Muhamad Afandi, Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PENTINGNYA PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR

Jurnal Pendas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurnal Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk kajian atau kegiatan ilmiah dan bermetode yang dilakukan oleh guru/peneliti didalam kelas dengan mengunakan tindakan-tindakan untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Ilmiah yaitu suatu yang bersifat atau berada dalam keilmuan dan metode yaitu cara berfikir, obyektif, rasional, sistematis berdasarkan fakta untuk menemukan, membuktikan, mengembangkan dan mengevaluasi suatu pengetahuan. Guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas ada tiga hal yang penting yaitu sebagai guru apa yang akanditingkatkan, dengan apa meningkatkan, serta siapa yang ditingkatkan, maka guru yang tahu kondisi kelasnya, setelah guru melakukan penelitian tindakan kelas maka guru membuat laporan kegiatan ilmiah yaitu laporan penelitian hasil lapangan, maka hasil penelitian tersebut dikemas menjadi karya tulis ilmiah tentu karya tulis ilmiah mempunyai kaidah penulisan dengsn demikian hasil penelitian tersebut diringkas sesuai dengan sistematika dan selanjutnya, disusun menjadi naskah yang diterbitkan dalam media jurnal ataupun media lain sehingga dapat menyumbangkan kepada khazanah ilmu pengetahuan. Pendidikan disekolah dasar terdapat pada mata pelajaran seperti Mata Pelajaran PKn, IPS, Bahasa Indonesia, Matematika, bahasa Indonesia. Seorang pendidik harus mampu memiliki kemampuan dalam memahami konsep kurikulum sebagai mata pelajaran, kurikulum sebagi pengalamn belajar, kurikulum sebagai program dengan demikian guru juga diharapkan dapat merancang pembelajaran yang mendidik pada setiap kurikulum dalam satuan pendidikan di seklah dasar serta mampu merancang penilain proses dan hasil belajar.

PENGEMBANGAN TRADISI KEILMUAN PADA MASYARAKAT ISLAM KONTEMPORER

TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 2, No 2 (2015): TERAMPIL
Publisher : Institut Agama Islam Negeri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.383 KB)

Abstract

In the era contemporary development of the science is evolving very fast. Each of the discipline of the science developed scientific and create a various of inventions. This should be accepted. facing and offset by the increase in scientific knowledge are adequate so that Muslims do not failed experience by an increasingly forward without forget about eliminating Islamic identity. Muslims need to combine intellectual mindset. deductive-inductive and daring use of academic-philosophical mindset to unlock insight within a Muslim that Islam was a religion that invites people to reach for the happiness afterlife of the world. materially-spiritual and body-spiritual. because intrinsically. human was created to live in the world. Insightful thinking as it forms the scientific tradition of the Muslim integrality - interconnectivity. Pluralities and relativities of Islamic should be realized within the Muslim Ummah. This is will bring the implications against the diversity of Muslims in the future. toward on openness and dialogist. Thus. Muslims can answer the challenge of the times. and give the solving toward a various problems. not only faced by the Muslims themselves. but also in general humanity

CHARACTER EDUCATION INVESTMENT IN SD/MI

Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 2 No 2 (2016): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.177 KB)

Abstract

Character education in SD/MI is a process guide and inculcate noble values into the students SD/MI in order to be implemented in the behavior, toward Allah SWT, itself, others, and the environment as a whole. The Values of the character education were developed from four sources, namely : religion, Pancasila, culture, and national education goals. The implementation of the character education in SD/MI can be done through three ways, namely : to integrate with the subjects and local content, integrating through of self-development activities, and integrating through of the cultural school/ madrasah activity.

MENANAMKAN NILAI-NILAI HAK ASASI MANUSIA (HAM) DAN SYARI’AT ISLAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DI SEKOLAH

Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2015): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.593 KB)

Abstract

Planting of human rights values in primary schools is given according to the needs and level of development is intended to be the material easily understood, understood and interpreted by students. The goal is to determine the level of development of value investment implementation of human rights in schools, including obstacles and opportunities in implementing an effective learning model related to the planting of the values of human rights in school. Education should be conducted in an atmosphere of fair and democratic learning in instilling values social-value (togetherness), cultural (culture), plural (plurality), and spiritual (religious) to the students. STAD cooperative learning model is one type of cooperative learning model that can reduce negative values contradictory to the values of human rights and Islamic Shari’a in the learning process. Instead, this model is able to actualize the values of human rights and Islamic Shari’a in the learning process. By implementing cooperative learning model type STAD learning in primary schools, is expected to instill the values of human rights and Islamic Shari’a since an early age that will eventually give birth to a citizen who has insight and knowledge of basic rights or fundamental attached to himself and others as a gift of God that must be respected, protected, and protected by any individual, community or state in everyday life.

PENTINGNYA PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR

Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.315 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk kajian atau kegiatan ilmiah dan bermetode yang dilakukan oleh guru/peneliti didalam kelas dengan mengunakan tindakan-tindakan untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Ilmiah yaitu suatu yang bersifat atau berada dalam keilmuan dan metode yaitu cara berfikir, obyektif, rasional, sistematis berdasarkan fakta untuk menemukan, membuktikan, mengembangkan dan mengevaluasi suatu pengetahuan. Guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas ada tiga hal yang penting yaitu sebagai guru apa yang akanditingkatkan, dengan apa meningkatkan, serta siapa yang ditingkatkan, maka guru yang tahu kondisi kelasnya, setelah guru melakukan penelitian tindakan kelas maka guru membuat laporan kegiatan ilmiah yaitu laporan penelitian hasil lapangan, maka hasil penelitian tersebut dikemas menjadi karya tulis ilmiah tentu karya tulis ilmiah mempunyai kaidah penulisan dengsn demikian hasil penelitian tersebut diringkas sesuai dengan sistematika dan selanjutnya, disusun menjadi naskah yang diterbitkan dalam media jurnal ataupun media lain sehingga dapat menyumbangkan kepada khazanah ilmu pengetahuan. Pendidikan disekolah dasar terdapat pada mata pelajaran seperti Mata Pelajaran PKn, IPS, Bahasa Indonesia, Matematika, bahasa Indonesia. Seorang pendidik harus mampu memiliki kemampuan dalam memahami konsep kurikulum sebagai mata pelajaran, kurikulum sebagi pengalamn belajar, kurikulum sebagai program dengan demikian guru juga diharapkan dapat merancang pembelajaran yang mendidik pada setiap kurikulum dalam satuan pendidikan di seklah dasar serta mampu merancang penilain proses dan hasil belajar.

The Performance of Primary School Teachers In the Unit of Education Technical Implementation, Banyumanik, Semarang

JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is mainly to describe the performance of primary school teachersin the unit of education technical implementation in Banyumanik, Semarang. This researchwas conducted in January- August 2017. The sample of this research is 162 primaryschool teachers selected by random sampling technique in order to get the same opportunityas sample. The instruments used in this study were the assessment sheets, the RatingSheet consisted of 64 items of question, and 3 indicators of Primary School TeacherPerformance. The results show that each of Implementation of lesson plans is categorizedvery well (90, 9%), the execution of the learning is 83.4%, assessment of learning is good(82.8%). The Overall performance of primary school teachers is categorized good( 85 , 7 % ). In other words, the primary school teachers of the unit of education technicalimplementation in Banyumanik Semarang can arrange the lesson plans, carry out learningand teaching process and assess the learning process in elementary school.

Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Di UPTD Pendidikan Banyumanik Kota Semarang

ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 6, No 1 (2018): ELEMENTARY
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1520.56 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi peagogik Guru sekolah Dasar di UPTD Pendidikan Banyumanik Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 162 guru Sekolah Dasar  yang dipilih dengan teknik random sampling. Intrumen yang digunakan penelitian ini lembar penilaian, Intrumen penelitian terdiri 50 item pernyataan, dan 10 indikator kompetensi peagogik Guru Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator kemampuan guru menguasai karakteristik peserta didik adalah baik (81.8%), kemampuan guru menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik adalah baik (77.1%), kemampuan guru mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu adalah baik (82%), kemampuan guru menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik adalah baik (85.2%), kemampuan guru memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran adalah baik (77.6%), kemampuan guru memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki adalah baik (84.6%), Kemampuan guru berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik adalah baik (87.8%), Kemampuan guru menyelenggarakan penilaian  proses dan hasil belajar adalah baik (82.1%), kemampuan guru memanfaatkan hasil penilaian untuk kepentingan pembelajaran adalah baik (87%), Kemampuan guru melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran adalah cukup baik (74.7%). Secara keseluruhan kompetensi pedagogik guru Sekolah Dasar di UPTD Pendidikan Banyumanik adalah baik (81,3%).

PENGARUH KEMAMPUAN MENYUSUN RPP DAN SIKAP SOSIAL TERHADAP KETRAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA DALAM PROGRAM PLP PGSD UNISSULA DI KECAMATAN GENUK

Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.085 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan menyusun RPP terhadap ketrampilan mengajar, mengetahui pengaruh sikap sosial terhadap ketrampilan mengajar, serta mengetahui pengaruh kemampuan menyusun RPP dan ketrampilan mengajar secara bersama- sama terhadap ketrampilan mengajar mahasiswa dalam program PLP PGSD Unissula di Kecamatan Genuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode expost facto. Populasi berjumlah 156 mahasiswa dengan sample 113 mahasiswa. Teknik pengambilan sample secara acak (proporsional random sampling) menggunakan tabel Krecjie & Morgan dengan tingkat kesalahan 5%. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear tunggal dan regresi linear ganda. Variabel bebas pada penelitian ini adalah ketrampilan menyusun RPP (X1) dan sikap sosial (X2), sedangkan variabel terikatnya adalah ketrampilan mengajar (Y). Berdasarkan hasil penelitian disumpulkan bahwa data penelitian normal dengan koefisien 0,200>0,05. Data ketrampilan menyusun RPP linear dengan koefisien 0,989>0,05, dan data sikap sosial linear dengan koefisien 0,980>0,05. Uji hipotesis terhadap pengeruh X1 terhadap Y1 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002<0,05 yang berarto terdapat pengaruh positif dan signifikan. Uji hipotesis X2 terhadap Y1 diperoleh nilai signifikansi 0,011<0,05 yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan. Sedangkan hasil hipotesis pengaruh X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap Y1 diperoleh nilai signifikansi X1 sebesar 0,031<0,05 dan nilai signifikansi X2 sebesar 0,006<0,05 yang berarti keduanya berpengaruh signifikan.

ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENERAPKAN KETERAMPILAN PROSES IPA DALAM PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH METODOLOGI IPA MI

JIP Vol 4 No 2 (2018): JIP:Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.149 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: penerapan, kemampuan, dan  permasalahan yang dialami mahasiswa PGMI dalam menerapkan pendekatan keterampilan proses IPA dalam praktik pembelajaran pada mata kuliah metodologi pembelajaran IPA MI. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif atau disebut juga dengan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi, dan kecukupan referensial. Analisis data menggunakan persentase kemudian diolah melalui reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini antara lain: (1) Penerapan pendekatan keterampilan proses IPA dilaksanakan melalui langkah-langkah sebagai berikut: membagi mahasiswa ke dalam beberapa kelompok, menentukan dan mengembangkan materi pembelajaran IPA MI, mempersiapkan media atau alat peraga pembelajaran IPA MI, membuat perencanaan pembelajaran IPA MI, mengembangkan instrumen penilaian hasil pembelajaran IPA MI, dan menerapkan pendekatan keterampilan proses IPA (mengobservasi, memprediksi, mengklasifikasi, mengukur, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan) dengan metode peer teaching; (2) Kemampuan mahasiswa PGMI dalam menerapkan pendekatan keterampilan proses IPA dalam pembelajaran pada mata kuliah metodologi IPA MI sudah baik; (3) Permasalahan yang dialami mahasiswa PGMI dalam menerapkan pendekatan keterampilan proses IPA antara lain: perencanaan pembelajaran yang kurang maksimal, mahasiswa masih kesulitan dalam mendesain pembelajaran, kurangnya media atau alat peraga, dan penguasaan materi yang kurang maksimal.

Problematika Guru dalam Menerapkan Pendekatan Saintifik di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Qomar Palembang

JIP Vol 5 No 1 (2019): JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the understanding, steps, and problems of the fifth grade teacher of Palembang Nurul Qomar Ibtidaiyah Madrasah in applying the scientific approach. This research method uses descriptive qualitative research methods. The informant of this study was the fifth grade teacher of MI Nurul Qomar Palembang. The technique of collecting data uses interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and data verification. To test the validity of the data carried out a test of credibility, dependability, transferability, and confirmation. The results of this study include: (1) Understanding of fifth grade teachers in MI Nurul Qomar Palembang about the scientific approach is good; (2) The steps of the fifth grade teacher in MI Nurul Qomar Palembang in applying the scientific approach have not all been implemented maximally; (3) Problems in class V teachers of Madrasah ibtidaiyah Nurul Qomar Palembang in applying the scientific approach is to ask questions and communicate. Keywords: teachers, approaches, problems, scientific