Riwan Kusmiadi, Riwan
Jurusan Agroteknologi, Universitas Bangka Belitung

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Penambahan Gedebong Pisang pada Kompos Bulu Ayam dengan Berbagai Jenis Aktivator Kusmiadi, Riwan; Khodijah, Nyayu Siti; Royalaitani, .
JURNAL ENVIAGRO Vol 8, No 1 (2015): ENVIAGRO
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agricultural activities always produce solid waste which originated from residues of livestock and crop. Chicken feathers and banana trunk are waste that have potential to be utilized as compost material. It is due to chicken feathers contains high protein so that it can be used as a source of nitrogen. Meanwhile, banana trunk contains high potassium. Decomposition of compost material needs a lot of time. However, composting can be conducted faster by using microorganisms. The purpose of this study is to determine the effect of banana trunk and the effectivity of local microorganism in the decomposition of compost material. This study uses randomized block design factorial with six treatments. First factor is banana trunk (0.5 and 1 kg). The second factor is activator types (EM4, MOL tapai and MOL papaya).The variables were temperature, water content, color, pH, N-total, C-organic, ratio C/N, phospor, and potassium. The result showed that banana trunk was statistically significant to water content, ratio C/N and potassium. Furthermore, the activators did not affect physical and chemical properties of compost. 
Studi Pemanfaatan Sampah Organik Sayuran Sawi (Brassica juncea L.) dan Limbah Rajungan (Portunus pelagicus) untuk Pembuatan Kompos Organik Cair Kusmiadi, Riwan; Prasetyono, Eva
JURNAL ENVIAGRO Vol 8, No 1 (2015): ENVIAGRO
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to investigate the utilization of organic waste of green mustard and crab waste as materials for producing liquid organic compost. This study was conducted in experiment station and laboratorium of Chemistry, Faculty of Agriculture, Fisheries and Biology, University of Bangka Belitung in February 2014. The design of experiment used randomized block design with formulation ratio as treatment. The treatments consist of F1 (100% green mustard organic waste), F2 (75% green mustard organic waste + 25% crab waste), F3 (50% green mustard organic waste + 50% crab waste) and F4 (25% green mustard organic waste + 75% crab waste). The results showed that green mustard organic waste and crab waste could produce quality of liquid organic compost in accordance with the Indonesian National Standard (SNI 19-7030-2004). All formulations between green mustard organic waste and crab waste, including F3 (50% green mustard organic waste + 50% crab waste) produced liquid organic waste in accordance with the Indonesian National Standard (SNI 19- 7030 2004).
Aplikasi Ekstrak Daun Merapin (Rhodamnia cinerea) untuk Menghambat Colletotrichum capsici pada Benih Cabai Diaguna, Riduan; Inonu, Ismed; Kusmiadi, Riwan
JURNAL ENVIAGRO Vol 8, No 1 (2015): ENVIAGRO
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

R. cinerea leaf is one of leaves with anti-fungi compound that is able to inhibit the growth of C. capsici. This research is aimed to know the impact and the effectiveness as anti-fungi of R. cinerea leaf extract in inhibiting the growth of C. capsici on the chili seeds. This research was conducted at Biology Laboratory, Experimentation and Research Station of the Faculty of Agriculture, Fishery and Biology Bangka Belitung University. The experimentation was carried on Januari 2014 to April 2014. The experiment was conducted in two stages, using randomized completely design with 6 level of treatment (research I), and 4 level of treatment (research II), and 3 replication. Observation data were analysed using analysis of variance (ANOVA) with the level of significance 95%. If the result showed significantly effect, it continued to be tested with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) (research I), and the Least Significance Difference (LSD) (research II). The result showed that the concentration of R. cinerea extract has significantly impact in inhibiting the growth of C. capsici on the chili seeds. The most effective concentration was found on the level of concentration 35% (90,9%) with the least percentage of affected seeds.
Pengaruh Jarak Tanam dan Waktu Penyiangan terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium salonicum L .) pada Lahan Ultisol di Kabupaten Bangka Kusmiadi, Riwan; Ona, Cik; Saputra, E
JURNAL ENVIAGRO Vol 8, No 2 (2015): ENVIAGRO
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aimed to find the appropriate plant spacing and weeding period to onion growth and production in ultisol land. Furthermore, the objective of the research is to identify interaction between plant spacing and weeding period and its effect to onion growth and production. The experiment conducted in May 2014 – July 2014 in Experimental Field, Faculty of Agriculture, Fisheries and Biology, Bangka Belitung University. It used Factorial Completely Randomized Design with two factors and three repeated. First factor is plant spacing, consist of J1 (10 x 15 cm) and J2 (20 x 15 cm). Second factor is weeding period, consist of P0 (without weeding), P1 (weeding in 7 day after palnting), P2 (weeding in 14 day after palnting), P3 (weeding in 21 day after palnting), P4 (weeding in 28 day after palnting), P5 (weeding to harvest time). The result showed plant spacing 20 x 15 cm and weeding period until harvest time give the great result to onion growth and production. Furthermore, it showed that no interaction between plant spacing and weeding period.
MENGKAMPANYEKAN HALAL LIFESTYLE BAGI MAHASISWA Afriyansyah, Budi; Kusmiadi, Riwan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halal Lifestyle merupakan gaya hidup yang sesuai dengan tuntunan ajaran Agama Islam. Sekarang ini gaya hidup halal telah menjadi trend baru bagi masyarakat baik di Indonesia dan masyarakat internasional. Kampus UBB sebagai wahana meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional dan mental mahasiswanya, rasanya tepat jika gaya hidup halal menjadi gaya hidup yang dijalankan oleh seluruh civitas akademika. Metode kegiatan ini dengan presentasi dari narasumber LPPOM MUI dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan ini, mahasiswa memahami konsep hidup halal sebagai gaya hidup dan memahami proses terbitnya sertifikat jaminan halal. Disamping itu terbentuknya Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA). Tindak lanjut, pelatihan TOT bagi mahasiswa agar mampu melaksanakan Halal goes to campus dan menginisiasikan unit kegiatan mahasiswa (UKM) halal center di kampus.
Uji Efikasi Ekstrak Daun Mengkudu, Kemangi dan Jambu Biji dalam Menghambat Pertumbuhan Cendawan Colletotrichum gloeosporioides pada Buah Pepaya Susanti, Sari; Kusmiadi, Riwan; Aini, Sitti Nurul
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 1 (2017): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.785 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v1i1.3

Abstract

Penyakit antraknosa merupakan salah satu masalah penting dalam budidaya pepaya, yang disebabkan oleh C.gloesporioides. Salah satu cara penanggulangannya menggunakan fungisida nabati. Bahan alami yang mempunyai khasiat sebagai fungisida nabati adalah mengkudu, kemangi dan jambu biji. Penelitian dilakukan dilaboratorium Mikrobiologi Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi Universitas Bangka Belitung pada bulan Januari sampai April 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF), faktor pertama ekstrak (E) yaitu ekstrak daun mengkudu (E1), kemangi (E2) dan jambu biji (E3), faktor kedua yaitu konsentrasi yaitu 0% (K0), 10% (K1), 20% (K2), 30% (K3), 40% (K4), 50% (K5) dan 60% (K6). Data dianalisis menggunakan analisis varian pada α 5% dengan menggunakan program SAS (Statistical Analitic System), jika berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jambu biji konsentrasi 30% paling baik menghambat pertumbuhan C.gloesporioides pada buah pepaya.
Peningkatan Kualitas Lada Putih dengan Kombinasi Lama Perendaman dan Penambahan Daun Karamunting (Melastoma malabathricum) Putri, Yasa; Kusmiadi, Riwan; Aini, Sitti Nurul
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 2 No 2 (2018): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.708 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v2i2.22

Abstract

Perendaman lada putih dengan penambahan daun karamunting (Melastoma malabathricum) merupakan salah satu upaya penanganan pascapanen lada. Tujuan penelitian yaitu mempercepat proses perendaman dengan penambahan daun karamunting yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas lada putih. Penelitian ini dilakukan di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka Induk, pengujian kualitas di Balai UPTD Sertifikasi dan Pengendalian Mutu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Bangka Belitung dan Lingkungan Hidup. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama (P) 4 taraf lama perendaman: (P0) kontrol 14 hari, (P1) 9 hari, (P2) 7 hari, (P3) 5 hari. Faktor kedua (K) penambahan dosis daun karamunting: (K0) kontrol tanpa pemberian dosis, (K1) 100 g, (K2) 150 g dan (K) 200 g. Setiap unit percobaan terdiri 2 kg buah lada. Uji lanjut menggunakan DMRT dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan lama perendaman berpengaruh terhadap peubah kadar benda asing, kadar biji kehitam-hitaman, dan kadar minyak atsiri. Perendaman selama 5 hari menghasilkan nilai minyak atsiri lebih tingggi yaitu 2,44%. Tidak ada interaksi antara lama perendaman dengan penambahan daun karamunting terhadap kualitas lada putih.
Uji Analisis Tingkat Kematangan dan Metode Perendaman terhadap Aspek Fisik dan Kimia Lada Putih (Muntok White Pepper) Kusmiadi, Riwan; Aini, Sitti Nurul; Nurkholis, Nurkholis
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 1 (2017): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.869 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v1i1.6

Abstract

Salah satu masalah perindustrian lada di Indonesia adalah rendahnya kualitas yang diproduksi oleh petani. Untuk mengatasi masalah ini perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan teknik yang baik dalam memproses lada dan menghasilkan kualitas lada sesuai Standar Nasional Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak faktorial dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah matang fisiologis (M) dan faktor kedua adalah metode perendaman (P). Tahap penelitian meliputi persiapan alat dan bahan, Perendaman lada, membersihkan kulit dan batang, pengeringan dan analisis uji mutu lada. Peubaha yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air, kadar warna lada, dan tingkat kontaminasi jamur. Hasil penelitian ini menunjukkan efek matang fisiologis memberikan pengaruh yang nyata pada kadar lada kehitam-hitaman dan biji enteng. Kadar lada kehitam-hitaman menunjukan tertinggi pada fase lewat matang optimum 0,12% dan terendah saat menjelang matang optimum 0,01%. Kadar biji enteng menunjukan tertinggi pada saat menjelang matang optimum 1,66% dan terendah pada saat lewat matang optimum 0.79%. Hasil penelitian lada putih baik dalam perlakuan metode perendaman dan perlakuan matang fisiologis untuk memenuhi Standar Nasional Indonesia.
Uji Efektifitas Agensia Hayati Metarizhium anisopliae Terhadap Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F) Secara In Vitro Kusmiadi, Riwan; Aini, Sitti Nurul; Apriyadi, Rion; Ciko, Ciko
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 2 (2017): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.195 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v1i2.12

Abstract

Hama merupakan penyebab terjadinya penurunan dan produksi tanaman, salah satunya yaitu Spodoptera litura. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat mortalitas Spodoptera litura akibat infeksi Metarhizium anisopliae. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Agroteknologi Fakultas FPPB.  Penelitian menggunakan RAKF dengan 2 faktor. Faktor pertama (stadia larva) yaitu L1 = instar 3, L2= instar 4. Faktor kedua (Konsentrasi aplikasi) yaitu V0=kontrol, V1=30 g/l air, V2=35 g/l air, V3= 40 g/l air, V4= 45 g/l air. Analisis data menggunakan ANOVA taraf kepercayaan 5% dan uji lanjut menggunakan BNJ taraf kepercayaan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 30 g/l air dan 35 g/l air tingkat mortalitas mencapai 88,89 % sedangkan konsentrasi 40 g/l air dan 45 g/l air sebesar 100% dengan rentang waktu kematian rata-rata 3 sampai 7 hari . Larva yang terinfeksi M. anisopliae mengalami perubahan perilaku seperti nafsu makan berkurang, gerakan larva menjadi lamban, tubuh lunak, tidak aktif, serta terjadinya perubahan warna menjadi hitam dengan sebagian tubuh larva ditumbuhi miselium.
Characterization of Bangka Landrace Groundnut (Arachis hypogaea L.) Germplasm based on Morphological Character Kusmiadi, Riwan; Prayoga, Gigih Ibnu; Apendi, Fitra; Alfiansyah, Alfiansyah
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 2 No 2 (2018): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.779 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v2i2.25

Abstract

Groundnut production can be improved through the use of superior seeds derived from landrace germplasm. The aim of this research was to study the morphological characteristics of Bangka landrace groundnut and the relationship between landrace. This research was conducted in Experimental and Research Garden, Bangka Belitung University from March to August 2017. This research used RBD with 9 landrace accessions and 1 national variety as treatment. The 9 landraces are accession Bedeng Akeh, Lubuk kelik, Matras, Sungailiat, Arung Dalam, Belimbing, Jongkong, Air Ketimbai 1, and Air Ketimbai 2. National variety is Kancil variety. The analysis of genetic relationship was done by the UPGMA method. The result of morphological characterization shows many similarities in the character such as growth habit, number of branches, stem color, leaf color, standard petal color, pod beak, and seed color. The differences are leaflet shape, pod constriction, pod reticulation, and primary seed color. The result of relationship analysis based on morphological characterization showed 4 groups on 87% similarities. The first group consists of the accession of Belimbing, Jongkong, Air Ketimbai 2, Sungailiat, and Kancil varieties. The second group is accession Matras, Lubuk Kelik, and Bedeng Akeh. The third group is Air Ketimbai 1 and the fourth group is Arung Dalam accession.