Articles

Found 6 Documents
Search

Motilitas Ascaridia galli Dewasa dalam Larutan Ekstrak Etanol Biji Palem Putri (Veitchia merrillii) Balqis, Ummu; Darmawi, Darmawi; Maryam, Maryam; Muslina, Muslina; Hamzah, Abdullah; Daud, Razali; Hambal, Muhammad; Rinidar, Rinidar; Harris, Abdul; Muttaqien, Muttaqien; Azhar, Azhar; Eliawardani, Eliawardani
Jurnal Agripet Vol 16, No 1 (2016): Volume 16, N0. 1, April 2016
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v16i1.3022

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motilitas Ascaridia galli dewasa dalam ekstrak etanol biji Veitchia merrillii. Ekstrak etanol V. merrillii dianalisis fitokimia. Sebanyak 16 ekor cacing A. galli dewasa dibagi kedalam empat kelompok. Cacing pada kelompok pertama adalah kelompok tanpa perlakuan. Cacing pada kelompok kedua diberi 0,6 mg/ml levamisole. Cacing pada masing-masing kelompok ketiga dan keempat diberi 50 dan 100 mg/ml crude ekstrak biji V. merrillii. Motilitas A. galli ditentukan dalam skor persentase setelah 12, 24, 36 jam dengan menggunakan kriteria: 3 (badan bergerak), 2 (hanya sebagian badan bergerak), 1 (tidak bergerak tetapi masih hidup), 0 (mati). Hasil fitokimia V. merrillii mengandung alkaloids, saponins, tannins, flavonoids, terpenoids. Ekstrak biji V. merrillii dosis 100 mg/ml secara in vitro dapat mempersingkat selama 12 jam waktu motilitas cacing A. galli dewasa. Penelitian ini mengindikasikan potensi anthelmintik berbasis herbal untuk pengendalian A. galli.  (Motility of Ascaridia galli adult worms in vitro in ethanolic extracts of Nuts Veitchia merrillii) ABSTRACT. The purpose of this research was to know the motility of Ascaridia galli adult worms in aqueous ethanolic extracts of nuts Veitchia merrillii. The ethanolic extract of the V. merrillii was analyzed. Amount of sixteen head A. galli adult worms were divided into four groups. The first group, worms were left as un-treated normal controls. The second group, worms were treated with concentrations of 0,6 mg/ml levamisole. The third and fourth group, worms were treated with crude aqueous ethanolic extract of 50 and 100 mg/ml concentrations nuts of the V. merrillii, respectively. Motility of A. galli were determined after 12, 24, 36 hour by mean of persentage scored using the following criteria: 3 (moving whole body), 2 (moving only parts of the body), 1 (immobile but alive), and 0 (died). The result of phytochemical V. merrillii contains alkaloids, saponins, flavonoids, tannins, and terpenoids. V. merrillii nuts extract concentrations of 100 mg/ml in vitro can shorten the time motility A. galli adult worms for 12 hours. The study indicated the potential for developing herbal-based anthelmintics to control A. galli.
Histopathological Changes of Egg Cells in the Uterine of Ascaridia galli after Treatment with Extract of Veitchia merrillii Nuts Balqis, Ummu; Muslina, Muslina; Hambal, Muhammad; Athaillah, Farida; Muttaqien, Muttaqien; Azhar, Azhar; Ismail, Ismail; Rastina, Rastina; Eliawardani, Eliawardani; Harris, Abdul; Hamzah, Abdullah; Vanda, Henni; Darmawi, Darmawi
Majalah Obat Tradisional Vol 22, No 3 (2017)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mot.31544

Abstract

The aim of the study was to observe the histopathological changes of the entire egg cells in the uterine of Ascaridia galli worms treated with crude ethanolic extract of Veitchia merrillii nuts. Histopathological changes of the entire egg cells were observed to describe that the activity of extract V. merrillii nuts interfered the reproduction process could decrease the quantity and quality of A. galli eggs. The experiments consisted of 16 head A. galli female adult worms divided into four groups, contained four worms of each, and maintained in 0.9% phosphate buffered saline (PBS). First group, a negative control experiment consisted of A. galli in 0.9% PBS. Second group, concentration of 15 mg/mL albendazole was used as a positive control. Third group and fourth group, in vitro exposure of the worms to the crude ethanolic extract V. merrillii nuts at a concentration of 25 mg/mL and 75 mg/mL, respectively. The histopathological changes of egg cells in the uterine region of stained worms was evaluated by light microscopic examination at 40x magnification. The results showed that shrinkage and disintegration of the entire egg cells in the breakage of uterus. The results indicate that the possible use of the plant as a potential anthelmintic against A. galli, the intestinal nematode parasite of domestic fowl.
KELAYAKAN MEDIA ANIMASI HUKUM NEWTON II TENTANG GERAK PADA BIDANG MIRING DAN KATROL DI SMA KABUPATEN ACEH BESAR Muslina, Muslina; Halim, Abdul; Khaldun, Ibnu
Jurnal IPA & Pembelajaran IPA Vol 1, No 1: Juni 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v1i1.9568

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media animasi hukum Newton II tentang gerak pada bidang miring dan katrol, mendeskripsikan kelayakan media animasi hukum Newton II yang dikembangkan baik dari segi kualitas, validitas, berdasarkan masukan para ahli, meminta tanggapan guru dan siswa terhadap media sehingga layak digunakan dalam pembelajaran fisika. Penelitian dilakukan di tiga sekolah kabupaten Aceh Besar (SMAN Modal Bangsa, SMAN 1 Montasik,  dan SMAN 1 Krueng Barona Jaya) menggunakan metode penelitian reasearch and development (R and D) dengan model pengembangan ADDIE.  Hasil pengujian alfa test  menunjukkan bahwa media animasi hukum Newton II tentang gerak pada bidang miring dan katrol sangat baik/layak digunakan sebagai media dari segi validitas. Penilaian kualitas media  dari aspek perangkat lunak, desain pembelajaran, desain media dan aspek komunikasi  secara keseluruhan menunjukkan bahwa media mempunyai kriteria sangat baik dan layak digunakan. Pengujian beta testing yang didasarkan pada hasil uji/tanggapan pengguna oleh guru dan siswa secara keseluruhan memberikan respon positif terhadap media, sehingga media animasi hukum Newton II yang dikembangkan memiliki kriteria sangat baik. Dari hasil penelitian  didapat bahwa kualitas media animasi yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat baik dan layak digunakan sebagai media yang menunjang proses pembelajaran fisika. Kata Kunci : Media, Animasi, Katrol, Bidang Miring,Alfa test, Beta TestAbstract. This research was conducted to develop animation media Newtons second law of motion on an incline and pulley, describes eligibility animation media Newtons second law developed both in terms of quality, validity based on the input of experts, asking for a response of teachers and students to the media so its worth used in learning physics. The study was conducted in three school districts of Aceh Besar (SMAN Modal Bangsa, SMAN 1 Montasik and SMAN 1 Krueng Barona Jaya) using research methods reasearch and development (R and D) with ADDIE development model. The test results showed that the alpha test animation media Newtons second law of motion on an incline and pulley very good / decent used as a medium in terms of validity. Quality assessment of aspects of the software media, instructional design, media design and communication aspects of the overall show that the media has a very good criteria and fit for use. Testing beta testing based on the test results / user feedback by teachers and students as a whole give a positive response to the media, so the media animation Newtons second law which has developed criteria very well. The result is that the quality of animation media which meet the criteria developed very well and fit for use as a media that support the learning process of physics.Keywords: Media, Animation, Pulleys, Field Leaning, Alpha Test, Beta Test
GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KECAMATAN BULUPODDO KABUPATEN SINJAI Wagianto, Eko; Farida, Umi; Muslina, Muslina; Amirullah, Abd. Hafid; Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Office Vol. 2, No. 1, Januari - Juni 2016
Publisher : Jurnal Office

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan demokratis kepala desa Lamatti Riawang dalam penyelengaraan pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang menggambarkan gaya kepemimpinan demokratis kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh aparat desa yang ada di kantor desa Lamatti Riawang, maka penarikan sampel dilakukan berdasarkan jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi, maka dalam penelitian ini penarikan sampel sebanyak 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik persentase dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Desa Lamatti Riawang dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai dikategotikan baik dilihat dari indikator pertama sampai indikator enam dengan menggunakan rumus analisis data, maka diperoleh skor sebesar 96,08%. Dengan demikian, skor tersebut dikonsultasikan pada pengkategorian sebagaimana yang dikemukakan oleh Arikunto, berada pada rentang 76%-100% atau berada dalam kategori baik. Maka gaya kepemimpinan demokratis kepala desa Lamatti Riawang dalam penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai kategori  baik.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS 2 SDN 133 PEKANBARU MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT LEARNING) Muslina, Muslina
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v1i2.60

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep merupakan salah satu kemampuan dasar yang mesti dimiliki oleh siswa. Masalah yang ditemukan oleh peneliti dari gejala-gejalah yang diamati peneliti adalah masih kurangnya kemampuan pemahaman matematis siswa dalam materi pembagian. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui model Pembelajaran Langsung (Direct Learning). Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini siswa SD kelas 2 SDN 133 Pekanbaru Hasil dari penelitian ini bahwa terjadi peningkatan hasil belajar mulai dari tahap pra tindakan sampai ke siklus 2 dengan peningkatan secara klasikal pada siklus kedua adalah 83.33% yang tuntas dalam tes pemahaman kosep matematika.
Effect of manure and NPK fertilizers on growth and production of onion (Allium cepa L.) Maisura, Maisura; Nurdin, Mulyadi; Muslina, Muslina
Journal of Tropical Horticulture Vol 2, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Indonesian Society for Horticulture (Perhimpunan Hortikultura Indonesia Komisariat Aceh)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33089/jthort.v2i1.15

Abstract

Fertilization is one of efforts done by farmers to increase the production and quality of onions.  This research aimed to find out the effect of manure and NPK fertilizers to the growth and production of onions. This research was conducted in Paloh Lada Village, Dewantara Sub-district, North Aceh and Agroecotechnology Laboratory, Faculty of Agriculture, Malikussaleh University from May to July 2018. This research used Randomized Block Design (RBD) Factorial. The first factor was manure (P): 15 tons/ha (P1), 20 tons/ha (P2), 25 tons/ha (P3). The second factor was NPK fertilizers (N): 150 kg/ha (N1), 200 kg/ha (N2) and 250 kg/ha (N3). The results indicated that there was high significant interaction between manure and NPK fertilizers on wet weight and dry weight of onion bulbs and also bulb yield. The application of manure significantly enhanced the wet weight and dry weight of onion bulbs and its production and it also significantly increased the plant height at 14 days after planting. The application of NPK increased the wet weight and production of onion bulbs significantly. Also, the combination application of manure 15 tons/ha and NPK fertilizers 150 kg/ha did improve the wet weight, dry weight and production of onion bulbs.