERTAMA  ISLAM  TERPADU  (SMP IT)  AL-FITYAN GOWA.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM POSING DAN METODE INSIDE OUTSIDE CICRLE (IOC) PADA POKOK MATERI SISTEM PENCERNAAN KELAS XI SMA YAPIP SUNGGUMINASA GOWA Hamansah, Hamansah; Syamsiah, Syamsiah
Jurnal Biotek Vol 3, No 2 (2015): Desember
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.288 KB) | DOI: 10.24252/jb.v3i2.1030

Abstract

Problems of this study were (1) How do the results portrayed study biology that used the Problem Posing in class XI SMA Yapip IPA_1 SungguminasaGowa on the material digestive system? (2) How the results portrayed study biology that used the Inside Outside Circle (IOC) in class XI IPA2 SMA Yapip Sungguminasa Gowa on the material digestive system? (3) Are there differences in learning outcomes biology using the method of Problem Posing Methods Inside Outside Circle (IOC) and the students of class XI and class XI IPA1 IPA 2 SMA YapipSungguminasaGowa on the material digestive system? (1) To know the description of learning outcomes biology group using the method of Problem Posing (2) To know the description of learning outcomes biology group that used the Inside Outside Circle (IOC) (3) To determine differences in learning outcomes biology between groups using the method of Problem Posing and Method of Inside Outside Circle (IOC).This type of research is experimental. The study population was all students of class XI SMA Yapip Sungguminasa Gowa 2013-2014 school year totaling 110 students, divided into three classes. Samples were taken by simple random sampling method; the experiment was elected to class XI IPA 1 as much as 31 student elected as the control class is the class XI IPA 2 as many as 31 students. The study design used is ekspereimen-control. Data collection techniques using test instruments in the form of essay amounted to 10 numbers. Techniques of data analysis was done using descriptive and inferential analysis. Previously defined significance is = 0.05. After treatment in both the experimental group and the control class descriptive statistical analysis of the results obtained by the average result of learning biology experimental group = 75 whereas the average rat study results control class = 62. The results of inferential analysis of data using t test showed that the values obtained t_hitung = 10.74 and the value of T_ (table) amounted = 2.02 in the sense that the value t_hitung> than the value of T_ (table) or (10.74> 2.02), so it can be concluded that H_O rejected and the diterima.hal H_1 shows that there is a significant difference to the learning outcomes of students in biology teaching by using the method of Problem Posing higher than students in teaching by using Method Inside Outside Cicrcle (IOC).
Efektifitas Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Biologi pada Pokok Bahasan Sirkulasi Darah Manusia Siswa Kelas 2 di MAN Binamu Jeneponto Hamansah, Hamansah; Danial, Muhammad
Jurnal Biotek Vol 1, No 1 (2013): Juni
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.836 KB) | DOI: 10.24252/jb.v1i1.1040

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian  deskriptif  yang bertujuan, untuk mengetahui (1) bagaimana efektifitas penggunaan alat peraga dalam pembelajaran biologi dengan pokok bahasan sirkulasi  darah manusia siswa kelas 2 di MAN binamu jeneponto (2) bagaimana penggunaan alat peraga dapat mengefektifkan pembelajaran biologi dengan pokok bahasan sirkulasi  darah manusia siswa kelas 2 di MAN binamu jeneponto.Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 2 MAN binamu jeneponto, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 IPA1 MAN binamu jeneponto, dengan jumlah responden sebanyak 29 siswa dan 1 orang guru. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui meode angket, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif berupa tabel yang menunjukkan persentase setiap item. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa alat peraga sangat efektif digunakan dalam pembelajaran biologi.Hal ini ditunjukkan oleh jawaban siswa melalui angket dan hasil wawancara dengan guru biologi. Data tersebut umumnya menujukkan bahwa penggunaan alat peraga sangat efektif karena mempunyai banyak manfaat dalam pembelajaran biologi.  Manfaat tersebut antara lain : (1) manambah motivasi siswa, (2) meningkatkan keingintahuan  untuk memahami materi biologi, (3) meningkatkan hasil belajar siswa, (4) memberi pengaruh positif kepada siswa, (5) memberikan rasa senang kepada siswa untuk tetap belajar dan masih banyak manfaat yang lainnya.
PENGARUH PENERAPAN MODUL STILES BIOLOGI SEL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA ANGKATAN 2015 JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALUDDIN MAKASSAR Hamansah, Hamansah; Hading, Hading
Jurnal Biotek Vol 4, No 1 (2016): Juni
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.285 KB) | DOI: 10.24252/jb.v4i1.1778

Abstract

This study is a Quasi Experiment because this research has not fully controlled for factors internal and external research. Two rombel student of biology and biological ½ ¾ given application module system STLeS Biology Sel. The research location is housed in the building Tarbiyah and Teaching UIN Alauddin Makassar. This study aims to (1) determine student results before taught using Stiles modules Cell Biology Department of Biology Education class of 2015; (2) determine student results after Stiles taught using modules Cell Biology Department of Biology Education class of 2015; (3) the effect of the application of Cell Biology Stiles module to the learning outcomes of students in the class of 2015 the Department of Biology Education. The population in this study were all students of biology class biology ½ and ¾, the semester consisting of two classes or four groups. In this study, there were 75 people population, so that everything becomes the study sample consisted of two study groups. Each of the two study groups are learning to use the module Stiles Biology Sel. The results showed that (1) the results of student learning cell biology before taught using Stiles Module Cell Biology is an average of 49.24; (2) The study of cell biology students after being taught using Stiles Module Cell Biology is an average of 85.72; (3) Module Cell Biology Stiles affect the improvement of student learning outcomes biology education class of 2015. It can be seen from the analysis parameter estimation value sig. count (0,000) <sig. table (0.05). So the hypothesis was accepted because the significance value calculated is less than the significance of the table
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT ATTAINMENT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA DI KELAS XI IPA SMAN 11 BULUKUMBA Risdawati, Risdawati; Mustami, Muh. Khalifah; Hamansah, Hamansah
Jurnal Biotek Vol 5, No 2 (2017): Desember
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.534 KB) | DOI: 10.24252/jb.v5i2.4286

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, mengingat tidak semua variabel atau gejala yang muncul dapat diukur dan dikontrol secara ketat namun pada penelitian ini peneliti hanya mengukur aspek kognitif siswa saja. Penelitian eksperimen penelitian yang subyeknya diberi perlakuan (treatment) kemudian diukur akibat perlakuan itu pada diri subyek. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana aktivitas siswa sebelum penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba? (2) Bagaimana hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba? (3) Bagaimana aktivitas siswa setelah penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba? (4) Bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba? (5) Adakah pengaruh model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) terhadap aktivitas belajar di kelas XI SMAN 11 Bulukumba? (6) Adakah pengaruh model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) terhadap hasil belajar di kelas XI SMAN 11 Bulukumba? Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui aktivitas siswa sebelum penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba, (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba, (3) Untuk mengetahui aktivitas siswa setelah penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba. (4)Untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran pencapaian  konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba, (5)Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) terhadap aktivitas belajar di kelas XI SMAN 11 Bulukumba, (6)Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) terhadap hasil belajar di kelas XI SMAN 11 Bulukumba. Adapun kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Aktivitas siswa sebelum penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba menunjukkan bahwa siswa kurang antusias karena  kegiatan pembelajaran hanya didominasi dengan kegiatan membaca dan menulis materi serta menjawab soal-soal yang diberikan ole guru. (2) Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba diperoleh rata-rata tingkat pencapaian siswa berada pada kategori tinggi yaitu 64,70%. (3) Aktivitas siswa setelah penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba siswa terlihat lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model concept attainment. (4) Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) di kelas XI SMAN 11 Bulukumba menujukkan rata-rata tingkat pencapaian siswa setelah penerapan berada pada kategori tinggi yaitu 55,88%. (5) Ada pengaruh model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) terhadap aktivitas belajar di kelas XI SMAN 11 Bulukumba di mana siswa terlihat lebih aktif pada proses pembelajaran. (6) Ada pengaruh model pembelajaran pencapaian konsep (Concept Attainment) terhadap hasil belajar di kelas XI SMAN 11 Bulukumba dilihat dari nilai rata-rata yaitu 81,97 dan masuk dalam kategori tinggi.