Mona Nabilah, Mona
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KAPASITAS DRAINASE PRIMER PADA SUB-DAS SUGUTAMU DEPOK

Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.632 KB)

Abstract

Sungai Sugutamu terletak di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok dan Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Debit banjir sungai ini sering kali melimpas dan menyebabkan banjir di wilayah sekitarnya. Penyebab terjadinya limpasan pada sungai tersebut dikarenakan telah terjadi perubahan tata guna lahan di Sub -DAS Sugutamu yang yang semula daerah irigasi pertanian menjadi pemukiman. Penyebab-penyebab lain seperti kebiasaan buruk masyarakat dalam membuang sampah menambah kuantitas banjir, namun alih fungsi saluran yang awalnya sebagai saluran irigasi menjadi saluran drainase adalah penyebab yang paling utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kapasitas saluran drainase terhadap beban debit banjir yang terjadi. Metode yang digunakan untuk menghitung beban debit maksimum adalah metode rasional dengan periode ulang banjir 25 tahun. Kapasitas drainase dianalisis menggunakan metode dengan perhitungan secara manual dan menggunakan Hec-Ras. Hasil analisis dari kedua cara tersebut menunjukkan terdapat 77 titik lokasi pada drainase utama mengalami limpasan berdasarkan debit rencana dengan periode ulang 25 tahun sebesar 50,32 m3/s, sehingga masing masing titik tersebut harus dilakukan normalisasi dengan pelebaran tampang sungai

ANALISIS KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR PENGOLAHAN AIR MINUM DI PERMUKIMAN KUMUH (Studi Kasus : Kota Bandung)

Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung City is one of metropolitan cities. Therefore, Bandung City can not escape from the problem of slums emerging. Slums is characterized especially by lack of raw water availability and pollution. Based oh those facts, this study aimed to calculate the resource gap in terms of quantity and quality of water, for people living in the slums in Bandung City based on minimum service standards and environment quality standards, and determining the form of basic infrastructure as a substitute provider of natural resources water that most appropriate. The study was located ini three kelurahan which represent the three typologies of slums, there are Kelurahan Tamansari, Kelurahan Babakan Ciamis, and Kelurahan Cihargeulis.The result showed that the priority infrastructure at Kelurahan Tamansari for water is piping from PDAM or local surface water treatment. The priority infrastructure at Kelurahan Babakan Ciamis for water is piping from PDAM. The priority infrastructure at Kelurahan Cihargeulis for water is piping from PDAM. Keywords: Slums, water natural resource,, minimum service standards, environmental standards, the basic infrastructure of the settlements