Noor Fajriah, Noor
Mahasiswa S3 Pendidikan Matematika Unesa Surayaba

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan Outdoor Learning dengan Media Klinometer Terhadap Aktivitas dan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Fajriah, Noor; Soraya, Selfina
Jurnal Review Pembelajaran Matematika Vol 2 No 1 (2017): JUNI
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.366 KB)

Abstract

This study aims to explain about students’ activities, mathematical communication skills, students’ achievement and students' responses toward the implementation of outdoor learning using clinometers through utilization of schoolyard as a learning resource on the topic of trigonometry in SMA Global Islamic Boarding School (GIBS). The method employed in this study is quasi-experimental with one shot case study. The subject of this study includes 25 female students who are in 10 grade of natural science class. The data are collected through observation, written tests, and questionnaire. Data gained are analyzed using descriptive statistic. The result indicates that: 48% of students’ activities are in the category of active and very active; the average improvement of student’s mathematical communication skills is in the high category; there are 80% of students’ achievements passed the minimum mastery criteria; the students’ responses are satisfied with the learning experience through the implementation of outdoor learning.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik di SMP Fajriah, Noor; Asiskawati, Eef
EDU-MAT Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi manusia dituntut memiliki kemampuan dalam memperoleh, memilih, mengelola, informasi untuk dimanfaatkan dalam kehidupan yang menuntut kita memiliki kemampuan berpikir kreatif. Berdasarkan pengamatan, proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Banjarmasinpada umumnya hanya berpusat pada hasil, soal yang disajikan terutama mengenai ingatan dengan hanya menyajikan satu jawaban atau cara benar. Kondisi ini sulit memunculkan kemampuan berpikir kreatif. Pembelajaran yang terpusat pada guru mengakibatkan siswa memberikan respon kurang baik saat menerima pelajaran.Salah satu upaya untuk mengatasi masalahadalah melalui penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Hal ini karenaadanya karakteristik PMR yang diterapkan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dan respon siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan PMR. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX H yang berjumlah 25 siswa dan objeknya adalah kemampuan berpikir kreatif dan respon siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes, dan angket. Tes kemampuan berpikir kreatif dianalisis menggunakan statistika deskriptif yaitu rata-rata dan persentase, respon siswa dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan pendekatan PMR berada pada kategori tinggi dengan rincian tiap indikator yaitu, indikator kelancaran berada pada kategori tinggi, keluwesan berada pada kategori sedang, dan orisinalitas berada pada kategori rendah. Sementara itu siswa menunjukkan respon setuju terhadap pembelajaran menggunakan pendekatan PMR. Kata kunci:  kemampuan berpikir kreatif, pendekatan PMR, respon siswa.
Penerapan Metode PQ4R dalam Pembelajaran Matematika di Kelas VII SMP Yuliana, Ira; Fajriah, Noor
EDU-MAT Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran saat ini seharusnya menunjuk pada proses belajar yang menempatkan siswa sebagai center stage performance. Metode PQ4R memiliki kelebihan dapat membuat siswa belajar secara mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran. Maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan apakah terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan metode PQ4R dan metode ekspositori dan respon siswa terhadap pembelajaran  menggunakan metode PQ4R. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membandingkan dua kelas dengan perlakuan yang berbeda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu memilih kelas VII A sebagai kelas kontrol dan  kelas VII B sebagai kelas eksperimen dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, tes dan respon. Teknik analisis data dengan menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa menggunakan metode PQ4R dan ekspositori berkualifikasi baik, tidak ada yang perbedaan yang signifikan antara siswa yang diberi pembelajaran menggunakan metode PQ4R dengan ekspositori, dan siswa memberikan respon setuju terhadap pembelajaran matematika menggunakan metode PQ4R. Kata Kunci : Metode PQ4R, Hasil Belajar Siswa, Respon Siswa.
Kemampuan Siswa Sekolah Menengah Pertama dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Kognitif Fajriah, Noor; Angky Suseno, Arief
EDU-MAT Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbeda-beda karena cara bertingkah laku, menerima, menilai, berpikir, dan memproses informasi dari masalah tersebut berbeda. Perbedaan ini disebut dengan “cognitive styles” (gaya kognitif) yang kemungkinan mempengaruhi kemampuanmatematika siswa. Gaya kognitif yang digunakan dalam penelitian ini  adalah gaya kognitif Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan gaya kognitif tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarmasin Tengah. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan yang signifikan kemampuansiswa SMP dalam masalah matematika berdasarkan gaya kognitif.Kata kunci: masalah matematika, gaya kognitif.
Kriteria Berpikir Geometris Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Fajriah, Noor
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.968 KB)

Abstract

Objek-objek yang dibahas dalam materi geometri memang tidak asing lagi bagi siswa sehingga diharapkan mereka tidak mendapat kesulitan dalam belajar geometri di sekolah. Kenyataannya, siswa SMP di Cyprus dan Malaysia mengalami kesulitan, antara lain mengenai materi: sudut yang terbentuk dari garis yang memotong garis sejajar, visualisasi, penalaran formal, mengkonstruksi bangun geometris, istilah geometri. Berdasarkan kenyataan tersebut, terlihat ada masalah dalam pembelajaran geometri di SMP sehingga diperlukan cara-cara untuk mengatasinya. Pembahasan ini dibatasi untuk menentukan kriteria berpikir geometris siswa SMP. Diharapkan dengan mengetahui kriteria berpikir geometris siswa maka dapat diruntut kelemahan geometri sehingga akhirnya dapat membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan geometrisnya. Adapun kriteria-kriteria berpikir geometris siswa SMP dalam menyelesaikan masalah geometri adalah mengillustrasikan objek geometri berdasarkan deskripsi verbal atau sebaliknya, menjelaskan objek geometri berdasarkan deskripsi verbal atau sebaliknya, menggambarkan objek geometri berdasarkan sifat-sifatnya dengan menggunakan alat yang sesuai, mengidentifikasi konse-konsep geometri, menentukan dan menjelaskan hubungan antar konsep geometri, menjelaskan alasan - alasan yang diperlukan untuk menarik kesimpulan.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi SPLDV melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share di Kelas VIII SMP Fajriah, Noor; Sari, Desnalia
EDU-MAT Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tujuan mata pelajaran matematika adalah agar siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep atau algoritma secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa dan (2) mengetahui aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) melalui model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share di kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016 yang berjumlah 36 orang dan objek penelitian ini adalah pemahaman konsep matematis siswa per indikator pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel. Pemahaman konsep pada penelitian ini terdiri dari (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), (3) memberi contoh dan non-contoh dari konsep, (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, (5) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, (6) menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, dan (7) mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I terdiri dari lima pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel melalui model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share di kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016 meningkat dan aktivitas belajar siswa selama siklus I dan siklus II untuk berdiskusi dengan kelompok termasuk dalam kriteria tinggi, maju ke depan kelas menyampaikan hasil diskusi atau menjawab soal termasuk dalam kriteria rendah, memberikan tanggapan termasuk dalam kriteria tinggi, mengajukan pertanyaan dan membuat kesimpulan termasuk dalam kriteria sangat rendah.
Pemahaman Matematis Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Fajriah, Noor; Suji Santoso, Dwi
EDU-MAT Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman matematis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang mendukung kemampuan pemecahan masalah. Menurut Wilson (Minarni, 2012) mengemukakan ternyata fakta dalam laporan hasil evaluasi TIMSS (The Trends of Mathematical and Science Studies) tahun 1999, 2003, dan 2007 menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa Indonesia termasuk ke dalam kategori rendah. Sehingga tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman matematis siswa Kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan subjek siswa kelas VIII-B SMP Negeri 23 Banjarmasin Pelajaran 2013-2014. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahdokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif: rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemahaman matematis siswa kelas VIII-B SMP Negeri 23 Banjarmasin tahun pelajaran   2013-2014 pada kriteria cukup dengan rincian pemahaman instrumental pada kriteria baik dan pemahaman relasional pada kriteria kurang. Kata kunci: pemahaman matematis, siswa SMP.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DI KELAS VIII SMP NEGERI 15 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Fajriah, Noor; Nor, Jumaidi
EDU-MAT Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan yang memegang peran sangat penting pada pembelajaran matematika yaitu kemampuan komunikasi matematis karena komunikasi matematis yaitu kemampuan dalam menulis, menginterretasikan dan mengevaluasi ide, simbol, istilah, serta informasi matematika. Tapi ada faktor-faktor mempengaruhi tahap ke­mam­puan komunikasi matematis siswa, yaitu siswa masih sulit dalam memberikan argumen pada jawaban siswa, siswa juga kesulitan membuat sketsa serta meng­ungkapkan soal atau kejadian sehari-hari ke simbol-simbol matematik. Tujuan pene­litian ini untuk mendeskrpisikan kemampuan komunikasi matematis siswa pada ma­teri Teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 15 Banjarmasinr Tahun Pela­jaran 2016/2017 serta menunjukkan bahwa adanya perbedaan dari kemampuan komu­nikasi matematis siswa  di kelas VIII  A, VIII B, VIII E, VIII F, VIII G, dan VIII H pada materi Teorema Pythagoras di SMP Negeri 15 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Metodenya deskriptif adalah metode yang dipakai. Semua siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Banjarmasin adalah populasi penelitian ini dengan jumlah 246 siswa serta terbagi pada 8 kelas. Sampel penelitiannya yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Banjarmasin sebanyak 6 kelas yang berjumlah 173 orang siswa. Teknik pengum­pulan data memakai bentuk tes yaitu soal uraian. Hasil penelitian ini menyatakan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 15 Banjarmasin, pada aspek 1 termasuk dalam kualifikasi sangat kurang, pada aspek 2 termasuk dalam  kualifikasi cukup, dan aspek 3 termasuk dalam  kualifikasi cukup. Ada perbedaan signifikan pada aspek kemampuan komu­nikasi matematis  antara siswa kelas VIII A, VIII B, VIII E, VIII F, VIII G, dan VIII H pada kemampuan menyatakan ide-ide matematis melalui tulisan serta menggam­barkan secara visual yaitu hanya pada aspek 1. Kata kunci: Kemampuan Komunikasi matematis, Teorema Pythagoras, dan SMP Negeri 15 Banjarmasin
RANCANGAN MASALAH MATEMATIKA UNTUK MENGIDENTIFIKASI BERPIKIR GEOMETRIS SISWA Fajriah, Noor
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2018): KALAMATIKA April 2018
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.161 KB)

Abstract

Geometric thinking has a very important role in developing students' mathematical thinking. To find out geometric thinking students needed a problem that could identify geometric thinking. The problem must be in accordance with the objectives to be measured, to meet validity and reliability as a valuation tool. The purpose of this research was to obtain the design of geometry problems to be able to identify valid and reliable geometric thinking. The descriptive method was used in this research. There are 6 people as validators and 3 junior high school students for testing. The results obtained prototype problems designed to pay attention to aspects of the material in accordance with the level of junior high school students and bring visualization, construction and reasoning activities. The construction aspect in which the problem does not lead to multiple interpretations. is clear and uses a question word/ command whose completion is a description. Aspects of language where the language is communicative easily understood and in accordance with the rules of the Indonesian language is good and true and meets the criteria of legibility.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 24 BANJARMASIN MELALUI MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Fajriah, Noor; Sukmawati, R. Ati; Megawati, Tisna
EDUMATICA | Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2012): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Univ. Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.746 KB)

Abstract

Abstrak Kreativitas memungkinkan penemuan baru dalam semua bidang usaha manusia. Kemajuan teknologi yang meningkat, ledakan penduduk dan berkurangnya persediaan sumber-sumber alami menuntut adaptasi secara kreatif. Menghadapi tantangan tersebut diperlukan keterampilan yang melibatkan pemikiran kritis, sistematis dan logis. Cara berpikir seperti ini dapat dikembangkan melalui pendidikan matematika. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan kreativitas siswa yang meliputi aspek-aspek afektif dan kognitif siswa kelas VIIIC SMP Negeri 24 Banjarmasin tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kreativitas berdasarkan aspek afektif dan aspek kognitif. Kata kunci: model PBI, pendekatan open-ended, kreativitas