Meizly Andina, Meizly
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PERBEDAAN PENGUASAAN KETERAMPILAN KLINIS VENA PUNKSI DENGAN METODE DEMONSTRASI DAN STUDY GUIDE MENGGUNAKAN DAN TANPA VIDEO Andina, Meizly; Hamdani, Irfan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.173 KB)

Abstract

"> Abstrak: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menerapkankurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan tujuan menghasilkan dokter yang mampu bekerjaprofesional dalam melayani masyarakat dan mampu mengikuti dan memanfaatkanperkembangan ilmu dan teknologi mutakhir. Salah satu keterampilan klinis yang harus dikuasaiseorang dokter adalah vena punksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimentaleksperimen semu (quasi experimental) dengan desain "The Statistic Group Comparison” dengandua kelompok penelitian. Kelompok pertama menggunakan media video (kelompok eksperimen),sedangkan kelompok kedua tidak menggunakan video sebagai media pembelajaran (kelompokkontrol). Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyahangkatan 2014 semester II Grup A. Data yang didapat adalah hasil evaluasi kemampuanketerampilan klinis mahasiswa di dua kelompok (kontrol dan eksperimen) dengan menggunakanalat ukur cek list lembar pengamatan prosedur vena punksi. Berdasarkan hasil uji normalitasShapiro Wilk didapat bahwa data berdistribusi tidak normal, maka digunakan Mann Whitney Testpada dengan bantuan SPSS. Hasil Mann Whitney Test adalah Sig. 0.28 berarti α < 0,05, sehinggakesimpulannya adalah ada perbedaan rata-rata kelompok kontrol dan eksperimen. Simpulan,terdapat perbedaan penguasaan keterampilan klinis vena punksi pada mahasiswa semester IIdengan metode demonstrasi dan study guide dengan dan tanpa video.Kata kunci: keterampilan klinis, video
PERBEDAAN PENGUASAAN KETERAMPILAN KLINIS VENA PUNKSI DENGAN METODE DEMONSTRASI DAN STUDY GUIDE MENGGUNAKAN DAN TANPA VIDEO Andina, Meizly; Hamdani, Irfan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.173 KB)

Abstract

"> Abstrak: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menerapkankurikulum berbasis kompetensi (KBK) dengan tujuan menghasilkan dokter yang mampu bekerjaprofesional dalam melayani masyarakat dan mampu mengikuti dan memanfaatkanperkembangan ilmu dan teknologi mutakhir. Salah satu keterampilan klinis yang harus dikuasaiseorang dokter adalah vena punksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimentaleksperimen semu (quasi experimental) dengan desain "The Statistic Group Comparison” dengandua kelompok penelitian. Kelompok pertama menggunakan media video (kelompok eksperimen),sedangkan kelompok kedua tidak menggunakan video sebagai media pembelajaran (kelompokkontrol). Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyahangkatan 2014 semester II Grup A. Data yang didapat adalah hasil evaluasi kemampuanketerampilan klinis mahasiswa di dua kelompok (kontrol dan eksperimen) dengan menggunakanalat ukur cek list lembar pengamatan prosedur vena punksi. Berdasarkan hasil uji normalitasShapiro Wilk didapat bahwa data berdistribusi tidak normal, maka digunakan Mann Whitney Testpada dengan bantuan SPSS. Hasil Mann Whitney Test adalah Sig. 0.28 berarti α < 0,05, sehinggakesimpulannya adalah ada perbedaan rata-rata kelompok kontrol dan eksperimen. Simpulan,terdapat perbedaan penguasaan keterampilan klinis vena punksi pada mahasiswa semester IIdengan metode demonstrasi dan study guide dengan dan tanpa video.Kata kunci: keterampilan klinis, video
Perbedaan Kadar Trigliserida dan Kadar Kolesterol Total pada Penderita Stroke Iskemik Baru dengan Rekuren di Rumah Sakit Umum Haji Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2016 Pratiwi, Lisa Nabila; Andina, Meizly
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 1, No 2 (2018): Anatomica Medical Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.398 KB)

Abstract

Abstrak: Stroke adalah penyebab kematian kedua terbesar di dunia dan Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia. Ada ketidakseimbangan profil lipid pada pasien dengan stroke iskemik. Tidak ada hubungan antara High Density Lipoprotein (HDL) dan trigliserida pada stroke iskemik. Kadar HDL dan trigliserida merupakan faktor risiko penyakit jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar trigliserida dan kadar kolesterol total pada pasien stroke iskemik baru dengan stroke rekuren di Rumah Sakit Umum Haji Medan pada tahun 2015-2016. Studi analitik deskriptif menggunakan rekam medis. Pada pasien stroke iskemik baru, jenis kelamin yang paling banyak adalah perempuan. Kelompok usia yang paling banyak adalah kelompok 62-70 tahun. Pada pasien stroke iskemik rekuren, jenis kelamin yang paling banyak adalah laki-laki. Kelompok usia yang paling banyak adalah kelompok 53-61 tahun. Pada pasien stroke iskemik baru, nilai rata-rata kadar trigliserida adalah 143 mg/dl dan nilai rata-rata total kolesterol adalah 205,8 mg/dl. Pada pasien stroke iskemik rekuren, nilai rata-rata kadar trigliserida adalah 165,2 mg/dl dan kadar kolesterol total rata-rata adalah 180,8 mg/dl. Simpulan, tidak didapatkan perbedaan antara kadar trigliserida dan kadar kolesterol total pada pasien stroke iskemik baru maupun rekuren.Kata kunci: kolesterol total, stroke iskemik baru, stroke iskemik rekuren, trigliserida. The Differences between Triglycerides and Total Cholesterol Levels in New and Recurrent Ischemic Stroke Patients at Haji General Hospital Medan Sumatera Utara in 2015-2016 Abstract: Stroke is the second leading cause of mortality in the world and Indonesia was ranked first. There was an imbalance of lipid profiles in patients with ischemic stroke. There was no association between High-Density Lipoprotein (HDL) and triglyceride levels in both ischemic strokes. HDL and triglyceride levels are more at risk for heart disease. This study aims to apprehend the difference of triglyceride level and total cholesterol level in new ischemic stroke patient with recurrent stroke at Haji General Hospital in 2015-2016. A descriptive analytic study using medical records. In new ischemic stroke patients the most common gender was female. The most common age group was 62-70 years group. In recurrent ischemic stroke patients, the most common gender is male. And the most common age group is the 53-61 years group. In new ischemic stroke patient, the average value of triglyceride levels was 143 mg/dl and the average value of total cholesterol was 205.8 mg/dl. In recurrent ischemic stroke patient, the average value of triglyceride levels was 165.2 mg/dl and the mean total cholesterol level was 180.8 mg/dl. Conclusion, there was no difference between triglyceride levels and total cholesterol levels in new and recurrent ischemic stroke patients.Keywords: new ischemic stroke, recurrent ischemic stroke, total cholesterol, triglyceride.
Detection of Mycobacterium tuberculosis in Patients with Pulmonary Tuberculosis with Sputum Acid Fast Bacilli Staining Negative by Polymerase Chain Reaction Andina, Meizly; Siregar, Yahwardiah; Amir, Zainuddin
JOURNAL OF THE INDONESIAN MEDICAL ASSOCIATION Majalah Kedokteran Indonesia Vol 64, No 4 (2014): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2949.62 KB)

Abstract

Introduction: Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis) which remains a public health problem in Indonesia and around the world.
Pengaruh Pemberian Umpan Balik Latihan OSCE terhadap Keterampilan Klinis Mahasiswa Al Izza, Fadhila; Andina, Meizly
Jurnal Kedokteran Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 6, No 2 (2019): APRIL 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.983 KB)

Abstract

Keterampilan klinis merupakan hal yang penting untuk dikuasai bagi seorang dokter. Keterampilan klinis yang dimaksud meliputi keterampilan dalam melakukan penegakan diagnosis melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang serta keterampilan dalam melakukan prosedur penatalaksanaan masalah kesehatan pasien. Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan salah satu metode evaluasi keterampilan klinis mahasiwa fakultas kedokteran. Proses pembelajaran keterampilan klinis dasar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mencakup role-play dan learning using mannequins keterampilan klinis sesuai dengan blok yang berlangsung serta latihan OSCE. Dalam pelaksanaannya, setelah dilakukan latihan OSCE,  mahasiswa akan mendapatkan umpan balik atau evaluasi kembali. Manfaat dilakukannya umpan balik latihan OSCE ini agar mahasiswa dapat mengetahui apakah yang mereka lakukan selama latihan OSCE sudah sempurna atau masih terdapat kesalahan dan kekurangan. Diharapkan dengan dilakukannya umpan balik latihan OSCE, mahasiswa dapat mencari tahu lebih lanjut apa kesalahan dan kekurangan mereka sehingga mahasiswa dapat berbenah diri dan memberikan penampilan yang lebih baik di OSCE yang sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian umpan balik latihan OSCE terhadap keterampilan klinis mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest post test. Hasil yang didapatkan berdasarkan hasil uji T berpasangan berupa nilai nilai p value 0,000 (p<0,05), secara statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan klinis pretest dan post test. Sehingga dapat disimpulkan umpan balik latihan OSCE berpengaruh terhadap keterampilan klinis mahasiswa.
Pengaruh Belajar Mandiri Terstruktur terhadap Keterampilan Klinis Pemasangan Intravenous Line pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hasibuan, Mhd. Aditya Pratama; Andina, Meizly
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 2, No 2 (2019): Anatomica Medical Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.065 KB)

Abstract

Keterampilan klinis merupakan salah satu kompetensi yang wajib dikuasai seorang dokter dalam menegakkan diagnosis. Luasnya materi yang harus dikuasai seorang mahasiswa serta minimnya waktu yang tersedia mengharuskan mahasiswa untuk belajar mandiri. Belajar mandiri yang dimaksud yaitu dimana mahasiswa harus menentukan materi apa saja yang harus dikuasainya dan mencari bahan belajarnya sendiri. Pada pembelajaran keterampilan klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) selain penyampaian materi oleh instruktur, ada waktu yang dibuat untuk mahasiswa belajar mandiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh belajar mandiri terhadap keterampilan klinis pemasangan intravenous line pada mahasiswa FK UMSU. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pre test post test. Berdasarkan uji T berpasangan, didapatkan nilai-p=0,199 (p&gt;0,05) atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara keterampilan klinis sebelum dan sesudah belajar mandiri. Simpulan, belajar mandiri terstruktur tidak berpengaruh terhadap keterampilan klinis pemasangan intravena pada mahasiswa kedokteran. Kata Kunci: belajar mandiri, keterampilan klinis, pemasangan intravenous line