Hodiyanto Hodiyanto, Hodiyanto
Prodi Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, FKIP – UNS

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Hodiyanto, Hodiyanto
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.066 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan prestasi belajar; (2) Hubungan antara kemampuan koneksi matematis dengan prestasi belajar; dan (3) Hubungan antara pemecahan masalah matematis dan kemampuan koneksi matematis dengan prestasi belajar. Metode penelitian menggunakan metode korelasional. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran sehingga alat pengumpul data yang digunakan adalah tes. Populasi dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa semester I dan kelas A pagi sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian adalah berikut: (1) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan prestasi belajar; (2) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan koneksi matematis dengan prestasi belajar; dan (3) Terdapat hubungan  positif yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan koneksi matematis dengan prestasi belajar. Kata Kunci: hubungan, pemecahan masalah, koneksi, prestasi belajar.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN PMR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN SUKOHARJO Hodiyanto, Hodiyanto; Budiyono, Budiyono; Slamet, Isnandar
Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 4, No 2 (2016): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this research was to investigate the effect of learning models with realistic mathematic education (RME) approach on learning achievement and mathematical communication ability viewed from student creativity. The learning models compared were Problem Posing (PP), Problem Solving (PS) and direct learning models. This research used a quasi-experimental research. The population were the seventh grade students of junior high school in Sukoharjo. The samples of this research were taken by using the stratified cluster random sampling technique. The proposed hypothesis of this research was analyzed by using the two way multivariate analysis of variance with unbalanced cells. The results of the research are as follows: (1) model of PP learning and model of PS learning with RME approach result the same achievement, but model of PP learning with RME approach results in a better mathematical communication ability than model of PS learning with RME. Model of PP learning and model of PS learning with RME approach result in better achievement and mathematical communication ability than direct learning model. (2) the students with the high creativity have better achievement and mathematical communication ability than those with the moderate or low creativity, but the students with the moderate and low creativity have the same achievement and mathematical communication ability. (3) in each creativities of students, model of PP learning and model of PS learning with RME approach result in better achievement and mathematical communication ability than direct learning model. Model of PP learning and model of PP learning with RME approach result the same achievement, but model of PP learning with RME approach results in a better mathematical communication ability than model of PS learning with RME. (4) in each learning models, the students with high creativity have better achievement and mathematical communication ability than those with medium and low creativity, and the students with moderate and low creativity have the same achievement and mathematical communication ability.Keywords: PP Learning, PS Learning, RME Approach, Direct Learning, Mathematical Communication Ability, Achievement, and Creativity of students.
ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS IX DALAM MENGERJAKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR Hodiyanto, Hodiyanto
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.939 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kesulitan yang dialami olehsiswa kelas IX SMP Negeri 4 Karanganyar dalam mengerjakan soal operasi bentuk aljabar; (2) Penyebab kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas IX SMP Negeri 4 Karanganyar dalam mengerjakan soal operasi bentuk aljabar. Metode penelitian ini menggunakan metode diskriptif. Berdasarkan hasil analisis jawaban siswa dan wawancara diperoleh bahwa: (1) Kesulitan yang dialami oleh siswa adalah melakukan operasi bentuk aljabar (penjumlahan, pengurangan, dan perkalian bilangan negatif dan positif), memahami soal cerita atau soal kontekstual, dan memanipulasi masalah kontekstual ke dalam simbol matematika; (2) Penyebab kesulitan siswa adalah siswa tidak memahami konsep variabel, konstanta, dan koefisien. Siswa lemah dalam operasi bilangan bulat. Siswa tidak terbiasa memanipulasikan masalah kontekstual ke dalam model matematika.Kata Kunci: Kesulitan, operasi bentuk aljabar, penyebab kesulitan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI GENDER PADA MATERI HIMPUNAN Hodiyanto, Hodiyanto
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.091 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan denganpembelajaran pemecahan masalah danpembelajaran konvensional ditinjau dari gender. Metodepenelitianyang digunakandalampenelitianini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitiannya quasi experimental designs. Hasil penelitian ini adalah(1)Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diajarkan dengan pembelajaran pemecahan masalah tergolongsedang (2) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diajarkan dengan pembelajaran konvensional tergolongsedang (3) Terdapat perbedaan kemampuan berpikirkreatif siswa yang diberikan pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional (4) Tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gender (laki-laki, perempuan) baik siswa yang diajarkan dengan pembelajaran pemecahan masalah maupun pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional (5) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diberikan pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional (6) Tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gender (laki-laki,perempuan) baik siswa yang diajarkan dengan pembelajaran pemecahan masalah maupun pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: pemecahan masalah, gender, dan kemampuan berpikir kreatif
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN PMR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN SUKOHARJO Hodiyanto, Hodiyanto; Budiyono, Budiyono; Slamet, Isnandar
Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 4, No 2 (2016): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this research was to investigate the effect of learning models with realistic mathematic education (RME) approach on learning achievement and mathematical communication ability viewed from student creativity. The learning models compared were Problem Posing (PP), Problem Solving (PS) and direct learning models. This research used a quasi-experimental research. The population were the seventh grade students of junior high school in Sukoharjo. The samples of this research were taken by using the stratified cluster random sampling technique. The proposed hypothesis of this research was analyzed by using the two way multivariate analysis of variance with unbalanced cells. The results of the research are as follows: (1) model of PP learning and model of PS learning with RME approach result the same achievement, but model of PP learning with RME approach results in a better mathematical communication ability than model of PS learning with RME. Model of PP learning and model of PS learning with RME approach result in better achievement and mathematical communication ability than direct learning model. (2) the students with the high creativity have better achievement and mathematical communication ability than those with the moderate or low creativity, but the students with the moderate and low creativity have the same achievement and mathematical communication ability. (3) in each creativities of students, model of PP learning and model of PS learning with RME approach result in better achievement and mathematical communication ability than direct learning model. Model of PP learning and model of PP learning with RME approach result the same achievement, but model of PP learning with RME approach results in a better mathematical communication ability than model of PS learning with RME. (4) in each learning models, the students with high creativity have better achievement and mathematical communication ability than those with medium and low creativity, and the students with moderate and low creativity have the same achievement and mathematical communication ability.Keywords: PP Learning, PS Learning, RME Approach, Direct Learning, Mathematical Communication Ability, Achievement, and Creativity of students.
Kemampuan spasial sebagai prediktor terhadap prestasi belajar geometri mahasiswa Hodiyanto, Hodiyanto
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.645 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.364

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kontribusi kemampuan spasial terhadap hasil belajar geometri dan korelasi antara kemampuan spasial dengan prestasi belajar geometri mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran sehingga alat pengumpul data yang digunakan adalah tes kemampuan spasial dan tes prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester I dan kelas A pagi sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regeresi sederhana menggunakan SPSS, tetapi sebelum dilakukan uji regresi terlebih dahulu dilakukan uju psrasyarat analisis yaitu uji normalitas dan linieritas. Berdasarkan pembahasan dan kajian teori yang telah diuraikan maka disusun kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: kemampuan spasial dapat dijadikan prediksi terhadap prestasi belajar geometri dan semakin tinggi kemampuan spasial mahasiswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar geometri mahasiswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING Hodiyanto, Hodiyanto; Susiaty, Utin Desy
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2018): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.703 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n1a12

Abstract

Abstrak:Hasil penelitian (Hodiyanto, 2017) menunjukkan bahwa kemampuan pembuktian matematis mahasiswa tergolong rendah dan jika hal ini dibiarkan maka berakibat semakin lemahnya kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, padahal mahasiswa calon guru tentu akan mendidik dan mengajar siswa/siswinya agar memiliki kemampuan pembuktian matematis yang baik. Oleh sebab itu, peneliti mencoba melakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pembuktian matematis melalui penerapan model pembelajaran problem posing. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk penelitiannya berupa penelitian eksperimental semu. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran dengan alat pengumpul data yang digunakan adalah tes pembuktian matematis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas A sore sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial, uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa, sehingga secara tidak langsung model pembelajaran problem posing bisa diterapkan untuk peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa yang levelnya sama dengan kemampuan pembuktian matematis.Abstract:The results showed that student mathematical proof ability was low (Hodiyanto, 2017) and if this was left without any solution done then mathematical proof ability was the longer the lower when college student will certainly educate and teach students in order to have good mathematical proof ability. Therefore, the researcher tried to develop it through problem posing learning model. This research method used quantitative method, quasi experimental research. Data collecting technique used was a measurement technique and data collection tool used was a mathematical proof test. Population in this research were all student of semester V of mathematic education study program of IKIP PGRI Pontianak. Sampling technique used was cluster random sampling technique and class A afternoon as research sample. Data analysis technique in this research used inferential statistic, t test. The results of this study indicate that the model of learning posing problems affected it, so indirectly the problem posing model could be applied for the development of high-level thinking skills of students with the same level of it.
Proses berpikir probabilistik mahasiswa pendidikan matematika ditinjau dari gender di IKIP PGRI Pontianak Hodiyanto, Hodiyanto; Oktaviana, Dwi
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.173 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v6i2.1963

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan proses berpikir probabilistik mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak ditinjau dari gender. Teknik pengambil sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika kelas C Sore semester V IKIP PGRI Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengukuran, dan dokumentasi, sedangkan instrumen pada penelitian ini adalah tes, pedoman wawancara, dan dokumen. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa kemampuan berpikir probabilistik mahasiswa laki-laki dan perempuan masuk dalam level 4 pada soal ruang sampel; terdapat perbedaan kemampuan berpikir probabilistik antara perempuan dan laki-laki pada kejadian dan probabilitas yaitu mahasiswa laki-laki masuk dalam level 3 sudah dapat menkonstruksikan anggota suatu kejadian dengan mengikuti pola tertentu tetapi lupa dalam menuliskan rumus untuk menghitung nilai probabilitasnya, sedangkan mahasiswa perempuan masuk dalam level 1 dalam mengkontruksikan anggota suatu kejadian dengan tidak mengikuti pola tertentu. Kemampuan berpikir probabilistik soal variabel random dan probabilitas masuk dalam level 2 yaitu mahasiswa menuliskan notasi dalam menentukan probabilitasnya tetapi dalam menentukan semua nilai yang mungkin untuk suatu probabilitas dengan tidak lengkap.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Semester V dalam Mengerjakan Soal Pengantar Analisis Real Hodiyanto, Hodiyanto
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5 NOMOR 1 JUNI 2017
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.207 KB) | DOI: 10.23971/eds.v5i1.641

Abstract

The purpose of this study was to know: (1) Errors made by V semester students of Mathematics Education in working on the test of real analysis introduction. (2) Causes of errors done by student in working on the test of introduction of real analysis. This research method used descriptive method. Based on analysis of student answers and interviews showed that: (1) Students make errors: provide an option, conclusions given in the answer steps, determine the set of quadratic inequalities settlement, and determine infimum and suremum (2) The causes of the student error  in working on the test of introduction of real analysis are: Students are less in doing the proof, rush in solving problems, rarely solve problems that have high difficulty or high order thinking tests, students are weak in the ability of mathematical proof, and students are also not accustomed in answering questions with a structured pattern.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA Hodiyanto, Hodiyanto; Haryadi, Rahman
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.34 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.5941

Abstract

Berbagai hasil penelitian menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa maupun mahasiswa dan salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah model yang selama ini diterpakan masih belum optimal. Oleh sebab itu, perlu dicarikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dan salah satu model yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan adalah model pembelajaran problem posing dengan pendekatan realistik. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) besarnya pengaruh model pembelajaran problem posing dengan pendekatan realistik terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, (2) terdapat pengaruh model pembelajaran problem posing dengan pendekatan realistik terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan kelas B Pagi semester II Program Studi Pendidikan Matematika sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpul data menggunakan pengukuran dan tes sebagai alat pengumpul data. Teknik analisi data menggunakan software SPSS 16. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PP dengan pendekatan realistik berpengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa.