Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BULETIN AL-RIBAATH

PENGARUH SERBUK LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI IMMUNOSTIMULAN TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN DAN HISTOPATOLOGI IKAN NILA (Oreocromis niloticus) YANG DI INFEKSI DENGAN BAKTERI Aeromonas hydrophila (THE EFFECT OF ALOE VERA (Aloe vera) POWDER AS IMMUNOSTI Prasetio, Eko; Mursin, Muhammad
BULETIN AL-RIBAATH Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Al-Ribaath
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.407 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i2.85

Abstract

Aeromonas hydrophila merupakan penyebab Morile Aeromonad Sepricemia (MAS). Pada penelitian ini, pakan mengandung serbuk lidah buaya diaplikasikan sebagai imunostimulan untuk mengobati penyakit MAS pada ikan nila (Oreocromis niloticus). Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu perlakuan A (KN 0 g/kg pakan serbuk), B (KP 0 g/kg pakan serbuk), C (10 ppt 10 g/kg pakan serbuk), D (20 g/kg pakan serbuk) dan E (40 g/kg pakan serbuk). Pakan uji diberikan selama 7 hari setelah uji tantang. Uji tantang tantang dilakukan dengan menyuntikan suspensi bakteri Aeromonas hydrophila dengan dosis 108 sel/cfu sebanyak 0,1 ml secara intramuscular. Variabel pengamatan meliputi gejala klinis, respon makan, pertambahan bobot, organ dalam, histopatologi hati dan kelangsungan hidup. Hasil yang diperoleh menunjukkan gejala klinis ikan pasca infeksi diantaranya radang, hemoragi, radang dan hemoragi, tukak, tukak mengecill dan sembuh. Uji histopatologi hati menggambarkan kerusakan hati berupa degenerasi sel, nekrosis, dan sinusoid. Pemberian pakan yang mengandung serbuk lidah buaya sebanyak 10, 20, dan 40 g/kg dapat mengurangi tingkat mortalitas dibandingkan dengan kontrol negatif dan kontrol positif. Serbuk lidah buaya melalui pakan memeberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan nila pasca infeksi. Dosis serbuk lidah buaya 40 g/kg menunjukkan hasil terbaik dibandingkan dengan dosis yang lain. Kata kunci: Lidah buaya, Ikan Nila, Aeromonas hydrophila, Histopatologi, Kelangsungan Hidup
PENGARUH SERBUK LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI IMMUNOSTIMULAN TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN DAN HISTOPATOLOGI IKAN NILA (Oreocromis niloticus) YANG DI INFEKSI DENGAN BAKTERI Aeromonas hydrophila Prasetio, Eko
BULETIN AL-RIBAATH Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Al-Ribaath
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bul al-ribaath.v12i2.202

Abstract

Aeromonas hydrophila merupakan penyebab Morile Aeromonad Sepricemia (MAS). Pada penelitian ini, pakan mengandung serbuk lidah buaya diaplikasikan sebagai imunostimulan untuk mengobati penyakit MAS pada ikan nila (Oreocromis niloticus). Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu perlakuan A (KN 0 g/kg pakan serbuk), B (KP 0 g/kg pakan serbuk), C (10 ppt 10 g/kg pakan serbuk), D (20 g/kg pakan serbuk) dan E (40 g/kg pakan serbuk). Pakan uji diberikan selama 7 hari setelah uji tantang. Uji tantang tantang dilakukan dengan menyuntikan suspensi bakteri Aeromonas hydrophila dengan dosis 108 sel/cfu sebanyak 0,1 ml secara intramuscular. Variabel pengamatan meliputi gejala klinis, respon makan, pertambahan bobot, organ dalam, histopatologi hati dan kelangsungan hidup. Hasil yang diperoleh menunjukkan gejala klinis ikan pasca infeksi diantaranya radang, hemoragi, radang dan hemoragi, tukak, tukak mengecill dan sembuh. Uji histopatologi hati menggambarkan kerusakan hati berupa degenerasi sel, nekrosis, dan sinusoid. Pemberian pakan yang mengandung serbuk lidah buaya sebanyak 10, 20, dan 40 g/kg dapat mengurangi tingkat mortalitas dibandingkan dengan kontrol negatif dan kontrol positif. Serbuk lidah buaya melalui pakan memeberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan nila pasca infeksi. Dosis serbuk lidah buaya 40 g/kg menunjukkan hasil terbaik dibandingkan dengan dosis yang lain. Kata kunci: Lidah buaya, Ikan Nila, Aeromonas hydrophila, Histopatologi, Kelangsungan Hidup