Neni Wahyuningtyas, Neni
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

MEMBANGUN KOLEGIALITAS CALON GURU IPS MELALUI LESSON STUDY Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul; Adi, Khofifatu Rohmah
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 9, No 2 (2015): Desember
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.923 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan upaya dalam membangun kolegialitas calon guru IPS melalui Lesson Study. LS dapat membantu calon guru IPS dalam mencapai tujuan pembelajaran melalui kolegialitas. Hal ini sangat dimungkinkan mengingat dalam setiap tahapan LS mulai dari plan, do, sampai see selalu dilakukan secara kolaboratif antara peserta KPL (kajian & praktek Lapangan) dan dosen pendamping lapangan sehingga terjadi komunikasi intensif. Perencanaan yang dilakukan secara kolaboratif dapat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif. Selain itu dengan penerapan LS ini terjalin mutual learning, dimana peserta LS memiliki niat yang sama untuk menciptakan komunitas belajar. Kata-kata Kunci: Kolegialitas, Calon Guru IPS, Lesson Study.Abstract: this study tends to describe the effort in shaping collegiality between the prospective social studies teacher based on lesson study (LS). LS could help the prospective teacher to gain the learning outcomes through collegiality. This might be happened when the apprenticed student and the supervisor designs the plan, the do, and the see collaboratively. Therefore, the condition creates an intensive communication. The collaborative plan could be a main basis to create the effective teaching. In addition, the practice of LS would shape the mutual learning when the apprenticed students have the same purpose in creating learning communityKeywords: collegiality, prospective social studies teacher, Lesson Study
DIGITAL DIVIDE PEREMPUAN INDONESIA Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 10, No 1 (2016): JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA, JUNI 2016
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.031 KB)

Abstract

Abstrak: Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi selama ini telah membawa perubahan bagi masyarakat. Hal itu membawa konsekuensi berupa masalah digital divide bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia. Selama ini peran perempuan dalam perkembangan teknologi informasi masih belum banyak jika dibandingkan dengan laki-laki. Ada beberapa faktor yang menyebabkan digital divide kaum perempuan yaitu tingkat ketrampilan dan pendidikan, masalah bahasa, keterbatasan waktu, adanya stereotipe seksi yang disematkan pada perempuan sehingga mudah dilecehkan, dan norma budaya serta sosial yang berkembang. Mengingat pentingnya masalah ini, sudah saatnya untuk melakukan tindakan guna memastikan bahwa perempuan di Indonesia dapat mengaktifkan dirinya di era informasi. Adapun upaya untuk mempersempit digital divide pada perempuan diantaranya literasi informasi, menghilangkan diskriminasi gender, membangun kebijakan dan budaya gender yang transformative, dan meningkatkan skill dan kompetensi dengan Bimtek TIK. Abstract: Information dan communication technology has bought changes in our society. Along with its development, many concequences occur in developing countries as well as Indonesia. Women role in the development of information and communication technology is lesser than men. There are many factor causing the digital divide of Indonesian women i.e. skill and education level, language problem, lack of time, sexist stereotype, social and cultural norms. Considering to this issue, it is important to take action to ensure women in Indonesia to be more active and involve in the development of information and communication technology. There are many ways to decrease the digital divide of Indonesian women i.e. information literacy, eliminating gender discrimination, transformative and gender responsive policy, increasing women skill and competency trough education and training.
PENGEMBANGAN BUKU KSM BIDANG GEOGRAFI TINGKAT MADRASAH ALIYAH Amin, Saiful; Wahyuningtyas, Neni
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 5 (2017)
Publisher : JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku Kompetisi Sains Madrasah (KSM) bidang Geografi pada jenjang Madrasah Aliyah. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan ini mengacu pada Model Pengembangan Dick dan Carey dengan tahapan: (1) analisis buku, (2) identifikasi silabus, (3) analisis materi, (4) penyusunan buku, (5) validasi ahli, (6) revisi produk, (7) uji coba lapangan, dan (8) revisi akhir produk buku. Instrumen yang digunakan, yaitu angket validasi ahli (materi, bahasa, desain, dan rancangan pembelajaran) dan uji coba lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku KSM Bidang Geografi telah memenuhi standar layak. Hal ini terbukti dengan hasil validasi ahli dan uji coba lapangan yang menunjukkan bahwa buku KSM Bidang Geografi berada pada kualifikasi antara efektif dan sangat efektif. Untuk pengembangan lebih lanjut beberapa saran, yaitu (1) dikembangakan pada semua topik KSM Bidang Geografi yang mengacu pada silabus International Geography Olympiad (IGEO); (2) dilakukan uji coba lapangan dengan mengambil sampel yang diperluas di wilayah Indonesia; (3) dilakukan tes kemampuan siswa sebelum dan sesudah membaca buku hasil pengembangan ini dalam bentuk uji coba eksperimen.Kata Kunci: Pengembangan, Kompetisi Sains Madrasah (KSM), Geografi,Madrasah Aliyah
Pengembangan buku pedoman lab alam Fakultas Ilmu Sosial untuk Siswa SMP Ratnawati, Nurul; Sukamto, Sukamto; Nyoman Ruja, I; Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 2, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.14 KB)

Abstract

Purpose of this research is to produce guidelines for the use of natural labs Faculty of Social Sciences to be used by junior high school students as supplement in learning IPS Class VII semester 1. The research method used in this research is research & development with 4- D (four D models). The model consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. Book eligibility is validated by material experts and instructional media. Experimental material validation score of 87.96% and expert media learning validation score of 91.66%. Based on these results, it can be saved KeywordsGuidelines, Natural Labs http://dx.doi.org/10.17977/um022v2i22017p061
Strategi Penghidupan Ekonomi Berkelanjutan Kaum Perempuan Rumah Tangga Petani Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Pasca Erupsi Gunungapi Kelud Tahun 2014 Wahyuningtyas, Neni
Media Komunikasi Geografi Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1909.76 KB)

Abstract

Perempuan dalam setiap bencana umumnya hanya dipandang sebagai korban yang pasif dan tidak melakukan apa-apa setelah bencana terjadi. Padahal peran perempuan dalam bencana dapat berpengaruh besar dalam percepatan upaya pemulihan pasca bencana. Dari hasil pengolahan data mentah dilapangan, strategi adaptasi yang dilakukan oleh perempuan Desa Pandansari pasca erupsi Gunungapi Kelud tahun 2014 mencakup adaptasi sosial dan ekonomi. Pada adaptasi sosial beberapa perempuan mengalokasikan seluruh anggota keluarga untuk bekerja, bentuk lain dari adaptasi ini adalah dengan adanya kegiatan kumpul warga yang rutin dilakukan seminggu sekali. Dan pada adaptasi ekonomi, beberapa perempuan  menerapkan diversifikasi pekerjaan untuk meningkatkan pendapatan keluarga sementara menunggu lahan pertanian dapat diolah kembali. Seluruh bentuk adaptasi tersebut merupakan upaya untuk memulihkan sumber-sumber penghidupan dengan cepat.Kata kunci: sumber penghidupan, berkelanjutan, perempuan, dan KeludABSTRACT Women in every disaster are generally only seen as passive victims and do nothing after the disaster. Whereas the role of women in disasters can have a major impact in the acceleration of post-disaster recovery efforts. From the results of raw data processing in the field, adaptation strategies implemented by Pandansari Village women after the eruption of Gunungapi Kelud in 2014 include social and economic adaptation. In social adaptation some women allocate all family members to work, another form of adaptation is with the regular gathering of citizens once a week. And in economic adaptation, some women apply job diversification to increase family income while waiting for agricultural land to be reprocessed. All forms of adaptation are an attempt to restore livelihood resources quickly.Keywords: livelihood, sustainable, women, and Kelud
PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA KARANGWIDORO PASCA ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE PERUMAHAN Haris, Abdul; Subagio, Lutfi Bagus; Santoso, Fajar; Wahyuningtyas, Neni
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.452 KB)

Abstract

Dinamika peradaban manusia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zaman. Salah satu faktor yang mempengaruhi peradaban adalah perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitar seperti yang dialami oleh masyarakat Desa Karangwidoro. Masyarakat Desa Karangwidoro mengalami perubahan setelah adanya alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perumahan. Dalam penelitian ini akan berfokus pada pola kehidupan masyarakat Desa Karangwidoro pasca pembangunan perumahan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Metode ini menempatkan peneliti sebagai instrumen utama sekaligus pengumpul data. Melalui penelitian ini telah diketahui bahwa masyarakat Desa Karangwidoro tetap menjalin interaksi dengan sesama warga, kesadaran pendidikan masyarakat meningkat serta masyarakat masih memegang dan melestarikan tradisi meskipun telah terjadi perubahan pada lingkungan sekitar dan banyaknya masyarakat luar yang menetap di desa ini.
Pengaruh pembelajaran IPS berbasis proyek terhadap persepsi konsumsi berkarakter mahasiswa S1 Pendidikan IPS Universitas Negeri Malang Adi, Khofifatu Rohmah; Rosyida, Fatiya; Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 1, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.445 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of the project-based learning social studies consumer perceptions of student character. Consumer perception of the character of this research is focused on the consumption of environmentally sound because it was found that the students are less concerned about the environment, especially the cleanliness class. This type of research including quasi experimental, aimed at assessing the effect of an action learning on students' perceptions before and after treatment. Subjects were students of 2015 batch S1 IPS which follows the introductory economics course. The instrument used to measure the consumption of environmentally sound perception using a questionnaire with Likert scale. Based on the homogeneity test the cognitive abilities of students conclusion has a homogeneous character and definitive experimental group and the control is done randomly. This study analyzed SPSS 22.0 for Windows using independent sample T-test. Results of the analysis showed that there were significant differences between the control and experimental class class. Therefore, it can be concluded that the application of project-based learning IPS effect on consumer perceptions of character. In project-based learning allows students trying to construct their own knowledge and actively involved in seeking information so it is expected that students are able to connect theory gained with the existing reality in the environment.Keywords: Project Based Learning, Perception Character consumption http://dx.doi.org/10.17977/um022v1i12016p065
Identifikasi Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Karangwidoro Kecamatan Dau Kabupaten Malang Haris, Abd; Subagio, Lutfi Bagus; Santoso, Fajar; Wahyuningtyas, Neni
Media Komunikasi Geografi Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.52 KB)

Abstract

Abstract Land is a strategic resource that has value economically. Currently, the amount of agricultural land annually continues to decrease. The reduced number of agricultural land is the result of an increase in the number and activity of the population and development activities. The research method used in this research is qualitative. This study attempts to examine the conversion of agricultural land and its impact on the socio-economic conditions of the communities of Karangwidoro Village. Based on the results of the research note that land transfer function in Karangwidoro Village including the type of massive transfer of functions. Almost all kawsan Karangwidoro village is now a settlement, whereas previously a farming area. The area of land that has been transformed into housing from 2003 to 2017 is approximately 193 hectares. As a result of the conversion of agricultural land into housing makes the people of Karangwidoro Village experiencing the transition of livelihood or commonly referred to as economic transformation.Keywords: Land Functionality Transfer, Agriculture, Social, Karangwidoro Abstrak Tanah merupakan sumberdaya strategis yang memiliki nilai secara ekonomis. Saat ini, jumlah luasan tanah pertanian tiap tahunnya terus mengalami pengurangan. Berkurangnya jumlah lahan pertanian ini merupakan akibat dari adanya peningkatan jumlah dan aktivitas penduduk serta aktivitas pembangunan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji alih fungsi lahan pertanian dan dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi masayarakat Desa Karangwidoro. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Alih fungsi lahan di Desa Karangwidoro termasuk jenis alih fungsi yang masif. Hampir seluruh kawsan Desa Karangwidoro saat ini menjadi pemukiman, padahal sebelumnya merupakan kawasan pertanian. Luas lahan yang berubah menjadi perumahan sejak 2003 hingga 2017 kurang lebih sekitar 193 hektar. Akibat alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan menjadikan masyarakat Desa Karangwidoro mengalami peralihan mata pencaharian atau biasa disebut dengan istilah transformasi ekonomi.Kata kunci: Alih Fungsi Lahan, Pertanian, Sosial, Karangwidoro