p-Index From 2014 - 2019
1.197
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TRIAGRO
Ridwan Hanan, Ridwan
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PADA BERBAGAI PERBANDINGAN MEDIA TANAM DI PRE NURSERY Sepindjung, Bastani; Hanan, Ridwan; Andrian, Ferry
JURNAL TRIAGRO Vol 1, No 1 (2016): volume 1 No.1 Jan-Juli 2016
Publisher : JURNAL TRIAGRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.139 KB)

Abstract

Growth Responses of Oil Palm Seedlings (Elaeis guineensis Jacq.) Comparison Of The Various Growing Media in Pre nursery. The usefulness of this study are expected to be useful for science and technology, and can be used as a guide for people who want to plant oil palm trees. This research has been conducted in the field nursery PT. Mahkota Andalan Sawit at Pedu Village, district Jejawi, Region Ogan Komering Ilir, starting from June 2014 to September 2014 This study used a randomized block design experiment method (RAK) which consisted of 4 treatments and each treatment was repeated 6 times. The treatment under study P1 = 100% top soil (Without Peat soil mix), P2 = 75% top soil and 25% peat soil, P3 = 50% top soil and 50% peat soil, P4 = 25% top soil and 75% peat soil. Variables measured were plant height, stem girth, root fresh weight, root dry weight, number of roots, number of leaves and leaf area. Based on the results of the study showed that 25% of the soil planting medium top soil and 75% peat soils respond well to the growth of oil palm seedlings age 90 Hst with generating plant height, stem girth, root fresh weight, root dry weight and leaf area respectively - also was 25.59 cm; 3,02 cm; 1.40 g; 0.48 g and 1608.75 cm ². Keywords : Oil palm, growth, media and pre nursery
PENGARUH PERLAKUAN BENIH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BENIH SALAK (Salacca edulis Reinw) DI POLIBEG Husny, Zulkarnain; Hanan, Ridwan; Hendri, Hendri
JURNAL TRIAGRO Vol 1, No 2 (2016): Juli - Desember (2016)
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.011 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pada benih dan media tanam yang digunakan pada perkecambahan dan pertumbuhan benih salak.  Adapun kegunaan penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengetahuan serta dapat digunakan sebagai pedoman dalam membudidayakan tanaman salak. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.  Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari 2012 sampai dengan bulan Maret 2012.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok ( RAK) dengan 12 perlakuan, yang diulang sebanyak 3 (tiga) kali.  Jadi jumlah seluruh tanaman yang digunakan sebanyak 180 polibeg. Perlakuan benih (P) terdiri :  P1 = (benih tidak direndam + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P2 = (benih tidak direndam + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P3 = (benih tidak direndam + tanah : pasir : kotoran ayam = 2:1:1), P4 = (benih direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P5 = (benih direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P6 = (benih direndam dalam  air + tanah : pasir : kotoran ayam = 2:1:1), P7 = (benih diasah + direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P8 = (benih diasah + direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P9 = (benih diasah + direndam dalam air + tanah : pasir : katoran ayam = 2:1:1), P10 = (benih direndam dalam larutan kimia + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P11 = (benih direndam dalam larutan kimia + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P12 = (benih direndam dalam larutan kimia + tanah : pasir : kotoran ayam=2:1:1).Peubah yang akan diamati pada penelitian ini meliputi waktu muncul plumula (hari), tinggi tanaman (cm), panjang akar (cm), persentase bibit tumbuh (%), berat basah akar (g), berat kering akar (g), berat basah tanaman (g), berat kering tanaman. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkecambahan benih salak yang lebih baik diperoleh pada perlakuan benih diasah dan direndam dalam air dengan media tanah : pasir : pupuk kandang kotoran sapi dengan perbandingan (rasio) yaitu : 2 : 1 : 1 (P7). Pada perlakuan P7 tersebut ternyata munculnya  plumula  9 (sembilan) hari setelah tanam.  Sedangkan tinggi tanaman, persentase bibit tumbuh, panjang akar, berat basah akar, berat kering akar, berat basah tanaman, dan berat kering tanaman dipengaruhi secara tidak nyata. 
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR Kawaty, Ruarita Ramadhalina; Hanan, Ridwan; W.A, Ahmad
JURNAL TRIAGRO Vol 2, No 1 (2017): Jurnal TriAgro
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.793 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Strurt.) Penelitian ini dilaksanakan di Sukawinatan, Kelurahan Kemuning, Palembang pada bulan Desember 2012 sampai dengan bulan Maret 2013. Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, dengan 4 (empat) perlakuan yaitu P0 = Kontrol, P1 = 20 cc POC 20 l‾ ᶪ air, P2= 40 cc POC 20 l‾ ᶪ air, P3 = 60 cc POC 20 l‾ ᶪ air. Perlakuan tersebut diulang sebanyak 6 (enam) kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Peubah yang diamati yaitu : Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (helai), Umur Berbunga (hari), Panjang Tongkol (cm), Diameter Tongkol (cm), Bobot Tongkol Segar per Tanaman (g), Hasil per Petak Panen (kg). Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa,  pemberian dosis pupuk organik cair dengan dosis P3 (60 cc POC 20 l‾ ᶪ air) dapat menghasilkan tinggi tanaman rata-rata  sebesar 135.08 cm,  jumlah daun rata-rata sebanyak 10.13 helai, umur berbunga rata-rata 45.5 hari, diameter tongkol rata-rata 4.30 cm, panjang tongkol rata-rata 15.35 cm, berat per tanaman rata-rata 214.17 g dan hasil per petak panen rata-rata 3.38 kg.Kata Kunci : Jagung Manis, Pupuk Organik Cair (POC)
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleraceae var Botrytis L. Subvar PM 126 F1) AKIBAT PEMBERIAN TAKARAN PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM DI POLYBAG PADA DATARAN RENDAH Toyib, Meriyanto; Hanan, Ridwan; Yanto, Handri
JURNAL TRIAGRO Vol 2, No 2 (2017): Jurnal TriAgro
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.793 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga (Brassica oleraceae var Botrytis L. subvar PM 126 F1) akibat pemberian takaran pupuk kandang kotoran ayam di polybag pada dataran rendah. Penelitian ini dilaksanakanndi  areal wilayah Desa Purwosari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, yang dimulai dari bulan Maret 2017 sampai Mei 2017. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = tanpa pemberian pupuk kandang kotoran ayam (kontrol), P1 = 10 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1 (33,3 g polybag-1), P2 = 15 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1. (50 g polybag-1), P3 = 20 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1. (66,6 g polybag-1), P4 = 25 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1. (83,3 g polybag-1), P5 = 30 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1 (100 g polybag-1). Peubah yang diamati yaitu jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm), diameter pangkal batang (cm), hari muncul bunga (hari setelah tanam), diameter bunga (cm), bobot bunga segar pertanaman (g), bobot berangkasan segar pertanaman (g), bobot segar bunga ha-1 (kg). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam dapat berpengaruh baik terhadap hasil tanaman kubis bunga, Pemberian pupuk kandang kotoran ayam sebanyak 100 g polybag-1 (P5) menghasilkan bobot segar bunga rata-rata   tanaman-1, bobot segar berangkasan rata-rata tanaman-1,  dan diameter bunganya rata-rata terberat dan terbesar yakni 104,05 g, 201,48 g, dan 13,88 cm. Potensi hasil bobot segar bunga rata-rata ha-1 sebesar 6.502,81 kg pada pemberian pupuk kandang kotoran ayam sebanyak 100 g polybag-1 (P5).
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS RUARITA R.K PUPUK ORGANIK CAIR R.K, RUARITA; Hanan, Ridwan; W.A, ACHMAD
JURNAL TRIAGRO Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 No.1 Januari – Juni 2017
Publisher : JURNAL TRIAGRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.778 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Strurt.)Penelitian ini dilaksanakan di Sukawinatan, Kelurahan Kemuning, Palembang pada bulan Desember 2012 sampai dengan bulan Maret 2013. Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, dengan 4 (empat) perlakuan yaitu P0 = Kontrol, P1 = 20 cc POC 20 l‾ ᶪ air, P2= 40 cc POC 20 l‾ ᶪ air, P3 = 60 cc POC 20 l‾ ᶪ air. Perlakuan tersebut diulang sebanyak 6 (enam) kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Peubah yang diamati yaitu : Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (helai), Umur Berbunga (hari), Panjang Tongkol (cm), Diameter Tongkol (cm), Bobot Tongkol Segar per Tanaman (g), Hasil per Petak Panen (kg). Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemberian dosis pupuk organik cair dengan dosis P3 (60 cc POC 20 l‾ ᶪ air) dapat menghasilkan tinggi tanaman rata-rata sebesar 135.08 cm, jumlah daun rata-rata sebanyak 10.13 helai, umur berbunga rata-rata 45.5 hari, diameter tongkol rata-rata 4.30 cm, panjang tongkol rata-rata 15.35 cm, berat per tanaman rata-rata 214.17 g dan hasil per petak panen rata-rata 3.38 kg.Kata Kunci : Jagung Manis, Pupuk Organik Cair (POC)
PENGARUH PERLAKUAN BENIH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BENIH SALAK (Salacca edulis Reinw) DI POLIBEG Husny, Zulkarnain; Hanan, Ridwan; ., Hendri
JURNAL TRIAGRO Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 No.2 Juli – Desember 2016
Publisher : JURNAL TRIAGRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.358 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pada benih dan media tanam yang digunakan pada perkecambahan dan pertumbuhan benih salak. Adapun kegunaan penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengetahuan serta dapat digunakan sebagai pedoman dalam membudidayakan tanaman salak. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari 2012 sampai dengan bulan Maret 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok ( RAK) dengan 12 perlakuan, yang diulang sebanyak 3 (tiga) kali. Jadi jumlah seluruh tanaman yang digunakan sebanyak 180 polibeg. Perlakuan benih (P) terdiri : P1 = (benih tidak direndam + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P2 = (benih tidak direndam + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P3 = (benih tidak direndam + tanah : pasir : kotoran ayam = 2:1:1), P4 = (benih direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P5 = (benih direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran kambing =2:1:1), P6 = (benih direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran ayam = 2:1:1), P7 = (benih diasah + direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P8 = (benih diasah + direndam dalam air + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P9 = (benih diasah + direndam dalam air + tanah : pasir : katoran ayam = 2:1:1), P10 = (benih direndam dalam larutan kimia + tanah : pasir : kotoran sapi = 2:1:1), P11 = (benih direndam dalam larutan kimia + tanah : pasir : kotoran kambing = 2:1:1), P12 = (benih direndam dalam larutan kimia + tanah : pasir : kotoran ayam = 2:1:1).Peubah yang akan diamati pada penelitian ini meliputi waktu muncul plumula (hari), tinggi tanaman (cm), panjang akar (cm), persentase bibit tumbuh (%), berat basah akar (g), berat kering akar (g), berat basah tanaman (g), berat kering tanaman. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkecambahan benih salak yang lebih baik diperoleh pada perlakuan benih diasah dan direndam dalam air dengan media tanah : pasir : pupuk kandang kotoran sapi dengan perbandingan (rasio) yaitu : 2 : 1 : 1 (P7). Pada perlakuan P7 tersebut ternyata munculnya plumula 9 (sembilan) hari setelah tanam. Sedangkan tinggi tanaman, persentase bibit tumbuh, panjang akar, berat basah akar, berat kering akar, berat basah tanaman, dan beratkering tanaman dipengaruhi secara tidak nyata.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleraceae var Botrytis L. Subvar PM 126 F1) AKIBAT PEMBERIAN TAKARAN PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM DI POLYBAG ., MERIYANTO; HANAN, RIDWAN; YANTO, HANDRI
JURNAL TRIAGRO Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 No.2 Juli – Desember 2017
Publisher : JURNAL TRIAGRO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.87 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga (Brassica oleraceae var Botrytis L. subvar PM 126 F1)akibat pemberian takaran pupuk kandang kotoran ayam di polybag pada dataran rendah. Penelitian ini dilaksanakanndi areal wilayah Desa Purwosari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, yang dimulai dari bulan Maret 2017 sampai Mei 2017. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = tanpa pemberian pupuk kandang kotoran ayam (kontrol), P1 = 10 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1(33,3 g polybag), P2 = 15 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1. (50 g polybag-1), P3 = 20 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1. (66,6 g polybag-1), P4 = 25 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1. (83,3 g polybag-1), P5 = 30 ton pupuk kandang kotoran ayam ha-1 (100 g polybag ). Peubah yang diamati yaitu jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm), diameter pangkal batang (cm), hari muncul bunga (hari setelah tanam), diameter bunga (cm), bobot bunga segar pertanaman (g), bobot berangkasan segar pertanaman (g), bobot segar bunga ha-1 (kg). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam dapat berpengaruh baik terhadap hasil tanaman kubis bunga, Pemberian pupuk kandang kotoran ayam sebanyak 100 g polybag-1(P5) menghasilkan bobot segar bunga rata-rata tanaman-1, bobot segar berangkasan rata-rata tanaman-1, dan diameter bunganya rata-rata terberat dan terbesar yakni 104,05 g, 201,48 g, dan 13,88 cm. Potensi hasil bobot segar bunga rata-rata ha-1 sebesar 6.502,81 kg pada pemberian pupuk kandang kotoran ayam sebanyak 100 g polybag-1 (P5).