Nur Zen, Nur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI BAKERY MENGGUNAKAN SISTEM STRIPPER-LUMPUR AKTIF Malik, Rizal Awaludin; Vistanty, Hanny; Sartamtomo, Sartamtomo; Setianingsih, Nanik Indah; Crisnaningtyas, Farida; Zen, Nur
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3459.062 KB)

Abstract

Air limbah industri bakery memiliki karakteristik kandungan organik, lemak, dan surfaktan yang tinggi. Keberadaan surfaktan pada air limbah dapat mengganggu proses degradasi kandungan organik dan lemak pada instalasi pengolahan air limbah khususnya pengolahan secara biologis/lumpur aktif. Studi ini membahas tentang performa integrasi system stripper-lumpur aktif yang diaplikasikan untuk mengolah air limbah industry bakery dalam skala full scale. Proses stripper dilakukan dengan menggunakan kolom yang diintegrasikan dengan bak aerasi pada kisaran HRT (waktu tinggal) 24 jam. Proses stripper memberikan efisiensi enurunan COD dan surfaktan tertinggi sebesar 96% dan 80%. Proses lumpur aktif digunakan untuk mengolah keluaran dari proses stripper dengan karakteristik lumpur aktif MLSS 4000-4500 mg/L, FM/ rasio 0,268, sludge age 11 hari dan HRT 24 jam, proses degradasi dengan lumpur aktif ini mampu memberikan efisiensi penurunan COD dan surfaktan sebesar 79% dan 88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit IPAL dengan menggunakan sistem stripper-lumpur aktif memiliki efisiensi penurunan COD, TSS, dan BOD sebesar 98,9%, 87,9%, dan 96,4%, sehingga sistem ini merupakan teknologi yang tepat untuk diterapkan pada pengolahan limbah industri bakery.
VERIFIKASI LOW COST PARTICULATE SENSOR SEBAGAI SENSOR PARTIKULAT PADA MODIFIKASI TEKNOLOGI WET SCRUBBER Fatkhurrahman, Januar Arif; Julia Sari, Ikha Rasti; Zen, Nur
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2302.673 KB)

Abstract

Penentuan konsentrasi partikulat pada teknologi wetscrubber umumnya menggunakan prinsip light scattering. Kesamaan prinsip kerja dengan low cost particulate sensor membuka peluang pemanfaatan low cost particulate sensor sebagai unit pengukur konsentrasi partikulat dalam modifikasi proses teknologi wetscrubber. Low cost particulate sensor yang digunakan adalah SHARP GP2Y1010 dikorelasikan dengan Sensydine Nephelometer sebagai referensi. Laju partikulat yang melalui kedua peralatan tersebut disimulasikan dari hasil pembakaran obat nyamuk, dengan periode pengambilan data selama 6-7 jam. Data hasil pembacaan SHARP GP2Y1010 dianalisis secara least square fitting dan dikorelasi linier terhadap Sensydine Nephelometer dengan hasil R2 cukup tinggi mencapai 0,88 dan pola pembacaan partikulat yang identik secara grafik.
IMPLEMENTATION OF ELECTROCATALYTIC REACTOR AS OXIDATION UNIT FOR RESIDUAL REAGENT WASTEWATER OF TESTING LABORATORY Mukimin, Aris; Wicaksono, Kukuh Aryo; Zen, Nur; Purwanto, Agus; Vistanty, Hanny
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.441 KB)

Abstract

The remaining reagent from the sample analysis process become a significant source of hazardous waste of laboratory tasting activities. Methylene blue, phenol and oil are pollutants common in the remaining reagent waste. The electrocatalytic reactor is effective oxidation units for these organic pollutants. The reactor was made for a 50 L capacity with cylindrical metal oxide as the anode. The three anode which 6 cm in diameter and 50 cm in length were paired stainless cathode with the distance of 2.5 cm. The reactor was also equipped with a stirrer that is connected to the motor so that the mass transfer and oxidizing agents is more effective. The reactor application was carried out by feeding the remaining reagent waste into the electrocatalytic unit and giving DC potential 5 Volt.  Each COD content for reagent waste of detergent: 2864 mg/L, phenol: 838 mg/L and oil: 708 mg/L. The reactor has reduced COD to 2157 mg/L (detergent), 399 mg/L (phenol) and 506 mg/L (oil) for 120 minutes. The high COD content in residual is caused by solvent (chloroform or hexane) that used at extraction step in determining the process of a sample. This compound is tough to oxidize into CO2 by OH radical or hypochlorite acid formed at the anode during the electrolysis process