Maya Eria Br Sinurat, Maya Eria Br
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POLA SEBARAN TUMPAHAN MINYAK MENTAH (CRUDE OIL) DENGAN PENDEKATAN MODEL HIDRODINAMIKA DAN SPILL ANALYSIS DI PERAIRAN BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT Sinurat, Maya Eria Br; Ismanto, Aris; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10261.034 KB)

Abstract

Perairan Balongan Kabupaten Indramayu merupakan salah satu perairan yang dimanfaatkan untuk distribusi minyak mentah. Kegiatan distribusi minyak mentah tidak terlepas dari kegiatan bongkar muat kapal minyak pada sarana tambat. Kegiatan bongkar muat dapat mengakibatkan terjadinya masalah tumpahan minyak. Minyak mentah yang tumpah mengakibatkan penutupan fisik permukaan air dan memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran tumpahan minyak mentah di Perairan Balongan pada kondisi pasang surut sehingga dapat memberikan informasi kepada pembaca mengenai pola sebaran tumpahan minyak di Perairan Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tahapan penelitian ini yaitu pengukuran data lapangan, pemodelan hidrodinamika dan pemodelan tumpahan minyak mentah. Penentuan titik pengukuran data arus menggunakan metode purposive sampling dan pengukuran data arus laut lapangan menggunakan metode Lagrange. Sebaran tumpahan minyak mentah dianalisis dengan pendekatan model hidrodinamika dan spill analysis. Simulasi model hidrodinamika di Perairan Balongan menghasilkan pola arus yang berotasi berlawanan dengan arah jarum jam dalam satu periode pasang surut. Simulasi model tumpahan minyak di Perairan Balongan menghasilkan dominan sebaran tumpahan minyak mentah ke arah barat-laut dan bergerak mengikuti arah arus sesuai kondisi pasang surut. Pada saat pasang, minyak mentah bergerak ke barat-laut sedangkan pada saat surut, minyak mentah bergerak ke arah tenggara.
ANALISIS RETRACKING WAVEFORM DATA SATELIT ALTIMETER PADA TELUK, PERAIRAN PULAU-PULAU KECIL, DAN LAUT DALAM DI LAUT HALMAHERA Sinurat, Maya Eria Br; Nababan, Bisman; Lumban_Gaol, Jonson
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.544 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v11i3.27101

Abstract

The accuracy of sea surface height (SSH) estimation  from altimeter satellites is strongly influenced by waters condition and coastal land. In general, SSH estimations in offshore are accurate. However, in coastal waters, SSH estimation are inaccurate due to the reflection of signal from land. The study purpose was to retrack the waveform of Altimeter satellites in a complex the Halmahera Sea. The data used for this study were the waveform Sensor Geophysical Data Record type D (SGDR-D) of Jason-2 and Jason-3 of 2017. To retrack waveform, we used several algorithms i.e., Offset Centre of Gravity (OCOG), Iced, Threshold, and Improved Threshold. All retrackers provided significant improvement in SSH estimations except OCOG. The best retracker used in Halmahera Sea for the shallow and narrow bay was Threshold 10%, for the deep and wide bay was Threshold 50%, and for small islands waters were Threshold 10% and Threshold 20%. In general, Non-Brown waveforms were more common in the shallow and narrow bay waters (average=63.49%) vs. the deep and wide bay waters (average=11.51%) and small island waters (average=9.57%). However, the improvement percentage of SSH estimations in the shallow and narrow bay waters was higher than the deep and wide bay waters and small islands waters. The best retrackers in the Halmahera Sea was the Threshold 10% algorithm with the IMP value of  96.71% on Jason-2 pass 164.
ANALISIS POLA SEBARAN TUMPAHAN MINYAK MENTAH (CRUDE OIL) DENGAN PENDEKATAN MODEL HIDRODINAMIKA DAN SPILL ANALYSIS DI PERAIRAN BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT Sinurat, Maya Eria Br; Ismanto, Aris; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10261.034 KB)

Abstract

Perairan Balongan Kabupaten Indramayu merupakan salah satu perairan yang dimanfaatkan untuk distribusi minyak mentah. Kegiatan distribusi minyak mentah tidak terlepas dari kegiatan bongkar muat kapal minyak pada sarana tambat. Kegiatan bongkar muat dapat mengakibatkan terjadinya masalah tumpahan minyak. Minyak mentah yang tumpah mengakibatkan penutupan fisik permukaan air dan memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran tumpahan minyak mentah di Perairan Balongan pada kondisi pasang surut sehingga dapat memberikan informasi kepada pembaca mengenai pola sebaran tumpahan minyak di Perairan Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tahapan penelitian ini yaitu pengukuran data lapangan, pemodelan hidrodinamika dan pemodelan tumpahan minyak mentah. Penentuan titik pengukuran data arus menggunakan metode purposive sampling dan pengukuran data arus laut lapangan menggunakan metode Lagrange. Sebaran tumpahan minyak mentah dianalisis dengan pendekatan model hidrodinamika dan spill analysis. Simulasi model hidrodinamika di Perairan Balongan menghasilkan pola arus yang berotasi berlawanan dengan arah jarum jam dalam satu periode pasang surut. Simulasi model tumpahan minyak di Perairan Balongan menghasilkan dominan sebaran tumpahan minyak mentah ke arah barat-laut dan bergerak mengikuti arah arus sesuai kondisi pasang surut. Pada saat pasang, minyak mentah bergerak ke barat-laut sedangkan pada saat surut, minyak mentah bergerak ke arah tenggara.