Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Chemurgy

PEMANFAATAN SEKAM PADI UNTUK PEMBUATAN BIOBRIKET MENGGUNAKAN METODE PIROLISA Allo, Junianto Seno Tangke; Setiawan, Andri; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Chemurgy-Juni 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.825 KB)

Abstract

Biomassa memiliki potensi dan manfaat menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil yang adasekarang ini, biomassa memiliki stok atau pasokan yang berlimpah, dalam penelitian ini digunakan sekam padiuntuk pembuatan briket dengan menggunakan metode pirolisa. Beberapa tahap persiapan dilakukan dalampembuatan briket dari sekam padi, yaitu menimbang sekam padi 25 g. Zat perekat yang digunakan lem kayu danbubur kertas, masing-masing bahan perekat ditimbang sesuai dengan perbandingan yang diinginkan 50 %, 75 %,100 %, dan 125 %, dicampurkan sekam padi dengan bahan perekat sesuai dengan perbandingan yang di inginkan. Bahan pembuatan briket tersebut dimasukkan kedalam alat cetak biobriket dan dikeringkan di dalam oven, lalu dilakukan analisa terhadap briket tersebut, ada beberapa analisa yang dilakukan di antaranya analisa nilai kalor, kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon. Didapatkan hasil analisa nilai kalor dan volatile matter semakin besar sesuai dengan perbandingan perekatnya, dimana dengan perbandingan perekat lem kayu dengan bubur kertas yang dibuat menghasilkan nilai kalor yang tinggi pada perekat lem kayu.Kata kunci: biomassa; biobriket; sekam padi
PREDIKSI PEMBENTUKAN HIDRAT GAS DENGAN PENGARUH JOULE-THOMSON EFFECT YANG DIAKIBATKAN OLEH CHOKE PERFORMANCE Sanjaya, Ari Susandy; Nofendy, Ari
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Chemurgy-Juni 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.339 KB)

Abstract

Hidrat gas merupakan air bebas dan gas alam yang membentuk padatan, yang dapat mengakibatkan saluran gas akan membuntu, terutama di flow line serta akan menimbulkan beberapa permasalahan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pembentukan hidrat gas dengan pengaruh Joule-Thomson Effect yang diakibatkan oleh choke performance.Di gunakan metode Katz untuk memprediksi gas hidrat dengan kisaran tekanan antara 100-1000 Psia.Didapatkan temperatur pembentukan hidrat gas pada tekanan 100 Psia sebesar 0.7005 ˚C,sedangkan pada tekanan 1000 Psia sebesar 17.4766 ˚C. Dari hasil nilai koefisien Joule-Thomson didapatkan 0.003972 K/Kpa. Dari hasil nilai temperatur pada flowline terdapat beberapa temperatur yang berada diatas kurva temperatur pembentuk hidrat gas sehingga berpotensi terjadi hidrat gas pada flowline. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beberapa kondisi pada flowline berpotensi terjadinya hidrat gas dan harus dilakukan pencegahan.Kata Kunci: hidrat gas, efek Joule-Thomson, metode Katz, flow line.
OPTIMASI PEMBUATAN MARINE DIESEL OIL (MDO) UNTUK MENINGKATKAN PROFIT KILANG PERTAMINA RU V BALIKPAPAN Ginting, Kuhita Karina Br; Sarungu, Selvia; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.816 KB)

Abstract

PT. PERTAMINA (Persero) RU V Balikpapan merupakan salah satu kilang yang mengolah minyak mentahmenjadi bahan bakar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bakar transportasi laut danpabrik. Salah satu hasil produk di Kilang Balikpapan RU V ini adalah MDO (Marine Diesel Oil). Seiringdengan perkembangan teknologi alat industri dan transprotasi laut bermesin Diesel, faktor akanketersediaan MDO dirasa masih kurang. MDO tidak cukup hanya tersedia tanpa memperhatikan bagaimanakondisi dan kualitas dari MDO itu sendiri. Maka dari itu, untuk mengantisipasi kekurangan Bahan BakarMDO pada masa mendatang diharapkan suatu unit pengolahan harus dengan perhitungan yang cermat.Untuk itu peranan PT. PERTAMINA (Persero) RU V Balikpapan sangat dibutuhkan agar tercapainya haltersebut yaitu dengan memperhatikan komposisi blending yang digunakan. Dalam proses blendingpembuatan MDO sangat penting untuk mengetahui komposisi tiap komponen, sehingga pada penentuankomposisi pencampuran harus dilakukan secara cermat. Sebelum melakukan pencampuran skala besar,maka dilakukanlah penentuan titik optimal Blending yang bertujuan untuk mengetahui komposisi Blendingyang tepat dari masing-masing komponen MDO yang akan dipergunakan. Dapat diketahui bahwa MDOdapat di blending dengan 2 komponen ADO dan Short Residu atau 3 komponen ADO, Short Residu dan FluxOil. Setelah dilakukan perhitungan maka didapatkan hasil optimal dengan banyak komponen ADO 83 % danShort Residu 17 % dengan keuntungan 29352.5 USD.Kata Kunci : Blending, Marine Diesel Oil, Optimasi.
PENURUNAN LAJU KOROSI LOGAM ALUMINIUM MENGGUNAKAN INHIBITOR ALAMI Sanjaya, Ari Susandy; Mardiah, Mardiah; Novianti, Herlina Lia; Fadilah, Opie Aulia
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Chemurgy-Juni 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.378 KB)

Abstract

Korosi merupakan penurunan kualitas logam yang dipengaruhi oleh lingkungan. Korosi tidak dapatdihindari namun dapat dihambat dengan cara seperti penambahan zat inhibitor. Dalam penelitian inidilakukan studi laju korosi pada logam aluminium dengan cara menambahkan zat yang berfungsi sebagai inhibitor alami yakni ekstrak daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) ke dalam media korosif HCl 1 M dengan metode imersi. Studi laju korosi ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh inhibitor yang digunakan untuk mengurangi laju korosi pada aluminium, mengetahui efisiensi inhibisi serta model adsorpsi inhibitor. Berdasarkan hasil analisis dengan metode gravimetri diperoleh bahwa ekstrak daun karamunting memiliki efek inhibisi dengan efisiensi tertinggi sebesar 91,74 % pada waktu 10 menit perendaman dengan konsentrasi inhibitor 200 ppm dan dengan permodelan adsorbsi Langmuirdiperoleh koefisien korelasi sebesar 0,9775.Kata kunci: inhibitor, alumunium, korosi
ISOTERM FREUNDLICH, MODEL KINETIKA DAN PENENTUAN LAJU REAKSI ADSORPSI BESI DENGAN ARANG AKTIF DARI AMPAS KOPI Tahad, Aswar; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.901 KB)

Abstract

Air sumur yang mengandung banyak besi akan membahayakan manusia. Penelitian adsorpsi Fe pada air sumur dengan menggunakan karbon aktif. Pada penelitian ini ampas kopi digunakan sebagai bahan untuk membuatarang aktif, selanjutnya arang aktif tersebut digunakan untuk menurunkan kadar Fe. Adsorpsi Fe pada 400 rpmmencapai optimum pada waktu kontak 20 menit. Sedangkan pada 500 rpm mencapai nilai optimum pada 15menit dan 600 rpm mencapai optimum pada 25 menit. Isoterm adsorpsi yang digunakan adalah isoterm Freundlich dengan R2 pada 400 rpm adalah 0.983, pada 500 rpm adalah 0,985 serta pada 600 rpm adalah 0,797. Dari persamaan Freundlich menunjukkan laju 400 rpm mempunyai kemampuan adsorpsi yang paling baikdengan nilai kF adalah 1.267. Diperoleh adsorpsi Fe dengan arang aktif dari ampas kopi pada laju 400 rpm mengikuti model kinetika orde 0, sedangkan pada laju 500 dan 600 rpm mengikuti kinetika orde 2.Kata kunci: ampas kopi, besi (Fe), karbon aktif, adsorpsi
PERHITUNGAN ASR & EFISIENSI INTERNAL STEAM TURBINE (BACK PRESSURE) Anggraini, Tesa Mutia; Sanjaya, Ari Susandy; Wikanswasto, Ronggo Ahmad
Jurnal Chemurgy Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Chemurgy-Desember 2018
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.104 KB)

Abstract

Turbin uap adalah mesin tenaga yang berfungsi untuk mengubah energi thermal (energi panas yang terkandung dalam uap) menjadi energi poros (putaran). Setiap turbin memiliki nilai efisiensi yang bebeda – beda, tergantung pada kondisi steam yang masuk ke turbin. Sedangkan kondisi steam tersebut dipengaruhi oleh faktor tekanan uap yang masuk ke turbin. Tujuan dari perhitungan ASR (Actual Steam Rate) & efisiensi internal steam turbin adalah untuk mengetahui kinerja steam turbine dilihat dari pegaruh electrical power yang dihasilkan steam turbine. Metodologi yang digunakan untuk menghitung efisiensi internal turbin dan nilai ASR yaitu pengumpulan data aktual pada back pressure turbine PT 9 Badak NGL yang diperoleh di DCS (Distributed Control System ) dan pengolahan data aktual untuk dilakukan perhitungan. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa semakin besar electrical power yang dihasilkan turbin uap, maka semakin besar efisiensi internal turbin. Pada 4,9 MW menghasilkan efisiensi 53,26 %, pada 5,9 MW menghasilkan efisiensi 60,58% dan pada 7,5 MW menghasilkan efisiensi 72,04%. Sedangkan pada nilai electrical power yang sama, nilai ASR yang dihasilkan oleh tekanan steam tinggi masukan lebih rendah dari pada tekanan steam rendah yang masuk.Kata kunci : back pressure turbine, electrical power, tekanan, efisiensi, actual steam rate
RANCANGAN ALAT DISTILASI UNTUK MENGHASILKAN KONDENSAT DENGAN METODE DISTILASI SATU TINGKAT Wahyudi, Nugroho Tri; Ilham, Faris Faruqi; Kurniawan, Irwan; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.107 KB)

Abstract

Aquades atau H2O, yaitu air kondensat yang dihasilkan dari proses distilasi (penyulingan). Adapun Penyulingan atau Distilasi adalah cara pemisahan bahan kimia berdasarkan kemudahan suatu zat menguap (volatilitas), atau teknik pemisahan kimia yang berdasarkan perbedaan titik didih untuk memperoleh senyawa murninya. Biasanya proses distiliasi digunakan untuk memisahkan senyawa-senyawa dalam satu fasa yaitu fasa cair-cair. Senyawa–senyawa yang terdapat dalam campuran akan menguap pada saat mencapai titik didih masing–masing. Dalam hal ini, proses distilasi digunakan untuk memurnikan air mineral. Perancangan alat destilasi berbentuk kolom dengan tinggi 47.5 cm dan volume 30 L. Untuk design kondensor yang digunakan berbentuk tabung dengan tinggi 53 cm, diameter 8.5 cm, dan dirangkai dengan kemiringan 45o.Kata Kunci : Air, Distilasi, Desain