Abdul Salam M, Abdul Salam
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Bunyi Untuk Siswa SMP Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif saidah, siti; Jamal, M. Arifuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.841

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 27 Banjarmasin selama ini masih belum maksimal dan selalu menggunakan metode pembelajaran konvensional, sehingga siswa kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran materi bunyi, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran materi bunyi dilihat dari keterlaksanaan RPP, (3) efektivitas perangkat pembelajaran materi bunyi dilihat dari tes hasil belajar kognitif. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Data diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori sangat baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berada dalam kategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran materi bunyi untuk siswa SMP menggunakan model pembelajaran kooperatif dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran; pembelajaran kooperatif; bunyi
Pengaruh Teknik Bertukar Pasangan Dalam Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA PGRI 6 Banjarmasin Fauzi, Rahmad; Wati, Mustika; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1037

Abstract

 Pembelajaran di SMA PGRI 6 Banjarmasin masih kurang maksimal dimana hasil belajar siswa tergolong rendah dilihat dari banyak siswa yang melakukan remedial. Teknik bertukar pasangan menuntut siswa untuk bekerja aktif secara berpasangan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis apakah model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan pretest-posttest design. Data diperoleh melalui data hasil pengerjaan LKS dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil perhitungan menggunakan uji r diperoleh hasil  bahwa model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan korelasi 0,98. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran kooperatif teknik bertukar pasangan terdapat pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa XI MIA di SMA PGRI 6 Banjarmasin.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Pada Materi Suhu Dan Kalor Di SMK Farmasi ISFI Banjarmasin Rusiati, Rusiati; Zainuddin, Zainuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.818

Abstract

Terbatasnya perangkat pembelajaran fisika yang digunakan dalam proses pembelajaran dan tidak pernahnya dilakukan percobaan fisika di sekolah berimbas pada hasil belajar yang belum optimal. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian tergolong penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick & Carey. Subjek uji coba siswa kelas Xb SMK Farmasi ISFI Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan validasi, observasi, dan tes. Teknik analisis data berupa analisi deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis data terhadap objek-objek penelitian ini menunjukkan:  (1) hasil validasi perangkat pembelajaran yang meliputi RPP, LKS, THB, dan Materi Ajar berkategori sangat baik dan memiliki reliabilitas sangat tinggi. (2) keterlaksanaan RPP pada setiap fase di ketiga pertemuan minimal telah berkategori baik. (3) hasil belajar kognitif siswa memiliki gain skor sebesar 0,49 dengan kategori sedang. Simpulan yang diperoleh adalah perangkat pembelajaran pada materi suhu dan kalor dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif yang dikembangkan layak (valid, praktis, dan efektif) untuk digunakan atau diimplementasikan dalam proses pembelajaran. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Hidayat, Muhammad Wahyu; Zainuddin, Zainuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1027

Abstract

Hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI 6 Banjarmasin masih rendah hal ini disebabkan dalam pembelajaran fisika di sekolah kebanyakan menggunakan metode pembelajaran berupa ceramah dan kebanyakan dilakukan praktikum. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran materi listrik dinamis, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran materi listrik dinamis dilihat dari keterlaksanaan RPP, (3) efektivitas perangkat pembelajaran dilihat dari tes hasil belajar kognitif. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Data diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3)  perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berkategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran materi listrik dinamis yang dikembangkan untuk siswa SMA menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.    
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Fisika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Juai Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Setiawan, Hendra; Jamal, M. Arifuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1029

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Juai masih berpusat pada guru dan jarang melakukan percobaan sehingga berdampak pada rendahnya keterampilan proses sains. Hal ini Mendorong peneliti untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan umum dalam penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (l) keterlaksanaan RPP, (2) pencapaian hasil belajar produk siswa, (3) pencapaian keterampilan proses sains siswa. Jenis penelitian adalah PTK terdiri yang dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Juai. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar pengamatan, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan RPP model pembelajaran inkuiri terbimbing siklus I dan II adalah sangat baik, (2) ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA secara klasikal dari siklus I sampai dengan siklus II adalah mengalami peningkatan, (3) pencapaian keterampilan proses sains I dan II adalah mengalami peningkatan. Diperoleh Kesimpulan bahwa penggunaann model pembelajaran inkuiri terbimbing pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Juai.   
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA SMP Berorientasi Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang Dengan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Safitri, Ramona; Jamal, M. Arifuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.794

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 27 Banjarmasin selama ini masih belum maksimal khususnya dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar, oleh karena itu dilakukanlah penelitian untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA SMP berorientasi keterampilan berpikir kritis pada pokok bahasan getaran dan gelombang dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan, (3) efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carrey. Data diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori sangat baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berada dalam kategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran IPA SMP berorientasi keterampilan berpikir kritis pada pokok bahasan getaran dan gelombang dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.  
Meningkatkan Kemampuan Analisis Sintesis Siswa Kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin Melalui Model Pengajaran Langsung dengan Metode Problem Solving Fahrina, Fahrina; Jamal, Arifuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.3897

Abstract

Kemampuan siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin masih rendah dalam menganalisis-mensintesis suatu persoalan fisika yang diberikan. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan cara meningkatkan kemampuan analisis sintesis siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin melalui model pengajaran langsung dengan metode problem solving. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model Hopkins yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan reflective. Data diperoleh melalui tes dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian dari siklus I ke siklus II yaitu: (1) keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 68% pada siklus I dengan kategori baik menjadi 86% pada siklus II dengan kategori sangat baik, (2) kemampuan analisis sintesis siswa dari siklus I meningkat ke siklus II dengan kategori baik menjadi sangat baik, (3) ketuntasan belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II dengan ketuntasan sebesar 82,61% menjadi 100%. Diperoleh simpulan bahwa model pengajaran langsung dengan metode problem solving dapat meningkatkan kemampuan analisis sintesis siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin.Skill of the students of class X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin is still low in analyze-synthesis a given physical problem. Therefore, the research was conducted to describe how to improve the analysis syntesis skills of X MIA 6 students of SMA Negeri 2 Banjarmasin by direct instruction model with problem solving method. This type of research uses classsroom action research by Hopkins model which consist of 2 cycles, each cycle includes planning, action/observation and reflection. The data was obtained through observation and test. The data were analyzed descriptively quantitative and qualitative. The research findings from cycle I to cycle II are: (1) The overall implementation of RPP has increased from 68% in cycle I with good category to 86% in cycle II with very good category; (2) Students’ synthesis analysis skill increased from cycle I to cycle I with good category to be very good category; (3) The Students’ learning mastery have increased from cycle I to cycle II with a mastery of 82,61% to 100%. The conclusion is that the direct instruction model with problem solving method can improve the synthesis analysis skills of X MIA 6 students of SMA Negeri 2 Banjarmasin. 
PENERAPAN MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII C SMP MUHAMMADIYAH 1 BANJARMASIN Septiyani, Trias; Hartini, Sri; M, Abdul Salam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2018): Vol 2 No 2 Juni 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dengan menerapkan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS). Jenis penelitian ini adalah PTK terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian merupakan seluruh siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian ini adalah lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, lembar pengamatan aktivitas siswa,  dan tes hasil belajar. Temuan membuktikan : (1) keterlaksanaan RPP siklus I sebesar 67,16% yang berkategori baik dan siklus II sebesar 70,56% yang berkategori baik,(2) aktivitas siswa pada siklus I berkategori cukup aktif dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi berkategori aktif, (3)  hasil belajar siswa siklus I sebesar 55,00% (tidak tuntas) dan pada siklus II sebesar 75,00% (tuntas). Berdasarkan hasil temuan, model CLIS mampu meningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa. This study aims to improve the learning outcomes of students in grade VIII SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin by applying the learning model of Children Learning in Science (CLIS). This type of research is a classroom action research consisting of 2 cycles and each cycle consist of 2 meetings. Subject of research is all students of class VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin which amounted to 20 people. The instrument of this research is the observation sheet of the implementation of RPP, student activity observation sheet, and test learning outcomes. Findings show that : (1) RPP cycle I of 67,15% with good category and cycle II of 70,56% with good category, (2) student activity on cycle I categorized quite active and in cycle II has increased become categorized active, (3) the result of student learning cycle I at 55,00% (not complete) and cycle II at 75,00% (complete). Based on the findings, the CLIS learning model can improve student learning outcomes and activities. 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA CAHAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF Rahmatiya, Rahmatiya; zainuddin, zainuddin; M, Abdul Salam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dikarenakan siswa yang memiliki pemahaman konsep yang rendah maka akan ada kemungkinan siswa memberi pengertian sendiri mengenai konsep tersebut. Hal inilah yang menimbulkan miskonsepsi pada siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan secara umum meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin pada materi ajar cahaya melalui penerapan model Pembelajaran generatif. Adapun tujuan penelitian secara khusus untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) hasil belajar siswa, dan (3) tingkat miskonsepsi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan desain Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan: (1) Keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 87,15% menjadi 93,42% , (2) Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 61,11% menjadi 83,33%, (3) Tingkat miskonsepsi siswa siswa pada siklus I terdapat pengurangan sebesar 3,32% dan pada siklus II pengurangan sebesar 5,55%. Diperoleh kesimpulan bahwa melalui model pembelajaran generatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin pada mata pelajaran fisika cahaya. Kata kunci: Hasil belajar, Pembelajaran generatif, Miskonsepsi Abstract: The lowness of students’ learning result of VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin is caused by the students that have low understanding in conception, and they may also make their own conception. It caused the misconception of the students. Therefore, this research is conducted to improve the learning result of VIII C students of SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin in learning light by using generative learning model. There are some learning objectives in this research to describe: (1) execute the lesson plan, (2) students’ learning result. (3) level of student misconception. This is a classroom action research with Kemmis and Taggart design. The data was collected by observation and test. The results of this research show: (1) the execution of the lesson plan improved from 87.15% to 93.42%, (2) The completeness of learning result from 61.11% to 83.33%, (3) Students’ misconception level decreased in cycle I 3.32%, and in cycle II 5.55%. The conclusion is by using generative learning model can improve the learning result of VIII C students of SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin in learning light in physics.Keywords: Learning result, generative learning, and misconception.