Priyo Widodo, Priyo
Prodi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta, Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Yogyakarta 55283 Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN TEKNIS OPTIMALISASI ALAT ANGKUT TERHADAP ALAT MUAT BERDASARKAN TARGET PRODUKSI PADA PT NEWMONT NUSA TENGGARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Aditya, Alrianda Marta Putra; Widodo, Priyo; Sudaryanto, Sudaryanto
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hauling was one of the essential activity that we do in mining activity. Hauling activity was intend to haul any kind of material from mining activity. Material that will be hauled from Batu Hijau mining was divided into, waste material ( material that doesn?t make profit for company), stockpile material (material that make profit for company but the quality not as good as ROM grade so the its main task only to add the ROM grade if the target not reached just by the ROM grade, stockpile material was divide into 3, low grade, medium grade, and high grade), and the last but not least was the ROM grade (the most profitable material the mine contain with the greatest quality).The haul equipment that was used in Batu Hijau mine was CAT haul truck type 793C and 793D, and to know how much unit that company need for mining activity in every months there was so much way, and one of it was by matching with target production. In PT. NNT for haul truck unit calculation the company used was the availability of the unit itself, which is actually not really effective to determine how much unit that was needed on that month, because of that, hope this paper can give a new method for consideration that company can used in the future for truck calculation with target production calculation that require the cycle time of the haul truck itself. This paper was targeted to optimalize? the number of truck that needed on that month with its actual cycle time.keywords : hauling, cycle time, target production.?ABSTRAKKegiatan pengangkutan merupakan salah satu kegiatan yang penting adanya dalam suatu penambangan. Kegiatan pengangkutan bertujuan untuk membawa segala jenis material baik inpit maupun expit ke lokasi berikutnya yang telah direncanakan. Material yang diangkut pada penambangan Batu Hijau dibagi menjadi berbagai macam yaitu, material waste (material yang tidak menguntungkan untuk di tambang), material stockpile (material yang cukup berharhga yang berguna untuk menambahkan saat kebutuhan akan ROM grade kurang dari target produksi, material stockpile dibagi lagi menjadi 3 grade yaitu low grade, medium grade, dan high grade.), lalu yang terakhir adalah ROM grade(Material yang berharga paling tinggi dengan kualitas paling baik). Alat yang digunakan untuk pengangkutan di penambangan Batu Hijau adalah haul truck tipe CAT 793C dan CAT 793D, dan untuk mengetahui jumlah alat angkut optimal yang akan digunakan dalam penambang tersebut pada setiap bulannya terdapat banyak cara salah satunya adalah dengan membandingkan dengan target produksi yang dimiliki oleh perusahaan. Di PT. NNT penentuan jumlah alat angkut yang akan digunakan adalah dengan menyesuaikan ketersediaan alat yang ada di lapangan,? yang menyebabkan jumlah alat angkut yang digunakan tidak optimal, oleh karena itu skripsi ini diharapkan memberikan pandangan baru dalam penentuan jumlah tersebut dengan menggunakan perbandingan target produksi yang berhubungan dengan waktu dari cycle time alat muat dan alat angkut. Tujuan dilakukannya perhitungan alat ini adalah agar didapat jumlah alat angkut yang optimal yang beroprasi pada setiap bulannya berdasarkan perhitungan cycle time actual yang ada di lapangan.Kata Kunci : Kegiatan Pengangkutan, Cycle Time, Target Produksi.
ANALISIS KETIDAKSTABILAN LERENG PADA KUARI TANAH LIAT DI MLIWANG PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TUBAN JAWA TIMUR Nurjanu, Galih; Widodo, Priyo; Gunawan, Ketut
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. terletak di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada penambangan lereng aktual lempung Mliwang Blok G3 dengan menggunakan metode kuari. Penelitian ini bertujuan untuk member rekomendasi? dalam mengantisipasi terjadinya kelongsoran lereng.Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan menggunakan metode Bishop simplified. Data masukan berupa kohesi, sudut geser dalam dan bobot isidiperoleh dari pengujian sampel tanah di Laboratorium Mekanika Tanah. Penentuan faktor keamanan minimum menggunakan pedoman dari Departemen Pekerjaan Umum yaitu >1,35 untuk lereng tunggal serta >1,5 untuk lereng keseluruhan.Berdasarkan nilai FKnya ditemukan ketidakstabilan lereng pada lereng keseluruhan dengan tinggi 24,03 m dan sudut kemiringan lereng 16? memiliki nilai FK 1,256 pada kondisi jenuh. Pada lereng tunggal untuk lapisan sub soli, lempung pasiran dan lempung memiliki nilai FK diatas 1,35 yang berarti aman begitu juga untuk lereng keseluruhan dalam kondisi kering memiliki FK diatas 1,5.Perbaikan goemetri lereng perlu dilakukan karena pada kondisi jenuh, lereng akan mengalami longsor. Rekomendasi lereng dibuat berdasarkan parameter batuan penyusun lereng pada saat runtuh. Rekomendasi yang disarankan untuk geometri lereng adalah dengan tinggi jenjang tunggal 1 m, lebar jenjang tunggal?? 3 m, dan besar sudut kemiringan jejang tunggal 18?, sedangakan untuk geometri keseluruhannya adalah dengan tinggi 24 m dan sudut overallnya 10?, sehingga FK yang semula 1,256 menjadi 1,512Hasil analisis menyimpulkan bahwa penyebab ketidakstabilan lereng adalah faktor geometri lereng dan kondisi air permukaan, sedangkan kegiatan untuk menjaga kestabilan lereng pada daerah penelitian adalah penanganan air permukaan dan penanaman rumput yang merambat. Dalam merancang suatu lereng penting untuk melakukan analisis kestabilanya, sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat terjadi.Kata Kunci : Lereng keseluruhan, nilai FK, bishop simplified
RANCANGAN TEKNIS PENAMBANGAN BATUBARA DI KECAMATAN SEBUKU, KABUPATEN NUNUKAN UTARA PROVINSI KALIMANTAN UTARA Wijaya, Adhitya Angga; Hartono, Hartono; Widodo, Priyo; B, Waterman Sulistyana
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Teknologi Pertambangan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitian adalah pertambangan batubara terletak di Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan Utara, Provinsi Kalimantan Utara. Potensi batubara yang cukup besar memerlukan rancangan teknis untuk pengembangan batubara. Rancangan teknis penambangan diharapkan dapat memenuhi stripping ratio kurang dari 13:1 dengan target produksi batubara sebesar 15.000ton/bulan. Metode penelitian meliputi studi literatur melalui jurnal dan laporan perusahaan seperti data eksplorasi, penelitian lapangan, pengolahan data menggunakan software minescape dan melakukan perhitungan kebutuhan alat mekanis. Penelitian model geologi batubara menghasilkan taksiran cadangan sekitar 135.684ton, overburden 1.476.511bcm dan SR rata-rata 10,88:1. Rencana kegiatan penambangan dilakukan selama 9 bulan. Pengupasan dan pengangkutan overburden backhoe PC400LCSE-7 dan? dumptruck Nissan 320CWB. Penggalian dan pengangkutan batubara menggunakan backhoe PC200-7SEF dan dumptruck Nissan 320CWB. Manfaat penelitian adalah hasil perhitungan dapat dipakai untuk acuan kegiatan penambangan sesuai target produksi.Kata kunci: batubara, rancangan teknis, produksi