Articles
12
Documents
Hubungan Penguasaan Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks dengan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 23 Medan Tahun Pembelajaran 2014/2015

Asas: Jurnal Sastra Vol 4, No 1 (2015): asas
Publisher : Asas: Jurnal Sastra

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penguasaan struktur dan ciri kebahasaan teks dengan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 23 Medan. Yang menjadi sampel penelitian sebanyak 36 orang, yaitu kelas VII-K. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penguasaan struktur teks siswa adalah baik dengan skor rata-rata = 69,05 dan standar deviasi = 11,93. Penguasaan ciri kebahasaan teks siswa berada di posisi baik dengan skor rata-rata = 71,27 dan standar deviasi = 9,07. Kemampuan menulis teks deskripsi siswa tergolong baik dengan skor rata-rata = 70,69 dan standar deviasi = 8,79. Berdasarkan uji normalitas, variabel X1 diperoleh nilai Lhitung = 0,1158, variabel X2 diperoleh Lhitung = 0,0854, dan variabel Y diperoleh Lhitung = 0,1391, kemudian setelah dikonsultasikan dengan Ltabel pada taraf signifikan 5% (N= 36) didapat Ltabel = 0,1478. Artinya, uji normalitas setiap variabel diperoleh Lhitung < Ltebel, yaitu (0,1158 < 0,1478), (0,0854 < 0,1478), dan (0,1391 < 0,1478) dinyatakan normal. Setelah dilakukan uji normalitas dan linearitas, selanjutnya dilakukan uji hipotesis. Dari tabel product moment pada taraf signifikan 5% (N= 36) didapat rtabel = 0,329. Setelah harga rxy dikonsultasikan terhadap rtabel pada variabel  X1 terhadap Y (0,68 > 0,329), variabel X2 terhadap Y (0,32 > 0,329), dan variabel X1 terhadap X2 (0,72 > 0,329) maka rxy memenuhi kriteria pengujian hipotesis atau dengan kata lain terdapat hubungan antara penguasaan struktur dan ciri kebahasaan teks dengan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 23 Medan Tahun Pembelajaran 2014/2015. Kata kunci : penguasaan struktur, ciri kebahasaan,  Kemampuan menulis teks deskripsi

KEMAMPUAN GURU MENGANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA RAGAM TULIS SISWA

BAHAS Vol 18, No 2 (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemampuan guru bahasa Indonesia mengklasifikasi kesalahan-kesalahan gramatikal di dalam bahasa Indonesia ragam tulis siswa serta kemampuan mereka melakukan tindak remedial terhadap kesalahan-kesalahan tersebut. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa kemampuan guru mengklasifikasi kesalahan gramatikal berada dalam kategori kurang sekali. Kemampuan guru melakukan tindak remedial juga berada dalam kategori yang sama.

ANALISIS TINDAK TUTUR TUKUL ARWANA DALAM ACARA “BUKAN EMPAT MATA” DI TRANS 7 (KAJIAN PRAGMATIK)

JURNAL SASINDO (Program Studi Sastra Indonesia FBS UNIMED) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : JURNAL SASINDO (Program Studi Sastra Indonesia FBS UNIMED)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemakaian dan makna Tindak Tutur dalam acara Bukan Empat Mata oleh Tukul Arwana. Serta mendeskripsikan tindak tutur lokusi dan ilokusi dalam acara Bukan Empat Mata. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah teknik triangulasi data, teknik simak bebas libat cakap dan catat. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan tabel analisis sedangkan data penelitian ini adalah tuturan Tukul Arwana dengan bintang tamu. Hasil penelitian yang diperoleh memperlihatkan bahwa terdapat tindak tutur lokusi, ilokusi pada ujaram Tukul Arwana dalam acara bukan empat mata di Trans 7. Dari hasil penelitian diperoleh tindak tutur lokusi terdapat 30 bentuk tuturan (32,60%).  Tindak  tutur ilokusi refresentatif (22,58%) yang meliputi menyatakan dan menyebutkan. Tuturan ilokusi direktif  jumlahnya 17 tuturan (27,41%) yang meliputi: mengajak, menyarankan dan memerintah. Untuk tindak  tuturan ilokusi ekspresif  berjumlah 24 tuturan ilokusi ekspresif (38,70%) yang meliputi: mengucapkan terima kasih , menyanjung, memuji, dan mengucapkan selamat. Sedangkan ilokusi komisif  berjumlah 4 tuturan ilokusi komisif (6,45%) yang meliputi menyatakan kesanggupan. Dan  untuk tindak  tuturan ilokusi deklaratif berjumlah 3 tuturan ilokusi deklaratif (4,83%) meliputi memutuskan dan mengangkat yang dianalisis berdasarkan konteks dan maksud tuturan.   Kata Kunci: Tindak tutur, acara Bukan Empat Mata.

ANALISIS PRAANGGAPAN DALAM KOMIK DETEKTIF CONAN EDISI 8

JURNAL SASINDO (Program Studi Sastra Indonesia FBS UNIMED) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : JURNAL SASINDO (Program Studi Sastra Indonesia FBS UNIMED)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan praanggapan pada Komik Detektif Conan Edisi 8, menentukan jenisnya, serta menemukan jenis praanggapan yang paling dominan yang digunakan dalam komik tersebut.Untuk memunculkan praanggapan dari komik tersebut perlu diketahui pengetahuan bersama, partisipan, dan konteks yang melatarinya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data adalah menyimak praanggapan dalam komik detektif conan edisi 8 kemudian mengidentifikasi serta mengelompokkan kedalam jenis-jenis praanggapan. Adapun setelah penelitian dilakukan, Komik Detektif Conan Edisi 8 memiliki53 tuturan yang mengandung praanggapan, dan tuturan tersebut menggunakan lima jenis praanggapan, yaitu praanggapan eksistensial, praanggapan faktif, praanggapan leksikal, praanggapan non-faktif, dan praanggapan struktural. Ditemukan 13 praanggapan eksistensial, 17 praanggapan faktif, 6 praanggapan leksikal, 1 praanggapan non-faktif, dan 16 praanggapan struktural. Praanggapan faktif merupakan praanggapan yang paling dominan yang digunakan pada percakapan Komik Detektif Conan Edisi 8.Hal ini disebabkan karena sebagian besar tuturan yang terdapat pada komik tersebut disampaikan secara tegas dan merupakan kenyataan atau kebenaran.   Kata Kunci: Praanggapan Pragmatik, Komik Detektif Conan.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM PENDEK KARYA EKA GUSTIWANA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA FREE METHODODIST MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018

Basastra Vol 7, No 2 (2018): JURNAL BASASTRA
Publisher : Basastra

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media film pendek karya Eka Gustiwanadapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Free Methodist Medan Tahun Pembelajaran 2017/2018 yang berjumlah 120 orang. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X MIA yang terdiri dari 30siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan one-group pretest-postest design. Instrumen yang digunakan yaitu siswa ditugaskan menulis puisi. Tes ini akan diberlakukan untuk Pre test dan post test. Pre test digunakan untuk menjaring data dalam kemampuan menulis puisi sebelum diadakan perlakuan, sedangkan post test digunakan untuk menjaring data dalam kemampuan menulis puisi setelah diadakan perlakuan dengan menggunakan media film pendek.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan sesudah menggunakan media film pendek. Pada test awal, kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan tergolong pada kategori cukup dengan nilai 64,5. Pada tes akhir, yaitu menggunakan media film pendek karya Eka Gustiwana, kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan tergolong pada kategori baik dengan nilai 83,16. . Kemudian pengujian hipotesis yang dilakukan diperoleh to> ttabel, yaitu 9,692>2.04.Maka, hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian penggunaan media film pendek karya Eka Gustiwana ini berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan Tahun Pembelajaran 2017/2018.

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMA SWASTA TAMAN SISWA BINJAI TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017

Basastra Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Basastra
Publisher : Basastra

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan bentuk kesalahan penggunaan ejaan yang terdapat dalam karangan narasi siswa kelas X SMA Swasta Taman Siswa Binjai tahun pembelajaran 2016/2017, mendeskripsikan kesalahan ejaan yang paling dominan dilakukan siswa dalam karangan narasi yang diproduksi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, Jumlah kesalahan penggunaan ejaan yang terdapat dalam karangan siswa mencapai 945 (17,67%) kesalahan dari 5.349 ejaan yang seharusnya diproduksi. Bentuk kesalahan ejaan dibedakan menjadi enam aspek, yaitu kesalahan pada tataran penggunaan huruf kapital, penggunaan kata berimbuhan, penggunaan kata depan, penggunaan unsur serapan, penggunaan tanda baca titik, dan penggunaan tanda baca koma. Dari keenam aspek tersebut ditemukan 570 (48,76%) kesalahan penggunaan huruf kapital, 101 (6,33%)  kesalahan penggunaan kata berimbuhan, 83 (31,20%) kesalahan penggunaan kata depan, 63 (6,16%) kesalahan penggunaan unsur serapan, 27 (3,57%) kesalahan penggunaan tanda baca titik, dan 101 (18,70%) kesalahan penggunaan tanda baca koma. Kedua, Dari persentasi kesalahan tersebut, kesalahan pada tataran penggunaan huruf kapital merupakan kesalahan yang paling dominan dilakukan oleh siswa, yaitu mencapai 570 (48,76%) kesalahan dari 1.169 huruf kapital yang seharusnya diproduksi. Selanjutnya, kesalahan yang paling sedikit terjadi adalah kesalahan penggunaan tanda baca titik yang mencapai 27 (3,57%) kesalahan dari 756 tanda baca titik yang seharusnya diproduksi.Kata kunci: analisis kesalahan, ejaan, narasi

ANALISIS KEKOHESIFAN BERBAGAI GENRE WACANA PADA BUKU BAHASA INDONESIA SISWA SMA KELAS X

BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan memeroleh data mengenai: (a) ketepatan penggunaan pemarkah kohesi gramatikal (b)  bentuk pemarkah kohesi gramatikal yang dominan digunakan (c)  ketepatan penggunaan pemarkah kohesi leksikal dalam  berbagai genre wacana (d)  bentuk pemarkah kohesi leksikal yang dominan digunakan di dalam  berbagai genre wacana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-sinkronis dan data dalam penelitian ini adalah penggunaan pemarkah kohesi di dalam berbagai genre  wacana pada buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik untuk siswa SMA kelas X. Penggunaan pemarkah kohesi gramatikal di dalam genre teks laporan hasil observasi,  prosedur, eksposisi, anekdot, dan teks negosiasi telah dilakukan dengan tepat.  Pemarkah kohesi gramatikal yang dominan digunakan di dalam genre teks adalah pemarkah kohesi referensi.  Penggunaan pemarkah kohesi leksikal telah dilakukan dengan tepat. Pemarkah kohesi leksikal yang dominan digunakan di dalam genre teks adalah pemarkah kohesi repetisi.

ANALISIS KEKOHESIFAN BERBAGAI GENRE WACANA PADA BUKU BAHASA INDONESIA SISWA SMA KELAS X

BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan memeroleh data mengenai: (a) ketepatan penggunaan pemarkah kohesi gramatikal (b)  bentuk pemarkah kohesi gramatikal yang dominan digunakan (c)  ketepatan penggunaan pemarkah kohesi leksikal dalam  berbagai genre wacana (d)  bentuk pemarkah kohesi leksikal yang dominan digunakan di dalam  berbagai genre wacana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-sinkronis dan data dalam penelitian ini adalah penggunaan pemarkah kohesi di dalam berbagai genre  wacana pada buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik untuk siswa SMA kelas X. Penggunaan pemarkah kohesi gramatikal di dalam genre teks laporan hasil observasi,  prosedur, eksposisi, anekdot, dan teks negosiasi telah dilakukan dengan tepat.  Pemarkah kohesi gramatikal yang dominan digunakan di dalam genre teks adalah pemarkah kohesi referensi.  Penggunaan pemarkah kohesi leksikal telah dilakukan dengan tepat. Pemarkah kohesi leksikal yang dominan digunakan di dalam genre teks adalah pemarkah kohesi repetisi.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM PENDEK KARYA EKA GUSTIWANA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA FREE METHODODIST MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018

Basastra Vol 7, No 2 (2018): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media film pendek karya Eka Gustiwanadapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Free Methodist Medan Tahun Pembelajaran 2017/2018 yang berjumlah 120 orang. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X MIA yang terdiri dari 30siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan one-group pretest-postest design. Instrumen yang digunakan yaitu siswa ditugaskan menulis puisi. Tes ini akan diberlakukan untuk Pre test dan post test. Pre test digunakan untuk menjaring data dalam kemampuan menulis puisi sebelum diadakan perlakuan, sedangkan post test digunakan untuk menjaring data dalam kemampuan menulis puisi setelah diadakan perlakuan dengan menggunakan media film pendek.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan sesudah menggunakan media film pendek. Pada test awal, kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan tergolong pada kategori cukup dengan nilai 64,5. Pada tes akhir, yaitu menggunakan media film pendek karya Eka Gustiwana, kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan tergolong pada kategori baik dengan nilai 83,16. . Kemudian pengujian hipotesis yang dilakukan diperoleh to> ttabel, yaitu 9,692>2.04.Maka, hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian penggunaan media film pendek karya Eka Gustiwana ini berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Free Methodist Medan Tahun Pembelajaran 2017/2018.

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMA SWASTA TAMAN SISWA BINJAI TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017

Basastra Vol 6, No 2 (2017): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan bentuk kesalahan penggunaan ejaan yang terdapat dalam karangan narasi siswa kelas X SMA Swasta Taman Siswa Binjai tahun pembelajaran 2016/2017, mendeskripsikan kesalahan ejaan yang paling dominan dilakukan siswa dalam karangan narasi yang diproduksi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, Jumlah kesalahan penggunaan ejaan yang terdapat dalam karangan siswa mencapai 945 (17,67%) kesalahan dari 5.349 ejaan yang seharusnya diproduksi. Bentuk kesalahan ejaan dibedakan menjadi enam aspek, yaitu kesalahan pada tataran penggunaan huruf kapital, penggunaan kata berimbuhan, penggunaan kata depan, penggunaan unsur serapan, penggunaan tanda baca titik, dan penggunaan tanda baca koma. Dari keenam aspek tersebut ditemukan 570 (48,76%) kesalahan penggunaan huruf kapital, 101 (6,33%)  kesalahan penggunaan kata berimbuhan, 83 (31,20%) kesalahan penggunaan kata depan, 63 (6,16%) kesalahan penggunaan unsur serapan, 27 (3,57%) kesalahan penggunaan tanda baca titik, dan 101 (18,70%) kesalahan penggunaan tanda baca koma. Kedua, Dari persentasi kesalahan tersebut, kesalahan pada tataran penggunaan huruf kapital merupakan kesalahan yang paling dominan dilakukan oleh siswa, yaitu mencapai 570 (48,76%) kesalahan dari 1.169 huruf kapital yang seharusnya diproduksi. Selanjutnya, kesalahan yang paling sedikit terjadi adalah kesalahan penggunaan tanda baca titik yang mencapai 27 (3,57%) kesalahan dari 756 tanda baca titik yang seharusnya diproduksi.Kata kunci: analisis kesalahan, ejaan, narasi