This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Johana E Prawitasari, Johana E
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Penjelasan Intensi Cerai Perempuan Muslim di Sulawesi Selatan

Jurnal Psikologi Vol 42, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji model eksplanatori intensi cerai berdasarkan teori pertukaransosial (social exchange theory), teori perilaku terencana dan model perceraian dari Amato danRogers. Sebanyak 197 partisipan dalam penelitian ini adalah istri yang mengajukan gugatancerai di pengadilan agama (PA) di beberapa Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan. Alatukur penelitian terdiri dari skala intensi cerai dan hubungan perkawinan yang dikembangkanoleh peneliti berdasarkan konstruk teoritis masing-masing faktor yang diuji. Model teoritisyang dikembangkan diuji dengan analisis Structural Equation Model (SEM). Hasil analisis datapenelitian nenunjukkan bahwa intensi cerai dapat dijelaskan oleh kuatnya daya tarikhubungan negatif dalam perkawinan, misalnya adanya kekerasan dalam rumah tangga,ketidaksetiaan, dan ketiadaan tanggungjawab. Juga ditemukan bahwa ada hambatan berceraiyang lemah dan keyakinan hidup lebih baik setelah bercerai yaitu ada harapan mendapatkanpasangan baru yang mencintai mereka. Faktor tidak langsung yang turut berkontribusi padaintensi cerai adalah tingkat pendidikan. Hasil temuan ini mengukuhkan model penjelasanintensi cerai berdasarkan teori pertukaran sosial, teori perilaku terencana dan modelperceraian Amato dan Rogers yang diajukan.

APAKAH GERAK TANGAN DAN TUBUH SELARAS DENGAN UNGKAPAN EMOSI YANG TERLIHAT DI WAJAH

Jurnal Psikologi Vol 24, No 2 (1997)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It is faith that humans are not able to live alone. They need somebody else to take care of them from birth to death. To communicate their needs, they need some tools. When they are still babies they use simple nonverbal communication, such as bubbling, crying, cooing, gesturing to indicate their needs. Growing older,  they use the same language with people in their communications.