Articles

Found 9 Documents
Search

Konstruksi Citra Anggota Komunitas Virtual pada Bigo Live Fitria, Aftri Mardianti; Prasetio, Arie
PRofesi Humas Vol 3, No 2 (2019): PRofesi Humas
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v3i2.12918

Abstract

Media sosial terus berkembang membuat interaksi di ruang siber semakin terasa nyata dengan perkembangan fitur yang disediakan oleh media sosial. Bigo Live merupakan media sosial yang muncul di Indonesia pada tanggal 1 Juni 2016 dengan konten live video streaming. Media sosial ini menjadi lebih banyak diminati karena penggunanya dapat mendapatkan penghasilan dari melakukan live. Interaksi sosial yang terjadi di Bigo Live memunculkan fenomena terbentuknya komunitas virtual, salah satunya adalah komunitas virtual KCM (Keluarga Cemara). Jenis penelitian ini menggunakan metode etnografi virtual dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi yang dilakukan secara online maupun offline. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari lima anggota KCM dan satu orang konsultan media digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motif, interaksi sosial, dan proses pengelolaan kesan dalam komunitas virtual berdasarkan interaksi sosial yang dilakukan oleh pengguna media sosial Bigo Live. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana motif pengguna Bigo Live yaitu ingin mencapai nilai sosial, nilai psikologis, dan nilai material. Interaksi sosial yang terjadi dalam komunitas virtual KCM di Bigo Live di dasari oleh faktor imitasi, faktor sugesti, dan faktor simpati di mana menghasilkan berbagai simbol yang dimaknai bersama sehingga menjadi dasar dalam melakukan interaksi sosial di Bigo Live yang membentuk citra anggota KCM. Tidak hanya itu, terdapat berbagai varietas bahasa yang muncul baik yang berasal dari perangkat maupun dari interaksi sosial yang terjadi di Bigo Live.
REPRESENTASI NASIONALISME DALAM FILM HABIBIE DAN AINUN (Analisis Semiotika John Fiske dalam film Habibie dan Ainun) Hidayat, Rony Oktari; Prasetio, Arie
Jurnal Visi Komunikasi Vol 14, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Jurnal Visi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jvk.v14i1.1662

Abstract

Ainun and Habibie is a film that has the second highest audience after Laskar Pelangi in Indonesia. Film Habibie and Ainun tell the story of Habibie life’s that has a tremendous love for his wife, family and country. Nationalism owned Habibie made him have to choose between his family and his country. Therefore, researchers are interested in analyzing the representation of nationalism owned Habibie and Ainun Habibie film so this research entitled "Representation of Nationalism In Film Habibie and Ainun". The focus of this research is how the representation of nationalism in the film and Ainun Habibie.This study used a qualitative method with semiotic analysis. Signs that represent nationalism in the film Ainun Habibie and the object of this study will be analyzed using the theory of semiotics John Fiske The Codes of Television. Data collection techniques in this research is the analysis of signs and literature.The results of this study is the ideology of nationalism which is owned by Habibie in the film Ainun Habibie and represented by means of speech, movement, expression and dialogue. So although the film Habibie and Ainun wrapped with drama romance between Habibie and Ainun, in this film there is the ideology of nationalism from a Habibie.Film Habibie dan Ainun merupakan film yang memiliki penonton kedua terbanyak setelah Laskar Pelangi di Indonesia. Film Habibie dan Ainun menceritakan kisah kehidupan seorang Habibie yang memiliki cinta yang sangat besar untuk istri, keluarga dan negaranya. Nasionalisme yang dimiliki Habibie membuat beliau harus memilih antara keluarga dan negaranya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk menganalisis representasi nasionalisme yang dimiliki Habibie dalam film Habibie dan Ainun sehingga penelitian ini berjudul “Representasi Nasionalisme Dalam Film Habibie dan Ainun”. Fokus penelitian ini adalah bagaimana representasi nasionalisme dalam film Habibie dan Ainun.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika. Tanda yang merepresentasikan nasionalisme dalam film Habibie dan Ainun yang menjadi objek dalam penelitian ini akan dianalisis menggunakan semiotika John Fiske dengan teori The Codes of Television. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah analisis tanda dan studi pustaka.Hasil dari penelitian ini adalah ideologi nasionalisme yang dimiliki oleh Habibie dalam film Habibie dan Ainun di representasikan melalui cara berbicara, gerakan, ekspresi dan dialog. Jadi walaupun film Habibie dan Ainun dibungkus dengan drama percintaan antara Habibie dan Ainun dalam film ini terdapat ideologi nasionalisme dari seorang Habibie.
EVOLUSI WACANA POLITIK DALAM INTERNET MEME Mahadian, Adi Bayu; Sugandi, Mohamad Syahriar; Prasetio, Arie
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2019.1720

Abstract

Meme menjadi sarana ekspresi politik yang populer di Indonesia. Namun, keberadaannya dianggap menimbulkan masalah bagi pemerintah. Meme yang berisi wacana “Jokowi Kader PKI” menjadi salah satu meme yang diproduksi, disirkulasikan, dan diperbincangkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Penelitian ini mempelajari bagaimana wacana politik dalam bentuk meme berevolusi dan perannya dalam memperbincangkan isu “Jokowi Kader PKI”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotik sosial dan dibantu dengan teori-teori humor yang digunakan untuk membaca makna wacana dalam evolusi wacana dan perannya pada struktur pesan yang berbentuk meme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa meme menjadi pembawa wacana yang berkompetisi dengan wacana lainnya. Sebuah wacana dalam bentuk meme berevolusi melalui tindak mimetik dalam kategori meme wacana utama, meme wacana peneguh, dan meme wacana pendukung. Selain itu, kategori tersebut menjadi dasar tindak stereotyping dalam bentuk satir.
STRATEGI HUMAS SIBER MELALUI PENGELOLAAN KONTEN WEBSITE PEMERINTAH Studi Kasus website www.subang.go.id pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang Purnama, Hadi; Adnan, Abdullah; Prasetio, Arie
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.634 KB)

Abstract

Abstrak Dalam tata kelola (good governance) harus selalu mengedepankan kepentingan para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat didalamnya, termasuk yang dilakukan oleh pemerintah sebuah sebagai institusi publik yang melayani kepentingan masyarakat. Tata kelola juga tidak lepas dari pemerataan, persamaan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas informasi yang disampaikan oleh pemerintah kepada seluruh pemangku kepentingan. Dalam menjalankan perannya tersebut, maka posisi public relations atau hubungan masyarakat pemerintah dalam konteks penelitian ini dipegang oleh Diskominfo menjadi bagian sentral dalam pemerintahan daerah sebagai pihak yang dapat mengelola aspirasi publik dan semua pemangku kepentingan. Pemerintah daerah di era desentralisasi menjadi salah stau sumber acuan dalam pengelolaan kebijakan pemerintah dengan memanfaatkan dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pemanfaatan TIK dalam sistem pengelolaan pemerintah daerah diterapkan melalui e-government dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintah yang baik, salah satu bentuknya dengan penggunaan website Pemda. Melalui website subang.go.id Pemerintah Kabupaten Subang yang dikelola oleh Diskominfo, menjadi ujung tombak pemerintah dalam menyebarkan informasi kepada publik. Untuk mengetahui strategi pengelolaan konten website subang.go.id miliki pemkab Subang, maka dilakukan penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Dari hasil pengumpulan data melalui awancara mendalam, observasi, dan penelusuran dokumen yang relevan, peneliti berhasil mendapatkan sejumlah temuan penting. Penelitian ini menemukan hasil berupa permasalahan terkait dengan pengelolaan website oleh Diskominfo Pemkab Subang. Diantara persoalan yang masih dihadapi berkaitan dengan pengelolaan konten website subang.go.id adalah masih kurangnya koordinasi dalam pengelolaan website, terbatasnya SDM pengelola website, tidak dilakukannya pembaruan konten, tampilan website yang kurang menarik, rendahnya interaktivitas antara pengelola dengan pengguna website, serta kurangnya akses masyarakat dalam memanfaatkan website, tampilan website yang monoton. Mengacu pada standard pengelolaan konten website, maka permasalahan masih terjadi pada level riset, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Salah satu temuan penting dari munculnya permasalahan pengelolaan website subang.go.id adalah masih terpisahnya dan tidak adanya koordinasi dalam hal tugas dan tanggung jawab antara bagian Humas Pemkab Subang yang sebatas sebagai pemasok informasi di satu sisi, dengan peran Diskominfo Pemkab Subang sebagai pihak yang bertugas memublikasikan informasi. Kata kunci: Cyber Public Relation; Website; Pemerintah Kabupaten Subang; Good Governance; e-Government Abstract. In governance (good governance) should always put the interests of the stakeholders (stakeholders) are involved, including those conducted by a government as a public institution that serves the public interest. Governance is also not out of equity, equality, efficiency, transparency, and accountability of the information submitted by the government to all stakeholders. In carrying out that role, then the position of public relations or public relations of government in the context of this study is held by Diskominfo a central part in local government as a party that can manage the aspirations of the public and all stakeholders. The local government in the era of decentralization to be one stau source of reference in the management of government policies by utilizing and maximizing the utilization of information and communication technology (ICT). Utilization of ICT in local government management system implemented through the e-government in order to create good governance, one of its forms with the use of local government website. Through the website subang.go.id Subang regency government managed by Diskominfo, spearheading the government in disseminating information to the public. To know subang.go.id website content management strategies have Subang regency, then carried out studies using qualitative research methods and case study approach. From the data collected through in-depth Interview, observation, and search relevant documents, investigators managed to get a number of important findings. This study found the results in the form of problems related to the management of the website by Diskominfo Subang regency. Among the problems that are still faced with regard to the management of website content subang.go.id is still a lack of coordination in the management of the website, limited human resources manager of the website, it does not update the content, see the website less attractive, low interactivity between the manager of the users of the website, as well as the lack of access the public in using the website, the website look monotonous. Referring to the standard website content management, the problem still occurs at the level of research, planning, implementation and evaluation. One important finding of the emerging management issues subang.go.id website is still separation and lack of coordination in terms of duties and responsibilities between the PR Subang regency were limited as suppliers of information on the one hand, the role Diskominfo Subang regency as the people in charge publish information. Keywords: Cyber Public Relations; Website; Subang District Government; Good Governance,
MANAJEMEN KOMUNIKASI DI CALL CENTER TELKOM 147 KOTA SEMARANG Rezananda, Aditiya; Prasetio, Arie
Manajemen Komunikasi Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Komunikasi Vol.2 No.1 Oktober 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.849 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v2i1.11816

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang penting di era saat ini ,hal ini terjadi karena dengan komunikasi manusia mampu mempenuhi kebutuhan hidupnya dalam menjalankan kegiatan aktivitas sehari-hari. Dalam penelitian ini peneliti meneliti bagaimana komunikasi antar pribadi antara konsumen Indi Home dengan call center Telkom 147 mempengaruhi kesuksesan pesan yang akan disampaikan konsumen. Manajemen Komunikasi secara umum dipahami sebagai peroses mengordinasikan interpretasi atau pengertian melalui interaksi antar manusia. Kemampuan berkomunikasi dalam interaksi ini dipengaruhi oleh sudut pandang pengalaman individu ( field of experiance) dan kerangka berpikir yang dipahami oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen komunikasi yang terjadi di dalam call center Telkom 147 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif studi kasus serta didukung oleh paradigma konstruktivisme. Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara langsung dengan tiga orang dari Pihak call center Telkom 147 Kota Semarang sebagai informan utama dan 2 pelanggan Indi Home sebagai informan pendukung serta studi dokumentasi data. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen Komunikasi yang terdapat didalam call center Telkom 147 Kota semarang menggunakan elemen-elemen manajemen komunikasi yakni self, interpersonal, people in system dan competance.
Pola Komunikasi Komunitas Rumah Belajar Sahaja Bandung (Studi Etnografi Komunikasi Tentang Pola Komunikasi Antara Pengajar dan Anak Jalanan di Rumah Belajar Sahaja Bandung) Anta, Dwi Rizqi; Prasetio, Arie
Communicare : Journal of Communication Studies Vol 4 No 1 (2017): COMMUNICARE
Publisher : Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.798 KB)

Abstract

.
INTERAKSI SOSIAL KOMUNITAS VIRTUAL MEME COMIC INDONESIA Mestika, Indah; Sudrajat, Ratih Hasanah; Prasetio, Arie
Dialektika Vol 3 No 2 (2016): Vol.3 No.2 (2016) September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans are social beings who have a need to constantly interact with other humans, the presence of the internet, especially social media change the style of interaction that was originally in person can now be done virtually, even humans can form a particular group without having to meet directly with each other via social media. Facebook is one of the social media are widely used in Indonesia and form a virtual community. In this study, researchers interested in studying the social interaction of virtual communities on facebook social media. This type of research is qualitative research constructivist paradigm. Method of the approach in this study is a virtual ethnography. Data collection techniques are performed online and offline interviews and observations online at MCI community. Discussion through interviews, while three key respondents of this research is the facebook social media users were active in the MCI and one supporting respondent namely Admin Coordinator. The results showed that there is a motive behind the four Facebook users join and active in the community MCI there are curious motif, entertaining motif, the motif of expression and motif of self-esteem. In addition, varieties of languages are built facebook users in interaction in MCI, researcher has found three points, namely the term greeting, typical expression, and use hashtag. So it can be said that social interaction in a virtual community also has a culture or way of interacting like usual but it is an internet community.
SARACEN DI MEDIA ONLINE PERIODE AGUSTUS-SEPTEMBER 2017 (ANALISIS FRAMING BERITA EGGI SUDJANA DALAM KELOMPOK SARACEN DI MEDIA INDONESIA.COM DAN OKEZONE.COM) Diani, Erna; Prasetio, Arie
Dialektika Vol 5 No 2 (2018): Vol.5 No.2 (2018) September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Internet has provided various facilities to the public in obtaining and producing information. But with the ease offered by the internet, not infrequently people take advantage of these excellence to the negative thing. Saracen is a group of hate speech spreaders and racial issues arrested by the Police on August 23, 2017. In the Saracen group's arrest report there is Eggi Sudjana's name, a lawyer and activist who allegedly involved in the Saracen as Advisory Council. The purpose of this research is to know the framing of news about the involvement of Eggi Sudjana in Saracen group in online media mediaindonesia.com and okezone.com. This research uses framing analysis of Robert N. Entman with qualitative research method and constructivist paradigm. The results show that mendiaindonesia.com and okezone.com have different views in framing the news. Mediaindonesia.com tends to be neutral and objective in its reporting and frames the involvement of Eggi Sudjana in Saracen group is still an allegation as a fact and informations that comes from the police. While okezone.com tends to be subjective and biased to Eggi Sudjana as seen from the issues that are shown from Eggi Sudjana?s side by emphasizing the fact that Eggi Sudhaja is an innocent person.
KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS FAKTABAHASA (STUDI KASUS PADA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR BAHASA ASING DI KOMUNITAS FAKTA BAHASA BANDUNG) Aprilla, Nova; Prasetio, Arie
Dialektika Vol 4 No 1 (2017): Vol.4 No.1 (2017) Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study, titled Group Communications in Community Faktabahasa (Case Study on Teaching and Learning Foreign Languages in Community Faktabahasa Bandung) to find out how the activities of group communication in teaching and learning foreign languages in community Faktabahasa Bandung and communication interactions between the tutors with the participants in the community Faktabahasa Bandung , The method used in this study is a qualitative method using descriptive case study. As well as the technique of collecting data includes in-depth interviews, observation, and documentation. Informants consisted of seven people. The results of this research are activities of group communication that occurs not only learn a foreign language but also learn the culture, consisting of activities their internalization (introduction), learning foreign languages (clubbing) with storytelling, games, singing, watching videos and movies, sharing and test (test) to describe the function of group communication. The interaction communication between the tutor with the participants is two-way communication involving verbal and nonverbal communication with the atmosphere of teaching and learning activities that take place informal, relaxed, warm, intimate and conducive.