M F Rahardjo, M
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Habitat dan Makanan Ikan Botia ,Botia Macracanthus Bleeker di Sungai Batanghari , Jambi F Rahardjo, M; Mukhlis Kamal, M; S Sjafei, Djadja
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 3, No 1 (1995): Juni 1995
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Suatu penelitian telah dilaksanakan pada bulan September dan Oktober 1991 di Sungai Batanghari dan selama penelitian telah tertangkap sebanyak 101 ekor ikan botia dengan kisaran panjang dan berat ikan adalah 56 - 305 mm dan 3,85 - 529,12 gram. Ikan yang tertangkap ini dikelompokkan ke dalam 6 kelompok ukuran panjang: Ikan berukuran besar lebih banyak ditemukan di daerah hulu, sedangkan yang kecil menyebar merata di sepanjang sungai. Terdapat persaingan yang kuat antar kelompok ikan yang berukuran kecil dalam memperebutkan habitat. Makanan ikan botia meliputi Crustacea, Insekta, Nematoda, Moluska dan Algae. Persaingan dalam hal makanan terlihat besar antara kelompok ukuran kecil dengan kelompok ukuran sedang.Kata·kata kunci : botia, luas relung, tumpang tindih relung, habitat, makanan
Distribusi Juvenil Ikan Sidat ,Angguilla spp . di Perairan Segara Anakan , Cilacap, Jawa Tengah Affandi, Ridwan; F Rahardjo, M; ., Sulistiono
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 3, No 1 (1995): Juni 1995
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Suatu penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penyebaran juvenil ikan sidat di perairan Laguna Segara Anakan telah dilakukan. Juvenil sidat di tangkap dengan menggunakan alat tangkap "Apong" (trap net) yang ditempatkan di lima stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Perairan Laguna Segara Anci.kan terdapat dua jenis sidat, yaitu: Anguilla nebulosa nebulosa dan Anguilla bicolor bicolor. A. nebulosa nebulosa lebih dominan daripada A. bicolor bicolor. Kedua jenis ikan sidat ini menyebar hampir merata di kelima stasiun tersebut. Namun puncak kelimpahannya berada dalam bulan yangberbeda.Kata-kata kunci : sidat, distribusi, hubungan panjang berat, faktor kondisi
HUBUNGAN PANJANG BOBOT DAN FAKTOR KONDISI IKAN TETET, Johnius belangerii Cuvier (PISCES: SCIAENIDAE) DI PERAIRAN PANTAI MAYANGAN, JAWA BARAT F Rahardjo, M; P . H. Simanjuntak, Charles
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 15, No 2 (2008): Desember 2008
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan hubungan panjang-bobot dan mengevaluasi faktor kondisi ikan tetet, Johnius belangerii Cuvier di perairan pantai Mayangan, Jawa Barat. Pengambilan contoh dilakukan sekali sebulan dari bulan Mei 2002 sampai April 2003. Sebanyak 2 403 ekor ikan tertangkap dengan menggunakan jaring insang bermata jaring 1.5 - 3 inci. Panjang total dan bobot ikan contoh berkisar masingmasing 71 – 225 mm dan 3 – 161 gram. Hubungan panjang-bobot adalah W = 2.453 x 10-6 L3.3023. Hasil ini menunjukkan bahwa hubungan panjang-bobot mempunyai korelasi yang tinggi (R2 > 0.939). Faktor kondisi relatif beragam dari 0.966 to 1.070. Ikan betina mempunyai kondisi lebih baik daripada ikan jantan.Kata kunci: hubungan panjang bobot, faktor kondisi, ikan tetet, perairan pantai. This study is aimed to determine length-weight relationship and to evaluate relative condition factor of belanger’s croaker, Johnius belangerii Cuvier in Mayangan. Fish collection was carried out monthly from May 2002 to April 2003. A total of 2 403 individual fishes were caught using gillnet with mesh sizes varying from 1.5 to 3 inches. The fish samples ranged from 71 – 225 mm in length and 3 – 161 g in weight. The length-weight relationship was W = 2.453 x 10-6 L3.3023. The results indicated that the length-weight relationship was highly correlated (R2 > 0.939). The relative condition factors of fish varied from 0.966 to 1.070, of which females were generally in better condition than the males.Key words: length-weight relationship, condition factor, belanger’s croaker, coastal waters.