Articles

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA (PBB) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS dan keaktifan SISWA KELAS IV SD NEGERI 01 TRIDARMA WIRAJAYA Kristin, Firosalia
ELEMENTARY SCHOOL (JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Ke-SD-an) Vol 3, No 1 (2016): Elementary School
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis budaya dengan model konvensional, dan 2) untuk mengetahui keaktifan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis budaya dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 01 Tridarma Wirajaya. Data dikumpulkan melalui tes untuk mengukur hasil belajar IPS dan observasi untuk mengetahui keaktifan siswa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis budaya dengan pembelajaran konvensional. 2) Terdapat perbedaan keaktifan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis budaya dengan model konvensional. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Budaya, Hasil Belajar, Keaktifan Abstract This study aims 1) to determine differences in learning outcomes of students who take the social studies learning by using culture-based learning model with the conventional model, and 2) to determine the activity of students who take the learning culture based learning model with conventional models. This research is a quasi-experimental study. The study population was fourth grade students of SDN 01 Tridarma Wirajaya. Data were collected through a test to measure the results of social studies and observation to determine students activity. Based on the analysis of data obtained: 1) There are differences in social studies learning outcomes between groups of students who take the learning culture based learning model with conventional learning. 2) There is a difference between the activity of groups of students who take the learning culture based learning model with conventional models. Keywords: Culture-Based Learning, Learning Outcomes, activeness
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS 4 SD Kristin, Firosalia; Rahayu, Dwi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p84-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model discovery learning terhadap hasil belajar IPS kelas 4 SD Negeri Koripan 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental Design). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Koripan 01 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 4 SD Negeri Koripan 04 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes untuk mengukur hasil belajar IPS. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas 4 SD Negeri Koripan 01. Hal ini ditunjukkan dengan hasil t hitung pada independent sample t test yang telah dilakukan setelah treatment diperoleh signifikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), karena signifikansi 2-tailed pada independent sample t test lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 4 SD Kristin, Firosalia
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p74-79

Abstract

Dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, sebagian guru masih menggunakan model pembelajaran yang bersifat konvensional. Akibatnya, siswa cenderung merasa bosan sehingga kurang dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Oleh karena itu, hasil belajarnyapun rendah. Masalah tersebut bisa diatasi dengan menerapkan model pembelajaran yang sifatnya inovatif, salah satunya adalah model pembelajaran STAD. Namun, seberapa efektifkah model pembelajaran STAD tersebut dalam peningkatan hasil belajar jika dibandingkan dengan model konvensional, perlu diketahui melalui penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran STAD jika dibandingkan dengan konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SD Negeri Duyungan 2 Sragen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian two group pretest posttest design. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas 4 SD Negeri Duyungan 2 Sragen. Teknik pengumpulan data dengan tes dan observasi.. Teknik analisis data menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD lebih efektif dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPS. Hal itu dibuktikan dari data yang diperoleh bahwa t hitung>t tabel, yaitu 3,392 > 2,000.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 4 Christina, Lucia Venda; Kristin, Firosalia
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p217-230

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe GI dan CIRC dalam meningkatkan kreativitas berpikir kritis dan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Gendongan 02 Salatiga. Jenis penelitan adalah eksperimen. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Gendongan 02 yang berjumlah 37 siswa dan siswa kelas IV SDN Sidorejo Kidul 02 yang berjumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tes untuk mengetahui hasil belajar dan rubrik untuk mengetahui kreativitas berpikir kritis siswa. Metode analisis data dengan melakukan uji t. Berdasarkan hasil uji t diperoleh data  nilai t hitung = 5,722 dan t tabel = 0,05 dengan signifikansi pada uji t adalah 0,000<0,05 maka terdapat perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada analisis penilaian kreativitas berpikir kritis siswa didapat peningkatan dari rata-rata 28,05 menjadi 29,32. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan CIRC efektif dalam meningkatkan kreativitas berpikir kritis siswa, serta dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Gendongan 02. Saran bagi guru hendaknya menggunakan model pembelajaran kooperatif yang dapat disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan, bagi siswa hendaknya lebih aktif dalam mengikuti pelajaran, bagi sekolah supaya menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk pembelajaran, dan bagi pembaca yang akan melakukan penelitian dengan model pembelajaran yang sama hendaknya guru yang menentukan setiap anggota kelompok sehingga waktu untuk pembentukan kelompok tidak terlalu banyak.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA (PBB) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS Kristin, Firosalia
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.scholaria.2015.v5.i2.p46-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model Pembelajaran Berbasis Budaya (PBB) terhadap hasil belajar IPS siswa kelas 4 SD Negeri 01 Tridarma Wirajaya, Lampung. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi.  Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 4A dan 4B di SD Negeri 01 Tridarma Wirajaya Lampung Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji t untuk sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBB efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SD Negeri 01 Tridarma Wirajaya, Lampung. Hasil analisis data bahwa nilai rata-rata pre test hasil belajar kelompok eksperimen sebelum diberi model PBB pada pembelajaran IPS sebesar 7,53, sedangkan nilai rata-rata post test hasil belajar IPS setelah diberi tindakan pembelajaran dengan model PBB sebesar 17,13. Nilai rata-rata pre test kelompok kontrol adalah sebesar 7,37, sedangkan nilai rata-rata post test sebesar 14,66. Data gain score untuk kelas eksperimen 9,60 dan kelas kontrol 7,27. Data hasil uji-t didapat thitung > ttabel yaitu 3,343 > 2,000.
PENGARUH PEMBELAJARAN TERBIMBING (GUIDED TEACHING) TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Kristin, Firosalia
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 28, No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to examine the influence of guided teaching on students’ independent learning. This research was an action research / preexperimental design research in RS15A of second year students in Bachelor degree of Primary Education in Satya Wacana Christian University. The instrument to test the student’s independent learning was tested in RS15B class. The instrument was qualified to be used in the research and it was used for pretest and posttest. The enhancement of students’ independent learning was shown by a significant difference between posttests and pretest. The inferential data analisys were performed using independent sample t-tests. The results showed that there were significant differences between pretest and posttest. Moreover, Guided Teaching were able to increase students’ independent learning by 59%.
KEBERHASILAN BELAJAR MAHASISWA DITINJAU DARI KEAKTIFAN DALAM PERKULIAHAN DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING Kristin, Firosalia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah seberapa tinggi tingkat keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan dengan menggunakan pembelajaran active larning. Analisis data dengan regresi ganda model Stepwise berbantu SPSS versi 20.Dari hasil analisis diperoleh hasil keaktifan belajar mahasiswa dan peran dosen sebagai fasilitator dan mediator menjadi pengaruh keberhasilan belajar dalam perkuliahan.  Dengan demikian penerapan model pembelajaran active learnig dalam perkuliahan ini  berhasil (efisien dan efektif) terdukung data. Diperoleh 2 model berpengaruh­nya variabell keberhasilan, dua variabel yang dimaksud adalah keaktifan belajar berpengaruh 43,80% (model 1) dan yang kedua adalah keaktifan belajar yang jika berpadu dengan peran dosen sebagai fasilitator dan mediator ber­pengaruh 60,90% (model 2) terhadap  variabel keberhasilan belajar mahasiswa pada perkuliahan dengan menggunakan model pembelajaran active learning. Kata Kunci: Keaktifan, Active Learning
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD Kristin, Firosalia
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Vol 2, No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis. Penelitian diawali dengan cara merumuskan masalah penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menelusur hasil penelitian yang relevan untuk dianalis. Pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri jurnal elektronik melalui Google Cendikia dan studi dokumentasi di perpustakaan. Dari penelusuran itu diperoleh sumber data penelitian dari tiga skripsi mahasiswa dan dua jurnal. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis ternyata model pembelajaran discovery learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa mulai dari yang terendah 9% sampai yang tertinggi 27% dengan rata-rata 17,8%. 
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas 4 SD Kristin, Firosalia; Rahayu, Dwi
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p84-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model discovery learning terhadap hasil belajar IPS kelas 4 SD Negeri Koripan 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental Design). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Koripan 01 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 4 SD Negeri Koripan 04 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes untuk mengukur hasil belajar IPS. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas 4 SD Negeri Koripan 01. Hal ini ditunjukkan dengan hasil t hitung pada independent sample t test yang telah dilakukan setelah treatment diperoleh signifikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), karena signifikansi 2-tailed pada independent sample t test lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 2 SD Mungzilina, Arista Khoirul; Kristin, Firosalia; Anugraheni, Indri
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Naturalistic
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to a) describe the steps of applying the Problem Based Learning (PBL) model of learning in improving the responsibility and learning outcomes of second grade students of SDN Panjang 02 Ambarawa.Further, this study wanted b) to know the application of Problem Based Learning (PBL) learning model in increasing the responsibility of 2nd grade students of SDN Panjang 02 Ambarawa. Even more c) to know the application of Problem Based Learning (PBL) learning model in improving the learning outcomes of 2nd grade students of SDN Panjang 02 Ambarawa. Classroom Action Research was conducted at SDN Panjang 02 Ambarawa, data collection techniques used were observations, questionnaires, and tests. The data obtained were analyzed by using quantitative data analysis. The result of the research indicated the responsibility of the students on the initial condition no students including criteria Very Responsible, 15 students (39,5%) including Responsible, 18 students (47,4%) including Responsible enough, 5 students (13,1% %) including Unresponsible, and no students belonging to the Very Unresponsible criteria. Therefore students who are at least accountable enough 33 students with a percentage of 86.8%, then there was an increased in the final condition that there are only students who are on criteria Very Responsible 16 students (42.1%), and Responsible criteria 22 students 57.9%). So that the minimum student responsible enough increased to 38 students with 100% percentage. Results of learning conditions of the initial load of Indonesian language that completed 50% with an average value of 72.1, the first cycle increased to 55.3% with an average of 74.5, cycle II increased again to 100% with an average of 81.1 . Then on the load of PPKn the initial condition was completed 47,4% average 70,7, in the first cycle increased to 52,6% with average 80,3, then cycle II increased again to 100% with average 90 , 1. While the initial Mathematical content of 39.5% complete with an average value of 69.2, the first cycle increased to 47.4% with an average of 72, then cycle II increased again to 100% with an average of 81.6.