Tonel Barus, Tonel
Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Medan

Published : 8 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Isolasi Total Flavonoid Daun Pala (Myristica fragrans Houtt)

PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2013
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan Pala (Myristica fragrans Houtt) termasuk dalam famili Myristicaceae. Tumbuhan ini secara etnobotani terbukti mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian tentang isolasi senyawa flavonoida (total flavonoida) uji aktivitas antibakteri daun Pala terhadap Staphilococcus aureus dan Escherrichia coli telah dilakukan. Ekstraksi 3 Kg (3000 g) daun Pala dengan metanol diperoleh ekstrak metanol 417,60 g (13,92%). Ekstrak metanol di larutkan ke dalam etil asetat diperoleh ekstrak etil asetat 104,1 g (5,96%). Hasil partisi ekstrak etil asetat dengan n-heksana diperoleh total flavonoid 32,76 g (31,47%). Hasil hirolisis total flavonoid dengan HCl 6% diperoleh 1,8 g total flavonoid (bebas glikon). Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak metanol dan ekstrak etil menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun pala mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphilococcus aureus dan Escherrichia coli, sedangkan ekstrak metanol tidak aktif.

UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN (Myristica fragrans Houtt) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2014
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan Pala (Myristica fragrans Houtt) termasuk dalam famili Myristicaceae. Penelitian tentang ekstraksi daun Pala dan uji toksisitasnya dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) telah dilakukan. Ekstraksi 3 Kg (3000 g) daun Pala dengan metanol diperoleh ekstrak metanol 417,60 g (13,92%). Ekstrak metanol d i larutkan ke dalam et il asetat diperoleh ekstrak et il asetat 104,1 g (5,96%). Hasil part isi ekstrak etil asetat dengan n-heksana diperoleh esktrak n-heksana 67,24 (68,53%) dan totalflavonoid 32,76 g (31,47%). Hasil uji akt ivitas sitotoksik ekstrak etil asetat, total flavonid metanol, dan n-heksana dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) berturut-turut LC 50 15,34 pp m; 30,92 pp m; 89,72 pp m dan 118,00 pp m.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK N-HEKSANA, ETILASETAT DAN ETANOL DARI BUAH RANTI HITAM (Solanum Blumei) Ness Ex Blume DENGAN METODE PEREDAMAN DPPH

PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2013
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak n-heksan, etilasetat dan etanol dari buah Ranti Hitam (Solanum blumei Ness ex Blume). Uji antioksidan dilakukan dengan metode peredaman DPPH (1.1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl). Hasil uji antioksidan menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi adalah ekstrak etanol dengan % inhibisi (38,72 %) dibandingkan ekstrak etilasetat (17,37 %) dan ekstrak n-heksana (3,015 %) dengan nilai IC50 dari ekstrak etanol terkecil (128,79 ppm), diikuti ekstrak etilasetat (343,37 ppm) dan ekstrak n-heksana (3570,66 ppm). Nilai IC50 (Inhibition Concentration 50) adalah konsentrasi antioksidan (µg/mL) yang mampu menghambat 50% radikal bebas. Kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah adalah alkaloid, sedikit flavonoid, fenol dan tanin

ISOLASI SENYAWA ALKALOID DARI DAUN SIDAGURI (Sida rhombifolia L.)

JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 8 No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.901 KB)

Abstract

The secondary metabolite compound was isolated from sidaguri (Sida rhombifolia L.) leaves. The diethylether extract was subjected to a column chromatography with a mixture of chloroform:methanol (7:3) was obtained as amorf  (59 mg). The FT-IR and 1H-NMR spectrum indicated the isolated compound was alkaloid compound.Keywords : Sidaguri (Sida rhombifolia L.), column chromatography, alkaloid

Aktivitas Antikanker Ekstrak Etanolbuah Ranti Hitam (Solanum blumei Nees ex Blume) Terhadap Sel Leukimia L1210

Chimica et Natura Acta Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.107 KB)

Abstract

Tanaman ranti hitam (Solanum blumei Nees ex Blumei), famili Solanaceae, ditemukan di daerah Dairi dan Karo, secara tradisional digunakan sebagai tanaman obat. Pengujian aktivitas antikanker dari ekstrak etanol buah ranti hitam terhadap sel leukemia L1210 telah dilakukan dengan metode hemositometri setelah diinkubasi 48 jam pada suhu 37°C di dalam inkubator 5% CO2. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol buah ranti hitam berpotensi sebagai antikanker terhadap sel leukemia L1210 dengan nilai IC50 sebesar 14,88 µg/mL (aktif).

Secondary Metabolites Phytochemical Analysis of Leaves and Fruit Extract Solanum blumei Nees ex Blume Local

Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim) Vol 9, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Ranti hitam plant (Solanum blumei Nees ex Blume), Solanaceae family is found in Karo and Dairi, traditionally used as a medicinal plant. The results of phytochemical analysis of extract of S. blumei Nees ex Blume shows that secondary metabolites alkaloids, flavonoids, tannins and saponin are more numerous in the ethanol extract of the leaves than the ethanol extract of the fruit. Quinone is only found in the ethanol extract of the leaves. Phenol is widely available on the ethyl acetate extracts of leaves and fruit.Steroids and triterpenoids are abundant in n-hexane extract and ethyl acetate leaves and fruit as well as the ethanol extract of the leaves. The yield of extract n-hexane, ethyl acetate and ethanol blumei leaves S. Nees ex Blume respectively are 1.76%; 3.17% and 9.95% (w/w). The yield of extract n-hexane, ethyl acetate and ethanol fruit S. blumei Nees ex Blume respectively are 1.21%; 2.50% and 4.09% (w/w). Keywords: phytochemicals, Indonesian, ranti hitam (Solanum blumei Nees ex Blume), medicinal plant

Secondary Metabolites Phytochemical Analysis of Leaves and Fruit Extract Solanum blumei Nees ex Blume Local

JURNAL PENDIDIKAN KIMIA (JPKim) Vol 9, No 1 (2017): April 2017
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA (JPKim)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.945 KB)

Abstract

Abstract: Ranti hitam plant (Solanum blumei Nees ex Blume), Solanaceae family is found in Karo and Dairi, traditionally used as a medicinal plant. The results of phytochemical analysis of extract of S. blumei Nees ex Blume shows that secondary metabolites alkaloids, flavonoids, tannins and saponin are more numerous in the ethanol extract of the leaves than the ethanol extract of the fruit. Quinone is only found in the ethanol extract of the leaves. Phenol is widely available on the ethyl acetate extracts of leaves and fruit.Steroids and triterpenoids are abundant in n-hexane extract and ethyl acetate leaves and fruit as well as the ethanol extract of the leaves. The yield of extract n-hexane, ethyl acetate and ethanol blumei leaves S. Nees ex Blume respectively are 1.76%; 3.17% and 9.95% (w/w). The yield of extract n-hexane, ethyl acetate and ethanol fruit S. blumei Nees ex Blume respectively are 1.21%; 2.50% and 4.09% (w/w). Keywords: phytochemicals, Indonesian, ranti hitam (Solanum blumei Nees ex Blume), medicinal plant