Articles
15
Documents
PELESTARIAN LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA MELALUI PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR BAHASA JAWA DALAM MATERI UNGGAH-UNGGUH

GeoEco Vol 2, No 1 (2016): Jurnal GeoEco Januari 2016
Publisher : GeoEco

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Jawa dalam materi unggah-ungguh bahasa Jawa melalui penerapan model pembelajaran kontekstual (Contextual Learning) pada Pada Siswa Kelas VIId  SMP Negeri 26 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016.Subjek penelitian sejumlah 33 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki,  20 siswa perempuan dan guru. Data yang akan dikumpulkan berupa data tentang prestasi belajar Bahasa Jawa yaitu hasil ulangan dan tes dalam materi melaksanakan aturan di lingkungan sekolah pada mata pelajaran Bahasa Jawa dan data tentang penerapanmodel pembelajaran kontekstual.Metode pengumpulan data berupa tes, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kritis dan analisis konstekstual.  Indikator penelitian ini adalah dari pembelajaran kurang menarik menjadi menarik sehingga prestasi belajar siswa mencapai 72%; kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Jawa akan dicapai lebih. Prosedur dalam penelitian ini melalui 2 siklus tindakan, yang terdiri dari tahap:perencanaan,  melakukan tindakan,  mengamati (observasi), tahap refleksi.Hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa melalui penerapan model pembelajaran kontekstul  dapat  meningkatkan prestasi belajar Bahasa Jawa dalam materi unggah-ungguh, baik secara individu maupun kelompok, pada siklus I  dengan hasil rata-rata tidak tuntas, indikator kerja setelah tindakan pada siklus II diharapkan meningkat menjadi tuntas minimal telah mencapai 75%, ditunjukkan dari peningkatan ketuntasan belajar siswa kondisi awal ke siklus I sebesar 7 atau 21,22% dan siklus I ke siklus II ada peningkatan sebesar 8 atau 24,24%. Dengan demikian hipotesayang menyatakan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kontekstul (CTL) dapat  meningkatkan prestasi belajar Bahasa Jawa dalam materi unggah-ungguh padakelas VII d Semester SMP Negeri 26 Surakarta terbukti kebenarannya. Kata Kunci:  Model Pembelajaran CTL, Prestasi Belajar Bahasa Jawa, Unggah-ungguh.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV YAPIS MERAUKE

MAGISTRA: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2, No 3 (2015): Magistra Volume 2 Nomor 3, Juli 2015
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui penerapan model pembelajaran kontekstual diharapkan mampu mengubah cara belajar siswa yang selama ini lebih banyak menunggu informasi dari guru ke pembelajaran yang lebih melibatkan keaktifan siswa dalam belajar IPA. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPA tentang energi dan penggunaannya pada siswa kelas IV  SD Yapis I Merauke tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen (one group pretest posttest design). Teknik mengumpulan data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif, Besarnya peningkatan sebelum dan sesudah pembelajaran dihitung menggunakan rumus Gain Ternormalisasi. Berdasarkan hasil eksperimen maka terdapat pengaruh terhadap hasil belajar IPA tentang energi dan penggunaanya pada siswa kelas IV SD Yapis 1 Merauke dalam model pembelajaran kontekstual

Pemodelan Arsitektur Data pada Perguruan Tinggi (Studi Kasus : UMMagelang)

Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 2 No 1 (2018): April 2018
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.769 KB)

Abstract

Isu pelayanan publik menjadi isu utama dalam penyediaan layanan publik khususnya pada perguruan tinggi sebagai salah satu sektor publik pada bidang pendidikan. Perlu inovasi secara terarah dalam mengembangkan sistem pelayanan khususnya pada civitas akademika dengan prinsip good governance. Pengembangan ini sangat tergantung pada Pusat Data dan Sistem Informasi UMMagelang. Namun demikian, kendali dan kontrol pengembangan sistem diserahkan secara otonomi pada masing-masing biro tataran institusi. Sehingga sistem yang dikembangkan bukan berdasarkan pada fungsi bisnis yang dijalankan ataupun entitas data yang diperlukan, namun sebatas spontanitas kebutuhan jangka pendek. Perlu adanya analisa yang mendalam terkait relasi antara pengembangan sistem informasi dengan fungsi bisnis yang berjalan serta entitas data yang dibutuhkan. Pemodelan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Zachman Framework yang memiliki kelebihan dalam kedalaman analisa pada arsitektur data. Penelitian ini dengan merelasikan 3 variabel yaitu fungsi bisnis, entitas data dan aplikasi yang memudahkan identifikasi posisi-posisi mana yang perlu segera dibenahi.

PENINGKATAN WAWASAN KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI PENDIDIKAN

ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.347 KB)

Abstract

Abstract: The objectives of this activity are: (1) improving leadership competencies in elementary schools; (2) increasing the latest insights from research results on educational leadership; (3) detect the style and type of leadership; and (4) increasing the latest insights from research results about organizational culture. The methods used are seminars and workshops. The result is that there is an increase in competence and insight of leadership and organizational culture as well as the detection of style and type of educational leadership.Keyword: leadership, organizational culture, style and type of leadershipAbstrak: Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan kompetensi kepemimpinan di sekolah dasar; (2) bertambahnya wawasan terbaru dari hasil-hasil penelitian tentang kepemimpinan pendidikan; (3) mengetahui gaya dan tipe kepemimpinan; dan (4) bertambahnya wawasan terbaru dari hasil penelitian tentang budaya organisasi. Metode yang digunakan adalah seminar dan workshop. Hasilnya bahwa ada peningkatan kompetensi dan wawasan kepemimpinan dan budaya organisasi serta terdeteksinya gaya dan tipe kepemimpinan pendidikan.Kata kunci: kepemimpinan, budaya organisasi, gaya dan tipe kepemimpinan

PENGUKURAN BUDAYA ORGANISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN DI SEKOLAH DASAR

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 26 Nomor 1 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.284 KB)

Abstract

Abstract: This study aims at describing the tendency of the type of organizational culture and its impact on leadership effectiveness in elementary school. The design of research was using the research development involving 300 teachers as a sample and was selected purposively and proportional in five districts in Malang. The results showed that some types of organizational culture prevailed school organization including bureaucratic, supportive, innovative, market, adhocratic, and clan types. The entire types deem to be significant influence on the behavior and effectiveness of school leadership including the efforts of the principal in (1) the development of vision, mission, and organizational goals, (2) human resources management, (3) implementation of functions as manager, (4) role of leader, (5) the improvement of professional teacher, and (6) the development of school organizational climate.Keywords: culture, organization, leadership, elementary schoolAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kecenderungan tipe budaya organisasi dan pengaruhnya terhadap efektivitas kepemimpinan di sekolah dasar. Rancangan penelitiannya menggunakan penelitian pengembangan yang melibatkan 300 orang guru sebagai sampel yang dipilih secara purposive dan proportional dari lima kecamatan di Kota Malang. Hasil penelitian menujukkan sejumlah tipe budaya organisasi mewarnai organisasi sekolah meliputi tipe birokratis, supportif, inovatif, market, adhokrasi, dan klan. Kesemua tipe memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku dan efektivitas kepemimpinan sekolah meliputi usaha-usaha kepala sekolah dalam (1) pengembangan visi, misi, dan tujuan organisasi, (2) pengelolaan sumber daya manusia, (3) pelaksanaan fungsi sebagai manajer, (4) pelaksanaan peranan sebagai leader, (5) peningkatan professional guru, dan (6) pengembangan iklim organisasi sekolah.Kata Kunci: budaya, organisasi, kepemimpinan, sekolah dasar

RANCANG BANGUN APLIKASI GO-TUTOR BERBASIS ANDROID PADA BIMBINGAN BELAJAR RUMAH PINTAR MAGELANG

INFOKAM Vol 13, No 1 (2017): INFOKAM No. 1/Th. 2017/Maret/2017
Publisher : P3M AMIK JTC

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang masih menggunakan cara konvensional untuk siswa menentukan jadwal belajar dan memilih tutor untuk tambahan belajar di rumah. Proses reservasi yang lama dan biaya operator selular yang mahal menjadi kendala untuk pengembangan bisnis. Selain itu, siswa sangat sulit memilih tutor karena kurangnya informasi apakah tutor tersebut telah memiliki jadwal mengajar pada saat siswa akan memilih tutor tersebut. Aplikasi Go-Tutor Berbasis Android pada Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang yang dapat memudahkan siswa dalam mereservasi tutor. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah model dengan menggunakan model Waterfall. Perancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan UML (Unified Modelling Language). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah aplikasi Go-Tutor berbasis Android yang dapat memberikan kemudahan siswa mereservasi tutor untuk kegiatan bimbingan belajar, serta membantu Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang untuk meningkatkan bisnis di bidang pendidikan.Kata Kunci :  Aplikasi Go-Tutor, Android, Waterfall, Bimbingan Belajar Rumah Pintar Magelang, UML.

Aspek reproduksi ikan blodok (B. boddarti) di perairan Kabupaten Merauke

Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 2 (2015): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan populasi diakibatkan oleh aktivitas manusia maupun yang diakibatkan oleh perubahan kualitas lingkungan perairan, sehingga dapat mengakibatkan keseimbangan ekologis terganggu dan kemampuan pertumbuhan serta reproduksi ikan Blodok (Boleophthalmus boddarti) menjadi terhambat. Sebagai penelitian pendahuluan penelitian ini bertujuan memperoleh informasi tentang aspek reproduksi ikan Blodok (Boleophthalmus boddarti) meliputi nisbah kelamin, ukuran pertama kali matang gonad dan tingkat kematangan gonad. Berdasarkan uji chi-square pada tiga Stasiun nisbah kelamin antara ikan jantan dan ikan betina yang tertangkap selama penelitian adalah sama, yakni 1:1 yang berarti bahwa jumlah ikan jantan dan ikan betina tidak berbeda nyata. Pada Stasiun II ukuran pertama kali matang gonad paling kecil dibandingkan dengan stasiun I dan III, yakni pada ikan Blodok jantan memiliki ukuran pertama kali matang gonad pada ukuran panjang total 123,29 mm dan pada ikan betina pada ukuran 115,83 mm. Persentase terbesar terhadap pengamatan tingkat kematangan gonad pada ikan betina diperoleh bahwa puncak pemijahan ikan Blodok betina terjadi pada bulan Maret.

Composition and abundance of fish species on the coast of Payumb, Merauke City

Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Vol 2, No 1 (2018): Akuatikisle
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposisi jenis dan kerapatan mangrove di Pesisir Arafura Kabupaten Merauke Provinsi Papua

Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komposisi jenis dan kepadatan mangrove di pesisir laut Arafura, Merauke. Penelitian ini sangat penting dan utama, untuk mempertahankan fungsi dan manfaat hutan mangrove sebagai ekosistem kunci dan penunjang kawasan pesisir laut Arafura. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada September-Desember 2014, lokasi dibagi menjadi 3 stasiun, pengambilan data menggunakan metode observasi, transek dan plot ukuran 10x10m. Jenis-jenis mangrove yang ditemukan diidentifikasi, data jumlah individu/jenis digunakan untuk menghitung kerapatan jenis per luas area, dilanjutkan dengan analisis diskriptif kualitatif. Ekosistem mangrove Pesisir Arafura Kabupaten Merauke di stasiun I. Karang Indah memiliki 14 jenis mangrove dengan katagori padat dan baik (1200 pohon/ha dan penutupan jenis 91.4). Stasiun II. Samkai, memiliki 4 jenis mangrove, Stasiun III Rimba Jaya, memiliki 8 spesies, kedua stasiun ini sama-sama memiliki kreteria rusak. Komposisi spesies dan kepadatan ekosistem mangrove di pesisir ini sangat dipengaruhi oleh degradasi dan eksploitasi ekosistem.

Pemetaan Gaya Dan Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah

Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Tahun 27 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.137 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to know style, type, leadership style, and leadership type that most dominant of headmasters of state primary schools, state junior and senior high school in Malang City. Quantitative approach with descriptive exploratory analysis design. Population (136) headmasters of state primary schools, state junior and senior high school in Malang City, sample of random sampling 41 people. Data collection techniques use questionnaire, factor analysis and descriptive. Outcome: (1) 5 types of leadership style, that is democratic, delegative, militaristic/autocratic, exploitative, and consultative, (2) leadership type that is administrative/executive, democratic, populist/nationalistic, charismatic and authoritarian/autocratic, (3) the most dominant democratic style the headmaster answered agree, the delegative style and consultative answer agreed, militaristic/autocratic style and exploitative less agree. (4) administrative/executive type, democratic, charismatic, and authoritarian, the most dominant principal responds agree, and populist/nationalistic type responds less agree.Keyword: leadership style, leadership type, headmasterAbstrak: Tujuan penelitian mengetahui gaya, tipe, gaya kepemimpinan paling dominan, dan tipe kepemimpinan paling dominan kepala sekolah SD, SMP, dan SMA Negeri Kota Malang. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan analisis deskriptif eksploratori. Populasi (136) orang kepala SD, SMP, dan SMA Negeri se-Kota Malang, sampel random sampling 41 orang. Teknik pengumpulan data angket, analisis faktor dan deskriptif. Hasil: (1) gaya kepemimpinan ada 5 macam yaitu demokratik, delegatif, militeristik/otokratis, eksploitatif, dan konsultatif, (2) tipe kepemimpinan yaitu administratif/eksekutif, demokratis, populistik/nasionalistik, karismatik, dan otoriter/otokratis, (3) gaya demokratik paling dominan kepala sekolah menjawab setuju, gaya delegatif dan konsultatif menjawab setuju, gaya militeristik/otokratis) dan eksploitatif kurang setuju, (4) tipe administrative/eksekutif), demokratik, karismatik, dan otoriter yang paling dominan kepala sekolah menjawab setuju, dan tipe populistik/nasionalistik) menjawab kurang setuju.Kata kunci: gaya kepemimpinan, tipe kepemimpinan, kepala sekolah