Ahmad Syamsu Rizal, Ahmad Syamsu
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PAI DI SDIT LUQMANUL HAKIM BANDUNG Nafiah, Fitriani; Rizal, Ahmad Syamsu; Syahidin, Syahidin
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.692 KB)

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh para pelajar yang saat ini mulai lemah karakternya sehingga di usia belia sudah gampang putus asa, terpengaruh oleh hal-hal negatif, dan sebagainya. Pelaksanaan pendidikan karakter menjadi salah satu hal yang harus dilaksanakan di jenjang pendidikan manapun, khusunya di jenjang pendidikan dasar. Hal ini dikarenakan pendidikan dasar menjadi pondasi utama bagi tumbuh kembangnya generasi muda dimasa depan. Pada saat ini, nilai-nilai pendidikan karakter sudah mulai diimplementasikan di sekolah dalam berbagai mata pelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam implementasi pendidikan karakter dalam PAI di SDIT Luqmanul Hakim Bandung. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, display data, dan kesimpulan. Pada perencanaan pendidikan karakter dalam PAI ketika pembelajaran di kelas mengacu pada silabus dan RPP PAI, namun tidak ada perbedaan dalam silabus dan RPP PAI. Dengan adanya evaluasi mingguan dan buku penghubung, memberikan dampak yang baik kepada siswa sehingga akhlak siswa terpantau baik secara langsung oleh setiap guru baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Berdasarkan hasil penelitian secara umum bahwa implementasi pendidikan karakter dalam PAI sudah cukup baik terlihat dari siswa yang menunjukkan akhlak baik dan guru yang memberikan teladan baik kepada siswanya. Siswa menunjukkan sikap mandiri, jujur, bertanggungjawab, disiplin, peduli lingkungan. Saling menghormati, dan saling menyayangi antar sesama teman dan guru
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI SEKOLAH DALAM MENUNJANG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBELAJARAN PAI (Studi Deskriptif Analisis di SMP Negeri 44 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015) Rizal, Ahmad Syamsu; Suryana, A. Toto; Pratiwi, Indah
123 XXX
Publisher : TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji program ekstrakurikuler sebagai salah satu sarana penunjang dalam keberhasilan pembela-jaran untuk tercapainya tujuan pendidikan. Kegiatan ekstrakurikuler mempunyai efek positif pada prestasi akademik siswa serta dapat menunjang proses belajar mengajar. Sehingga keberadaan ekstrakurikuler keagamaan dipandang perlu guna menunjang ketercapaian tujuan pembela-jaran PAI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan ekstra-kurikuler keagamaan di sekolah dalam menunjang tercapainya tujuan pembela-jaran PAI yang dilaksanakan di SMP Negeri 44 Bandung. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pelaksanaan pembelajaran PAI, 2) manajemen program ekstrakurikuler keagamaan, 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dan 4) upaya sekolah dalam mendorong siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Peneliti memilih SMP Negeri 44 Bandung karena disamping memiliki ekstrakurikuler keagamaan, sekolah ini juga adalah sekolah SMP Negeri yang mengimplementasikan PAI di lingkungan sekolahnya. Untuk mendapatkan hasil penelitian, digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik observasi partisipasi, wawancara tak terstruktur, teknik dokumentsi serta triangulasi. Data penelitian ini bersumber dari: Kepala Sekolah, Wakasek Urusan Kesiswaan, Guru PAI serta penanggung jawab program ekstrakurikuler keagamaan di SMP Negeri 44 Bandung.Dari penelitian ini ditemukan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI yang dilaksanakan secara umum berjalan dengan lancar dan kondusif, sedangkan untuk pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan yang ada di SMP Negeri 44 Bandung, dalam manajemennya masih belum optimal. Adapun untuk faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam hal ini sekolah sudah mampu mengoptimalkan faktor pendukung yang ada serta berupaya mengantisipasi faktor penghambat yang terjadi dan secara umum SMP Negeri 44 Bandung sangat mendukung dan mendorong siswanya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Kata Kunci: Ekstrakurikuler keagamaan, Pembelajaran PAI, Manajemen
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PAI DI SDIT LUQMANUL HAKIM BANDUNG Syahidin, Syahidin; Rizal, Ahmad Syamsu; Nafiah, Fitriani
123 XXX
Publisher : TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh para pelajar yang saat ini mulai lemah karakternya sehingga di usia belia sudah gampang putus asa, terpengaruh oleh hal-hal negatif, dan sebagainya. Pelaksanaan pendidikan karakter menjadi salah satu hal yang harus dilaksanakan di jenjang pendidikan manapun, khusunya di jenjang pendidikan dasar. Hal ini dikarenakan pendidikan dasar menjadi pondasi utama bagi tumbuh kembangnya generasi muda dimasa depan. Pada saat ini, nilai-nilai pendidikan karakter sudah mulai diimplementasikan di sekolah dalam berbagai mata pelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam implementasi pendidikan karakter dalam PAI di SDIT LuqmanulHakim Bandung. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, display data, dan kesimpulan. Pada perencanaan pendidikan karakter dalam PAI ketika pembelajaran di kelas mengacu pada silabus dan RPP PAI, namun tidak ada perbedaan dalam silabus dan RPP PAI. Dengan adanya evaluasi mingguan dan buku penghubung, memberikan dampak yang baik kepada siswa sehingga akhlak siswa terpantau baik secara langsung oleh setiap guru baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Berdasarkan hasil penelitian secara umum bahwa implementasi .pendidikan karakter dalam PAI sudah cukup baik terlihat dari siswa yang menunjukkan akhlak baik dan guru yang memberikan teladan baik kepada siswanya. Siswa menunjukkan sikap mandiri, jujur, bertanggungjawab, disiplin, peduli lingkungan. Saling menghormati, dan saling menyayangi antar sesama teman dan guru.Kata Kunci: Pendidikan karakter, Pendidikan Agama Islam, SD Islam Terpadu
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI SEKOLAH DALAM MENUNJANG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBELAJARAN PAI (Studi Deskriptif Analisis di SMP Negeri 44 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015) Indah, Indah; Rizal, Ahmad Syamsu; Suryana, Toto
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.357 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji program ekstrakurikuler sebagai salah satu sarana penunjang dalam keberhasilan pembela-jaran untuk tercapainya tujuan pendidikan. Kegiatan ekstrakurikuler mempunyai efek positif pada prestasi akademik siswa serta dapat menunjang proses belajar mengajar. Sehingga keberadaan ekstrakurikuler keagamaan dipandang perlu guna menunjang ketercapaian tujuan pembela-jaran PAI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan ekstra-kurikuler keagamaan di sekolah dalam menunjang tercapainya tujuan pembela-jaran PAI yang dilaksanakan di SMP Negeri 44 Bandung. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pelaksanaan pembelajaran PAI, 2) manajemen program ekstrakurikuler keagamaan, 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dan 4) upaya sekolah dalam mendorong siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Peneliti memilih SMP Negeri 44 Bandung karena disamping memiliki ekstrakurikuler keagamaan, sekolah ini juga adalah sekolah SMP Negeri yang mengimplementasikan PAI di lingkungan sekolahnya. Untuk mendapatkan hasil penelitian, digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik observasi partisipasi, wawancara tak terstruktur, teknik dokumentsi serta triangulasi. Data penelitian ini bersumber dari: Kepala Sekolah, Wakasek Urusan Kesiswaan, Guru PAI serta penanggung jawab program ekstrakurikuler keagamaan di SMP Negeri 44 Bandung. Dari penelitian ini ditemukan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI yang dilaksanakan secara umum berjalan dengan lancar dan kondusif, sedangkan untuk pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan yang ada di SMP Negeri 44 Bandung, dalam manajemennya masih belum optimal. Adapun untuk faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam hal ini sekolah sudah mampu mengoptimalkan faktor pendukung yang ada serta berupaya mengantisipasi faktor penghambat yang terjadi dan secara umum SMP Negeri 44 Bandung sangat mendukung dan mendorong siswanya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBINA KEPRIBADIAN ISLAMI DI SMA ISLAM TERPADU MIFTAHUL KHOIR DAGO BANDUNG Winda, Casiska; Rizal, Ahmad Syamsu; Afriatin, Toto S
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 4, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.364 KB)

Abstract

Various education policies have been developed to achieve the national education objective, including the policy of Islamic education management. The research aims to find about the management of education program policies, management of educators and education personnel, management of curriculum and lesson planning, instructional management, infrastructure management, financial management, and assessment system management, especially at Miftahul Khoir Integrated Islamic Senior High School. Using a qualitative-descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentary studies. Based on the research results, the management of education at Miftahul Khoir Integrated Islamic Senior High School is integrated well, and appropriate to The Unity of Knowledge theory, including the policy, the personnel, the curriculum, facilities and structures, the financial, and also the assessment system. Berbagai macam kebijakan pendidikan telah dikembangkan untuk mencapai tujuan nasional tersebut, termasuk kebijakan manajemen pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kebijakan program pendidikan, manajemen pendidik dan tenagakependidikan, manajemen kurikulum dan perencanaan pembelajaran, manajemen pembelajaran, manajemen sarana prasarana, manajemen pembiayaan, dan manajemen sistem penilaian, khususnya di SMA Islam Terpadu Miftahul Khoir. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, manajemen pendidikan Islam SMA Islam Terpadu Miftahul Khoir bersifat terpadu sesuai dengan teori The Unity of Knowledge, yang meliputi kebijakan program pendidikannya, personel sekolahnya, kurikulumnya, sarana dan prasarana, keuangannya, dan juga sistem penilaiannya.Kata Kunci: Kepribadian Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Islam.
IMPLIKASI KONSEP ŪLŪL ‘ILMI DALAM AL-QUR`ĀN TERHADAP TEORI PENDIDIKAN ISLAM (Studi Analisis Terhadap Sepuluh Tafsīr Mu’tabarah) Budiyanti, Nurti; Rizal, Ahmad Syamsu; Sumarna, Elan
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 3, No 1 (2016): May 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.719 KB)

Abstract

Sejatinya, pendidikan merupakan proses pembinaan dan pengembangan potensi manusia secara optimal, bai menyangkut jiwa, akal dan hatinya. Oleh karena itu, proses pendidikan harus mampu menyentuh semua hal tersebut. Hal yang kontradiktif terjadi dalam dunia pendidikan, menunjukkan masih kurangnya kesadaran moral dan spiritual para pelajar serta orang-orang terdidik di Indonesia. Hal ini disebabkan pada praktiknya, sekolah hanya mengejar kelulusan dan intelektualitas peserta didik saja, sehingga tujuan yang dicapaipun bersifat parsial, tidak keseluruhan. Hasilnya pun pendidikan hanya sebatas transfer of knowledge, padahal aspek moral dan spiritual harus menjadi aktualisasi ilmu yang dimilikinya. Al-Qurān memberikan bimbingan secara komprehensif dan integratif terhadap manusia dalam kaitannya terhadap pendidikan, dimana tidak ada dikotomi, melainkan kesatuan dan keseluruhan dalam pendidikan. Bukti dari kesempurnaan al-Qurān tersebut tergambar pada konsep ūlūl ‘ilmi. Di dalam penelitian ini, peneliti berupaya menggali dan memahami konsep ūlūl ‘ilmi  dalam al-Qurān dengan merujuk kepada sepuluh Tafsīr  Mu’tabaroħ, yang diantaranya ialah: Tafsīr Al-Miṣbāḥ, Tafsīr Fi Ẓilalil Qur`ān, Tafsīr Ibn Kaṡīr, Tafsīr Aṭ-Ṭabari, Tafsīr Al-Qurṭubi, Tafsīr Al-Maraghi, Tafsīr Al-Aiṡar, Tafsīr Al-Mizan, Tafsīr Al-Azhar, dan Tafsīr At-Taḥrir Wa Tanwir. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep ūlūl ‘ilmi  dalam al-Qurānyang meliputi makna,karakteristik, peran dan fungsi ūlūl ‘ilmi, serta implikasinya terhadap teori pendidikan Islam. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan secara prosedural metode yang digunakan adalah metode tahlīlīdan muqāran, dengan teknik studi pustaka dalam pengumpulkan data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis teks dengan menggunakan dilālaħ dan munāsabaḥ. Berdasarkan penemuan dan analisis dalam penelitian ini didapatkan bahwa makna ūlūl ‘ilmi  ialah seseorang yang memiliki ilmu berdasarkan realitas, berwawasan luas, kecerdasannya mampu mencapai makrifat, dan hatinya teguh bertauhid karena memiliki tingkatan khasyyah seperti para ulama. Adapun implikasi konsep ūlūl ‘ilmi terhadap teori pendidikan Islam meliputi; pendidik, peserta didik, tujuan, peran, fungsi, prinsip, metode, materi dan media pendidikan.
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN PERANANNYA DALAM MEMBINA KEPRIBADIAN ISLAMI Hidayat, Tatang; Rizal, Ahmad Syamsu; Fahrudin, Fahrudin
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2018): Jurnal MUDARRISUNA
Publisher : UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The presence of Islamic education is expected to be an alternative solution to educational problems caused by the materialism education system. This present study aims at investigating education from an Islamic perspective and its role in fostering Islamic personality. This study employed a qualitative approach and literature review method. Based on the results of the discussion, there has been no agreed term on education based on Islamic perspective. However, in this case, the writer is more inclined to ta'dÄb as the term for education in Islam since it, based on its conceptual structure, has included the elements of science (ilm), teaching (ta'lÄ«m), and good care (tarbiyaħ). The purposes of Islamic education are to develop an Islamic personality and to master Islamic safaqah, science and technology, and adequate expertise. In Islam, teachers are regarded as a highly honored person, and students are encouraged to maintain good character and conduct (adab) when they interact with their teachers. In addition, Islamic curriculum and education materials are supposed to be in line with the Islamic Aqeedah (faith). In principle, Islamic education methods have their own characteristics and one of them is the Quranic education method. All media and facilities are permissible as long as it does not conflict with the Islamic Aqeedah (faith). The evaluation in Islamic education consists of measurements and assessments covering the aspects of aqliyah, qolbiyah, and amāliyah. Islamic education plays an important role in fostering Islamic personality since it is inseparable from the idea of Islamic education in order to foster an Islamic personality.
MODEL PROGRAM MUMTĀZ SCHOOL DALAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN ISLAMI: (Studi Deskriptif di SMP Al-Azhar Syifa Budi Parahyangan Tahun Ajaran 2016-2017) Fitriani, Anisha Nur; Rizal, Ahmad Syamsu
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 5, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personality coaching is common in every school. But not all schools have the same characteristics in carrying out personality coaching. SMP Al-Azhar Syifa Budi Parahyangan is one of schools that carries out coaching with the model of Mumtāz School Program. The program is a model of student personality development designed and developed by Al-Azhar Syifa Budi. The importance of this research is to know the model of Islamic personality development by using the model of Mumtāz School Program. This research uses qualitative approach with descriptive method. The data collection is done by interview method, observation, and documentation study. The resultof this research shows that the Mumtāz School Program is an excellent coaching model in fostering Islamic personality of the students. Pembinaan kepribadian merupakan hal yang umum dilaksanakan di setiap sekolah. Namun tidak semua sekolah memiliki karakteristik yang sama dalam melaksanakan pembinaan kepribadian. SMP Al-Azhar Syifa Budi Parahyangan adalah salah satu sekolah yang melaksanakan pembinaan dengan model Program MumtāzSchool yang merupakan model pembinaan kepribadian siswa yang dirancang dan dikembangkan oleh Al-Azhar Syifa Budi. Pentingnya Penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembinaan kepribadian Islami dengan menggunakan model Program MumtāzSchool tersebut. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Adapun pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Program Mumtāz School adalah model pembinaan yang sangat baik untuk membina kepribadian Islami peserta didiknya.
Prinsip Dasar Falsafah Akhlak Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany dan Implikasinya dalam Pendidikan di Indonesia Bin Tata Rosita, Tatang Hidayat; Syahidin, Syahidin; Rizal, Ahmad Syamsu
Jurnal Kajian Peradaban Islam (Journal of Islamic Civilization Study) Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Kajian Peradaban Islam
Publisher : Penerbit Sinergi Mandiri Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.042 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan membahas prinsip-prinsip dasar falsafah akhlak Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany dan implikasinya dalam pendidikan di Indonesia. Pendekatan pembahasan menggunakan metode kualitatif dan studi literatur. Berdasarkan hasil pembahasan, prinsip dasar akhlak Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany terdiri dari 6 prinsip. Pertama, percaya  pentingnya akhlak dalam hidup. Kedua, percaya bahwa akhlak itu sikap yang mendalam dalam jiwa. Ketiga, percaya bahwa akhlak ialah mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat bagi individu dan masyarakat. Keempat, percaya tujuan akhlak ialah mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat bagi individu dan masyarakat. Kelima, percaya akhlak itu sesuai dengan fitrah manusia. Keenam, percaya teori akhlak tidak sempurna kecuali ditentukan sebagian konsep-konsep asas seperti akhlak hati nurani, paksaan akhlak, hukum akhlak, tanggung jawab akhlak, dan ganjaran akhlak. Implikasinya, pendidikan akhlak sangat penting untuk dijadikan instrumen pokok dalam menentukan kebijakan pada semua jenjang pendidikan di berbagai institusi pendidikan. This paper aims to discuss the basic principles of akhlaq philosophy of Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany and its implications in education in Indonesia. The discussion approach uses qualitative methods and literature studies. Based on the results of the discussion, Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany’s basic prinsiples of akhlaq consist of 6 principles. First, believe in the importance of akhlaq in life. Second, believe that akhlaq is a deep attitude in the soul. Third, believe that akhlaq are to achieve world and the hereafter happiness for individuals and society. Fourth, believe the goal of akhlaq is to achieve happiness of the world and the hereafter for individuals and society. Fifth, believe akhlaq is accordance with human nature. Sixth, believe akhlaq theory is imperfect unless it is determined in part by basic concepts such as akhlaq conscience, akhlaq coercion, akhlaq law, akhlaq responsibility, and akhlaq rewards. The implication is that akhlaq education is very important to be used as the main instrument in determining policy at all levels of education in various educational institutions.
Pola Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir Bandung dalam Membentuk Kepribadian Islami ., Tatang Hidayat; Rizal, Ahmad Syamsu; ., Fahrudin
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7, No 1 (2018): TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM (MAY)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this present study is to describe the Islamic education system at Miftahul Khoir University Student Islamic Boarding School in the process of establishing Islamic personality. This present study employed a descriptive method and a qualitative approach. Based on the results of the study, the Miftahul Khoir University Student Islamic Boarding School was considered as the Salafi Islamic Boarding School group. In fact, it was indicated by the establishment of religious understanding which was adopted from Miftahul Huda Islamic Boarding School, Tasikmalaya. The purpose of Islamic education at Miftahul Khoir University Student Islamic Boarding School is to raise up leader cadres leaders of people who have Islamic personality and develop the religion of Islam in accordance with their field of expertise. Keywords: System, Islamic Education, Miftahul Khoir University Student Islamic Boarding School, Bandung, and Islamic Personality.AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola pendidikan Islam di Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir dalam membentuk kepribadian Islami. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir termasuk ke dalam kelompok pesantren salafi yang dari segi pemahaman keagamaan menginduk kepada Pondok Pesanren Miftahul Huda Tasikmalaya. Tujuan pendidikan Islam di Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir memiliki ciri khas dalam mewujudkan kader pemimpin umat yang memiliki kepribadian Islami dan mengembangkan dinul Islam sesuai dengan kemampuan ilmu yang diperolehnya. Kata Kunci: Pola, Pendidikan Islam, PPM Miftahul Khoir Bandung, dan Kepribadian Islami