Articles

Found 14 Documents
Search

Potensi Senyawa Bioaktif Ekstrak Kasar Bakteri Simbion Spons sebagai Anthelmintika : Sebuah Uji Pendahuluan Faisal, Muhammad Reza; Kawaroe, Mujizat; Satria, Fadjar
Journal Omni-Akuatika Vol 10, No 2 (2014): Omni-Akuatika November
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.119 KB)

Abstract

This study aims to observe the bacterial symbionts of sponge and determine chemical compounds profile in the crude extract of bacterial isolates then to determine the lethal toxicity values (LC50-24 hours) as a preliminary anthelmintic test. The method consisted of the identification of gram staining, organic solvent extraction,  phytochemical screening  and  toxicity  assay  by  the  Artemia  salina  LC50-24  hours.  The concentration used consisted of 10 µg / ml; 100 µg / ml; 250 µg / ml; 500 µg / ml. Results showed isolate SC12 (2) C and S1-2 (1) belonging to the gram-positive where the bioactive compounds i.e. flavonoids and triterpenoids obtained from the crude extract were predominant. The minimum concentrations from toxicity tests were  35.11 µg/ml for isolate SC12(2)C and 41.2 µg/ml for S1-2 (1). The crude extract of both isolates showed potential as a anthelmintic compound with concentration LC50-24 hours <1000 mg/ml.Keywords : Bacterial symbionts sponge, S12(2) C, S1-2 (1), Phytochemicals, toxicity, Anthelmintic.
PEMANFAATAN DATA WAREHOUSE SEBAGAI SARANA PENUNJANG PENYUSUNAN BORANG AKREDITASI STANDAR 3 DAN STANDAR 4 STUDI KASUS : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU Tunggono, Julius; Faisal, Muhammad Reza; Nugrahadi, Dodon T.
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the process of preparing the data to complement the standard charging standard 3 and standard 4 are still done manually so that there is a constraint that is how much data is processed so that takes a long time, because they have to do a recap of many and complex data to retrieve the required data. The data warehouse is a concept and a combination of technologies that facilitate organizations to manage and maintain the historical data obtained from the operating system or application. Data warehouse design techniques used in this study is a nine-step method Kimball with data warehouse model used is the star schema models. This research aims to develop a data warehouse as a means of supporting the preparation of the accreditation forms at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lambung Mangkurat. Based on the results of the study, found that nine-step method Kimball excellent and facilitate the design of data warehouse so that data can be presented in accordance with the format of the study program accreditation forms and institutional accreditation forms. Keywords: Data Warehouse, Nine-Step Kimball, Star Schema, Forms Accreditation Dalam proses penyusunan data untuk melengkapi pengisian standar 3 dan standar 4 tersebut masih dilakukan secara manual sehingga terdapat suatu kendala yaitu banyaknya data yang diproses sehingga membutuhkan waktu yang lama, karena harus melakukan rekap data yang banyak dan rumit untuk mengambil data yang dibutuhkan. Data warehouse merupakan suatu konsep dan kombinasi teknologi yang memfasilitasi organisasi untuk mengelola dan memelihara data historis yang diperoleh dari sistem atau aplikasi operasional. Teknik perancangan data warehouse yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode nine-step Kimball dengan model data warehouse yang digunakan adalah model star schema. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan data warehouse sebagai sarana penunjang penyusunan borang akreditasi pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lambung Mangkurat. Berdasarkan hasil penelitian, didapat bahwa metode nine-step Kimball sangat baik dan memudahkan perancangan data warehouse sehingga data dapat disajikan sesuai dengan format borang akreditasi program studi dan borang akreditasi institusi. Kata kunci: Data Warehouse, Nine-Step Kimball, Star Schema, Borang Akreditasi
IMPLEMENTASI DIGITAL ASSET MANAGEMENT SYSTEM PADA WEB PORTAL KARYA SISWA JURUSAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 MARTAPURA Ramadhani, Rahmat; Faisal, Muhammad Reza; Nugroho, Radityo Adi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student Works Web Portal Of Multimedia Department In Smk Negeri 1 Martapura is a web portal implementing Digital Asset Management System. This web portal built based by the works of the students who had only used the DVD, in which each store one of his students in a single DVD. This causes problems especially in the limited physical storage space and search work takes a long time. With the waterfall method, built a student works web portal to save the works of the students in the form of digital media. A DAM system is built on a central repository that facilitates the storage, organization, retrieval, use and reuse of digital files. The results of the construction of the web portal is known that there is a significant speed difference between the old system to the new system, the new system can be said to be faster than the old system. In addition, the new system can be seen consuming less physical space than the old system. Based on research conducted, it can be concluded that by implementing the DAM system, the search speed for work can be improved and storage of work can be saved. Keywords: Web Portal, Work, Multimedia, Digital Asset Management, Digital Media. Web Portal Karya Siswa Jurusan Multimedia SMK Negeri 1 Martapura merupakan web portal yang menerapkan Digital Asset Management System. Web portal yang dibangun dilatar belakangi oleh penyimpanan data karya-karya para siswa yang selama ini hanya menggunakan DVD, dimana setiap siswa menyimpan satu karyanya dalam satu DVD. Hal ini menyebabkan masalah terutama pada terbatasnya ruang penyimpanan secara fisik serta pencarian karya yang memerlukan waktu lama. Dengan metode waterfall, dibangunlah sebuah web portal karya siswa yang secara spesifik menyimpan karya-karya para siswa dalam bentuk media digital. Sebuah sistem DAM dibangun di atas repositori pusat yang memfasilitasi penyimpanan, organisasi, pengambilan, pemanfaatan dan penggunaan kembali file digital. Hasil dari dibangunnya web portal tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan kecepatan yang signifikan antara sistem lama dengan sistem baru, sistem baru dapat dikatakan lebih cepat dibanding sistem lama. Selain itu, dapat dilihat sistem baru memakan ruang fisik yang lebih sedikit dibanding sistem lama. Berdasarkan penelitan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan DAM system, kecepatan pencarian karya dapat ditingkatkan dan penyimpanan karya dapat dihemat. Kata kunci: Web Portal, Karya, Multimedia, Digital Assets Management, Media digital.
PENENTUAN FITUR WEBSITE BIDANG PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DENGAN METODE FEATURE-ORIENTED DOMAIN ANALYSIS (FODA) Iqbal, Muhammad; Faisal, Muhammad Reza; Budiman, Irwan
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Determination of  the features in creating a tourism and cultures websites is required to find out which features are can be implemented. To help determination of the feature, we can use a domain analysis method Feature-Oriented Domain Analysis (FODA). The method has some step, starting with application review to three sample websites to take on the features. The next step are the context analysis to gain a structure diagram and a context diagram. The next step are the modeling domain which divided into two steps, first, features analysis to get the features of the web application through the features diagram with an explanation through domain terminology dictionary. The next step is the entity-relationship modeling by making entity-relationship diagrams for database creation. The final step are architecture modelings to create a domain architecture for application development that only focus on the features. The results from the feature analysis get 38 mandatory features which be implemented on a web application for tourism and culture.Keywords: Tourism, Culture, Website, Features, Feature-Oriented Domain Analysis Abstrak Penentuan fitur dalam membuat website bidang pariwisata dan kebudayaan dibutuhkan untuk mengetahui fitur yang bisa diimplementasikan. Untuk membantu menentukan fitur tersebut, digunakan analisis domain dengan metode Feature-Oriented Domain Analysis (FODA). Metode tersebut mempunyai tahapan dimulai dari tinjauan aplikasi terhadap ketiga website sebagai sampel untuk mengambil fitur. Selanjutnya tahapan analisis konteks yang mendapatkan diagram struktur dan diagram konteks. Berikutnya tahapan pemodelan domain yang dibagi dua langkah yaitu analisis fitur untuk mendapatkan fitur-fitur pada aplikasi web melalui diagram fitur dengan penjelasan melalui kamus terminologi domain. Langkah berikutnya adalah pemodelan entity-relationship dengan membuat diagram entity-relationship untuk pembuatan database. Terakhir, pemodelan arsitektur dengan membuat arsitektur domain untuk pengembangan aplikasi yang hanya fokus pada fitur.  Hasil dari analisis fitur adalah didapatkan sebanyak 38 fitur mandatory yang berarti fitur tersebut wajib diimplementasikan dalam aplikasi web untuk pariwisata dan kebudayaan. Kata kunci: Pariwisata, Kebudayaan, Website, Fitur, Feature-Oriented Domain Analysis
PERANCANGAN SISTEM APLIKASI TERHADAP PENENTUAN TULANG OSTEOPOROSIS PADA CITRA X-RAY TULANG PAHA DENGAN THRESHOLDING METODE OTSU Wiratama, Muhammad Angga; Faisal, Muhammad Reza; Nugroho, Radityo Adi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Femur has a function to support the upper body that causes the femur can be affected by osteoporosis due to its function , it is supported by singh index rating system that has a grade each - each seeing femur bone affected by osteoporosis or normal bone. This study aimed to test the Otsu thresholding method for determining the femur bone osteoporosis and Singh index , the results of the study showed the percentage of correctness of 80 % to determine osteoporotic bone but getting the 31 % to determine the index singh, so the Otsu thresholding method can be concluded successfully to determine the femur bone osteoporosis but did not succeed in determining the index singh. Keywords: Thresholding, Otsu, indeks singh. Tulang paha memiliki fungsi untuk menyokong tubuh bagian atas yang menyebabkan tulang paha dapat terkena osteoporosis karena fungsinya, hal ini didukung oleh sistem pemeringkatan indeks singh yang memiliki grade masing - masing melihat tulang paha yang terkena tulang osteoporosis atau tulang normal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji thresholding metode otsu untuk menentukan tulang paha yang terkena osteoporosis dan indeks singh , dari hasil penelitian didapatkan hasil presentase kebenaran sebesar 80% untuk menentukan tulang osteoporosis tetapi mendapatkan hasil 31% untuk menentukan indeks singhnya, sehingga thresholding metode otsu dapat disimpulkan berhasil untuk menentukan tulang paha terkena osteoporosis akan tetapi tidak berhasil dalam menentukan indeks singh. Kata kunci : Thresholding , Otsu , indeks singh.
PENERAPAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE PADA DIAGNOSA HEPATITIS Munawarah, Raudlatul; Soesanto, Oni; Faisal, Muhammad Reza
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Machine learning has been widely used in the medical to analyze medical datasets. One method in machine learning is Support Vector Machine (SVM). By looking at the concept of SVM method to finding the optimal separator function that can separate the two sets of data from two different classes, came the idea whether this method can be used to diagnose a person suffering from a particular disease or not, especially hepatitis. Therefore, this research aimed to determine and analyze the ability of Support Vector Machine method for diagnosing hepatitis. Analysis of the ability of method using data testing with both kernel with training data 100 positive data label and 100 negative data label. The result showed that trial using the linear kernel function get 68-83% for true prediction percentage and 70-96% for RBF kernel function. The conclusion from this study is SVM method can be used to diagnose hepatitis with high degree of accuracy and RBF kernel function has accuracy rate higher than linear kernel function. Keywords: classification, Machine learning, hepatitis, support vector machine Machine learning telah banyak digunakan dalam bidang medis untuk menganalisa dataset medis. Salah satu metode machine learning adalah Support Vector Machine (SVM). Dengan melihat konsep metode SVM yaitu menemukan fungsi pemisah optimal yang bisa memisahkan dua set data dari dua kelas yang berbeda, muncul pemikiran apakah metode ini dapat digunakan untuk mendiagnosa seseorang mengidap penyakit tertentu atau tidak, khususnya penyakit hepatitis. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dapat digunakannya metode SVM dan menganalisis kemampuan metode Support Vector Machine untuk mendiagnosa penyakit Hepatitis. Analisis kemampuan metode diketahui dengan uji coba menggunakan data testing dengan kedua kernel dengan data training 100 data positif dan 100 data negatif. Hasil uji coba dengan menggunakan fungsi kernel linier mendapatkan hasil persentase benar 68-83 % dan fungsi kernel RBF 70-96 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode SVM dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit hepatitis dengan tingkat akurasi cukup tinggi dan fungsi kernel RBF memiliki tingkat akurasi cenderung lebih tinggi dibandingkan fungsi kernel linier. Kata kunci : klasifikasi, machine learning, hepatitis, support vector machine
UJI PERFORMANSI OPENPGP PADA KOMUNIKASI DATA WEB SERVICE BERBASIS RESTFULL Zaien, Muhammad; Faisal, Muhammad Reza; Nugroho, Radityo Adi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The exchange of data in distributed systems that communicate using Web Service must happen , so that sensitive data will also be redeemed. Sensitive data is supposed to be secret , but when the data is transferred using a Web Service can be known, so OpenPGP encryption used to maintain the confidentiality of the data. Securing the transfer of data to using the OpenPGP encryption standard may have an impact on the performance of Web Service response time and durability in the server serving the request , so need to known the impact with testing and analysis of variance on test results . Implementation of OpenPGP to secure the transfer of data on Web Service resulting in increased response time of Web Service but the response time can still be tolerated , and this application does not significantly affect the resilience of the server serving the request . Keywords: Web Service , RESTful, OpenPGP, Security Pertukaran data pada sistem tersebar yang berkomunikasi menggunakan Web Service pasti terjadi, sehingga data yang bersifat sensitif pun juga akan ditukarkan. Data yang bersifat sensitif ini seharusnya dirahasiakan tetapi ketika ditransfer menggunakan Web Service data tersebut dapat diketahui. Sehingga diterapkan OpenPGP untuk menjaga kerahasiaan data. Pengamanan transfer data menerapkan standar enkripsi OpenPGP dapat berdampak pada performa waktu response Web Service dan ketahanan server dalam melayani request, sehingga perlu diketahui dampak tersebut dengan melakukan pengujian dan analisis varian dari hasil pengujian. Penerapan OpenPGP untuk mengamankan transfer data pada Web Service mengakibatkan bertambahnya waktu response Web Service tetapi waktu response tersebut masih dapat ditoleransi, dan penerapan ini tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap ketahanan server dalam melayani request. Kata kunci: Web Service , RESTful, OpenPGP, Keamanan
Potensi Antelmintika Ekstrak Bakteri Simbion Spons Laut Terhadap Trichostrongylidae (Nematoda) Parasit Domba Faisal, Muhammad Reza; Kawaroe, Mujizat; Satrija, Fadjar
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol 21, No 1 (2016): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.274 KB)

Abstract

Trichostrongylidae (nematodes) parasitic infection of sheep were recently resistance to anthelmintics. Bioactive utilization of bacteria derived sponges had potential as anthelmintics alternative naturally against trichostrongylidae parasitic infections. The Aims of this study was to determine the activity of bacteria derived sponge extracts which produced anthelmintics bioactive compounds against sheep trichostrongylidae parasite. Bacteria derived sponges isolates which labeled S1 and S2 were extracted by methanol. Phytochemical test were conducted to determined characterization of bioactive compounds which potentially to inhibit larvae migration. Concentration which used to Larva Migration Inhibition Assay (LMIA) were 25, 50, 100, 250, and 500 µg/ml. Positive control treatment was used albendazole while negative control by physiological of NaCl. Both of extracts were contained toxicity to againts Artemia salina larvae which &lt;1000 µg/ml concentration. The higher concentration of S1 and S2 extracts were affected to increase larvae migration. Both of extracts were potential to inhibit larvae migration which LC50 value were 165.63 µg/ml (S1) and 374.9 µg/ml (S2). The ability of extracts which inhibit larvae migration caused by bioactive compounds which contained triterpenoids in both of extracts then flavonoid compounds only by S1. Albendazole was showed a highest inhibitory activity which contained 95.5% of the total test nematode larvae.
PENENTUAN FITUR WEBSITE BIDANG PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DENGAN METODE FEATURE-ORIENTED DOMAIN ANALYSIS (FODA) Iqbal, Muhammad; Faisal, Muhammad Reza; Budiman, Irwan
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.257 KB)

Abstract

Abstract Determination of  the features in creating a tourism and cultures websites is required to find out which features are can be implemented. To help determination of the feature, we can use a domain analysis method Feature-Oriented Domain Analysis (FODA). The method has some step, starting with application review to three sample websites to take on the features. The next step are the context analysis to gain a structure diagram and a context diagram. The next step are the modeling domain which divided into two steps, first, features analysis to get the features of the web application through the features diagram with an explanation through domain terminology dictionary. The next step is the entity-relationship modeling by making entity-relationship diagrams for database creation. The final step are architecture modelings to create a domain architecture for application development that only focus on the features. The results from the feature analysis get 38 mandatory features which be implemented on a web application for tourism and culture.Keywords: Tourism, Culture, Website, Features, Feature-Oriented Domain Analysis Abstrak Penentuan fitur dalam membuat website bidang pariwisata dan kebudayaan dibutuhkan untuk mengetahui fitur yang bisa diimplementasikan. Untuk membantu menentukan fitur tersebut, digunakan analisis domain dengan metode Feature-Oriented Domain Analysis (FODA). Metode tersebut mempunyai tahapan dimulai dari tinjauan aplikasi terhadap ketiga website sebagai sampel untuk mengambil fitur. Selanjutnya tahapan analisis konteks yang mendapatkan diagram struktur dan diagram konteks. Berikutnya tahapan pemodelan domain yang dibagi dua langkah yaitu analisis fitur untuk mendapatkan fitur-fitur pada aplikasi web melalui diagram fitur dengan penjelasan melalui kamus terminologi domain. Langkah berikutnya adalah pemodelan entity-relationship dengan membuat diagram entity-relationship untuk pembuatan database. Terakhir, pemodelan arsitektur dengan membuat arsitektur domain untuk pengembangan aplikasi yang hanya fokus pada fitur.  Hasil dari analisis fitur adalah didapatkan sebanyak 38 fitur mandatory yang berarti fitur tersebut wajib diimplementasikan dalam aplikasi web untuk pariwisata dan kebudayaan. Kata kunci: Pariwisata, Kebudayaan, Website, Fitur, Feature-Oriented Domain Analysis
PERANCANGAN SISTEM APLIKASI TERHADAP PENENTUAN TULANG OSTEOPOROSIS PADA CITRA X-RAY TULANG PAHA DENGAN THRESHOLDING METODE OTSU Wiratama, Muhammad Angga; Faisal, Muhammad Reza; Nugroho, Radityo Adi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.732 KB)

Abstract

Femur has a function to support the upper body that causes the femur can be affected by osteoporosis due to its function , it is supported by singh index rating system that has a grade each - each seeing femur bone affected by osteoporosis or normal bone. This study aimed to test the Otsu thresholding method for determining the femur bone osteoporosis and Singh index , the results of the study showed the percentage of correctness of 80 % to determine osteoporotic bone but getting the 31 % to determine the index singh, so the Otsu thresholding method can be concluded successfully to determine the femur bone osteoporosis but did not succeed in determining the index singh. Keywords: Thresholding, Otsu, indeks singh. Tulang paha memiliki fungsi untuk menyokong tubuh bagian atas yang menyebabkan tulang paha dapat terkena osteoporosis karena fungsinya, hal ini didukung oleh sistem pemeringkatan indeks singh yang memiliki grade masing - masing melihat tulang paha yang terkena tulang osteoporosis atau tulang normal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji thresholding metode otsu untuk menentukan tulang paha yang terkena osteoporosis dan indeks singh , dari hasil penelitian didapatkan hasil presentase kebenaran sebesar 80% untuk menentukan tulang osteoporosis tetapi mendapatkan hasil 31% untuk menentukan indeks singhnya, sehingga thresholding metode otsu dapat disimpulkan berhasil untuk menentukan tulang paha terkena osteoporosis akan tetapi tidak berhasil dalam menentukan indeks singh. Kata kunci : Thresholding , Otsu , indeks singh.