Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERHADAP PERCEPATAN ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI PTT PADI SAWAH DI KABUPATEN SAROLANGUN JAMBI Suharyon, .; Nurfathiyah, Pera; Wahyudi, Erwan
Jurnal Penelitian Universitas Jambi: Seri Sains Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Penelitian Universitas Jambi: Seri Sains

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.48 KB)

Abstract

Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah di Jambi berlangsung sejak 2008, dan telah diakomodasi menjadi salah satu dari lima Program Prioritas Pembangunan Provinsi Jambi 2010 – 2015. Pengkajian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga mempengaruhi percepatan adopsi inovasi teknologi PTT padi sawah di Kabupaten Sarolangun. Pengkajian dilakukan di desa Aur gading, kecamatan Sarolangun, melibatkan 30 orang petani peserta PTT padi sawah  penentuan responden dipilih secara acak sederhana. Untuk menganalisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi percepatan adopsi inovasi teknologi PTT padi sawah, dilakukan melalui analisis regresi linear berganda Sedang adopsi sebagai peubah tergantung (dependent variable) dihubungkan dengan faktor-faktor yang diprediksi berpengaruh sebagai peubah bebas. Secara umum petani yang memiliki pengetahuan terhadap komponen-komponen teknologi PTT padi sawah berkisar 76 – 91 % dengan rataan 84,9 %. Artinya masih ada 11 % responden yang perlu diberikan pengetahuan tentang PTT padi sawah di Kabupaten Sarolangun ini. Dari sejumlah petani yang memiliki pengetahuan itu, ternyata juga tidak seluruhnya menerapkan (mengadopsi) teknologi yang sudah diketahuinya. Secara umum dari sekitar 85 % petani yang memiliki pengetahuan itu yang mengadopsi masih relatif rendah yakni sekitar 68,1 %. Dari keterangan responden di lokasi pengkajian terungkap kendala penerapan teknologi PTT padi sawah, antara lain: benih padi VUB yang dianjurkan tidak tersedia di tempat, tidak tepat waktu, petani merasa kurang menerima informasi teknologi, harga benih VUB padi di pasar relatif mahal, kekurangan tenaga kerja, dan sulitnya memprediksi banjir karena faktor iklim yang tidak menentu,Kata kunci: Percepatan, adopsi, PTT, VUB, Padi sawah.
Pengembangan Teknologi Untuk Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut Berkelanjutan Susilawati, Ani; Wahyudi, Erwan; Minsyah, Nurimdah
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol 6, No 1 (2017): JLSO
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.873 KB)

Abstract

Susilawati et a, 2017. Technology Development for Sustainable Tidal Swamp Land Management. JLSO 6(1):87-94.Tidal land is very potential to be developed as food gardens and agriculture of the future of Indonesia considering (1) productivity is still low, (2) potential land is still wide, (3) indices of plantation (IP) is still low, (4) degraded land potential , (5) the pattern of food production in tidal land is complementary to the pattern of food production in Java, (6) the competition for land use for non-agricultural purposes is relatively low, and (7) the availability of production technology of various commodities. Tidal land is an area whose water availability is affected by the movement of water on the surface of the river due to the movement of the moon, the land is included in the sub-optimal land category, ie the land that has many problems and needs to be overcome in order to provide benefits. The problems are water problems and soil chemical characteristics that have not provided maximum support for agricultural cultivation system. Therefore, priority should be given to technological development that is technically relevant to the characteristics of the land, economically affordable to local farmers, and expected to be in tune with the preferences and socio-cultural of local communities. Two approaches that can be parallel and interactively carried out are [1] optimizing the physical, chemical, and (micro) properties of soil biology along with optimizing the management of water resources to be eff ective and more efficient; and [2] appropriate selection of commodity types and development of adaptively specific varieties for each suboptimal land characteristic.
STRATEGI PEMASARAN KOPI ARABIKA KERINCI YANG BERDAYA SAING DI PROVINSI JAMBI Wahyudi, Erwan
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 21, No 3 (2018): November 2018
Publisher : Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman serta kekuatan dan kelemahan pada usahatani kopi arabika Kerinci, sehingga dapat ditentukan posisi dari usahatani dan memformulasikan strategi pemasaran yang baik bagi petani yang berusahatani kopi sesuai dengan kondisi eksternal dan internal yang dihadapi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Oppotunities, Treat) dimana data yang dikumpulkan terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan kuisioner dengan pertanyaan model multi atribut yang berjumlah 20 orang serta data sekunder yang diperoleh dari catatan, buku panduan serta literatur lain yang berkaitan dengan usahatani kopi arabika yang ada di Provinsi Jambi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasar yang sangat terbuka karena permintaan kopi arabika asal Kerinci memiliki aroma yang khas dan disamping itu minuman kopi buat masyarakat Jambi sudah menjadi budaya dan hal ini terbukti dari hasil analisis SWOT yang menunjukkan hasil masih relevan dengan kondisi pasar yaitu memiliki kekuatan dan peluang yang lebih besar dibanding kelemahan dan ancamannya, jadi strategi yang diterapkan di masa mendatang adalah strategi mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy). Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar strategi pemasaran kopi arabika lebih optimal antara lain: menjaga kualitas produk, melakukan racikan kopi yang memiliki rasa yang khas, meningkatkan kualitas pelayanan, mengadakan promosi yang lebih luas.