Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN METODE LATSOL (LATIHAN SOAL) MATERI PELAJARAN FISIKA MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR DI LUAR JAM SEKOLAH UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR FISIKA SISWA SMP DI DESA GONTORAN, KECAMATAN LINGSAR, LOMBOK BARAT Darmayanti, N.W. S.; Utami, Linda Sekar
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 2, No 1 (2018): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.541 KB)

Abstract

Perkembangan belajar siswa di sekolah tidak selalu berjalan lancar dan memberikan hasil yang diharapkan. Banyak anak-anak yang mengalami kesulitan maupun hambatan dalam belajarnya. Sesuai dengan hasil observasi awal, banyak anak yang belum paham dengan materi fisika di sekolahnya masing-masing. Terutama kesulitan dalam menjawab soal-soal fisika yang diberikan. Perlu kiranya metode latihan-latihan soal fisika bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar sehingga menjadi lebih paham terhadap materi. Hal tersebut bisa dilakukan melalui bimbingan belajar (bimbel) di luar sekolah. Bimbel di luar sekolah merupakan program bimbingan belajar yang dilakukan oleh pihak di luar sekolah.Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dengan menerapkan metode latihan soal. Bimbel ini dilaksakan di desa gontoran, kecamatan lingsar, lombok barat. Hasil kegiatan ini dapat dapat mengatasi kesulitan belajar siswa di sekolah serta dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait konsep fisika. Pelaksanaan kegiatan ini secara teknis berjalan lancar tanpa ada hambatan yang cukup berarti.
PENGARUH METODE DISKUSI BUZZ GROUPYANG DIRANGKAIKAN DENGAN PENGGUNAAN MEDIA POSTER TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEKANIKA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS MATARAM TAHUN AKADEMIK 2013/2014 Utami, Linda Sekar; Sabaryati, Johri; Setiawan, Dedi
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 1 (2014): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.068 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen untuk mengetahui pengaruh metode diskusi buzz group yang dirangkaikan dengan penggunaan media poster terhadap peningkatan hasil belajar mekanika mahasiswa program studi pendidikan fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram 2013/2014. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi fisika semester ganjil. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. yaitu kelas IIIA sebagai kelas eksperimen yang diajardengan metode diskusi buzz groupdan IIIB sebagai kelas control yang diajarkan dengan metode konvensional. Dalam penelitian inii analisis data yang digunakan terdiri dari uji persyaratan analisis dan uji hipotesis. Uji persyaratan  analisis meliputi uji homogenitas dan uji normalitas, sedangkan uji hipotesis meliputi uji-t.Dari hasil perhitungan uji persyaratan analisis diperoleh nilai hitung F = 1,04 dan tabel F = 1,97 (hitung F < tabel F ) ini berarti bahwa sampel penelitian berasal dari populasi yang  homogen. Sedangkan nilai hitung 2χ =5,03 dan 4,58 sedangkan tabel 2χ =9,49 ( hitung 2χ < tabel 2χ ) berarti sampel berasal dari populasi yang terdistribusi normal pada taraf signifikan 5% . Sedangkan uji hipotesis dengan uji-tdiperoleh nilai thitung = 5,02 dan  ttabel  = 2,02. Berarti  thitung  >  ttabel  menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berbunyi ada pengaruh metode diskusi buzz groupyang dirangkaikan dengan penggunaan media poster terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa program studi pendidikan fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram 2013/2014. Hal ini menunjukkanbahwa hasil belajar mahasiswa pada materi kinematika dan dinamika partikel yang diajarkan menggunakan metode diskusi buzz groupyang dirangkaikan dengan penggunaan media poster lebih efektif secarasignifikan dari pada mahasiswa yang diajarkan menggunakan metode konvensional, dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 70,295. Sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 51,820
PERBANDINGAN ANALISIS NUMERIK MENGGUNAKAN METODE SECANTDAN METODE ITERASI SATU TITIK UNTUK MENENTUKAN KOEFISIEN GESEK UDARA PADA KUBUS DAN SILINDRIS Utami, Linda Sekar
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 2 (2014): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.268 KB)

Abstract

Abstrak:Koefisien gesek udara merupakan kemampuan udara untuk memberikan gesekan atau tahanan terhadap benda yang melaluinya, sehingga dapat memperlambat laju benda tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil analisis mengunakan metode  secant  dan metode iterasi satu titik dan menentukan nilai koefisien gesek udara (c) pada Kubus dan silinderis.Hasil dari penelitian dan pengamatan yang dilakukan dianalisi menggunakan metode  secantdan metode iteasi satu titik. Nilai  v diperoleh dengan menurunkan persamaan  h(t) yang diperoleh dari grafik hubungan antara  hdan  tmenggunakan  Microsoft exel. Dengan menggunakan metode  secantdiperoleh kooefisien gesek (cg) pada kubus pada rentang antara (0,21256 - 0,55411) kg/s sedangkan pada silindris  berada pada rentang antara (0,19252 - 0,46616) kg/shal ini menujukan koefisien gesek udara yang dihasilkan dengan metode  secantmemiliki nilai yang konsatan baik pada kubus ataupun silinderis. Hal ini terjadi karna nilai  cgpada kubus dan silindris tersebut berada pada rentang orde 0<cg<1. Dengan menggunakan metode iterasi satu titik diperoleh kooefisien gesek (cg) pada kubus dengan rentang (0,01674 - 0,12713) kg/s sedangkan pada silindris  berada pada rentang antara (0,01653 - 0,10046 ) kg/s hal ini menjukan koefisien gesek udara yang dihasilkan dengan metode iterasi satu titik memiliki nilai yang konsatan baik pada kubus ataupun silinderis. Dengan menggunakan metode  secantnilai koefisien gesek udara yang di hasilakan berada dibawah nilai satu atau 0,1 sedangkan nilai  koefisien yang dihasilkan dengan menggunakan pendekatan iterasi satu titik berada dibawah 0,01.Sehingga dapat disimpulkan metode iterasi satu lebih teliti dalam menentukan koefisien gesek udara dibandingkan dengan metode secantAbstract: Air friction coefficient is the ability of air to provide friction or resistance to the object through it, so as to slow the rate of the object tersebut.Penelitian is a laboratory experimental research that aims to determine the difference of the results of the analysis using secant method and one-point iteration method and determine the value of air friction coefficient (c) on cube and cylinder. The results of the research and observation were analyzed using secant method and one point iteation method. The value of v is derived by deriving the equation h (t) obtained from the graph of the relationship between hdan using Microsoft exel. Using the method secantdiperoleh kooefisien friction (cg) on the cube in the range between (0.21256 - 0,55411) kg / s while on the cylindrical is in the range between (0.19252 - 0.46616) kg / shal is addressed coefficient of friction which is produced by secant method has a value that is either in the cube or cylindrical consumptions. This happens because the value of cgpada cube and cylindrical is in the order range 0 <cg <1. Using one point iteration method, the friction coefficient (cg) in the cube with the range (0.01674 - 0.12713) kg / s while on the cylindrical is in the range between (0.01653 - 0.10046) kg / the air friction coefficient generated by the one-point iteration method has a value of either a cube or a cylindrical consonant. Using the method secantnilai air friction coefficient that in the yield is below the value of one or 0.1 while the coefficient value generated by using a one-point iteration is below 0.01. So it can be concluded one more accurate iteration method in determining the coefficient of air friction compared with secant method.
PROTOTIPE SENSOR GETARAN BERBASIS KOIL DATAR UNTUK DETEKSI GEMPA DINI Islahudin, Islahudin; Utami, Linda Sekar
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 1 (2014): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.982 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dikembangkan aplikasi koil datar sebagai sensor getaran untuk deteksi dini  gempa. Koil datar adalah lilitan kawat yang sangat tipis dan bertindak sebagai induktor. Koil datar ini bersama dengan kapasitor membangun sebuah osilator yang menghasilkan frekuensi bergantung pada nilai induktansi dan kapasitansi. Osilator ini dinamakan osilator LC. Induktansi koil datar bergantung pada jarak benda logam di depan koil datar. Jika induktansi berubah, frekuensi akan berubah juga. Frekuensi dapat dirubah ke dalam bentuk tegangan untuk merepresentasikan jarak. Efek ini kemudian diterapkan pada frekuensi rendah menggunakan bandul pada rumahan sensor. Sistem sensor yang dibuat dapat mengukur getaran frekuensi rendah pada rentang 0,26 - 1,0 Hz. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang diperoleh antara lain:(1)Telah diperoleh hasil pengukuran sensor getaran frekuensi rendah pada bidang horizontal dengan rentang frekuensi pengukuran antara 0,2 - 1,0 Hz; (2)Telah dihasilkan sistem perekam data sensor getaran dua dimensi frekuensi rendah pada rentang frekuensisumber 0,2 – 1,0 Hz; (3)Frekuensi sumber getaran yang digunakan adalah 0,26 Hz; 0,35 Hz; 0,4; Hz; 0,46 Hz; 0,5 Hz; 0,55 Hz; 0,62 Hz; 0,71 Hz; 0,76 Hz; dan 0,86 Hz; 0,95 Hz; 1,0 Hz; 1,11 Hz; dan 1,25 Hz. Pada frekuensi sumber 0.460 Hz, FFT frekuensi sensor adalah sebesar 0.468 Hz. Nilai ini sangat mendekati frekuensi sumber atau frekuensi kalibrator dengan perbedaan 0,008 Hz; (4)Penyimpangan pengukuran frekuensi sensor sebesar 0,042 Hz terhadap frekuensi sumber. Selain itu kesalahan relatif paling besar adalah 2,78%. Hasil ini cukup bagus karena rentang nilainya masih di bawah 5 % kesalahan relatif maksimum.
EKSPERIMEN EFEK FOTO LISTRIK BERBASIS SIMULASI PhET Anwar, Khairil; Isnaini, M; Utami, Linda Sekar
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 4, No 2 (2013): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.229 KB)

Abstract

Matakuliah fisika modern harus ditunjang dengan praktikum atau eksperimen. Banyak gejala fisika yang sulit diamati secara langsung karena bersifat abstrak, seperti efek foto listrik. Selain itu peralatan-peralatan eksperimen yang digunakan sangat mahal secara ekonomi. Untuk mengatasi hal tersebut, dapat digunakan beberapa alat bantu eksperimen berupa media simulasi berbasis komputer, diantaranya PhET (Physics Education Tecnology). Oleh karena itu telah dilakukan pengujian media  PhET dengan spesifikasi simulasi efek foto listrik sebagai alat eksperimen untuk menentukan konstanta Planck (h) dan menunjukkan apakah energi kinetik foto-elektron bergantung pada intensitas cahaya atau tidak. Panjang gelombang dari suatu cahaya ditetapkan dari suatu panel pemilihan fungsicahaya pada perangkat lunak, kemudian data tegangan balik (V0) ditentukan sesuai dengan laju energi kinetik elektron yang bergerak menuju anoda. Selanjutnya untuk meningkatkan ketelitian, data matematis elektronvolt (eV0) dengan seperpanjang gelombang cahaya )/1( λ dianalisis dengan metode regresi linier. Perhitungan regresi untuk memperoleh nilai kemiringan grafik dilakukan dengan program Ms. excel. Hasil analisis menunjukkan bahwa media simulasi PhET memberikan tingkat ketelitian yang baik pada penentuan tetapan Planck sebesar (6,80 ± 0,09)×10-34 J.s. Sedangkan energi kinetik foto-elektron ditunjukkan  bahwa tidak bergantung pada intensitas cahaya. Dapat dinyatakan bahwa dengan media PhET dapat membuktikan nilai tetapan Planck dan meningkatkan ketrampilan proses dalam pembelajaran, sehingga diharapkan dapat mambantu dalam memahami konsep dan teori efek foto listrik secara mudah, cepat, dan praktis.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA ANGKATAN 2016 PRODI FISIKA DALAM MEMBUAT TES HASIL BELAJAR FISIKA ASPEK KOGNITIF PADA MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN FISIKA Darmayanti, N.W. S.; Utami, Linda Sekar
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2018): November
Publisher : ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.671 KB)

Abstract

Kemampuan dalam mengevaluasi khususnya dalam membuat tes hasil belajar sangat diperlukan jikamenjadi seorang guru. Mahasiswa calon guru harus memiliki kemampuan dalam membuat tes hasil belajar sehingga jika menjadi guru dapat membuat tes hasil belajar dengan baik. Pada penelitian inipeneliti ingin mengetahui sejauh mana kemampuan mahasiswa prodi fisika angkatan 2006 dalam membuat tes hasil belajar fisika aspek kognitif pada mata kuliah evaluasi pembelajaran fisika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang mendeskripsikan suatu keadaan pada saat penelitian dilaksanakan tanpa merubah hasil yang didapatkan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah semua mahasiswa prodi pendidikan fisika Universitas Muhammadiyah Mataram. Sampel penelitiannya adalah seluruh mahasiswa prodi fisika angkatan 2016 yang mengambil mata kuliah evaluasi pembelajaran fisika. Adapun Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah check list (daftar kecocokan) yang berpedoman pada rubrik penilaian. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik tes, yaitu mahasiswa dites dengan menggunakan perangkat tes untuk membuat tes pilihan ganda dan essay. Manfaat penelitian ini tidak hanya bagi mahasiswa calon guru fisika sebagai target penelitian, tetapi juga bermanfaat bagi dosensebagai fasilitator. Untuk mahasiswa, dapat memiliki kemampuan dalam membuat tes hasil belajar. Selain itu penelitian ini memberikan manfaat kepada Dosen program studi fisika, sebagai bahan informasi dan perbandingan untuk melihat sejauhmana kemampuan mahasiswa angkatan 2016 prodifisika dalam membuat tes hasil belajar fisika pada aspek kognitif. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan mahasiswa membuat tes pilihan ganda berkategori baik sebanyak 3 orang dengan persentase 37,50% dan berkategori cukup sebanyak 5 orang dengan persentase 62,50%. Untuk kemampuan mahasiswa membuat tes essay 5 orang yang berkategori baik dengan persentase 62,50% dan 3 orang berkategori cukup dengan persentase 37,50%. Sesuai dengan hasil penelitian, mahasiswa mampu dalam membuat tes hasil belajar baik membuat tes pilihan ganda maupun tes essay. Namundemikian masih perlu pengoptimalan kemampuan dengan memberikan bimbingan dan latihan yang efektif dari pengajar pada mata kuliah evaluasi pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME FISIKA ASIK (GASIK) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII MATERI POKOK CAHAYA DAN SIFAT- SIFAT CAHAYA Ibrahim, Ibrahim; Utami, Linda Sekar; Darmayanti, N .W. S.
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2018): November
Publisher : ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.765 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kevalidan Gasik berbentuk permainan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP kelas VIII materi cahaya dan sifat-sifat cahaya, dan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah menerapkan media pembelajaran Gasik. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development (R&D) dengan langkah-langkah : (1) Identifikasi masalah, (2) Pengumpulan informasi, (3) Desain produk, (4) Validasi desain,(5) Perbaikan desain, (6) Uji coba produk, (7) Revisi produk, (8) Uji coba pemakaian,(9) Revisi produk tahap akhir, (10)Produksi masal. Media pembelajaran ini telah melalui tahap validasi dengan kriteria sangat baik ahli I, ahli II, ahli III dan praktisi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Data motivasi siswa diperoleh menggunakan istrumen angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Gasik terujikevalidannya dan dapat meningkatkan motivasi siswa. Peningkatan motivasi belajar secara klisakal juga berada pada kriteria sedang dengan normalisasi gain sebesar 0,52 atau setara dengan 52%. Dengan demikian, hasil penelitian terhadap motivasi belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatanyangberada dalam kategori sedang.
PENGARUH MEDIA KOKAMI (KOTAK DAN KARTU MISTERIUS) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 19 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Marga, Kristina Mudali; Isnaini, M.; Utami, Linda Sekar
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2018): November
Publisher : ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.796 KB)

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah mengetahui pengaruh media Kokami (Kotak dan Kartu Misterius) terhadap keterampilan berpikir kritis dan meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 19 Mataram Kelas VIII tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen, dengan desainone-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Mataram. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling dan kelas VIIID ditentukan sebagai sampel. Instrumen yang digunakan berupa tes soal dan angket yang telah diuji kelayakannya.Dalam pengukuran motivasi digunakan teknik analisis data berupa kualitatif, diperoleh peningkatan untuk perhatian, relevansi, percaya diri dan kepuasan dengan menggunakan N-Gain masing – masing sebesar 0,83, 0,68, 0,86 dan 0,82 dengan kategori tinggi kecuali relevansi kategori sedang . Data yang terkumpul sebelumnya di uji normalitasnya. Pada uji normalitas pre test diperoleh x2 hitung 1,096 dengan x 2 tabel  11,07 sedangkan data post test di peroleh x2 hitung 10,14 dengan x2 tabel 11,07 (x hitung x tabel 2  2 ) maka data dinyatakan terdistribusi normal pada taraf signifikan 5%. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai  14,6 hitung t dan  2,03 tabel t ( thitung > ttabel ) menunjukan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima menyatakan ada perbedaanketerampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa sebelum dan setelah diajarkan menggunakan media kokami (kotak dan kartu misterius). Berdasarkan beberapa analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran menggunakan kokami (kotak dan kartu misterius) dapatmeningkatkan motivasi dan keterampilan berpikir kritis IPA fisika siswa SMP Negeri 19 Mataram Tahun Pelajaran 2017/2018.
PEMANFAATAN SAMPAH KULIT KAWISTA (LIMONIA ACIDISSIMA) MENJADI BRIKET BIOARANG SEBAGAI BAHAN BAKAR A LTERNATIF Utami, Linda Sekar; Sabaryati, Johri
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v4i1.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai kalor yang terkandung dalam briket yang terbuat dari kulit kawista. Kulit Kawista dikarbonisasi terlebih dahulu menjadi arang. Proses pembuatan briket dengan menggunakan arang yang divariasikan komposisinya menggunakan binder tapioka,. Diperoleh bahwa kandungan binder mempengaruhi karakteristik dari briket. Penggunaan tapioka memberikan nilai kalor lebih baik. Nilai kalor paling besar ditunjukkan oleh briket dengan penambahan binder tapioka 10%, yaitu sebesar 5073,69 kal/g.
Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum IPA Terpadu SMP Berbasis Home Materials untuk Pembentukan Karakter Peserta Didik Rahman, Nanang; Utami, Linda Sekar; Nizar, Muhammad
Biota Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.117 KB) | DOI: 10.20414/jb.v9i2.46

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) mengembangkan dan mengetahui kualitas buku petunjuk praktikum IPA terpadu berbasis home materials, (2) mengetahui pengaruh penggunaan buku petunjuk praktikum IPA terpadu berbasis home materials terhadap pembentukan karakter peserta didik. Secara umum peneltian ini melalui 3 tahap utama, yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) dan pembuatan dan pengembangan produk, (3) evaluasi. Produk yang dikembangkan telah dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta penilaian pendidik dan peserta didik. Produk yang dikembangkan juga telah dilakukan uji coba terbatas dan Uji coba lapangan di empat sekolah yang ada di daerah Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Berdasarkan hasil validasi ahli,&nbsp; penilaian pendidik dan peserta didik dapat disimpulkan bahwa produk buku petunjuk praktikum IPA terpadu berbasis home materials telah layak untuk digunakan. (2) Berdasarkan hasil uji coba terbatas dan lapangan diketahui bahwa produk hasil pengembangan dapat meningkatkan karakter tanggung jawab, kreatif dan teliti. &nbsp;