Istirochah Pujiwati, Istirochah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Biogas Kotoran Sapi di Kel. Kedopok Kec. Kedopok Probolinggo Alawy, Muhamad Taqijjuddin; Pujiwati, Istirochah
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.553 KB) | DOI: 10.33474/jipemas.v1i1.1475

Abstract

Warga kelurahan Kedopok kec. Kedopok Probolinggo telah lama membudidayakan ternak sapi potong yang dilakukan secara berkelompok. Keberadaan kelompok peternak sapi ini telah mendapatkan dukungan usaha dari dinas peternakan setempat dan pemda Probolinggo namun dirasakan peternak masih kurang karena beberapa sarana penting belum dimiliki diantaranya instalasi biogas.Pekerjaan utama dari peternak adalah petani atau buruh tani dengan pekerjaan sampingan sebagai peternak sapi. Rata-rata tiap peternak memiliki 2-3 ekor sapi yang dikumpulkan jadi 1 kandang milik bersama dan dikelola bersama baik masalah pakan, pengelolaan kandang, bibit sapi, penjualan dan pembelian sapi. Tujuan khusus kegiatan IbM adalah : (1) pengembangan biogas ternak sapi guna meningkatkan kemandirian kelompok peternak sapi masyarakat Kedopok kec. Kedopok Probolinggo. (2) Meningkatkan pengetahuan kelompok peternak sapi dalam mengelola biogas kotoran ternak. Hasil yang dicapai : (1) Tersedianya peralatan berupa instalasi biogas. (2) Terlaksananya pelatihan biogas dan pupuk cair (3) Tersedianya kompor biogas. Dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam hal : (1) Membangun instalasi biogas dengan bahan kotoran sapi sebagai sumber energi panas. (2) Pelatihan dan pendampingan dalam pemanfaatan instalasi biogas. (3) Melakukan pelatihan dalam membuat pupuk cair.
Pengaruh Intensitas Bunyi terhadap Pembukaan Stomata, Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine Max (L.) Merril) Melalui Aplikasi Sonic Bloom Pujiwati, Istirochah; Sugiarto, Sugiarto
Jurnal Folium Vol 1, No 1 (2017): Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.787 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh gelombang suara dengan berbagai level intensitas bunyi terhadap pembukaan stomata, pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang dan Laboratorium Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan A0: tanpa pemaparan bunyi (kontrol), A50: intensitas bunyi 50 dB (desibel), A80: intensitas bunyi 80 dB dan A110: intensitas bunyi 110 dB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaparan gelombang suara dengan intensitas bunyi 50 dB dan 80 dB memberikan rata-rata lebar stomata terbesar masing-masing sebesar 4,79 μm dan 4,96 μm pada umur tanaman 30 hari setelah tanam (HST). Jumlah dan luas daun terbesar ditemukan pada perlakuan intensitas bunyi 50 dan 110 dB. Perlakuan intensitas bunyi 50 dB memberikan bobot kering biji tanaman tertinggi yaitu sebesar 14,80 g tanaman-1. Intensitas bunyi 80 dB menghasilkan laju pertumbuhan relatif (LPR) terbesar yaitu 1,99 g g-1 hari-1. Perlakuan intensitas bunyi mampu meningkatkan pembukaan stomata, pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dibandingkan kontrol. Untuk meningkatkan hasil tanaman kedelai varietas Anjasmoro yang menggunakan teknologi sonic bloom disarankan menggunakan intensitas bunyi 50 sampai 80 dB. Kata kunci: intensitas bunyi, kedelai, stomata, sonic bloom
PEMANFAATAN LAHAN MELALUI POTENSI ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) SEBAGAI BIOHERBISIDA Pujiwati, Istirochah
Jurnal Gea Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.953 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi jenis gulma dan konsentrasi ekstrak alang-alang sehingga dapat diketahui konsentrasi optimum yang dapat menghambat pertumbuhan setiap jenis gulma. Metode yang digunakan adalah metode uji hayati (bioassay) perkecambahan, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama adalah jenis gulma, terdiri tiga level : Amaranthus spinosus (G1), Bidens biternata (G2) dan Tridax procumbens (G3). Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak alang-alang, terdiri lima level yaitu : tanpa ekstrak (K0), konsentrasi 25% (K1), konsentrasi 50% (K2), konsentrasi 75% (K3) dan konsentrasi 100% (K4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak alang-alang dapat menekan persentase perkecambahan, laju perkecambahan dan panjang kecambah dari biji-biji gulma Amaranthus spinosus, Bidens biternata dan Tridax procumbens. Peningkatan konsentrasi ekstrak alang-alang menurunkan persentase perkecambahan, laju perkecambahan dan panjang kecambah dari ketiga biji gulma yang diuji. Tingkat sensitifitas biji gulma terhadap ekstrak akar dan rimpang alang-alang yang tertinggi adalah Tridax procumbens diikuti Bidens biternata dan Amaranthus spinosus. Alelopat akar dan rimpang alang-alang yang dibuat ekstraknya sangat berpotensi digunakan sebagai bioherbisida untuk mengendalikan perkecambahan biji-biji gulma.Kata kunci : alang-alang (Imperata cylindrica), bioherbisida, bioassay.