. Elisa, .
Program Studi Teknologi Pendidikan PPs Unimed

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN APRESIASI SENI MUSIK TERHADAP HASIL BELAJAR SENI MUSIK Elisa, .; Mukhtar, .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 8, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.405 KB)

Abstract

> Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui hasil belajar Seni Musik siswa yang diajardengan strategi pembelajaran kontruktivisme dengan strategi pembelajaran langsung; (2)mengetahui hasil belajar Seni Musik antara siswa dengan tingkat kemampuan apresiasi senimusik tinggi lebih dengan kemampuan apresiasi seni musik rendah; dan (3) mengetahui interaksiantara strategi pembelajaran dan kemampuan apresiasi seni musik dalam mempengaruhi hasilbelajar Seni Musik. Metode penelitian eksperimental-semu dengan desain faktorial 2x2. Teknikanalisis deskriptif dengan statistik inferensial ANAVA dua jalur taraf signifikan α= 0,05dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar Seni Musiksiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran konstruktivisme lebih tinggi dibandingkandengan strategi pembelajaran langsung F hitung 9,58 > F tabel 3,94; (2) hasil belajar Seni Musiksiswa dengan kemampuan apresiasi seni musik tinggi lebih tinggi dari pada kemampuan apresiasiseni musik rendah F hitung 25,48 > F tabel 3,94; dan (3) terdapat interaksi antara strategipembelajaran dan kemampuan apresiasi seni musik dalam mempengaruhi hasil belajar Seni MusikF hitung 35,08 > F tabel 3,94.Kata Kunci: strategi pembelajaran, kemampuan apresiasi, seni musik
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN APRESIASI SENI MUSIK TERHADAP HASIL BELAJAR SENI MUSIK Elisa, .; Mukhtar, .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 8, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.405 KB)

Abstract

> Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui hasil belajar Seni Musik siswa yang diajardengan strategi pembelajaran kontruktivisme dengan strategi pembelajaran langsung; (2)mengetahui hasil belajar Seni Musik antara siswa dengan tingkat kemampuan apresiasi senimusik tinggi lebih dengan kemampuan apresiasi seni musik rendah; dan (3) mengetahui interaksiantara strategi pembelajaran dan kemampuan apresiasi seni musik dalam mempengaruhi hasilbelajar Seni Musik. Metode penelitian eksperimental-semu dengan desain faktorial 2x2. Teknikanalisis deskriptif dengan statistik inferensial ANAVA dua jalur taraf signifikan α= 0,05dilanjutkan dengan uji Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar Seni Musiksiswa yang diajar dengan strategi pembelajaran konstruktivisme lebih tinggi dibandingkandengan strategi pembelajaran langsung F hitung 9,58 > F tabel 3,94; (2) hasil belajar Seni Musiksiswa dengan kemampuan apresiasi seni musik tinggi lebih tinggi dari pada kemampuan apresiasiseni musik rendah F hitung 25,48 > F tabel 3,94; dan (3) terdapat interaksi antara strategipembelajaran dan kemampuan apresiasi seni musik dalam mempengaruhi hasil belajar Seni MusikF hitung 35,08 > F tabel 3,94.Kata Kunci: strategi pembelajaran, kemampuan apresiasi, seni musik
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA YANG DI AJARKAN DENGAN PHET SIMULATION DAN PRAKTIKUM DI SMA NEGERI 1 KEMBANG TANJONG Fajri, Muhammad Rizki; Elisa, .; S, Soewarno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.635 KB)

Abstract

AbstrakPenelitan yang berjudul Perbedaan Motivasi Belajar Fisika Siswa yang di Ajarkan dengan PhET Simulation dan Praktikum di SMA Negeri 1 Kembang Tanjong bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar fisika siswa yang di ajarkan dengan phET Simulation dan praktikum di SMA Negeri 1 Kembang Tanjong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen Quasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IPA1,  X-IPA2, X-IPA3, X-IPA4, X-IPA5 dan X-IPA6 yang berjumlah 170 siswa, yang menjadi sampel adalah X-IPA1 yang berjumlah 26 siswa dan kelas X-IPA2 yang berjumlah 29 siswa, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan angket setelah di ajarkan dengan phET simulation dan praktikum. Pengolahan data dilakukan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dianalisis terdapat kriteria nilai thitung = 8,5536 dan nilai ttabel = 2,02 dimana -ttabel > thitung > ttabel,  dimana  -2,02 > 8,5536 > 2,02  dengan demikian H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan motivasi belajar fisika siswa yang diajarkan dengan phET simulation dan praktikum. Kata Kunci : Motivasi Belajar, PhET Simulation, PraktikumAbstractThe research study of Differences of Motivation Studied Physics Students which Taught by PhET Simulation and Practical in SMA Negeri 1 Kembang Tanjong aims to know about differences of motivation studied physics which tught by phET Simulation and practical in SMA Negeri 1 Kembang Tanjong. The research type which used  is experiment Quasi. The population of this research is the student on X-IPA1,  X-IPA2, X-IPA3, X-IPA4, X-IPA5 and X-IPA6 totally 170 students, the sample is X-IPA1 totally 26 students and X-IPA2 totally 29 students, the sampling taken by purposive sampling. The data taken with distributed instrument after teach by phET simulation and practical or experiment. Processing data is used by “uji-t”. Based on the results of the processing of the data has been analyzed, there is the criterion score thitung =  and the value of  ttabel = 2,02 that  -ttabel > thitung > ttabel so   -2,02 > 8,5536 > 2,02   thus H0 is rejected Ha received. Thus there is a difference of motivation studied physics students who are taught with the phET simulation and practical. Keywords: Motivation studied, phEt Simulation, Practical (experiment).
IDENTIFIKASI DAN REMEDIASI MISKONSEPSI KONSEP HUKUM NEWTON DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DI MAN DARUSSALAM Zulvita, Ria; Halim, A; Elisa, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.744 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi siswa pada materi Hukum Newton dan meremediasikan miskonsepsi menggunakan metode eksperimen. Pada jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X MIA 3 MAN Darussalam tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal choice 4 option dengan menggunakan kriteria CRI (certainty Responden Index) dan alasan responden. Sedangkan untuk meremediasikan miskonsepsi menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya miskonsepsi yang terjadi pada siswa dibuktikan dengan persentase rata-rata hasil yang didapat sebelum melakukan remediasi yaitu, siswa mengalami Tahu Konsep (TK) sebanyak 15,4%, siswa yang mengalami Not Confident (NC) sebanyak 7%, siswa yang mengalami Tidak Tahu Konsep (TTK) sebanyak 30% dan siswa yang mengalami Miskonsepsi (M) sebanyak 44,8%. Dan setelah melakukan remediasi persentase Rata-rata hasil persentase yang didapat setelah melakukan remediasi yaitu siswa mengalami Tahu Konsep (TK) sebanyak 30%, siswa yang mengalami Not Confident (NC) sebanyak 13,6%, siswa yang mengalami Tidak Tahu Konsep (TTK) sebanyak 27%% dan siswa yang mengalami Miskonsepsi (M) sebanyak 25,6%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen dapat mengurangi miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Peneliti menyarankan; penerapan metode eksperimen pada pembelajaran cukup efektif dalam meminimalisir terjadinya miskonsepsi pada siswa. Guru seharusnya memperkuat konsep awal kepada siswa agar siswa tidak mengalami miskonsepsi berkepanjangan. Untuk peneliti selanjutnya disarankan melakukan identifikasi lebih lanjut mengenai miskonsepsi yang terjadi pada materi fisika yang lain, mengingat sangat banyak materi fisika yang mengalami miskonsepsi seperti pada materi listrik dinamis.Kata Kunci: Identifikasi, remediasi, miskonsepsi, metode eksperimen, Hukum Newton The aims of this study were to determine the level of students misconceptions on Newtons laws, and remediate misconceptions using the experimental method. The type of research was descriptive research. The subjects were students of class X MIA 3, MAN Darussalam, school yearof 2016/2017 totaling 25 people. Data collection instruments used in this research were 4 option multiple choice questions using the CRI criteria (Certainty of Respon Index) and the respondents’ reasoning. To remediate misconceptions, the experimental methodwas used. The results showed that the misconception occured in students proved by the average percentage obtained prior to remediation. The percentage of studentswhounderstoodthe conceptswas 15.4%, the percentage of students who werenotconfidentwas 7%, students who did not understand theconceptswas 30% and students who hadmisconceptions was 44.8%. after remediation, the percentage of students whounderstood the conceptswas 30%, the students who werenotconfidentwas 13.6%, the students who did not understandthe conceptswas 27 % and the percentage of students who had misconceptions was  25.6%. Based on this research, it can be concluded that the experimental method can reduce misconceptions that occur in students. Researcher suggests that the application of the experimental method to learning is quite effective in minimizing the occurrence of misconceptions in students. Teachers should reinforce the initial concept to the students so that students do not experience prolonged misconceptions. For further research, it is suggested to identify more of the misconceptions that occur in other physics topics, considering many who have misconceptions such as on dynamic electricity topic. Keywords: identification, remediation, misconceptions, the experimental method, Newtons Laws.
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK KELAS VII SMP NEGERI 1 BAITUSSALAM Dhita Pratiwi, Agus; Yusrizal, .; Elisa, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.057 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran PQ4R (preview, question, read, reflect, recite, review) terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi gerak kelas VII SMP Negeri I Baitussalam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis yang terdiri dari tes awal (pre-tes) dan tes akhir (post-tes). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Negeri I Baitussalam tahun pelajaran 2015/2016 terdiri dari 3 kelas. Dari jumlah populasi tersebut ditetapkan sampel sebesar 48 siswa yang terdiri dari kelas VII- b dan VII-c. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling melalui observasi dengan guru fisika di SMP Negeri 1 Baitussalam. Pengolahan data pada tes awal (pre-tes) maupun pada tes akhir (post-tes) menggunakan uji statistik yaitu uji t. Kelas VII- b ditetapkan sebagai kelas eksperimen  yang diberikan pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) dan kelas VII- c ditetapkan sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran menggunakan strategi konvensional. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gerak Kelas VII SMP Negeri 1 Baitussalam. Kata kunci : strategi pembelajaran PQ4R, hasil belajar AbstractThis study aims to determine the effect of the use of instructional strategies PQ4R (preview, question, read, reflect, Recite, review) to the learning outcomes of students in the material motion physics class VII SMP Negeri I Baitussalam. This type of research is experimental research with quantitative methods. The data collection was done by using a written test consisting of the initial test (pre-test) and final test (post-test). The study population was in the seventh grade students of SMP Negeri I Baitussalam 2015/2016 academic year consists of three classes. Of the total population sample was determined by 48 students consisting of classes VII- b and VII-c. Determination of the samples was done by purposive sampling by observation with a physics teacher at SMP Negeri 1 Baitussalam. Processing data on initial test (pre-test) and at the final test (post-test) using statistical tests that the t test. Class VII- b designated as an experimental class given learning using learning strategies PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) and class VII- c defined as the control class given learning using conventional strategy. The results of data analysis showed that there PQ4R Influence of Learning Strategies (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) Against Student Results In Motion Creative Class VII SMP Negeri 1 Baitussalam. Keywords: strategies PQ4R, learning outcomes.
PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKANAN ZAT CAIR PADA SISWA MTsN KUTA BARO ACEH BESAR Fitriani, Muliza Syahwal; Saminan, .; Elisa, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.86 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, serta respon siswa terhadap penerapan pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 MTsN Kuta Baro tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 siswa. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan statistik deskriptif, data diolah menggunakan statistik dan dinarasikan. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen pengumpulan data penelitian yaitu tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan  kemampuan guru dalam mengelolaan pembelajaran, dan lembar respon siswa terhadap kegiatan PBM dengan menerapkan pendekatan keterampilan proses sains (KPS). Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, (2) terjadi peningkatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dari kategori sedang menjadi sangat baik, (3) persentase ketuntasan individual secara keseluruhan meningkat dari siklus 1 sampai siklus 4 yaitu 70%, 80%, 85%, dan 95% dan persentase ketuntasan klasikal secara keseluruhan juga meningkat yaitu 60%, 70%, 80,82%, dan 88,89% (4) respon siswa cenderung positif dimana 100% siswa menyatakan senang terhadap penggunaan penerapan keterampilan proses sains (KPS) dalam pembelajaran. Berhubung pendekatan keterampilan proses sains (KPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Tekanan Zat Cair dan Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, maka disarankan kepada peneliti yang lain untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang lebih baik dan kreatif sehingga dapat membuat siswa lebih menyukai pelajaran di sekolah, terutama pelajaran fisika. Kata kunci : Pendekatan keterampilan proses sains (KPS), Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Muhaira, Zahratul; Elisa, .; Susanna, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.344 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. (2) mengetahui aktivitas guru dan siswa pada proses belajar mengajar. (3) mengetahui keterampilan guru dalam pengelolaan pembelajaran. (4) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa dengan penerapan model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament pada materi vektor di SMA N 1 Kuta Cot Glie. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran dan lembar respon siswa terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut:(1) penerapan model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi vektor di SMA N 1 Kuta Cot Glie,(2) aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model Teams Games Tournament telah meningkatkan kegiatan siswa dalam bekerja sama melakukan diskusi, bekerja sama dalam memecahkan masalah dan mengerjakan soal-soal. Hal ini telah mencerminkan bahwa penerapan model Teams Games Tournament lebih terpusat pada siswa, (3) pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru juga terlihat peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 2.75, siklus II sebesar 3.38 dan siklus III sebesar 3.62.(4) respon siswa terhadap kegiatan belajar bersifat senang tehadap kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan, jelas atas bimbingan yang diberikan oleh guru, dan model Teams Games Tournament dapat dilaksanakan untuk pembelajaran dimasa yang akan datang.Kata Kunci: Model Kooperatif  tipe Teams Games Tournament, Hasil Belajar AbstrackThis study aims to (1) determine improving student learning outcomes. (2) determine the activities of teachers and students in the learning process. (3) knowing the skills of teachers in the management of learning. (4) determine the students responses to learning. The subjects were students of class X-1 of 20 people. Which is the object of this research is student learning outcomes with the implementation of cooperative models of type Teams Games Tournament on the material vectors in SMA N 1 Kuta cot Glie. Data collection instruments used were observation sheet activities of teachers and students, observation sheet management of learning and student response sheet to learning. Based on the results of data analysis can be summarized as follows: (1) application of models of cooperative type Teams Games Tournament can improve student learning outcomes in the material vectors in SMA N 1 Kuta Cot Glie, (2) the activities of teachers and students in the application of the model Teams Games Tournament has improved the activities of students in working together to conduct discussions, work together in solving problems and working on the problems. This may have reflected that the application of the model Teams Games Tournament more student-centered. (3) management of learning undertaken by teachers also seen an increase that is in the first cycle of 2.75, the second cycle of 3:38 and the third cycle of 3.62. (4) The students responses to learning activities are delighted tehadap teaching and learning activities are carried out, clearly above guidance given by the teacher, and the model can be implemented Tournament Teams Games for learning in the futureKeywords: Cooperative Model Type Teams Games Tournament (TGT), Learning Outcomes