Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Penggunaan Koil Racing Terhadap Daya Pada Sepeda Motor Oetomo, Joko Agung Setiyo; Sumarli, Sumarli; Paryono, Paryono
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 22, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Di dunia otomotif untuk meningkatkan performa mesin bisa dilakukan dengan memaksimalkan kinerja dari sistem pengapian guna memperbesar percikan bunga api dari busi agar campuran bahan bakar dan udara bisa terbakar dengan sempurna. Pembakaran yang sempurna akan menyebabkan kinerja motor menjadi meningkat. Oleh karena itu penggunaan koil racing sebagai piranti yang bertugas untuk memperkuat percikan bunga api pada busi diharapkan mampu meningkatkan daya secara optimal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui daya yang dihasilkan sebuah sepeda motor yang menggunakan koil standar (2) Untuk mengetahui daya yang dihasilkan sebuah sepeda motor yang menggunakan koil racing (3) Untuk menemukan adanya perbedaan daya yang dihasilkan antara sepeda motor yang menggunakan koil standar dengan yang menggunakan koil racing. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen. Obyek dalam penelitian ini adalah sepeda motor Yamaha Vega R 110cc. Analisis data yang dipakai adalah analisis Independent Sample T Test dengan menggunakan program SPSS 17 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terendah yang dihasilkan koil standar adalah 6,70 Hp pada putaran mesin 1500 rpm dan daya tertinggi yang dihasilkan adalah 11,17 Hp pada putaran mesin 4500 rpm. Sedangkan daya terendah yang dihasilkan koil racing adalah 7,28 Hp pada putaran mesin 1500 rpm dan daya tertinggi yang dihasilkan adalah 12,35 Hp pada putaran mesin 4500 rpm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan koil racing pada sepeda motor memberikan pengaruh yang positif terhadap daya yang dihasilkan. Dimana daya yang dihasilkan dengan menggunakan koil racing lebih tinggi daripada daya yang dihasilkan dengan menggunakan koil standar, tetapi tidak ada perbedaan daya yang signifikan antara sepeda motor yang menggunakan koil standar dengan yang menggunakan koil racing. Dengan kata lain terdapat perbedaan tetapi tidak signifikan antara penggunaan koil standar dengan penggunaan koil racing terhadap daya di putaran mesin 1500 sampai 4500 rpm pada sepeda motor Yamaha Vega R 110cc.
PEMAHAMAN, SIKAP, PENERAPAN SMM ISO 9001:2008, DAN KINERJA PROFESIONAL GURU MATA DIKLAT PRODUKTIF KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMK Roziqin, Anang Ainur; Mukhadis, Amat; Sumarli, Sumarli
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 35, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/tk.v35i2.3771

Abstract

The under­standing, attitudes, application of ISO 9001:2008 QMS and the pro­fessional performance of teachers in a productive subjects in Machining Engi­neering Department Vocational High School. The purpose of this study is to investi­gate the relationships between the under­standing, attitudes, and application of ISO 9001:2008 QMS with teachers? professional per­formance. The samples of this study are 59 teachers of productive subject at vocatio­nal high school in the city of Surabaya and collected by using a proportional random sampling method. The analysis of data are conducted by using de­scriptive statistics, regression and correlation tests. The results show that the understanding variable is in the category of  "good", the attitude variable is in the category of "very good", the application variable is in the category of "good", and the professional performance of teachers is in the category of "very good". The better the understanding, attitudes, and application of ISO 9001:2008 QMS, the better the professional performance of teachers productive will be. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pemahaman, sikap, dan penerapan SMM ISO 9001:2008 dengan kinerja profesional guru. Jumlah sampel sebanyak 59 guru produktif SMK di kota Surabaya dengan metode proportional random sampling. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji korelasi, dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan variabel pemahaman dalam kategori baik, sikap dalam kate­gori sangat baik, penerapan dalam kategori baik, dan kinerja profesional guru dalam kategori sangat baik. Semakin baik pemahaman, sikap, dan penerapan SMM ISO 9001:2008 maka semakin baik pula kinerja profesional guru produktif.
Faktor-faktor yang Mendasari Mahasiswa Program S1 PTM FPTK IKIP Malang dalam Memilih Tugas Akhir Sumarli, Sumarli
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (1994): MARET
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/tk.v17i1.7262

Abstract

Faktor-faktor yang Mendasari Mahasiswa Program S1 PTM FPTK IKIP Malang dalam Memilih Tugas Akhir
POLA ALIRAN DAN PENURUNAN TEKANAN PADA ALIRAN DUA FASE GAS-CAIR MELEWATI PENGECILAN PIPA SECARA MENDADAK Sumarli, Sumarli
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 31, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/tk.v31i1.3186

Abstract

Abstract: The Flow Patterns and Pressure Drop on Two-Phase Gas-Liquid Through Sudden Contraction. The aim of this research is to describe the flow patterns and pressure drop on two-phase gas-liquid through sudden contraction. It limits the contraction coefficient (S) into three variants: S = 0,8; S = 0,6 and S = 0,4. For describing the distribution and pressure drop, it uses two-dimension line graphics. The result shows that (1) the flow pattern in horizontal contraction tends to shape separated flow, meanwhile in vertical contraction it tends to shape homogenous inflated flow; (2) the pressure on pipe surfaces before contraction surface is bigger than those of ducting axis; (3) the pressure on pipe surfaces after contraction surface is smaller than those of ducting axis; (4) the pressure drop turn into bigger on bigger mass flux and mixture quality; (5) the pressure drop in homogenous flow is bigger than those of separated flow; and (6) the difference average between calculated and theoretical pressure drop is less than 20%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MESIN KONVERSI ENERGI Humami, Faris; Mukhadis, Amat; Sumarli, Sumarli
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 37, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/tk.v37i2.4428

Abstract

The Effect of Numbered Heads Together (NHT) Learning Model and Ad­ver­si­­ty Quotients on Learning Achievement  in Energy Convertion Machine Lessons. The pur­­­pose this research was to examine the significant difference on learning achie­­ve­­­­ment bet­ween students who learnt using NHT learning mo­del and con­ven­tio­nal learning model that con­si­dered students? adversity quotient along with its in­ter­ac­ti­on. This study used a quasi ex­perimental research design with non-equivalent con­­trol gro­­­up de­sign me­thodand were analyzed using two way ANOVA. The  results of this stu­dy: (1) there was sig­­­ni­fi­can­t difference on learn­ing achievement bet­ween stu­dents that were treated using NHT learning mo­­del and con­v­en­tio­nal learning mo­del and the significant value was 0.01; (2) there was sig­ni­fi­can­­­t dif­fe­rence on learn­­­ing ac­­hievement between high adversity quotient and low adversity quotient stu­dents and the significant value was 0.02; and (3) there was no sig­ni­fi­can­t in­ter­ac­ti­on bet­ween learn­­­­ing model and adversity quotient and the sig­ni­fi­cant  value was 0.31. Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi perbedaan prestasi bel­ajar  antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NHT dan yang meng­­­gunakan pembelajaran konvensional de­ngan mem­­per­tim­bangkan adversity quo­tient siswa, serta interaksinya. Rancangan pe­ne­­li­ti­an­­ ada­l­ah eksperimen semu de­ngan metode non-equivalent control group de­­sign dan di­ana­lisis dengan analisis va­rians dua jalur. Hasil pe­ne­li­ti­­an: (1) ter­dapat perbedaan prestasi belajar yang sig­­ni­fi­kan an­ta­ra siswa yang di­ke­­­nai model pem­belajaran NHT dan kon­ven­sio­­nal de­ngan ni­lai sig­nifikansi 0,01; (2) ter­dapat perbedaan prestasi belajar yang sig­­­nifikan an­tara siswa yang memiliki ad­ver­sity quotient tinggi dan rendah dengan ni­lai signifikansi 0,02; dan (3) tidak  ter­da­­­­pat  interaksi  yang  signifikan  antara  model  pem­belajaran  dan ad­­versity quotient terhadap prestasi bel­ajar dengan nilai sig­ni­fi­kan­si 0,31.
Analisis Model Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share Berbasis Pemecahan Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Sumarli, Sumarli
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 3, No 1 (2018): March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.96 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v3i1.335

Abstract

Pembelajaran fisika sampai saat ini lebih mengutamakan penilaian hasil belajar tanpa menilai proses pembelajarannya. Selain itu, sistem penilaian prestasi siswa lebih banyak didasarkan melalui tes-tes yang sifatnya menguji kemampuan kognitif tingkat rendah sehingga menyebabkan rendahnya prestasi siswa Indonesia di bidang sains khususnya fisika yang masih di bawah rata-rata internasional. Kemampuan kognitif tingkat rendah ini belum melibatkan proses analisis siswa. Untuk melibatkan proses analisis siswa diperlukan tes yang menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi. Namun untuk memberikan tes yang dapat menguji kemampuan kognitif tingkat tinggi diperlukan proses pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa. Pembelajaran yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat dikembangkan melalui pembelajaran langsung dengan tujuan agar siswa dapat memperoleh ingatan dalam jangka panjang dan siswa juga dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri, tetapi kenyataannya secara umum pembelajaran fisika didominasi dengan metode ceramah. Aktivitas siswa hanya terbatas pada mendengarkan, mencatat, menjawab pertanyaan bila guru memberikan pertanyaan, maka proses pembelajaran tersebut jelas tidak mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam beraktivitas. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah model pembelajaran tipe Think-Pair-Share (TPS) berbasis pemecahan masalah. Model ini dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa, membuat siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga siswa belajar konstruktif tidak bersifat hapalan dan melatih siswa untuk melakukan proses berpikir dan mengungkapkan pendapat dalam memecahkan permasalahan yang ada. Dengan adanya model pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan seiring dengan meningkatnya prestasi belajar siswa serta terwujudnya pmbelajaran fisika yang lebih bermakna.
Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum Fisika: Pengujian Jenis Kawat Konduktor Komersial Sumarli, Sumarli; Murdani, Eka; Wijaya, Andika Kusuma
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 2, No 2 (2017): September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.098 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v2i2.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku petunjuk praktikum fisika pengujian jenis kawat konduktor komersial serta mengetahui kelayakan dan respon mahasiswa terhadap buku petunjuk praktikum fisika pengujian jenis kawat konduktor komersial. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau R & D (Research and Development) yang dimodifikasi dari Sugiyono. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisika STKIP Singkawang dengan mahasiswa program studi Pendidikan Fisika dan dosen pengampu mata kuliah listrik magnet sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan buku petunjuk praktikum fisika pengujian jenis kawat konduktor komersial yang dihasilkan memiliki kriteria “Sangat Layak” berdasarkan penilaian dari ahli materi dengan persentase mencapai 90,00%, penilaian dari ahli media dengan persentase mencapai 95,00%, dan penilaian akhir dosen pengampu mata kuliah listrik magnet dengan persentase mencapai 86,76%. Buku petunjuk praktikum fisika mendapat respon “Sangat baik” dari mahasiswa dengan persentase mencapai 76% pada uji coba terbatas I dan mencapai 80% pada uji coba terbatas II.
Hubungan Antara Penguasaan Pengetahuan Prasyarat, Kemampuan Berpikir, dan Lamanya Menyelesaikan Soal dengan Keberhasilam Memecahkan Soal-Soal Kinematika Sumarli, Sumarli
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 21, No 2 (1998)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/tk.v21i2.553

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk menganalisis adakah korelasi antara penguasaan pengetahuan prasyarat (prinsip-prinsip kinematika dan matematika), kemampuan berpikir, dan lamanya menyelesaikan soal dengan keberhasilan memecahkan soal-soal kinematika, (2) untuk menganalisis kontribusi dari penguasaan pengetahuan prasyarat, kemampuan berpikir, dan lamanya menyelesaikan soal dalam memprediksi keberhasilan memecahkan soal-soal kinematika. Subjek penelitian adalah mahasiswa PTM FPTK IKIP Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada korelasi (r = 0,79) antara penguasaan pengetahuan prasyarat dan kemampuan berpikir dengan keberhasilan memecahkan soal-soal kinematika, namun tidak ada korelasi antara lamanya menyelesaikan soal dengan keberhasilan memecahkan soal-soal kinematika; dan (2) dalam memprediksi keberhasilan memecahkan soal-soal kinematika, penguasaan prinsip-prinsip kinematika dan matematika memberi kontribusi 42,59%, kemampuan berpikir 35%, dan lamanya menyelesaikan soal 1,44%.
Pengaruh Besar Sudut Pipa Pemasukan Sumarli, Sumarli
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya 1993: SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/tk.v1i1.7248

Abstract

Pengaruh Besar Sudut Pipa Pemasukan
PENGARUH PERUBAHAN VOLUME RUANG BAKAR TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR Prawoto, Ridlo Alifsandi; Sumarli, Sumarli; Widiyanti, Widiyanti
Jurnal Teknik Otomotif Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Teknik Otomotif Kajian Keilmuan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1983.405 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui perbedaan daya antara sepeda motor Honda Astrea Grand C100 yang menggunakan volume ruang bakar standar dengan volume ruang bakar modifikasi (2) Untuk mengetahui perbedaan konsumsi bahan bakar antara sepeda motor Honda Astrea Grand C100 yang menggunakan volume ruang bakar standar dengan volume ruang bakar modifikasi. Penelitian yang dilakukan adalah termasuk penelitian “true experiment posttest control group design”. Analisis data yang digunakan adalah metode uji beda dua sampel berpasangan (uji-T) dengan menggunakan program SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya mesin yang signifikan. Namun daya yang dihasilkan dengan menggunakan volume ruang bakar standar tetap lebih baik dari pada menggunakan volume ruang bakar modifikasi. Sesuai penelitian yang telah dilakukan daya yang dihasilkan mesin menggunakan volume ruang bakar standar sebesar 2,968 HP dan menggunakan volume ruang bakar modifikasi 2,829 HP, kemudian hasil penelitian mesin yang menggunakan volume ruang bakar modifikasi memerlukan waktu yang lebih lama dalam mengkonsumsi bahan bakar dari pada mesin dengan menggunakan volume ruang bakar standar. Modifikasi paking dapat menghemat konsumsi bahan bakar pada mesin Honda Astrea Grand C 100. Sesuai penelitian waktu konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan mesin Honda Astrea Grand C100 dengan menggunakan volume ruang bakar modifikasi selama 3,143 s/5ml dan mesin dengan volume ruang bakar standar yang memerlukan waktu 2,545.