Sulistyo Warjono, Sulistyo
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Sistem Pengaman dan Pelacak Kendaraan Bermotor Menggunakan GPS dan SMS Warjono, Sulistyo; K, Samuel Beta; Kristanto, Andi; Pratama, Hendra; Andriyani, Rifkah Retno
JTET (Jurnal Teknik Elektro Terapan) Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Teknik Elektro - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengamanan dan pelacakan kendaraan bermotor merupakan sebuah sistem untuk mengetahui posisi kendaraan dengan pasti. Sistem pelacakan ini menggunakan teknologi GPS (Global Positioning System) dan perangkat seluler untuk pengamanannya. Kendaraan yang telah dilengkapi dengan GPS akan membalas SMS (Short Message Service) yang dikirim dengan format tertentu, dan akan menunjukkan posisi kendaraan berada. Modul yang ada di kendaraan adalah SIM 548C dan mikrokontroler AT mega 162, serta relai sebagai pemutus kontak. Pada modul SIM548C terdapat modul yaitu GSM dan GPS yang masing-masing memiliki antena yaitu antena GPS dan antena GSM, data yang diterima oleh modul akan diolah dan dikirim secara serial ke mikrokontroler melalui pin RX dan TX. Akses data untuk GPS yaitu NMEA 0183 dan data GSM menggunakan AT Command untuk komunikasi dengan mikrokontroler AT mega 162. Selain posisi kendaraan yang dapat diketahui, kendaraan juga dapat dimatikan mesinnya dengan mengaktifkan relai lewat SMS.
Verifikasi Lapangan Radiasi Linac Menggunakan Kaset Non Screen yang Dimodifikasi Lapisan Pb dan Zn pada Film Sinar X Warjono, Sulistyo
JTET (Jurnal Teknik Elektro Terapan) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Teknik Elektro - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verifikasi lapangan radiasi pada radioterapi diperlukan untuk memastikan bahwa radiasi yang dipaparkan pada tubuh pasien sudah sesuai dengan yang direncanakan oleh bagian Treatment Planning System untuk memperhitungkan luas dan kedalaman serta dosis radiasi yang diberikan kepada pasien. Pada penelitian ini yang digunakan untuk verifikasi adalah film sinar x yang biasa digunakan pada radiografi konvensional (roentgen), sedangkan verifikasi lapangan pada radioterapi linac seharusnya menggunakan film gamma grafi (harganya mahal). Dari beberapa eksperimen, akhirnya alat yang dipilih dan digunakan untuk mengambil data adalah kaset dengan screen diganti seng(0,3mm) dan di luarnya dilapisi timbal (2mm). Paparan radiasi diberikan kepada pasien dengan pesawat teleterapi Linac, setiap pasien diberikan energi 6MV dan 10MV, sedangkan dosis radiasinya 1MU, 3MU, 5MU, dan 7MU. Hasil paparan radiasi berupa film sinar x diukur kepekaannya pada luar dan dalam obyek, sertadengan kuesioner yang diberikan kepada responden (dokter, dan ahli radiografi), data dianalisis menggunakan software program SPSS. Analisis ini untuk membandingkan pemberian dosis radiasi yang berbeda pada energi yang sama terhadap kepekaan film pada obyek yang sama, dan membandingkan pemberian energi yang berlainan pada dosis radiasi dan obyek yang sama. Hasil penelitian menyatakan bahwa verifikasi lapangan radiasi dapat dilakukan pada film sinar x dengan menggunakan seng (tebal 0,3mm) untuk mengganti screen pada kaset berlapis timbal (2mm). Dalam pemberian energi dan dosis radiasi ternyata memberikan hasil yang berbeda, semakin besar energi dan atau dosis yang diberikan hasil paparan radiasi pada film semakin gelap (hitam).
Pengontrol Tirai (Korden) dengan Gelombang Radio (RF) Warjono, Sulistyo; Suwinardi, ; Ansori, M. Ichsan; H, Vinasthika Andewi
JTET (Jurnal Teknik Elektro Terapan) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Teknik Elektro - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan pembukaan tirai jenis vertikal (vertical blind) pada sudut pembukaan tertentu dapat dipermudah dengan memanfaatkan rangkaian elektronik dan gelombang radio. Rangkaian ini terdiri dari dua bagian yang terpisah yaitu: bagian pemancar yang mengirimkan perintah untuk membuka atau menutup tirai, dan bagian penerima yang diteruskan ke mikrokontroler untuk memutar motor yang terhubung ke tirai. Pengiriman perintah berupa data besarnya sudut pembukaan tirai melalui gelombang radio diolah dengan sistem modulasi, dan setelah sampai pada penerima dirubah dengan sistem demodulasi, sehingga data yang diteruskan ke mikrokontroler adalah data yang berasal dari pemancar (remote). Mikrokontroler merupakan rangkaian elektronik terintegrasi (chip) yang di dalamnya berisi komponen pendukung yaitu memori dan antar muka (I/O), berfungsi untuk memproses data masukan dari pemancar dan membandingkan dengan data yang telah diperoleh sebelumnya yaitu dari sensor yang memberikan kode gray. Pemprosesan ini menghasilkan keluaran yang memerintahkan motor untuk berputar sesuai dengan yang diinginkan oleh pemancar. Putaran motor akan menggerakan tirai dengan sudut yang dikehendaki, yaitu 0  derajat (tertutup), 45 derajat , 90 derajat , dan 135 derajat.
RANCANG BANGUN UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY (UPS) 1300 VA Warjono, Sulistyo; Suryono, Suryono
Orbith Vol 11, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik untuk mensuplai peralatan elektronik semakin meningkat. Banyakpemadaman listrik yang dilakukan pada daerah-daerah secara bergiliran  karena kapasitas beban sudahmelebihi kapasitas yang telah ditentukan. Energi listrik yang disalurkan oleh PLN kepada konsumentidak selamanya berjalan baik, sewaktu–waktu energi listrik tersebut dapat padam. Maka perludiupayakan adanya sumber energi listrik alternatif. Uninterruptible Power Supply (UPS) dimanfaatkansebagai peralatan elektronik yang dapat bekerja dalam kondisi sumber energi listrik PLN padam. DalamUPS digunakan peralatan penyearah yangberupa bridge rectifier bertujuan untuk menyearahkantegangan ACmenjadi tegangan DC yang digunakan untuk pengisian batere (aki).  Untuk mendapatkantegangan listrik sebesar 220 Volt dari batere 12Volt diperlukan rangkaian inverter.
ALAT PENGISI AIR OTOMATIS TIGA GALON BERBASIS ARDUINO Suryono, Suryono; Warjono, Sulistyo; I, Baliyan; Aulada, Nourobby; Handayani, Retno
Orbith Vol 11, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era ini banyak kecanggihan teknologi untuk memudahkan pengguna dalam membantu aktifitassehari-hari. Dengan adanya hal seperti itu perlu adanya suatu gagasan bahwa penggunaan air perluditata, penggunaan media yang mampu menbantu pekerjaan manusia baik secara mekanik maupunsecara pembacaan media agar lebih mudah. Oleh karena itu penulis menuangkan ide pembuat sebuahalat pengisian air secara otomatis dengan menggunakan Arduino Mega sebagai kontrol. Dengandilengkapi limit switch dan sensor ultrasonic yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan gallon, sertasensor proximity sebagai pembatas air  pada  gallon,  dan  solenoid valve  yang  berfungsi sebagaipenutup dan pembuka aliran air.   Komponen ini bekerja bersama untuk mengisi air pada galon secaraotomatis. Sedangkan untuk indikator level air pada penampungan air diperlukan sensor ultrasonic,LED, dan buzzer agar volume air pada tempat penampungan dapat terkontrol tanpa perlu mengecekisinya secara manual.
ALAT UKUR ELEKTRONIK PEMAKAIAN AIR Warjono, Sulistyo; Wisaksono, Adi; Misbahur, Ahmad; Amalia, Difa; Mubarok, M Husni
Orbith Vol 13, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan salah satu unit usaha milik daerah, yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. Pemenuhan kebutuhan air minum dari PDAM kadang kala menimbulkan permasalahan. Permasalahan yang terjadi  di masyarakat adalah dalam pembayaran bulanan yang dikenakan ke konsumen terdapat perselisihan yang tidak sesuai antara pembayaran dan volume air yang digunakan oleh konsumen. Permasalahan lain yang muncul adalah adanya udara pada pipa. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang elektronika dan instrumentasi, dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan membuat alat ukurelektronik pemakaian air yang bekerja secara elektronik dengan mepasang sistem air release valve sebagai pembuang udara pada air dan dilengkapi modul pengirim data. Pemakaian air ini dapat diukur dengan menggunakan sensor laju aliran air, yang kemudian diproses oleh Arduino Mega 2560, data akan ditampilkan pada LCD 20x4 yaitu berupa volume pemakaian air dan biaya pemakaian air. Alat inimenggunakan modul RF 433 MHz sebagai pengirim dan penerima data yang diolah oleh Arduino, data yang ditampilkan bisa dilihat oleh pengguna di dalam rumah dan juga tersimpan pada data logger  penyimpanan microSD.Kata Kunci : PDAM, Arduino Mega 2560, RF 433 MHz, LCD 20x4
ALAT PENGISI AIR OTOMATIS TIGA GALON BERBASIS ARDUINO Warjono, Sulistyo; Suryono, Suryono; I, Baliyan; Aulada, Nourobby; Handayani, Retno
Orbith Vol 12, No 3 (2016): November 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era ini banyak kecanggihan teknologi untuk memudahkan pengguna dalam membantu aktifitas sehari-hari. Dengan adanya hal seperti itu perlu adanya suatu gagasan bahwa penggunaan air perlu ditata, penggunaan media yang mampu menbantu pekerjaan manusia baik secara mekanik maupun secara pembacaan media agar lebih mudah. Oleh karena itu penulis menuangkan ide pembuat sebuah alat pengisian air secara otomatis dengan menggunakan Arduino Mega sebagai kontrol. Dengan dilengkapi limit switch dan sensor ultrasonic yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan gallon, serta sensor proximity sebagai pembatas air pada gallon, dan solenoid valve yang berfungsi sebagai penutup dan pembuka aliran air. Komponen ini bekerja bersama untuk mengisi air pada galon secara otomatis. Sedangkan untuk indikator level air pada penampungan air diperlukan sensor ultrasonic, LED, dan buzzer agar volume air pada tempat penampungan dapat terkontrol tanpa perlu mengecek isinya secara manual.Kata kunci : limitswitch, sensor proximity, sensor ultrasonic, solenoid valve
MODUL SISTEM KONTROL PENYELEKSI UKURAN BUAH APEL BERBASIS PLC Warjono, Sulistyo; Dadi, Dadi; Wibowo, Ardi Fajar; Gusbinarga, Ardian; Bahri, Miftachul
Orbith Vol 12, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri yang semakin berkembang saat ini telah menggeser peran manusia yang digantikan dengan sistem kontrol otomatis. Banyak industri telah menggunakan Programmable Logic Control (PLC) karena kemudahan penggunaannya dan efektifitas biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan hal-hal tersebut, maka modul sistem kontrol penyeleksi buah apel berbasis PLC sangat berguna untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam memahami serta mengetahui prinsip-prinsip kerja otomatisasi industri berbasis PLC. Modul ini memiliki dua perangkat masukan dan dua perangkat keluaran. Perangkat masukan terdiri dari Sensor Cahaya yang digunakan untuk mendeteksi perbedaan ketinggian dari buahapel, dan Limit Switch digunakan untuk pembatas palang pemisah buah, sedangkan perangkat keluaran terdiri dari Motor DC wiper yang digunakan untuk menggerakkan konveyor dan dua motor DC power window sebagai penggerak palang pemisah buah yang akan memisahkan buah apel berdasarkanukuranya. Untuk memproses datamenggunakan PLC Omron CPM1A 30 I/O.