Nila Kusumaningtyas, Nila
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT PERMAINAN EDUKATIF JENIS GELINDING KELERENG UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KELOMPOK USIA 4-6 TAHUN

ROTASI Vol 19, No 1 (2017): VOLUME 19, NOMOR 1, JANUARI 2017
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan bagi anak usia dini merupakan proses pendidikan yang sangat fundamental sebagai kerangka dasar pembentukan dan pengembangan dasar-dasar pengetahuan, sikap dan ketrampilan pada anak. Keberhasilan proses pendidikan diusia dini menjadi dasar sangat penting untuk proses pendidikan selanjutnya. Alat Permainan Edukatif (APE) meerupakan sarana yang dapat dipergunakan sebagai alat permainan yang mengandung makna pendidikan, dan dapat dipergunakan sebagai alat stimulasi seluruh aspek perkembangan anak yang meliputi aspek moral agama, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional dan seni. Manfaat APE selain untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, juga mendorong aktifitas bermain dan membantu menstimulasi kepekaan anak terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Dalam artikel ini rancang bangun alat permainan edukatif jenis gelinding kelereng untuk pendidikan anak usia dini kelompok usia 4-6 tahun yang sebelumnya dilakukan secara konvensional, dialakukan perbuahan proses rancang bangun menggunakan software CAD dan pencetakan menggunakan 3D printer, proses rancang bangun ini dlakukan agar prosedur rancang bangun menjadi cepat dan bisa dilakukan berulang-ulang.

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KONSEP DIRI ANAK KELOMPOK B DI TK 1 PERTIWI SEMARANG

PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.481 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah masih adanya anak didik kelompok TK B di TK 1 Pertiwi Semarang yang menunjukkan konsep diri yang negatif. Pola asuh orang tua memiliki peranan dalam pembentukan konsep diri anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pola asuh orang tua dengan konsep diri anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi. Penelitian dilakukan di TK 1 Pertiwi Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan konsep diri anak.Kata kunci: pola asuh, konsep diri anak ABSTRACKProblem in this research is still exsistence of student of kindergarten group B in TK Pertiwi 1 Semarang showing negative self concept. Parenting patterns have a role in the formation  of self concept children. The purpose of this study is to find out how the relationship of parenting parents with the child’s self concept. This research uses quantitative method with correlation analysis. The research was conducted in TK 1 Pertiwi Semarang. The results showed that there is a significant relationship between parenting parents with the child’s self concept.Keywords: parenting, self-concept of the child  

UPAYA MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG SENDOK PADA KELOMPOK B TK MARDISIWI II TUKSONGO TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2015/2016

PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA
Publisher : PAUDIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atas dasar permasalahan yang ditemukan TK Mardisiwi II Tuksongo Temang-gung diketahui bahwa masih banyak anak-anak yang mengalami gangguan keseimbangan tubuh saat bermain media permainan keseimbangan tubuh. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh melalui permainan tradisional kelereng sendok pada anak kelompok B TK Mardisiwi II Tuksongo Temanggung Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdapat tiga pertemuan dimana masing-masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan adanya peningkatan keseimbangan tubuh yang signifikan setelah siswa bermain media permainan tradisional kelereng sendok. Hasil yang diperoleh adalah 78,26% peningkatan keseimbangan tubuh pada siklus II dicapai oleh 18 anak dengan kriteria tinggi dibandingkan siklus sebelumnya yang hanya 5 anak yaitu sebesar 21,74%. Pada siklus II telah diperbaiki kualitas dengan cara melakukan permainan kelereng sendok dengan lintasan zig zag. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media permainan kelereng sendok sebagai pilihan alternative dalam pembelajaran gerak bagi anak kelompok B dapat membantu upaya peningkatan keseimbangan tubuh anak.Untuk itu disarankan kepada semua guru agar terus melakukan upaya untuk meningkatkan keseimbangan tubuh anak, dengan menerapkan berbagai inovasi pembelajaran secara variatif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar anak yang lebih baik.

UPAYA MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG SENDOK PADA KELOMPOK B TK MARDISIWI II TUKSONGO TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2015/2016

PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA
Publisher : PAUDIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atas dasar permasalahan yang ditemukan TK Mardisiwi II Tuksongo Temang-gung diketahui bahwa masih banyak anak-anak yang mengalami gangguan keseimbangan tubuh saat bermain media permainan keseimbangan tubuh. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh melalui permainan tradisional kelereng sendok pada anak kelompok B TK Mardisiwi II Tuksongo Temanggung Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdapat tiga pertemuan dimana masing-masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan adanya peningkatan keseimbangan tubuh yang signifikan setelah siswa bermain media permainan tradisional kelereng sendok. Hasil yang diperoleh adalah 78,26% peningkatan keseimbangan tubuh pada siklus II dicapai oleh 18 anak dengan kriteria tinggi dibandingkan siklus sebelumnya yang hanya 5 anak yaitu sebesar 21,74%. Pada siklus II telah diperbaiki kualitas dengan cara melakukan permainan kelereng sendok dengan lintasan zig zag. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media permainan kelereng sendok sebagai pilihan alternative dalam pembelajaran gerak bagi anak kelompok B dapat membantu upaya peningkatan keseimbangan tubuh anak.Untuk itu disarankan kepada semua guru agar terus melakukan upaya untuk meningkatkan keseimbangan tubuh anak, dengan menerapkan berbagai inovasi pembelajaran secara variatif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar anak yang lebih baik.

UPAYA MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL KELERENG SENDOK PADA KELOMPOK B TK MARDISIWI II TUKSONGO TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2015/2016

PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.836 KB)

Abstract

Atas dasar permasalahan yang ditemukan TK Mardisiwi II Tuksongo Temang-gung diketahui bahwa masih banyak anak-anak yang mengalami gangguan keseimbangan tubuh saat bermain media permainan keseimbangan tubuh. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh melalui permainan tradisional kelereng sendok pada anak kelompok B TK Mardisiwi II Tuksongo Temanggung Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdapat tiga pertemuan dimana masing-masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan adanya peningkatan keseimbangan tubuh yang signifikan setelah siswa bermain media permainan tradisional kelereng sendok. Hasil yang diperoleh adalah 78,26% peningkatan keseimbangan tubuh pada siklus II dicapai oleh 18 anak dengan kriteria tinggi dibandingkan siklus sebelumnya yang hanya 5 anak yaitu sebesar 21,74%. Pada siklus II telah diperbaiki kualitas dengan cara melakukan permainan kelereng sendok dengan lintasan zig zag. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media permainan kelereng sendok sebagai pilihan alternative dalam pembelajaran gerak bagi anak kelompok B dapat membantu upaya peningkatan keseimbangan tubuh anak.Untuk itu disarankan kepada semua guru agar terus melakukan upaya untuk meningkatkan keseimbangan tubuh anak, dengan menerapkan berbagai inovasi pembelajaran secara variatif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar anak yang lebih baik.

PENANAMAN SIKAP DISIPLIN ANAK MELALUI PROGRAM PARENTING DI PAUD TUNAS JAYA KECAMATAN SEMARANG UTARA

PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.233 KB)

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah perlunya program parentinguntuk menyelaraskan cara-cara penanaman sikap disiplin anak di sekolah dan dirumah agar upaya penanaman sikap disiplin yang dilakukan betul-betul berdampak sesuai dengan tujuan yang diharapkan.            Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana dampak penanaman sikap disiplin anak melalui program  parenting,2)  bagaimana faktor pendukung penanaman sikap disiplin anak melalui program  parenting, 3) bagaimanakah faktor penghambat sikap disiplin anak melalui program parenting . Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penanaman sikap disiplin anak melalui program parenting di PAUD Tunas Jaya Kecamatan Semarang Utara            Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, orangtua murid dan anak.Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Peneliti menggunakan triangulasi teknik untuk memperoleh keabsahan data.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman sikap disiplin anak melalui program parentingberdampak pada cara guru dan orangtua dalam menanamkan sikap disiplin anak  dengan menggunakan Penerapanunsur-unsurdisiplinya itu peraturan, penghargaan, konsisten dan hukuman.  Serta berdampak juga pada pengetahuan orangtua dan guru tentang pentingnya penanaman sikap disiplin anak.            Saran yang peneliti sampaikan agar orangtua lebih konsisten dalam menanamkan sikap disiplin ke pada anak. Orangtua dan guru  harus bisa menjadi model dalam menanamkan sikap disiplin bagi anak-anaknya.  The encouraging background of this research is the need for a parenting program to harmonize ways of inculcating disciplinary attitudes of children in school and home so that efforts to plant disciplinary attitudes that do really impact on the intendedpurpose.The problems in this research are 1) how to impact the attitude of children discipline through parenting program, 2) how the supporting factors of planting the attitude of children discipline through parenting program, 3) how is the factor inhibiting the attitude of children discipline through parenting program. The objectives to be achieved in this research is to know how the Cultivation of the attitude of child discipline through parenting program in PAUD Tunas Jaya Sub Semarang UtaraThis research uses descriptive qualitative approach. The subjects of this study were principals, teachers, parents and children. Data collection is done through observation, interview and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data display and conclusion. Researchers use triangulation techniques to obtain validity of data.The results showed that the planting of childrens discipline attitude through parenting program had an impact on the way teachers and parents in instilling disciplinary attitude of children by applying the elements of discipline were regulation, reward, consistency and punishment. And also have an impact on the knowledge of parents and teachers about the importance of planting the attitude of child discipline.Suggestions that researchers convey to parents more consistent in instilling discipline to the child. Parents and teachers should be able to model in instilling discipline for their children.

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK MELALUI KEGIATAN KONSTRUKTIF BALOK PADA KELOMPOK A PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG TAHUN AJARAN 2012/2013

PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.143 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kecerdasan visual spasial anak TK A kelompok Buncis yang belum terasah secara optimal. Hal tersebut dapat terlihat dari strategi pembelajaran dan media yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi, sehingga gambaran anak terhadap informasi yang guru berikan kurang tertangkap oleh anak dengan jelas. Saat anak membangun, anak terlihat masih bingung dengan bangunan seperti apa yang akan anak bangun nantinya.            Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan alat pengumpulan data berupa penugasan, dokumentasi, tanya jawab dan pengamatan. Hasil akhir yang dicapai oleh dari dua siklus diperoleh hasil peningkatan kecerdasan visual spasial anak, yaitu mencapai 37,5 % pada siklus pertama dan 75% pada siklus kedua (indikator kinerja tercapai).            Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan konstruktif balok dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi dapat meningkatkan kemampuan guru dalam  upaya meningkatkan kecerdasan visual spasial anak dan mengurangi kebiasaan serta kejenuhan anak dalam kegiatan pembelajaran.Kata kunci : kecerdasan visual spasial, konstruksi balok, balok

PENERAPAN PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI PREVENSI KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK

PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.401 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan keluarga merupakan jenis pendidikan informal sehingga anak akan mendapat pengalaman yang sangat berguna setelah anak memasuki usia dewasa. Pendidikan anak yang didapatkan dari keluarga memiliki beberapa fungsi. Selain diperoleh pengalaman, pendidikan sangat berpengaruh terhadap kondisi emosional dan jaminan rasa kasih sayang kepada anak. Jalinan kasih sayang yang akan membentuk kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui pola pendidikan keluarga yang sudah diterapkan di keluarga, (2). Mengetahui profil pemahaman orangtua mengenai kekerasan seksual pada anak dan pencegahannya, (3). Mengetahui keefektifan program pendidikan keluarga sebagai upaya prevensi kekerasan seksual pada anak. Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Populasi penelitian melibatkan 30 orangtua siswa PAUD dan guru PAUD di Kecamatan Semarang Utara. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan hasil observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengenalan atau sosialisasi program Pendidikan Keluarga yang telah dicanangkan pemerintah kepada pemerintah dapat membantu dalam upaya prevensi kekerasan seksual pada anak.Kata Kunci: Pendidikan Keluarga, Prevensi Kekerasan Seksual, Anak ABSTRACTEducation of the family is a type of informal education so that the child will get a very useful experience after children enter adulthood. Education of children who come from families has several functions. In addition to acquired experience, education affects the emotional state and the guarantee of affection to the child. Warm attachment with child will shape the child's personality. This study aims to (1). Knowing the pattern of family education has been applied in the family, (2). Knowing the profile of understanding by parents about child sexual abuse and its prevention, (3). Knowing the effectiveness of family education program as an effort prevention of sexual abuse in children. This research is the Research and Development (R & D). The study population included 30 parents of early childhood education and early childhood teachers in the District of North Semarang. The sampling technique used in this study is a random sampling. Data collection techniques used in this study using observation, interviews and questionnaires. The results of this study can contribute to the introduction or dissemination Family Education program that has been launched by the government to the government to help in the effort prevention of sexual abuse in children.Keywords: Parents education, child prevention, sexual abuse

The Use of Smartphones as Self Assessment for Teaching Skills

Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 7 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.977 KB)

Abstract

This research aimed to developof effective communication based teaching skills for early childhood education teacher which evolved according to Indonesian National Curriculum Framework used recently in Early Childhood Education Department, Faculty of Education, UniversitasNegeri Jakarta. This research is expected to facilitate early childhood teachers to assess their teaching ability. Smartphones can be used to document teaching skills while doing microteaching.This research is conducted on the students of PG PAUD study program Faculty of Education UniversitasNegeri Jakarta, which is following the course of Foundation of Curriculum and Curriculum: teaching practice, with the basic subject of teaching skill, theoretically and practically. Data were collected through the utilization of observation and document analysis and interview.The use of smartphones as self-assessment is appropriate to be used as one of the development of ECE teacher teaching skills model. 85% of student can directly and analyzed about their teaching skills by looking video in their smartphone. The result of this research that the use of smartphones is very efficient and practical, because almost all students have the gadget.