p-Index From 2014 - 2019
1.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOSIETAS
Yadi Ruyadi, Yadi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODEL TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA PASUNDAN 3 BANDUNG

SOSIETAS Vol 7, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.556 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi yang ditandai dengan kurangnya kegiatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran two stay two stray terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa IPS SMA Pasundan 3 Bandung tahun ajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini yaitu kelas X IPS 1 sebagai kelas kontrol, X IPS 2 sebagai kelas eksperimen 1, dan kelas X IPS 3 sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Teknis analisis data dengan cara perbandingan hasil belajar dan hasil observasi keaktifan belajar siswa dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran two stay two stray terhadap peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi.

PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT DESA LAGADAR

SOSIETAS Vol 5, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.413 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan industri terhadap kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat khususnya di Desa Lagadar. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara keberadaan industri di Desa Lagadar terhadap kondisi sosial ekonomi, dengan korelasi tinggi pada pendapatan, mata pencaharian, kesehatan, dan kepemilikan fasilitas hidup, sedangkan untuk pendidikan keberadaan industri berkorelasi rendah. Selanjutnya tidak terdapat pengaruh antara keberadaan industri terhadap kondisi budaya, kondisi budaya dalam penelitian ini difokuskan pada gotong royong.    Kata kunci: Industri, sosial ekonomi, budaya, masyarakat.

ANALISIS PERUBAHAN KONDISI SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT BLOK PEKAUMAN DESA ASTANA DENGAN KEBERADAAN TRADISI ZIARAH MAKAM SUNAN GUNUNG JATI DI CIREBON

SOSIETAS Vol 7, No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.463 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Blok Pekauman Desa Astana dengan keberadaan Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon yang telah menyebabkan perubahan sosial-ekonomi pada masyarakat. Makam Sunan Gunung Jati telah lama dikenal masyarakat  sebagai tempat untuk  melakukan praktik  ziarah.  Sehingga mengundang banyak masyarakat dari seluruh daerah, khususnya di Pulau Jawa yang datang sebagai peziarah untuk berdoa di Makam Sunan Gunung Jati. Dengan banyaknya peziarah yang datang tersebut menyebabkan perubahan dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Blok Pekauman yang berada di komplek pemakaman Sunan Gunung Jati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian metode campuran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket, observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi litelatur. Temuan hasil penelitian terdiri dari temuan hasil kuantitatif dan temuan hasil kualitatif. Hasil temuan kuantitatif mencakup statistika deskriptif yang menuangkan pertanyaan angket dalam presentase. Sedangkan temuan hasil penelitian kualitatif merupakan gambaran sosial-ekonomi masyarakat blok Pekauman Desa Astana mencakup aspek pendidikan yang sudah baik, intensitas pertemuan dan kegiatan masyarakat yang kadang-kadang dan sering dilakukan, keberadaan peziarah yang menimbulkan dampak positif, ritual-ritual dalam praktik ziarah masih dilaksanakan, perekonomian masyarakat sudah baik dan lingkungan hidup sudah bersih.

Analisis Sosial Budaya yang Mempengaruhi Pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun

SOSIETAS Vol 5, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.28 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor sosial budaya yang melatarbelakangi pelaksanaaan wajar dikdas 9 tahun di kecamatan Cibeber. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian adalah bahwa pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun masih belum efektif. Terdapat faktor sosial dan budaya yang memberikan pengaruh terhadap partisipasi pendidikan masyarakat khususnya dalam wajib belajar 9 tahun.  Kata kunci : Sosial, Budaya, Wajib Belajar, Pendidikan Dasar Sembilan Tahun

GRATIFIKASI DAN PELAYANAN SIPIL : SUATU FENOMENA SOSIAL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT

SOSIETAS Vol 6, No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.324 KB)

Abstract

Pada dasarnya masyarakat sangat mengecam tindakan korupsi, akan tetapi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat seolah membenarkan perilaku korupsi. Gratifikasi merupakan sebuah kebiasaan yang sering ditemukan dalam masyarakat Cianjur. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman, persepsi serta adakah pengaruh budaya masyarakat terhadap perilaku gratifikasi pada pelayanan sipil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi. Penelitian mengungkapkan bahwa dilihat dari nilai dan norma sosial memberikan uang ucapan terima kasih merupakan sesuatu yang dianggap baik dan patut dilakukan. Masyarakat memersepsikan bahwa dengan memberikan uang ucapan terima kasih pelayanan dirasakan lebih cepat dan baik dibandingkan dengan tidak memberikan. Adanya kebiasaan memberikan uang ucapan terima kasih ini merupakan sebuah perilaku yang membudaya di masyarakat Cianjur, perilaku tersebut secara terus menerus tersosialisasikan dalam masyarakat sehingga membentuk pola assosiasi diferensial.Kata Kunci: Persepsi, Gratifikasi, Pelayanan Sipil

FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI PERUBAHAN GAYA HIDUP ANAK PADA KELUARGA TENAGA KERJA WANITA

SOSIETAS Vol 8, No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.896 KB)

Abstract

Didalam suatu keluarga, umumnya selalu diterapkan nilai dan norma sosial guna membentuk dan mencapai keluarga yang sejahtera. Salah satu tujuan wanita di Desa Mekarjaya memilih bekerja sebagai tenaga kerja wanita adalah agar dapat hidup lebih baik. Seperti kondisi finansial yang tidak cukup mendukung dalam kesejahteraan keluarga dan benar-benar ingin membantu suami dalam mencari nafkah serta memenuhi kebutuhan salah satunya adalah pendidikan anak. Gaya hidup anak keluarga TKW di Desa Mekarjaya berbeda dengan gaya hidup anak yang bukan keluarga TKW, hal tersebut terlihat dari pergaulan dan tingkah lakunya sehari-hari didalam masyarakat. Keluarga yang ditinggalkan sosok ibu tidak luput dari berbagai permasalahan, salah satunya adalah gaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus untuk mendapatkan gambaran mengenai faktor yang melatarbelakangi gaya hidup anak keluarga TKW di Desa Mekarjaya. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang melatarbelakangi gaya hidup anak keluarga TKW yaitu faktor yang berasal dari dalam individu itu sendiri (internal) dan faktor yang berasal dari luar diri individu (eksternal). Adapun diantara faktor internal meliputi sikap, pengalaman dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif dan persepsi. Sedangkan faktor eksternal diantaranya yaitu kelompok referensi, keluarga, kelas sosial serta kebudayaan.