Roziana Roziana, Roziana
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Riau

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh suplementasi vitamin e (α-tokoferol) terhadap kadar gamma glutamil transferase (ggt) dan kadar nitric oxide (no) pada tikus (Studi pada tikus rattus novergicus strain wistar jantan terpapar inhalasi uap benzene) Roziana, Roziana; Subagio, Hertanto Wahyu; Suhartono, Suhartono; Widyastiti, Nyoman Suci
JURNAL GIZI INDONESIA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : JURNAL GIZI INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.835 KB)

Abstract

Latar Belakang : Paparan benzene dapat menyebabkan stres oksidatif, diantaranya ditandai dengan peningkatan kadar GGT dan kadar NO. Vitamin E dapat mengurangi dan mencegah produksi radikal bebas. Reaktivitas hidrogen fenolik pada kelompok hidroksil α-tokoferol akan menstabilkan elektron tidak berpasangan pada radikal bebas. Tujuan : Membuktikan pengaruh suplementasi vitamin E terhadap kadar GGT dan kadar NO pada tikus jantan terpapar uap benzene. Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimen pada binatang coba dengan rancangan post test only controlled group design. Sampel 35 ekor tikus strain wistar jantan dibagi secara random dalam enam kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif dan empat kelompok perlakuan suplementasi vitamin E dosis bertingkat (X1 = 1,8 IU;  X2 = 3,6 IU; X3 = 7,2 IU; dan X4 = 14,4 IU per hari untuk setiap 200 gram berat badan tikus). Setiap kelompok kecuali kontrol negatif dipapar 300 ppm uap benzene selama 2 minggu (6 hari/minggu, 6 jam/hari). Pengukuran kadar GGT menggunakan metoda Kinetik Colorimetric dan kadar NO menggunakan metoda Colorimetric Gries dilakukan pada setiap kelompok. Hasil : Suplementasi vitamin E berpengaruh menurunkan  kadar GGT (p=0,0001). Pengaruh paparan benzene terhadap peningkatan kadar GGT dapat dicegah dengan baik pada dosis suplementasi vitamin E 14,4 IU/200gr BB tikus/hari. Suplementasi vitamin E tidak berpengaruh terhadap kadar NO. Simpulan : Ada pengaruh suplementasi vitamin E terhadap penurunan kadar GGT dan  tidak ada pengaruh suplementasi vitamin E terhadap penurunan kadar NO.
EDUKASI GIZI SEIMBANG TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN PADA CALON PENGANTIN DI KOTA PEKANBARU Alza, Yessi; Fitriani, Fitriani; Atasasih, Hesti; Roziana, Roziana; Khotimah, Husnul
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.003 KB)

Abstract

ABSTRAKGizi dan makanan tidak saja diperlukan bagi pertumbuhan, perkembanganfsik, mental, dan kesehatan, tetapi diperlukan juga untuk fertilitas atau kesuburanseseorang agar mendapatkan keturunan. Keadaan gizi ibu sebelum konsepsiberpengaruh terhadap pembuahan, kesehatan janin, dan kesehatan ibu. Pertumbuhanjanin dan berat badan anak dilahirkan sangat dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil,baik sebelum maupun selama hamil. Ibu dengan status gizi kurang memiliki simpananzat-zat gizi yang tidak cukup untuk menunjang tumbuh kembang janin dan kesehatanibu, akibatnya pertumbuhan janin terhambat, bayi cacat sejak lahir, keguguran danbayi lahir dengan berat rendah (BBLR). Rendahnya status gizi dipengaruhi olehrendahnya pengetahuan mengenai makanan yang bergizi. Suatu perbuatan yangdidasari oleh pengetahuan akan lebih baik daripada perbuatan yang tidak didasarioleh pengetahuan. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untukterbentuknya tindakan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh edukasi gizi terhadap perubahan pengetahuan tentang gizi seimbang padacalon pengantin di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bersifat Pre-Eksperimental denganrancangan penelitian one group pre-post test dengan jumlah sampel sebanyak 51 orangyang diambil secara accidental sampling. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan calonpengantin. Analisis data menggunakan teknik paired t test dengan bantuan programSPSS for windows versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yangsignifkan (p-value=0,000) rerata persen pengetahuan gizi responden antara sebelumdan setelah edukasi yakni rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi sebesar 45,9± 13,211% naik menjadi 62,37 ± 15,916%.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA MENYEDERHANAKAN RANGKAIAN LISTRIK MENGGUNAKAN TEOREMA THEVENIN Roziana, Roziana; Islahudin, Islahudin; Sabaryati, Johri
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.813 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa menyederhanakan rangkaian listrik menggunakan Teorema Thevenin di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun Akademik 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester I, semester III, semester V dan semester VII yang berjumlah 60 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram Akademik 2016/2017. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III (angkatan 2015) dan semester V (angkatan 2014) Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UniversitasMuhammadiyah Mataram Tahun 2017 yang sudah menempuh mata kuliah Elektronika Dasar I. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu Distribusi Frekuensi dan Indeks Prestasi Kelompok (IPK). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua bentuk tes, yaitu bentuk tes soal I menganalisisgambar rangkaian listrik dan menuliskan persamaan Rth yang berjumlah 20 soal dan bentuk tes soal II merubah persamaan hambatan Teorema Thevenin menjadi rangkaian listrik yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa menganalisis gambar rangkaian listrik dan menuliskan persamaan Rth (Instrumen I) MencapaiIPK 47,85 yang tergolong dalam kategori kemampuan sangat rendah, sedangkan IPK semester III (angkatan 2015) mencapai IPK 48,75 yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan IPK semester V (angkatan 2014) mencapai IPK 47,03 yang tergolong dalam kategori sangat rendah, sedangkan kemampuan mahasiswa merubah persamaan hambatanTeorema Thevenin menjadi rangkaian listrik (Instrumen II) mencapai IPK 38,2 tergolong kategori sangat rendah, sedangkan IPK semester III (angkatan 2015) mencapai IPK 38,95 yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan IPK semester V (angkatan 2014) mencapaiIPK 37,5 yang tergolong dalam kategori sangat rendah.