Articles

Found 8 Documents
Search

Pemetaan Kompetensi, Sikap, Tanggung Jawab, dan Jumlah Jam Guru Bersertifikat Pendidik dalam Mengelola Pembelajaran di SMK Se-Malang Raya

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 20, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.728 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan pemetaan profil kompetensi, sikap, tanggung jawab, dan jumlah jam mengelola pembelajaran guru bersertifikat pendidik pada SMK Negeri se-Malang Raya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif, metode yang digunakan teknik sampling dengan subyek penelitian guru bersertifikat pendidik SMK N se-Malang Raya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan, lembar observasi berupa angket dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: profil kompetensi pedagogik, kepribadian,sosial, professional termasuk kategori “kompeten”, profil sikap kognitif, konatif termasuk kategori “baik” dan profil sikap affective termasuk kategori “sangat baik”, Profil tanggung jawab melaksanakan pengembangan kurikulum memenuhi kategori “sangat tinggi”, melaksanakan pembelajaran  termasuk katagori “sangat Tinggi”,  membimbing siswa termasuk kategori “sangat tinggi”, dan profil jumlah jam mengelola pembelajaran termasuk kategori “memenuhi” ditinjau dari Undang-Undang No.14 tahun 2008 tentang Guru dan Dosen.

Perkembangan Teknologi Sistem Pengapian pada Otomotif

Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya 1993: JANUARI
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69339.28 KB)

Abstract

Perkembangan Teknologi Sistem Pengapian pada Otomotif

IMPLIKASI PROGRAM SARJANA MENGAJAR PADA SMK DI JAWA TIMUR

Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.248 KB)

Abstract

The goals of this research is to describe more fully about the implications sarjana mengajar program in terms of success for fulfillment of vocational high school teachers, learning management, and improving the quality of learning. This research is qualitative descriptive study with multi-site research. The techniques of data analysis is descriptive qualitative analysis. Based on the data analysis results, there were three conclusions. First, sarjana mengajar program was on target for fulfillment of vocational high school teachers in the school target. Second, the role of sarjana mengajar participants for developing learning management in school target was already quite good, but still need improvement in some aspects of that learning objectives can actually be achieved. Third, sarjana mengajar program had a role to improving the quality of learning in schools target, but still needed more in-depth scrutiny to continue improving the quality of learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih dalam terkait implikasi program sarjana mengajar ditinjau dari segi keberhasilan dalam pemenuhan guru SMK, manajemen pembelajaran, dan peningkatan mutu pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Rancangan penelitiannya yaitu studi kasus multisitus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data, diperoleh 3 kesimpulan. Pertama, program sarjana mengajar tepat sasaran dalam pemenuhan guru SMK di sekolah tujuan program. Kedua, peran peserta sarjana mengajar dalam mengembangkan manajemen pembelajaran di sekolah tujuan program sudah cukup baik, namun masih perlu adanya perbaikan pada beberapa aspek agar tujuan pembelajaran benar-benar dapat dicapai. Ketiga, program sarjana mengajar turut berperan dalam peningkatan mutu pembelajaran pada sekolah tujuan program, namun masih diperlukan pengawasan yang lebih mendalam untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran.

Aplikasi Berbasis M-KNN untuk Mendukung Keputusan Perekrutan Pemain yang Sesuai dengan Kebutuhan Tim Sepakbola

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 6 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.999 KB)

Abstract

Sepakbola adalah masing-masing regu atau kesebelasan berusaha menguasai bola, memasukan bola ke dalam gawang lawan sebanyak mungkin, dan berusaha mematahkan serangan lawan untuk melindungi atau menjaga gawangnya agar tidak kemasukan bola. Dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa tujuan bermain sepakbola adalah untuk mencetak angka atau gol. Tiap-tiap pemain mempunyai fungsi yang berbeda-beda yaitu penyerang atau pemain depan berfungsi sebagai penyerang, oleh karena itu seorang 3 pemain depan dituntut untuk dapat mencetak gol ke gawang lawan. Kemudian pemain tengah atau gelandang berfungsi sebagai pengumpan bola atau bisa juga gelandang bertugas membantu penyerang untuk memasukkan bola ke gawang. Selain itu, ada juga pemain belakang atau defender yang berfungsi menjaga pertahanan gawang dari serangan para lawan. Akan tetapi selain bertugas sebagai bertahan, pemain belakang atau yang lebih sering disebut bek juga dapat bertugas membantu penyerangan. Oleh karena tiap pemain memiliki fungsi atau tugas masing-masing yang berbeda, tentunya hal tersebut berpengaruh kepada tendangan masing-masing pemain tergantung posisi yang dimiliki. MkNN merupakan pengembangan dari metode k-Nearest Neighbour (kNN). MkNN memberi label kelas pada data pengujian berdasarkan k data pelatihan yang tervalidasi dan bobot dari masing-masing data pelatihan tersebut, bukan hanya berdasarkan jarak terdekat seperti yang dilakukan pada kNN. MkNN memberikan kesempatan yang lebih besar bagi data pelatihan yang memiliki validitas yang tinggi, sehingga klasifikasi tidak terlalu terpengaruh pada data yang kurang stabil atau memiliki validitas yang rendah. Hasil perhitungan MkNN  yang dilakukan sistem pendukung keputusan sama dengan hasil perhitungan secara manual. Keakurasian aplikasi sistem pendukung keputusan ini dalam menentukan posisi pemain mendapatkan hasil 90%.

PEMBELAJARAN BERBANTU KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN SENSOR DAN AKTUATOR UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SISWA SMK KELAS XI TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI

Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.403 KB)

Abstract

This research aims to improve students understanding of the functions and workings circuit components on the subjects of sensor and actuator material and a light sensor heat sensor, improve the skills of students in the subjects of sensors and actuators, overcoming the lack of lab materials. This research was conducted using the method of classroom action research (PTK) and Taggart Kemmis models for 3 cycles through the four stages, namely: (a) planning, (b) action, (c) observation and (d) reflection. Practical learning strategies provided through computer simulations using a computer program Livewire Professional Edition. Understanding and skills in the definition, function, characteristics and workings of the circuit components of light sensor (LDR, and optoisolator phototransistor) and a heat sensor (thermistor) increasing from the first cycle, second cycle and third cycle. Limitations of equipment, materials and lab time can be solved by using the simulation lab simulator Livewire.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap fungsi komponen dan cara kerja rangkaian pada mata pelajaran sensor dan aktuator materi sensor cahaya dan sensor panas, meningkatkan keterampilan siswa pada mata pelajaran sensor dan actuator, mengatasi permasalahan kurangnya bahan praktikum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart selama 3 siklus melalui 4 tahapan, yaitu (a) perencanaan, (b) tindakan, (c) pengamatan dan (d) refleksi. Strategi pembelajaran diberikan melalui praktikum simulasi komputer menggunakan program komputer Livewire Professional Edition. Pemahaman dan keterampilan siswa terhadap pengertian, fungsi, karakteristik komponen dan cara kerja rangkaian sensor cahaya (LDR, fototransistor dan optoisolator) dan sensor panas (termistor) semakin meningkat mulai dari siklus pertama, siklus kedua dan siklus ketiga. Keterbatasan alat, bahan, dan waktu praktikum dapat diatasi dengan praktikum simulasi menggunakan simulator Livewire.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TRAINING WITHIN INDUSTRY (TWI) DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP MOTIVASI SERTA KESIAPAN KERJA BIDANG TEKNIK BUBUT SISWA SMK KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SE-KABUPATEN GRESIK

Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.8, Agustus 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.078 KB)

Abstract

This of research aims to assess the empirical findings on the effect of the learning model Trainin Within Industry (TWI), industrial practices work experience, and motivation to work readiness mechanical turning vocational students skills competency mechanical machining in Gresik. Ex post facto cross-sectional research using a non-experimental design. Subjects study involved 214 students mechanical machining in 4 SMK located in gresik. data obtained by the questioner, and then analyzed by path analysis. The results of this research indicate that: (1) there are significant effect simultaneously between learning model TWI and Prakerin on the motivation of sign the world of work, (2) there are significant effect simultaneously between models TWI, Prakerin, and motivation of sign the world of work on the work readiness mechanical turning vocational students skills competency mechanical machining in Gresik.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji temuan empirik tentang pengaruh model pembelajaran Trainin Within Industry (TWI), pengalaman praktik kerja industri, dan motivasi terhadap kesiapan kerja bidang bubut siswa SMK kompetensi Keahlian Teknik Mesin se-Kabupaten Gresik. Penelitian crossectional ex post facto ini menggunakan desain non-experimen. Subjek penelitian 214 siswa Teknik Pemesinan di 4 SMK yang berada di kabupaten Gresik. Data diperoleh dengan quesioner, kemudian dianalisis dengan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh secara simultan antara model pembelajaran TWI dan Prakerin terhadap motivasi masuk dunia kerja, (2) terdapat pengaruh secara simultan antara model TWI, Prakerin, dan motivasi masuk dunia kerja terhadap kesiapan kerja bidang bubut siswa SMK Teknik Pemesinan se-Kabupaten Gresik.

EVALUASI PROGRAM PENILAIAN KINERJA SISWA SMK DALAM PELAKSANAAN PRAKERIN

Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 40, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.96 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program penilaian kinerja UPTPKSingosari, yang meliputi: (1) input: kualitas penilai, siswa, instrumen penilaian,dan metode penilaian; (2) proses penilaian; dan (3) hasil penilaian kinerja. Subjek penelitianyaitu instruktur, asisten instruktur, dan siswa Jurusan Listrik. Pengumpulandata dengan lembar angket dan lembar pengamatan dokumen, dianalisis denganteknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) input: kualitas penilai telah sesuai, kualitas siswa kurang sesuai, kualitas instrumen penilaian cukup sesuai,dan kualitas metode penilaian sesuai, (2) kualitas proses penilaian telah sesuai, dan(3) kualitas hasil penilaian kinerja sangat sesuai.

Pengapian Berbantuan CDI

Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya 1993: JULI
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12765.354 KB)

Abstract

Pengapian Berbantuan CDI