Islahudin Islahudin, Islahudin
Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 22 Documents
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA MENYEDERHANAKAN RANGKAIAN LISTRIK MENGGUNAKAN TEOREMA THEVENIN Roziana, Roziana; Islahudin, Islahudin; Sabaryati, Johri
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.813 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v3i2.1006

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa menyederhanakan rangkaian listrik menggunakan Teorema Thevenin di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun Akademik 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester I, semester III, semester V dan semester VII yang berjumlah 60 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram Akademik 2016/2017. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III (angkatan 2015) dan semester V (angkatan 2014) Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UniversitasMuhammadiyah Mataram Tahun 2017 yang sudah menempuh mata kuliah Elektronika Dasar I. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu Distribusi Frekuensi dan Indeks Prestasi Kelompok (IPK). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua bentuk tes, yaitu bentuk tes soal I menganalisisgambar rangkaian listrik dan menuliskan persamaan Rth yang berjumlah 20 soal dan bentuk tes soal II merubah persamaan hambatan Teorema Thevenin menjadi rangkaian listrik yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa menganalisis gambar rangkaian listrik dan menuliskan persamaan Rth (Instrumen I) MencapaiIPK 47,85 yang tergolong dalam kategori kemampuan sangat rendah, sedangkan IPK semester III (angkatan 2015) mencapai IPK 48,75 yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan IPK semester V (angkatan 2014) mencapai IPK 47,03 yang tergolong dalam kategori sangat rendah, sedangkan kemampuan mahasiswa merubah persamaan hambatanTeorema Thevenin menjadi rangkaian listrik (Instrumen II) mencapai IPK 38,2 tergolong kategori sangat rendah, sedangkan IPK semester III (angkatan 2015) mencapai IPK 38,95 yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan IPK semester V (angkatan 2014) mencapaiIPK 37,5 yang tergolong dalam kategori sangat rendah.
Pengembangan Sensor Koil Datar 3-D untuk Deteksi Gempa Dini di Wilayah Lombok Islahudin, Islahudin; Nizaar, Muhammad
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1513.943 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v6i1.298

Abstract

In this study, a flat coil application as a three-dimensional (3-D) vibration sensor for early detection of earthquake is designed to detect earthquakes in Lombok Island. Flat coil is a very thin winding wire and is used as an inductor. When inductance changes, frequency will change as well. The frequency can be converted into voltage to represent the distance. This effect is applied to the low frequency using three-dimensional pendulum (x,y,z) to detect the earthquake in Lombok, West Nusa Tenggara. Lombok Island is a territory that lies between the large plate of Asia and plate of Australia, thus, it belongs to earthquake belt territory. The software of 3-D vibration sensor for early detection of earthquakes uses Atmega 16 microcontroller vibration data acquisition program as a voltage data recorder. Meanwhile, Arduino Nano is used to display the waveform and to calculate the frequency of vibration. Based on the calibration, the frequency of vibrations which can be measured are around 0.468 Hz on the x-axis (source frequency is 0.46 Hz), around 0.55 Hz on the y-axis (source frequency is 0.5 Hz), and around 0.48 Hz on the z-axis (source frequency is 0.5 Hz).
PENGARUH PEMANFAATAN ALAT PERAGA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS VIII DI MTS NURUL IMAN NW KEMBANG KERANG LOMBOK TENGAH TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Islahudin, Islahudin; Darmayanti, Ni Wayan Sri; Zulkarnain, Zulkarnain
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.906 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v3i2.1005

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan ini tentang pengaruh pemanfaatan alat peraga berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan hasil belajar fisika pada siswa kelas VIII di MTs Nurul Iman NW Kembang Kerang Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan alat peraga berbasis kearifan lokalterhadap peningkatan hasil belajar fisika pada siswa kelas VIII di MTs Nurul Iman NW Kembang Kerang Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experimental Design dengan model One-Group Pretest- Posttes Design. Teknik analisis data menggunakan pre test dan post test menggunakan rumus uji pengaruh atau uji t, sebelum data dianalisis menggunakan uji t terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan homogenitas.Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap analisis data dengan menggunakan uji t. Jika t hitung < t tabel maka perbedaan test tidak signifikan atau bisa dikatakan tidak memiliki pengaruh, sebaliknya jikathitung > ttabel maka perbedaan tes signifikan atau bisa dikatakan memiliki pengaruh. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai thitung (6,11) lebih besar dari ttabel (2,04). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan alatperaga alam terhadap peningkatan hasil belajar fisika pada siswa kelas VIII di MTs Nurul Iman NW Kembang Kerang Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018.
PELATIHAN PEMASANGAN LAMPU LISTRIK BERSAKLAR DI RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN KONSEP EWB (ELECTRONICS WORKBENCH) BAGI SISWA SMKN I BATU KLIANG UTARA DESA AIK BERIQ KECAMATAN BATU KLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2017 Islahudin, Islahudin; Sabaryati, Johri
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan tentang listrik merupakan salah satu sarana untuk mengerti tentang perkembanganteknologi yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, peranan guru dalam mengajarkan siswa tentangrangkaian listrik sangat penting. Guru terutama guru sains fisika harus mampu mengerti tentangrangkaian listrik baik secara teoritis maupun praktik. Salah satu cara agar guru dan siswa mengertidan menguasai tentang rangkaian listrik adalah dengan mengadakan pelatihan pemasangan lampulistrik di rumah tangga menggunakan media EWB (Electronics Workbench) sehingga dapatdigunakan dalam memahami rangkaian listrik di dalam rumah tangga. Tujuan diadakan kegiatanpelatihan ini adalah untuk memberikan pelatihan pemasangan lampu bersaklar listrik menggunakanmedia EWB yang dapat membantu siswa maupun guru dalam membuat rangkaian listrik dan untukmeningkatkan kemampuan guru dan siswa dalam mengikuti perkembangan software simulasi yangada saat ini. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Batu Kliang Utara Desa Aiq Beriq,Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 19 orang pesertayang merupakan siswa/i SMKN 1 Batu Kliang Utara Desa Aiq Beriq. Kegiatan pelatihan iniberlangsung selama dua hari dan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan dengan antusiasmepeserta untuk mengikuti pelatihan ini yang sangat besar terlihat dari kehadiran yang lengkap mulaidari acara pembukaan sampai penutupan pelatihan.
SENSOR GETARAN DUA DIMENSI (2-D) BERBASIS KOIL DATAR UNTUK MENGUKUR FREKUENSI GETARAN GEMPA DI WILAYAH LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT Islahudin, Islahudin; Ramadhan, M Firman
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 6, No 1 (2015): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.508 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dirancang aplikasi koil datar sebagai sensor getaran untuk deteksi dini gempa. Koil datar adalah lilitan kawat yang sangat tipis dan bertindak sebagai induktor. Koil datar ini bersama dengan kapasitor membangun sebuah osilator yang menghasilkan frekuensi bergantung pada nilai induktansi dan kapasitansi. Osilator ini dinamakan osilator LC. Induktansi koil datar bergantung pada jarak benda logam di depan koil datar. Jika induktansi berubah, frekuensi akan berubah juga. Frekuensi dapat dirubah ke dalam bentuk tegangan untuk merepresentasikan jarak. Efek ini kemudian diterapkan pada frekuensi rendah menggunakan bandul pada rumahan sensor. Berdasarkanpenelitian, sensor getaran untuk mendeteksi gempa bumi sudah dirancang serta masih dalam proses pengujian dan kalibrasi. Sensor getaran yang sudah dibuat adalah sensor koil datar arah x da arah y. Frekuensi getaran yang sudah bisa diukur dalam arah x adalah 0,468 Hz. Nilai ini hampir sama dengan frekuensi sumber getaran sebesar 0,46 Hz. Adapun frekuensi yang getaran yang sudah bisa diukur dalam arah y adalah 0,55 Hz  dan nilai ini hampir sama dengan frekuensi sumber getaran sebesar 0,5 Hz.
Pengaruh Penerapan Metode Drill and TutorialTerhadap Peningkatan Hasil dan Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Mataram Islahudin, Islahudin; Ramdhan, M. Firman
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 4, No 2 (2013): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.048 KB)

Abstract

Penelitian ini tentang pengaruh penerapan metode Drill and Tutorial terhadap peningkatan hasil dan motivasi belajar mahasiswa program studi pendidikan fisika Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun Akademik 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) mengetahui pengaruh penerapan metode  Drill and Tutorial  terhadap hasil belajar mahasiswa; (2) mengetahui pengaruh penerapan metode  Drill and Tutorial  terhadap motivasi belajar mahasiswa; (3) membandingkan tingkat pemahaman konsep mahasiswa menggunakan pembelajaran metode  Drill and Tutorial  dengan metode konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester V Program Studi pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun Akademik 2013/2014. Sampel penelitiandiambil dengan teknik  purposive sampling  yang terbagi menjadi 2 kelas sampel. Kelas VA ditentukan sebagaikelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 31 mahasiswa antara lain 16 mahasiswa kelas eksperimen dan 17 mahasiswa kelas kontrol. Data tentang hasil belajar mahasiswadikumpulkan dengan metode tes menggunakan tes hasil belajar, dianalisis dengan menentukan skor rata-rata dan ketuntasan klasikal, sedangkan data tentang motivasi belajar mahasiswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan dikumpulkan dengan teknik angket dan dianalisis dengan menentukan kategori skor rata-rata. Berdasarkan hasil analisis data statistik dapat disimpulkanbahwa (1) penerapan pembelajaran dengan metode Tutorial and Drill memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah fisika modern, yaitu nilai rata-rata mahasiswa sebesar 69,69 pada kelas eksperimen, sedangkan nilai rata-rata mahasiswa sebesar 57,06 pada kelas kontrol. (2) penerapan pembelajaran dengan metode Tutorial and Drill memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah fisika modern, yaitu sebelum diberikan perlakuan jumlah mahasiswa yang memiliki motivasi baik sebesar 25%, sedangkan setelah diberikan perlakuan jumlah mahasiswa yang memiliki motivasi baik (positif) meningkat menjadi 81,25%. (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaran menggunakan metode Drill and Tutorial dibandingkan dengan pembelajaran metode konvensional terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah  fisika modern
PROTOTIPE SENSOR GETARAN BERBASIS KOIL DATAR UNTUK DETEKSI GEMPA DINI Islahudin, Islahudin; Utami, Linda Sekar
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 5, No 1 (2014): April
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.982 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dikembangkan aplikasi koil datar sebagai sensor getaran untuk deteksi dini  gempa. Koil datar adalah lilitan kawat yang sangat tipis dan bertindak sebagai induktor. Koil datar ini bersama dengan kapasitor membangun sebuah osilator yang menghasilkan frekuensi bergantung pada nilai induktansi dan kapasitansi. Osilator ini dinamakan osilator LC. Induktansi koil datar bergantung pada jarak benda logam di depan koil datar. Jika induktansi berubah, frekuensi akan berubah juga. Frekuensi dapat dirubah ke dalam bentuk tegangan untuk merepresentasikan jarak. Efek ini kemudian diterapkan pada frekuensi rendah menggunakan bandul pada rumahan sensor. Sistem sensor yang dibuat dapat mengukur getaran frekuensi rendah pada rentang 0,26 - 1,0 Hz. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang diperoleh antara lain:(1)Telah diperoleh hasil pengukuran sensor getaran frekuensi rendah pada bidang horizontal dengan rentang frekuensi pengukuran antara 0,2 - 1,0 Hz; (2)Telah dihasilkan sistem perekam data sensor getaran dua dimensi frekuensi rendah pada rentang frekuensisumber 0,2 – 1,0 Hz; (3)Frekuensi sumber getaran yang digunakan adalah 0,26 Hz; 0,35 Hz; 0,4; Hz; 0,46 Hz; 0,5 Hz; 0,55 Hz; 0,62 Hz; 0,71 Hz; 0,76 Hz; dan 0,86 Hz; 0,95 Hz; 1,0 Hz; 1,11 Hz; dan 1,25 Hz. Pada frekuensi sumber 0.460 Hz, FFT frekuensi sensor adalah sebesar 0.468 Hz. Nilai ini sangat mendekati frekuensi sumber atau frekuensi kalibrator dengan perbedaan 0,008 Hz; (4)Penyimpangan pengukuran frekuensi sensor sebesar 0,042 Hz terhadap frekuensi sumber. Selain itu kesalahan relatif paling besar adalah 2,78%. Hasil ini cukup bagus karena rentang nilainya masih di bawah 5 % kesalahan relatif maksimum.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM GELOMBANG DAN BUNYI BERBANTUAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI Marha, Marha; Islahudin, Islahudin; Sekar Utami, Linda
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 1, No 1 (2018): April : Special Issues
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.489 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan buku petunjuk pratikum pada pokok bahasan gelombang dan bunyi untuk meningkatkan motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R & D). Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa MAN 2 Model Mataram Kelas XI. Model pengembangan yang digunakan adalah Dick & Carey yang terdiri dari 10 langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk berupa buku petunjuk pratikum. Data diperoleh melalui wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengukur motivasi belajar siswa. Abstract:  The purpose of this study was to develop a pratikum manual on the subject of waves and sounds to improve student motivation. This research uses research and development (R & D) method. As subject in this research is student MAN 2 Model Mataram Class XI. The development model used is Dick & Carey which consists of 10 steps that must be followed to produce the product in the form of manual pratikum. Data obtained through interviews, questionnaires and documentation. Data analysis technique used is descriptive qualitative to measure students learning motivation.
SENSOR ELASTISITAS BERBASIS KOIL DATAR UNTUK MENGHITUNG KONSTANTA ELASTISITAS BEBERAPA JENIS KAYU TIDAK AWET UNTUK BANGUNANRUMAH SEDERHANA Fatimah, Nurul; Islahudin, Islahudin; Sabaryati, Johri
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v4i1.468

Abstract

Penelitian ini untuk menghitung besarnya konstanta elastisitas beberapa jenis kayu tidak awet dengan mengukur kelenturan kayu sebagai tegangan keluaran sensor koil datar. Koil datar adalah lilitan kawat yang sangat tipis dan bertindak sebagai induktor, bersama dengan kapasitor membangun sebuah osilator yang menghasilkan frekuensi bergantung pada nilai induktansi dan kapasitansi. Adapun tujuan penelitian ini antara lain, (1) Membuat rangkaian pengolah sinyal dari sensor getaran berbasis koil datar, (2) Menentukan besarnya daya lentur beberapa jenis kayu tidak awet, (3) Menghitung besarnya konstanta elastisitas beberapa jenis kayu tidak awet, dan (4) Menentukan jenis kayu tidak awet yang memiliki daya lentur paling besar. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisika Dasar Universitas Muhammadiyah Mataram. Jarak logam pengganggu terhadapkoil datar akan dirubah menggunakan beban yang digantungkan dengan lengan gaya yang berbeda. Data penelitian yang diperoleh akan ditampilkan oleh multimeter yang telah dihubungkan dengan sensor koil datar, kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Dari hasil penelitian diperolehkesimpulan (1) Rangkaian pengolah sinyal berbasis koil datar telah dirancang dan dibuat dengan menghubungkan koil datar yang dijepit dengan statip terletak sejajar dengan kayu yang dijepit di samping meja dengan klem universal; (2) Tingkat kelenturan suatu kayu dapat ditentukan dengan mengukur besarnya Vout yang dihasilkan. Besar Vout yang dihasilkan adalah : Untuk kayu nangkapada lengan gaya 0,15-0,35 m berturut-turut adalah -0,40 volt; -0,39 volt; -0,38 volt; -0,35 volt; 0,1 volt. Untuk kayu durian adalah -0,39 volt; -0,38 volt; -0,37 volt; -0,20 volt; 1,29 volt. Untuk kayu mangga adalah -0,38 volt; -0,36 volt; -0,35 volt; -0,32 volt; 0,92 volt; (3) Konstanta elastisitas yang sudahdiperoleh antara lain : Kayu nangka memiliki rentang (76,923-2000) N/volt dengan R = 0,994, kayu durian memiliki rentang (23,392-1333,333) N/volt dengan R = 0,983, dan kayu mangga memiliki rentang (29,851-1000) N/volt dengan R = 0,978; (4) Kayu mangga adalah kayu tidak awet yangmemiliki tingkat kelenturan paling besar dengan rentang (29,851-1000) N/volt dengan R = 0,978. 
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA MENENTUKAN PERSAMAAN HUKUM NEWTON DI PROGRAM STUDI PENDIDIDKAN FISIKA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM TAHUN 2017 Wahyu, Yunia Dian; Islahudin, Islahudin; Zulkarnain, Zulkarnain
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v4i1.471

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa semester I, III dan V program studi pendidikan fisika Universitas Muhammadiyah Mataram tahun 2017 dalam menentukan persamaan Hukum Newton. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitiannya deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017 sampai bulan Februari. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Mataram semester I, III dan V. teknik pengngambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam bentuk tes soal menentukan arah gaya pada gambar menggunakan aplikasi Hukum Newton dan menentukan persamaan Hukum Newton. Uji coba instrumen dalam penelitian ini, dilakukan pada program studi pendidikan fisika semester VII yang telah menempuh mata kuliah Fisika Dasar I. berdasarkan hasil uji kelayakan instrument koefisien korelasi nya adalah 0.4682, berdasarkan hasil uji validitas diperoleh 9 soal valid dan 11 soal tidak valid, hasil uji reliabilitas diperoleh derajat realibilitas sangat tinggi yaitu 1.0361 < 0.4682 , hasil uji taraf kesukaran diperoleh 11 soal dalam klasifikasi mudah dan 9 soal dalam klasifikasi sedang, dan hasil uji daya beda diperoleh 4 soal dalam klasifikasi jelek sekali, 8 soal dalam klasifikasi jelek, 7 soal dalam klasifikasi cukup, dan 1 soal dalam klasifikasi baik. Analisis data yang digunakan yaitudistribusi frekuensi dan Indeks Prestasi Kelompok (IPK). Dari hasil distribusi frekuensi 30 orang mahasiswa yang teridiri dari semester I = 11 orang mahasiswa, semester III = 12 orang mahasiswa, dan semester V = 7 orang mahasiswa, diperoleh skor rata-rata 39.7333, standar deviasi 12.9201, skorterkecil 19, skor terbesar 61, range 42, jumlah nilai interval 6 dan lebar interval 7. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Indeks Prestasi Kelompok (IPK) 30 orang mahasiswa yang terdiri dari semester I = 11 orang mahasiswa, semester III = 12 orang mahasiswa, dan semester V = 7 orang mahasiswa yaitu 55.185 dengan kriteria Sedang.