Eko Sulistiono, Eko
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MENGGUNAKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA SMP BERORIENTASI PENYELESAIAN MASALAH Sulistiono, Eko; ., Tjandrakirana; Rahayu, Yuni Sri
JURNAL PENA SAINS Vol 1, No 2 (2014): JURNAL PENA SAINS
Publisher : JURNAL PENA SAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar mengajar di sekolah hanya menekankan pada aspek mengetahui dan memahami. Aspek analisis, aplikasi, sintesis dan evaluasi jarang sekali dilakukan sehingga mengajarkan siswa dalam belajar hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan perangkat pembelajaran berorientasi penyelesaian masalah dengan ujicoba pada 31 siswa SMP dengan rancangan one group pretest-posttest, pengembangan dengan Dick and Carey. Data dianalisis dengan deskriptif kualitatif dengan hasil keterlaksanaan pembelajaran baik (dengan rentang 3-4). Tes hasil belajar siswa dianalisis dengan N-Gain mengalami peningkatan (0.72). Kemampuan berpikir kritis siswa dianalisis dengan N-Gain mengalami peningkatan (0.81). Simpulan peneliti bahwa perangkat pembelajaran berorientasi penyelesaian masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP.
Reevaluation and Delineation of Protected Areas in the Framework of Optimizing the Implementation of Protected Areas of Nunukan Island In the Nunukan District of North Kalimantan Province Sulistiono, Eko
AGRIFOR Vol 17, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.212 KB) | DOI: 10.31293/af.v17i1.3069

Abstract

This research has purpose (1) setting back the position of forest conservation in Nunukan Island that is free from the settlement, encroachment population, and also the location of public facilities from local community, (2) Knowing conflict matter of tenure and social that is accumulate so the forest conservation in Nunukan Island that is needed has function as water infiltration and water function for the life of Nunukan Island Community overall.The object research consists of doing the scoring in Nunukan Island by paramaters (1), the slope, (2)  the land cover, (3) the population density and the rain intensity. Based on the score of scoring four (4) parameters so it will get the location that should be the forest conservation in Nunukan Island.Based on the analysis result by the processing of scoring sum, it can not be gotten the score that shows over 175. But the determination of forest conservattion in Nunukan Island  can be gotten from the class of the field slopes >  40% the width is 871,48 hectares and the type of land organosol slope > 15 % the width is 1.4777,28 hectares and the spring 9,62 hectares. Based on the fact that Nunukan Island as residential areas needs the availability of water for the special necessities that is set by the government. It will be submitted by Directorate General of Forestry, agriculture as forest conservation , so it is needed to set the forest conservation area in Nunukan Island to ensure the availability of clean water for the community needs.Tarakan merupakan satu-satunya Kota serta sekaligus Pulau kecil di Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki kawasan hutan tersisa relatif sempit. Sejak tahun 2007 Pemerintah Kota melalui Dinas Kehutanan (sekarang bernama Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi) berkeinginan kuat merintis kawasan hutan guna dijadikan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL). Keinginan Tarakan membentuk KPH direspon baik oleh Kementerian Kehutanan dengan menerbitkan SK Menhut No. 783/Menhut-II/2009, dimana Tarakan sebagai salah satu lokasi implementasi model Kesatuan Pengelolaan Hutan.  
HIDROLISIS POLISAKARIDA XILAN JERAMI MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM KUATUNTUK BAHAN DASAR PRODUKSI BIOETANOL Aniriani, Gading Wilda; Apriliani, Nurul Fitria; Sulistiono, Eko
JURNAL ILMIAH SAINS Volume 18 Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.817 KB) | DOI: 10.1234/jis.v18i2.20901

Abstract

HIDROLISIS POLISAKARIDA XILAN JERAMI MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM KUAT UNTUK BAHAN DASAR PRODUKSI BIOETANOL ABSTRAKHidrolisis merupakan proses pemecahan polisakarida (gula kompleks) menjadi polimer yang lebih sederhana, mengingat syarat utama dari proses fermentasi untuk produksi bioetanol adalah gula monomer atau dimer. Polisakarida yang digunakan yakni hasil pretreatment dan ekstraksi jerami. Penggunaan cara kimiawi pada proses hidrolisis ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang optimum dengan waktu yang singkat. Metode penelitian yang digunakan adalah hidrolisis asam dengan membandingkan dua jenis larutan asam kuat yaitu asam sulfat (H2SO4) dan asam klorida (HCl) dengan konsentrasi masig-masing sebesar 0.5 N. Hidrolisis dilakukan dalam kondisi pada suhu 115 0C selama 60 menit pada tekanan 1 atm. Gula sederhana yang dihasilkan telah diuji dengan uji gula total, dengan hasil bahwa gula pereduksi diketahui dari selisih gula total pada kontrol tanpa perlakuan. Uji gula total dilakukan menggunakan metode Dubois, pengujian ini dilakukan pada hasil optimum dari hidrolisis yaitu asam klorida (HCl). Sampel yang diujikan yaitu, xilan (XI) dan kontrol (-) xilan (k-x). Analisis gula total menghasilkan sebanyak 2.906 mg/L untuk XI, sebanyak 728 mg/L untuk (k-x) dengan hasil bahwa  perolehan gula pereduksi sebesar 2.124 mg/L. Selisih hasil gula total yang diperoleh antara perlakuan dan kontrol mengindikasikan bahwa proses hidrolisis berhasil mendapatkan gula pereduksi.Kata kunci: gula kompleks, hidrolisis asam, gula sederhana, gula pereduksi dan gula total. HYDROLYSIS OF POLYCOXARIDA XYLANE STRAW USING STRONG ACID ACID SOLUTION FOR BASIC MATERIALS OF BIOETANOL PRODUCTION ABSTRACTHydrolysis is the process of breaking polysaccharides (sugar complexes) into simpler polymers, considering the main requirements of the fermentation process for bioethanol production are monomeric or dimeric sugars. The polysaccharides used are the results of pretreatment and extraction of straw. The use of chemical methods in the hydrolysis process aims to obtain optimum results with a short time. The research method used is acid hydrolysis by comparing two types of strong acid solutions namely sulfuric acid (H2SO4) and hydrochloric acid (HCl) with a concentration of each of 0.5 N. Hydrolysis is carried out under conditions at a temperature of 115 0C for 60 minutes at a pressure of 1 atm. The simple sugar produced was tested with a total sugar test, the result of the reducing sugar was known from the total sugar difference in the control without treatment. The total sugar test was carried out using the Dubois method, this test was carried out on the optimum results of hydrolysis, namely hydrochloric acid (HCl). The sample tested were, xylan (XI) and control (-) xylan (k-x). Analysis of total sugar yielded as much as 2,906 mg / L for XI, as much as 728 mg / L for (k-x) the result of the acquisition of reducing sugars was 2,124 mg / L. The difference of the result total sugar produced between treatment and control indicates that the hydrolysis process succeeded in obtaining reducing sugars.Keywords: complex sugar, acid hydrolysis, simple sugar, reducing sugar and total sugar