Morina Morina, Morina
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) UNTUK MENCEGAH DAN MENGOBATI MOTILE AEROMONAS SEPTICEMIA (MAS) PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio) Lukistyowati, Iesje; Windarti, Windarti; Morina, Morina; Isnansetyo, Alim; Kurniasih, Kurniasih
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 10, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of study was to know the effectiveness of garlic (Allium sativum) extract in preventing and curing Motile Aeromonas Septicemia (MAS) in common carp (Cyprinus carpio). Garlic extract was obtained by juicing fresh garlic and filtering by using filter paper. Common carp (8-12 cm in total lenght) were used. Infection was done by injecting intraperitonially 0.1 ml 0f 24 h Aeromonas hydrophila culture at bacterial density of 108 cells/ml. Garlic extract was given by immersing the fish at various concentrations. Results indicated that the minimum inhibitory concentration (MIC) of the garlic extract againtst A. hydrophila ranged from 61.300-125.000 ppm, while the LD50 of this extract was 3.438 ppm. The use of garlic extract to prevent MAS was effective as survival rate of the treated fish with the extract at 1000, 2000, and 3000 ppm ranged from 83 to 100% while the survival rate of untreated fish was 60.71%. However, the use of garlic extract to cure MAS was not effective as the survival rate of the treated fish ranged 50-80% which were the same or even lower than that of the control (76.67%).
Pengaruh logam Kalsium (Ca) dan Kromium (Cr) dalam Pembuatan Bio-gasoline (Setara Bensin) dengan Bahan Baku Metil Ester Morina, Morina; Sidjabat, Oberlin
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol 43, No 2 (2009)
Publisher : Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.03 KB)

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan energi bahan bakar minyak dalam rangka diversifikasi energi, maka perlu diupayakan untuk mencari energi alternatif sebagai bahan pengganti atau substitusi bahan bakar tersebut. Salah satu upaya adalah menggunakan bahan baku nabati yang banyak terdapat di negeri ini seperti minyak sawit, minyak jarak pagar dan minyak kelapa, dan juga merupakan bahan baku untuk energi terbarukan (bio-fuel) yang sangat menjanjikan. Perengkahan katalitik minyak sawit merupakan salah satu proses untuk menghasilkan senyawasenyawa setara dengan bensin (bio-gasoline) dilakukan dalam suatu reaktor fixed bed, denga  suhu reaksi berkisar dari 450 – 500°C. Penelitian diarahkan untuk melihat pengaruh logam kalsium (Ca) dan kromium (Cr) dengan bahan baku metil ester yang berasal dari minyak sawit, untuk menghasilkan bio-gasoline. Logam aktif katalis yang berperanan dalam proses konversi katalitik tersebut adalah logam kalsium dan kromium yang diembankan pada zeolit sintetis berukuran 35- 65 mesh, baik dalam bentuk logam tunggal maupun campuran logam. Masing-masing logam tunggal dengan konsentrasi tertentu dan logam campuran, menunjukkan aktivitas terhadap proses perengkahan katalitik dalam menghasilkan produk bio-gasoline setara bensin, dan hasil perengkahan katalitik yang tinggi terlihat pada katalis dengan logam campuran Ca-Cr-ZS dengan konversi 50-59% dan suhu optimum 475oC.