Endiyono Endiyono, Endiyono
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MEDISAINS

PELATIHAN SIAGA BENCANA (DISASTER PREPAREDNESS) UNTUK SISWA SMU MUHAMMADIYAH 1 PURWOKERTO

medisains Vol 8, No 2 (2010)
Publisher : medisains

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Disasters are unexpected events occur and can not be controlled without help from outside, it cause required an understanding, awareness and skills on disaster preparedness. One kinds of realization is important to conduct training programs on disaster prepardness.Objective: The aim of the training is to increase understanding, awareness and skills of Muhammadiyah high school student of Purwokerto on disaster preparedness.Method: The method was lecture training and simulation handling emergencies include cardiopulmonary resuscitation(CPR), how to stop bleeding, bandage, splint and transportation. Activities held on December 12, 2009 and January 5, 2010with participants were 24 students from student council representative (OSIS), PMR and Pramuka. Each participant got aguideline book for handling emergency patients. Before and after training carried out pre-test and post-test and cardiac pulmonary resuscitation practice exams, to stop the bleeding, bandage, splint and transport of patients with emergencyconditions.Results: The participants have increased of average score from 62.5 (pre-test) to an average of 78.75 (post-test) and allparticipants passed the competency of practice.Conclusion: This training can improve understanding and skills on Muhammadiyah high school student of Purwokertorelated to the theory and practice ofdisaster preparedness.Keywords: Disaster preparedness, senior high school student.

Gambaran post traumatic stress disorder korban bencana tanah longsor di dusun jemblung kabupaten Banjarnegara

MEDISAINS Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.85 KB)

Abstract

Latar Belakang: Bencana tanah longsor merupakan bencana alam yang dapat memberikan dampak yang negatif bagi penyintas bencana tanah longsor. Dampak yang ditimbulkan baik berupa dampak fisik, sosial, lingkungan maupun dampak psikologis. Dampak psikologis yang ditimbulkan setelah bencana yaitu Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang menunjukkan beberapa gejala berupa Re-experiencing, Avoidance, Negative alteration in mood and cognition, dan Hyperarousal.Tujuan: Mengetahui gambaran Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada korban bencana tanah longsor.Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden yang meliputi umur, pekerjaan, jenis kelamin, agama, suku, Pendidikan, usia saat terjadi bencana dan gambaran gejala PTSD.Hasil: Responden yang mengalami gejala PTSD sebanyak 30 responden (78,9%), sedangkan responden yang tidak mengalami gejala PTSD sebanyak 8 responden (21,1%).Kesimpulan: Sebagian besar responden mengalami PTSD.

Pendidikan kesehatan pertolongan pertama berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di sekolah dasar

MEDISAINS Vol 14, No 1 (2016)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.561 KB)

Abstract

Latar belakang : Cedera sering terjadi pada anak usia sekolah, ketika terjadi cedera di sekolah guru adalah orang pertama yang membantu anak dalam melakukan pertolongan pertama. Praktek pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah kematian dan keparahan lebih lanjut dengan intervensi yang sederhana. Oleh karena itu, guru harus mengetahui aturan dasar praktek pertolongan pertama dengan melakukan pendidikan kesehatan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre experimental with one group pre and posttest without control group design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil : Nilai rata-rata pengetahuan pada guru sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 8,56 ± 1,423 sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 11,83± 1,724. Nilai rata-rata praktek pada guru sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 16,28±3,025 sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 27,39± 2,330. Berdasarkan uji Paired sample t-test didapatkan p value =0,0001 pada pengetahuan dan praktek dengan perbedaan selisih 3,278 ± 1,809 dan 11,111±2,471 Kesimpulan : Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan dan praktek guru dalam penanganan cedera pada siswa di Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kata Kunci : pendidikan kesehatan, pertolongan pertama, tingkat pengetahuan.

HUBUNGAN DUKUNGAN SPIRITUAL DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

MEDISAINS Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.645 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit kronik dengan mortalitas tinggi, pasien kanker dapat mengalami berbagai masalah diantaranya adalah masalah fisik, psikologi, dan spiritual, seperti stress, sedih, kelelahan fisik dan ketakutan akan masa depan, dan semua hal itu akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Manusia mempunyai sifat holistik yaitu makhluk fisik sekaligus psikologis yang saling mempengaruhi, sehingga apa yang terjadi dengan kondisi fisik akan mempengaruhi psikologisnya, untuk mengatasi hal tersebut salah satu faktor yang dapat dilakukan untuk meningkatkan atau mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara adalah dukungan spiritual dan dukungan sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan spiritual dan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi korelasi dengan menggunakan pendekatan crossectional menggunakan teknik incidental sampling, jumlah responden sebanyak 42 responden pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner, dan analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker payudara dengan p value= 0,012 < alpha (0,05). Dan ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien kanker payudara dengan p value = 0.028