Samsul Irpan, Samsul
IAIN Mataram

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Kombinasi Software Delphi dan Geogebra Sebagai Media Pembelajaran Dimensi Tiga Rhamdany, Zulfan; Arifin, Syamsul; Irpan, Samsul
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 1 No 1 (2017): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami )
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran pada materi dimensi tiga submateri jarak titik ke garis, jarak titik ke bidang, sudut antara dua garis, sudut antara garis dan bidang, dan sudut antara dua bidang menggunakan kombinasi software Delphi dan Geogebra serta untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran pada materi dimensi tiga. Media pembelajaran yang dimaksudkan oleh tim peneliti diberi nama DEGEO MATH 3D. Pengembangan ini merujuk pada model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel. Hasil penelitian pengembangan ini diperoleh sebagai berikut: Pertama tahap validasi ahli oleh 3 validator meliputi apek pemrograman, isi (materi) dan tampilan. Rata-rata hasil validasi ahli diperoleh 3,867 yaitu dalam kategori media “cukup valid”. Kedua tahap uji coba terbatas respon peserta didik terhadap media pembelajaran dan diperoleh hasil rata-rata sebesar 71,333% yaitu dalam kategori media “baik”. Ketiga tahap uji lapangan rata-rata peserta didik memberikan respon 76.057% yang dalam kategori media “baik”. Hasil rata-rata pre test adalah 41,86, sedangkan hasil rata-rata pos test adalah 78,29. Terlihat perbedaan signifikan antara hasil rata-rata data pre-test dan post-test. Hasil ini diperkuat dengan hasil perhitungan uji t sample related dengan software SPSS 16 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,00 < alfa = 0,05. Dari hasil tahapan yang ditempuh berikut dengan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa penggunaan DEGEO MATH 3D efektif dalam pembelajaran matematika materi dimensi tiga.
Praktek Konsep-Konsep Matematika Dasar dalam Kegiatan Jual Beli di Pasar Gunungsari Lombok Barat Irpan, Samsul
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 8 No 2 (2015): Beta Nopember
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui konsep-konsep matematika yang di gunakan para pedagang Serta implementasi konsep-konsep tersebut dalam kegiatan jual-beli di Pasar Gunungsari, Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. yang menjadi subjek penelitian, yaitu para pedagang dalam bentuk studi kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain; Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif adapun Instrument penelitian yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian ini adalah Para pedagang di Pasar Gunung Sari, Lombok Barat setiap harinya menggunakan konsep matematika dasar dalam melakukan kegiatan jual beli, konsep-konsep tersebut meliputi konsep penjumlahan, konsep pengurangan, konsep perkalian, konsep pembagian dan banyak lagi konsep-konsep yang lainnya. para pedagang mampu mengimplementasikan konsep-konsep tersebut dengan tepat dan benar tentunya dengan bahasa sehari-hari didalam kegiatan jual beli.
Dienes’ Multiple Embodiments and The Sequence of Instruction (Sajian Materi dan Urutan Instruksi dari Teori Dienes) Irpan, Samsul
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 5 No 2 (2012): Beta Nopember
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memahami suatu konsep matematika yang bersifat abstrak tidaklah mudah sehingga perlu diajarkan dari hal-hal yang konkrit menuju ke konsep yang abstrak tersebut. Suatu konsep lebih mendalam dipahami bila didasarkan pada pengalaman belajar siswa itu sendiri. Dienes membagi konsep matematika dalam tiga tipe, yaitu: (1) konsep matematika murni (pure mathematical concept), (2) notasi konsep (notational concept), dan (3) konsep terapan (applied concept). Dalam rangka belajar matematika  (belajar untuk mengklasifikasi struktur dan mengidentifikasi hubungan antar setruktur tersebut) maka siswa harus belajar untuk: (a). Analyze (meneliti), (b). Abstract (abstraksi), (c). Generalize (menggeneralisasi) dan (d). Menggunakan pembelajaran sebelumnya. Dalam proses  pentraslasian konsep matematika pada anak juga akan berhasil jika memperhatikan prinsip-prinsip tertentu dalam pembelajaran. Dalam bukunya Building up Mathematics, Dienes mendasarkan metodenya atas 4 prinsip belajar, yaitu: (1). Prinsip dinamis (Dynamic Principl), (2). Prinsip konstruktivitas (Construvtivity Principle), (3). Prinsip variabelitas matematika (Mathematical Variability Principle), dan (4). Prinsip variabelitas persepsi prinsip representasi (Perceptual Variability Principle or Multiple Embodyment Principle).
Proses Terjadinya Kesalahan Dalam Penalaran Proposional Berdasarkan Kerangka Kerja Asimilasi dan Akomodasi Irpan, Samsul
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 3 No 2 (2010): Beta Nopember
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proportional reasoning is a reasoning of understanding the equal of two relation structure in proportional problem. The error of proportional reasoning is the occurrence of the reasoning error process begins with the less of the reasoning problem that resulting the reasoning process unsuitable to the structure problem. This research is conducted to the students of MTs Surya Buana Kota Malang that had been received the material about comparison (Proportion). The data collection is taken by the Think-Out-Loud (TOL) method or think loud. In TOL method, student is asked to speak loudly what he/she being thought. The data that had been reached will be encoded and become the base to study the error occurrence, when conducting the proportion problem. From this research, I found that the occurrence of reasoning error in the students has some characteristics, they are: (1). The mistake of assimilation process in the subject’s reasoning structure is occur (S1). (2). The less of the reasoning structure in the assimilation process in the meadium member of the subject is happen (S3 and S4). Meanwhile, subject (S2, S5 and S6) have the complete reasoning. This research is limited into the occurrence of the error in proportional reasoning (especially in the equal score comparison). So that, there are another opportunities to the next research especially related to: (1). How is the student’s reasoning when they study about opposition score comparison, and (2). The study design that can decrease the reasoning error in overcoming the math problem.
Characters and values in mathematics teaching and learning: A review of researches in Indonesia Mahfudy, Sofyan; Wahyu, Kamirsyah; Mauliddin, Mauliddin; Sucipto, Lalu; Evendi, Erpin; Irpan, Samsul
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 12 No 1 (2019): Beta May
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v12i1.237

Abstract

[English]: This article aims to critically review researches on characters and values in mathematics teaching and learning. Data for the review was the research articles authored by Indonesian mathematics education researchers and published in the online peer-review journals. The articles were searched in national scientific databases, DOAJ, and Google Scholar. The searches resulted in forty articles which aim to develop students' character and values through mathematics lesson. Five steps, i.e., text interpretation, coding, analysis, discussion, and reconsideration, are employed to analyze the articles qualitatively. The review reveals the articles lack of theoretical basis in the conceptualization of character/values, the development of character/values, and their measurement. Twenty-six articles on character did not define the notion clearly; meanwhile, the other articles only cite some definitions, but no operational definition was made. Character is a multifaceted construct which requires an operational definition to measure its development. In developing character and values, various strategies were utilized, but the most authors have not addressed theoretical analysis and rationale on their feasibility and relations the conceptualization of the notions. All articles did not provide any explanation on whether the instruments used were developed with respect to the nature of character or values development and fulfill psychometric properties. In this case, we argue that the researches were unfocused and not extensive. In this article, related theories and prior works are thoroughly discussed to shed light on the researching topics. Further research which relates to character education program in Indonesia is also elaborated. Keywords: Review, Character, Values, Mathematic teaching [Bahasa]: Artikel ini bertujuan mengulas secara kritis penelitian terkait karakter dan nilai dalam pembelajaran matematika. Data untuk ulasan merupakan artikel hasil penelitian yang ditulis oleh peneliti pendidikan matematika Indonesia dan diterbitkan di jurnal daring yang sudah melalui ulasan sejawat. Artikel dicari melalui basis data ilmiah nasional, DOAJ, dan Google Scholar. Pencarian menghasilkan 40 artikel yang bertujuan membangun karakter dan nilai siswa dalam pembelajaran matematika. Artikel dianalisis secara kualitatif melalui lima langkah yaitu interpretasi teks, penyusunan kode, analisis, diskusi, dan pertimbangan kembali. Ulasan menunjukkan bahwa artikel tersebut memiliki kekurangan dasar teoritis dalam konseptualisasi karakter/nilai, pengembangan karakter/nilai, dan aspek pengukuran. Dua puluh enam artikel yang membahas karakter tidak mendefinisikan istilah tersebut dengan jelas, sedangkan artikel yang lain hanya mengutip beberapa definisi tetapi tidak membuat definisi operasional. Karakter memiliki makna yang bervariasi sehingga membutuhkan definisi operasional untuk mengukur perkembangan pada diri siswa. Dalam mengembangkan karakter dan nilai, beragam strategi digunakan tetapi kebanyakan penulis tidak menjelaskan analisis teoritis and rasionalisasi kenapa strategi tersebut dapat digunakan dan berkaitan dengan konseptualisasi karakter/nilai. Semua artikel tidak memberikan penjelasan apakah instrumen yang dikembangkan sesuai dengan karakteristik perkembangan karakter atau nilai dan memenuhi kriteria psikometri. Dalam hal ini, penelitian terkait karakter/nilai tersebut belum fokus dan berskala kecil. Dalam artikel ini, beberapa teori yang relevan dan hasil penelitian sebelumnya dijelaskan secara mendalam untuk memberikan arah penelitian topik tersebut. Penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan program pendidikan karakter di Indonesia juga dibahas. Kata kunci: Analisis, Karakter, Nilai, Pembelajaran Matematika