Mustiningsih Mustiningsih, Mustiningsih
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents
Articles

Found 27 Documents
Search

KOMUNIKASI SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DI SEKOLAH DASAR: MASALAH DAN UPAYA PEMECAHANNYA Mustiningsih, Mustiningsih
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat berperanan penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Sekolah harus menjalin komunikasi efektif dengan masyarakat sebagai pendukungnya. Bahkan sekolah menggunakan sebagian besar waktunya untuk berkomunikasi. Komunikasi adalah ibarat darah kehidupan. Di sekolah dasar (SD) ditemukan masalah komunikasi sekolah dengan masyarakat, termasuk dengan orangtua murid. Penemuan masalah komunikasi tersebut berasal dari hasil penelitian, seminar regional, dan kajian teori. Diperlukan upaya pemecahan masalah komunikasi sekolah dengan masyarakat di SD, baik melalui kajian teoretis, praktis maupun proses analisis.
MANAJEMEN LAYANAN KHUSUS DHAMYSOGA CHARACTER CAMP (DCC) SEBAGAI PEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK Putra, Fauzi Firmansyah; Mustiningsih, Mustiningsih; Sumarsono, Raden Bambang
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.172 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan DCC, (2) pengorganisasian DCC, (3) pelaksanaan DCC dalam mengimplementasikan 5 nilai penguatan pendidikan karakter, (4) monitoring, evaluasi, dan dampak pelaksanaan DCC, dan (5) faktor pendukung, penghambat, dan solusi DCC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini mengungkapkan (1) perencanaan DCC, (2) pengorganisasian DCC, (3) pelaksanaan DCC dalam mengimplementasikan 5 nilai penguatan pendidikan karakter, (4) monitoring, evaluasi, dan dampak pelaksanaan DCC, dan (5) faktor pendukung, penghambat, dan solusi DCC.Kata Kunci: DCC, Manajemen, Karakter Abstract: This study aims to describe (1) DCC planning, (2) the organization of DCC, (3) the implementation of DCC in implementing the 5 values of strengthening character education, (4) monitoring, evaluation, and impact of DCC implementation, and (5) supporting factors , inhibitors, and DCC solutions. This study uses a qualitative approach, with a case study research design. The results of this study revealed (1) DCC planning, (2) organization of DCC, (3) the implementation of DCC in implementing the 5 values of strengthening character education, (4) monitoring, evaluation, and impact of DCC implementation, and (5) supporting factors, inhibitors, and DCC solution. Keywords: DCC, Management, Character 
PERSEPSI DAN SIKAP SISWA TENTANG KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA Krisna, Pungki Randha; Mustiningsih, Mustiningsih; Kusumaningrum, Desi Eri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.292 KB)

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study: (1) to describe the level of student perceptions about scout extracurricular activities; (2) to describe students attitudes towards scout extracurricular activities; and (3) to examine the relationship between perceptions and attitudes of students regarding scout extracurricular activities. This research is included in the quantitative descriptive research with the Dwivariate Correlational research model. Data was collected using a questionnaire obtained from 4 state high schools located in the urban center of Bojonegoro district. The results of this research and development are: (1) Students perceptions of the Scout extracurricular activities in State High Schools throughout the Bojonegoro District are in the Good category; (2) Students attitudes about Scouting extracurricular activities in State High Schools throughout Bojonegoro District are in the Good category; and (3) The relationship between student perception variables and attitude variables related to the Scout extracurricular activities shows that a positive correlation in the State Senior High Schools in Bojonegoro Subdistrict.Key words: student perceptions, student attitudes, scout extracurricular activities ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan, untuk: (1) mendeskripsikan tingkat persepsi siswa tentang kegiatan ekstrakurikuler pramuka; (2) mendeskripsikan sikap siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler pramuka; dan (3) menguji hubungan persepsi dan sikap siswa tentang kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan model penelitian Korelasional Dwivariat. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket yang diperoleh dari dari 4 SMA Negeri yang terletak di pusat perkotaan Kabupaten Bojonegoro. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa: (1) Siswa SMAN di Kecamatan Bojonegoro memiliki tingkat persepsi baik tentang kegiatan ekstrakurikuler Pramuka; (2) Siswa SMAN di Kecamatan Bojonegoro memiliki sikap baik tentang kegiatan ekstrakurikuler Pramuka; dan (3) Ada hubungan positif antara persepsi dan sikap tentang kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMA Negeri se-Kecamatan Bojonegoro.Kata Kunci: persepsi, sikap, kegiatan ekstrakurikuler pramuka
MANAJEMEN ALUMNI DI PONDOK PESANTREN MODERN DAN SALAF (STUDI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID DAN PONDOK PESANTREN SIDOGIRI) Rifqi, Ainur; Imron, Ali; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.4 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6224

Abstract

The aim of this research is describing (1) alumni’s profile of address and proffession, (2) management of alumnus that include planning, organizing, development of alumnus, alumnus empowering, and evaluation, (3) network building of alumnus communication at Pondok Pesantren Nurul Jadid and Pondok Pesantren Sidogiri. `By means qualitative, the research found (1) location, vision, institute, and facilities of pesantren is influencing to spreading and proffession of alumnus; (2) management of alumnus are preparing alumnus candidate, encoding, planning program, developing alumnus, empowering alumnus, and evaluating; (3) network building of alumnus is built by organisation and personal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) profil alumni yang berkaitan dengan tempat bermukim dan profesi alumni, 2) manajemen alumni yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengembangan alumni, pemberdayaan alumni, dan evaluasi, 3) pembangunan jaringan alumni di Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Pondok Pesantren Sidogiri. Melalui penggunaan metode kualitatif, penelitian ini menemukan: 1) letak, tujuan, pendidikan, dan fasilitas pesantren memengaruhi keberasalan dan profesi alumni; 2) manajemen alumni terdiri dari penyiapan calon alumni, pendataan, perencanaan program, pengembangan alumni, pemberdayaan alumni, dan evaluasi; 3) jaringan komunikasi alumni dibangun secara organisatoris dan personal.
SUPERVISI DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI GUGUS SEKOLAH Purnawanti, Enis; Mustiningsih, Mustiningsih; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.2, Februari 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.054 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i2.6133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan: (1) teknik yang digunakan, (2) faktor pendukung dan pendayagunaan, (3) kendala dan cara mengatasi nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi situs di gugus sekolah I dan gugus Sekolah II Unit Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Munjungan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui dua tahap: (1) analisis data tiap gugus, (2) analisis lintas gugus. Hasil penelitian: Teknik yang digunakan adalah teknik kelompok. Faktor pendukung dan pendayagunaan, yaitu (1) kesetiakawanan antar guru dan lembaga cukup tinggi pendayagunaan nya dengan menjalin komunikasi yang efektif antar personil dan antar lembaga; (2) Adanya dana sertifikasi dengan mewajibkan guru mengikuti kegiatan KKG dengan biaya swadaya; (3) wilayah gugus yang tidak luas pendayagunaan dengan melaksanakan koordinasi antar sekolah dan antar personil secara intens. Kendala dan cara mengatasinya yaitu: (1) tidak ada aturan yang resmi dari pemerintah tentang pelaksanaan KKG dan pengelolaan gugus solusinya dengan melaksanakan kegiatan berdasarkan RKAG; (2) komitmen guru masih rendah cara mengatasinya dengan melibatkan semua unsur yang ada di gugus dalam perencanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan; (3) minimnya sarana prasarana penunjang kegiatan, adapun solusinya dengan memanfaatkan fasilitas dari sekolah inti dan lembaga lain.This study aims to describe: (1) the techniques used, (2) supporting factors and utilization, (3) problems and how to resolve it. This study used a qualitative approach with a multi-site study design in school cluster I and group II Unit School Department of Education and Culture District of Munjungan through observation, interviews, and documentation. Analysis of the data in two steps: (1) analysis of the data of each group, (2) analysis across the group. RESULTS: The technique used is the technique of the group. Factors supporting and utilization, namely: (1) solidarity between teachers and institutions is quite high utilization of its by establishing effective communication between personnel and between institutions; (2) The existence of certified funds by requiring teachers to follow KKG with the cost of self-help; (3) the area is not extensive cluster utilization by coordinating an inter-school and inter-personnel is intense. Obstacles and how to overcome them, namely: (1) there are no official rules of the government regarding the implementation of KKG and cluster management solution by implementing activities under RKAG; (2) commitment of teachers is low how to cope with the involvement of all elements in the group in planning, monitoring and evaluation activities; (3) the lack of supporting infrastructure of activity, while the solution is to utilize the facilities of the core schools and other institutions.
HUBUNGAN PENGEMBANGAN KARIR, KOMPETENSI PROFESIONAL, DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA GURU PAUD DI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK Yustiyawan, Rachman Halim; Supriyanto, Achmad; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.366 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6545

Abstract

This research aims to find relationship between career development, competence professional, motivation, with the performance teachers. This research using method quantitative approach with analysis statistic descriptif and path analysis. Research results indicate (1) there is a direct relationship between career development with the performance teachers; between career development with the motivation teachers; between competence professional with the performance teachers; between competence professional with the motivation teachers; and between motivation with the performance teachers; (2) there is a indirect relationship between career development with teacher performance through motivation teachers; between competence professional with teacher performance through motivation teachers.Penelitian ini bertujuan mencari hubungan antara pengembangan karir, kompetensi profesional, motivasi, dengan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur atau (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) terdapat hubungan langsung antara pengembangan karir dengan kinerja guru; antara pengembangan karir dengan motivasi kerja guru; antara kompetensi profesional dengan kinerja guru; antara kompetensi profesional dengan motivasi guru; dan antara motivasi dengan kinerja guru; (2) terdapat hubungan tidak langsung antara pengembangan karir dengan kinerja guru melalui motivasi guru; antara kompetensi profesional dengan kinerja guru melalui motivasi guru
Manajemen Kesiswaan Pada Sekolah Inklusi Hufron, Achmad; Imron, Ali; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.366 KB) | DOI: 10.17977/jph.v4i2.8210

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the student management at inclusion school. This study used a qualitative descriptive approach and multi-site studies design. The techniques of the study were collecting data used interviews, observation and documentation. Data analysis was divided into two phases of data analysis; those are data analysis site and site across data analysis. In checking validity of the data in this study used three kind of validities that are credibility, dependability, and confirmability. Based on those technique data analyses, it is found across the site as follows. First of all, the implementation of new admissions both regular students and students with special needs conducted in line with the new students enrollment requirements of Dikpora Kebumen. In state Elementary School 1 Surotrunan, new students who have special needs were selected and accepted, the range is for students with low till medium needs. In the other hand, State Elementary School Pecarikan using a system of promotion. Secondly, students are placed in a class, moreover, students’ grouping is based on their intelligence, academic ability and special needs. Thirdly, student treatments are given through some habitual activities, extracurricular activities, and incidental activities. Schools require guider (shadow) on each ABK’s.Key Words: management, student, educational inclusionAbstrak: Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan manajemen kesiswaan pada sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data terdiri atas analisis data dalam situs dan analisis data lintas situs. Pengecekan keabsahan data menggunakan tiga kriteria, yaitu kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Temuan lintas situs dalam penelitrian ini sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan PPDB baik siswa reguler maupun siswa ABK dilaksanakan bersamaan sesuai dengan juklak PPDB di SDN 1 Surotrunan, siswa ABK di seleksi yang diterima adalah ABK yang mempunyai jenis kebutuhan ringan ke sedang, sedangkan SDN Pecarikan menggunakan sistem promosi. Kedua, siswa ditempatkan menjadi satu kelas, pengelompokan siswa berdasarkan kecerdasan, kemampuan akademik, dan kebutuhan khusus. Ketiga, pembinaan kesiswaan dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, ekstrakurikuler, dan kegiatan insidental. Sekolah mewajibkan pendamping (shadow) untuk siswa ABK.Kata kunci: manajemen, kesiswaan, sekolah inklusi
Manajemen Program Internasionalisasi di International Office (IO) dalam Mewujudkan World Class University Andari, Shelly; Soetopo, Hendyat; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 4: Desember 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.259 KB) | DOI: 10.17977/jph.v4i4.8203

Abstract

Abstract: This research is aimed to describe how to manage internationalization program of International Office in order to bring them into World Class University. Internationalization program is a way to raise excellence factors, such as concentration of talent. I used qualitative approach and multi cases study to describe the management process. The result showed that internalization program management that consisted of planning, actuating, and monitoring and evaluation of internationalization program were done by all of components in each university that related to internationalization program.Key Words: management, internationalization program, International Office, World Class UniversityAbstrak: Penelitian ini mendeskripsikan manajemen program internasionalisasi International Office dalam mewujudkan universitas berkelas dunia atau World Class University. Program internasionalisasi merupakan salah satu strategi untuk memenuhi kriteria dalam mencapai universitas berkelas dunia atau excellence factors yakni concentration of talent. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi multikasus. Peneliti melakukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program internasionalisasi yang terdiri dari penyusunan program, implementasi program, dan monitoring serta evaluasi program dilaksanakan oleh International Office dan dibantu oleh segenap komponen yang bersangkutan dengan program tersebut.Kata kunci: manajemen, program internasionalisasi, International Office, World Class University
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS TAUHID DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Qoriah, Ulfa Muadhatin; Bafadal, Ibrahim; Mustiningsih, Mustiningsih
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.912 KB)

Abstract

Abstract: The focus of this research is aimed to know the preparation academic calendar, schedule preparation lessons, learning-based implementation of tauhid, barriers and solutions implementation and curriculum-based learning of tauhid. This study uses qualitative methods. While this type of research is research case studies. Data collection procedure using the techniques of observation, interview and documentation. Implementation of curriculum-based learning, and the one being tawheed is the planting of civilization in the form of etiquette towards teachers, learning, subject matter and self. In addition to this form of conditioning the planting characters be fasting on Mondays and Thursdays, charity and read surah Al Kahfi every Friday and honesty. Keywords: management, character and tauhid. Abstrak: Fokus penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui penyusunan kalender akademik, penyusunan jadwal pelajaran, implementasi pembelajaran berbasis tauhid, hambatan dan solusi implementasi kurikulum dan pembelajaran berbasis tauhid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Implementasi kurikulum dan pembelajaran berbasis tauhid tersebut salah satunya adalah adanya penanaman adab berupa adab terhadap guru, pembelajaran, materi pelajaran dan diri sendiri. Selain itu berupa pembiasaan penanaman karakter berupa puasa Senin Kamis, berinfak dan membaca surah Al Kahfi setiap hari Jum’at dan kejujuran. Kata Kunci: manajemen, karakter, tauhid.
PROSES PERUBAHAN STATUS MADRASAH SWASTA MENJADI MADRASAH NEGERI Tohirin, Ahmad; Mustiningsih, Mustiningsih; Sultoni, Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.102 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) the base of change of madrasah status, (2) the change process of madrasah status, (3) the arrangement of teachers and administrative staff  after becoming a public madrasah, (4) infrastructure administration, and (5) impacts of the change. This study used qualitative approach with a case study design. Results indicate that the base of changes in the status, the change process in the school status influenced organizational aspects including teachers, administrative staff and facilities. Keywords: change process, organizational madrasah status. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) dasar pelaksanaan perubahan status madrasah, (2) proses pelaksanaan perubahan status madrasah, (3) penataan guru dan tenaga kependidikan setelah menjadi madrasah negeri, (4) penataan sarana dan prasarana, dan (5) dampak perubahan status madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan dasar perubahan status madrasah, proses sekaligus berdampak pada aspek-aspek perubahan lainnya yaitu guru, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana. Kata Kunci: proses perubahan, status organisasi madrasah.