Muhammad Budi Nur Rahman, Muhammad Budi
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Perlakuan Alkali terhadap Kekuatan Bending Komposit Berpenguat Serat Rami dengan Matrik Polyester Suwanda, Totok; Nur Rahman, Muhammad Budi
Jurnal Semesta Teknika Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.615 KB)

Abstract

The objective of this study was to determine the influence of alkali treatment on the flexural strength and failure mode of jute fiber waste/polyester composite materials. The materials being used in this research werewaste of jute fibers, polyester resin, where as NaOH and aquades were utilised for alcali treatment. Prior to being embedded into polyester resin to produce composite boards employing press printing techniques (press mold), the fiber was alkalitreated for 0, 2, 4 and 6 hours by soaking into a 28% volume NaOH content solution. Flexural test was carried out in accorcance with the ASTM D790 standard, and macrographs of selected fracture surfaces of the specimens were capturedfor analysis in oerder to determine the characteristics of the fracture surfaces. Test results showed that the longer the alcali treatment time in the lower the flexural stress and strain, but the the higher the flexural modulus. The composite without alkali treatment reluted in 70.39 MPa bending stress, 1.85% bending failure strain, and 3.85 GPa bending modulus, whereas the 6 hours of alkali treatment resulted in 51.70 MPa bending stress, 1.27% bending failure strain, and 4.13 GPa bending modulus. Composite with alkali-treatmed fiberdid not exhibite any fiber pull out, and also experienced debonding due to shear forces can’t afford retained by the resin.
Pengaruh Fraksi Volume Serat terhadap Peningkatan Kekuatan Impak Komposit Berpenguat Serat Nanas-Nanasan (Bromeliaceae) Kontinyu Searah dengan Matrik Unsaturated Polyester Nur Rahman, Muhammad Budi; Suwanda, Totok
Jurnal Semesta Teknika Vol 13, No 2 (2010): NOVEMBER 2010
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.688 KB)

Abstract

The objective of this research is to determine the effect of fiber volume fraction and alcali (5% NaOH solution) treatment on the impact strength and failure mode of continuous bromeliaceae fiber/BQTN 157 polyester composites. Specimens being tested were produced using press mold technique. Fiber volume fraction was varied from 20% to 40%, while the the soaking time of the alcali treatment was between 2 and 8 hours. Whilst the impact test was carried out in accordance with the ASTM D5941 standard, the micro-structures of the broken specimens were presented as photo macrographs. The result showed that failure energy was sharply increase, 0.22 J (69.23%), upto fiber volume fraction of 34,44%. Further increase of fiber content resulted in decreasing slope of the failure energy increase. The corresponding impact strength was found being 0,0046 J/mm2. The effect of soaking time of the alcali treatment on the failure energy and impact strength showed similar trend. Optimum result was obtained at 6 hours of soaking time, i.e. 0,27 J of failure energy and 0,0055 J/mm2 of impact strength. Eight hours of soaking time resulted in the damage of fiber surface leading to decrease of failure energy and impact srength of the resulted composites. Hinge break showing fiber pull out was observed in the failure surfaces of various fiber contents, with the increase of soaking time resulted in decrease of the amount of pulled-out fibers.
Pengaruh Sudut Water Sprayer Dan Tekanan Air Dalam Sprayer Pump Terhadap Hasil Serbuk Alumunium Pada Proses Atomisasi Air Nur Rahman, Muhammad Budi; Suwanda, Totok
Jurnal Semesta Teknika Vol 9, No 2 (2006): NOVEMBER 2006
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.063 KB)

Abstract

Metalurgi serbuk merupakan metode pembuatan benda-benda logam dengan menggunakan serbuk logam sebagai bahan dasar. Proses dalam teknologi metalurgi serbuk terdiri dari pembentukan serbuk, compacting, sintering dan finishing. Salah satu metode dalam pembuatan serbuk logam adalah dengan metode atomisasi air. Pembuatan serbuk dengan metode atomisasi air terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain: sudut α (sudut tumbukan antara melting dengan butir air) dan tekanan air saat tumbukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut α, dan tekanan air terhadap optimalisasi hasil pembuatan serbuk dengan metode atomisasi air dan bentuk serbuk yang diamati dengan foto mikro. Proses pembuatan serbuk menggunakan metode atomisasi air dengan variabel bebasnya adalah sudut α yang ditentukan 30o, 40o, 50o dan 60o dan variasi tekanan air,  yaitu 25 kg/cm2, 30 kg/cm2, 35 kg/cm2 dan 40 kg/cm2. Bahan yang digunakan dalam proses atomisasi air adalah alumunium. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa sudut α dan tekanan tumbukan air pada melting mempengaruhi hasil produksi serbuk dengan metode atomisasi air. Hasil penelitian dengan variasi sudut α  diperoleh bahwa sudut  α = 30o menghasilkan produk 2,7%, sudut  α = 40o menghasilkan produk 4,05%, sudut α = 50o menghasilkan produk 3,23%, sudut α = 60o menghasilkan produk 1,8%. Penelitian dengan variasi tekanan air pada tekanan 20kg/cm2 tidak diperoleh serbuk, 25 kg/cm2diperoleh 2,9%, tekanan 30 kg/cm2 diperoleh 3,2%, tekanan 35kg/cm2 diperoleh 4,5% dan tekanan 40kg/cm2 diperoleh 2,9%. Hasil serbuk alumunium optimum secara teoritis dihasilkan pada sudut α 42,50 dan tekanan air 33,17 kg/cm2. Bentuk serbuk hasil proses atomisasi air sebagian besar adalah irregular, accicular dan flake.
PERANCANGAN INJECTION MOLDING DENGAN SISTEM THREE PLATE MOLD PADA PRODUK GLOVE BOX Mufid, Ali Khaerul; Budiyantoro, Cahyo; Nur Rahman, Muhammad Budi
JMPM : Jurnal Material Dan Proses Manufaktur Vol 1, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : JMPM : Jurnal Material Dan Proses Manufaktur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1644.098 KB)

Abstract

Pembuatan mold merupakan proses awal untuk memproduksi suatu produk. Tujuan perancangan ini adalah membuat cetakan three-plate mold menggunakan CATIA V5R21 yang menghasilkan produk berkualitas dengan melakukan analisis jenis runner, gate dan cooling yang paling optimal kemudian menghitung clamping force, sistem ejector, tebal support plate dan diameter baut stopper yang aman digunakan, dengan menggunakan produk sampel yang telah dimodifikasi yaitu glove box, kemudian merancang sistem three-plate mold pada produk glove box. Hasil analisis  runner jenis trapezoid paling optimal yaitu 2,187 s. Hasil analisis cooling jenis baffle yang digunakan.. Perhitungan clamping force didapatkan nilai sebesar 60,373 ton  sehingga mesin yang aman untuk digunakan adalah 20% dari nilai clamping force. Kekuatan baut stopper yang aman digunakan dengan diameter 8,22 mm, menggunakan screw jenis M 12. Tebal support plate 𝜎tarik 𝑠𝑢𝑝𝑝𝑜𝑟𝑡 𝑝𝑙𝑎𝑡𝑒 731, 74 N/mm2 < 𝜎tarik material 800 N/mm2. Sehingga dikatakan aman. Ejector Ejection load 11674,10 N < gaya buckling 31925,05 N dan gaya cavity 2010,61 N < gaya buckling 31925,05 Jadi pin ejector  diameter 8mm aman.