Articles

Found 16 Documents
Search

Implementation ff Midwive-Traditional Birth Attendants Partnership by Midwives in Buton District, Southeast Sulawesi, (A Case Study on Wakaokili Primary Healthcare Center) Hermawati, Hermawati; Kuntjoro, Tjahjono; Sriatmi, Ayun
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : S2 IKM FKM UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki1110310

Abstract

The limited knowledge on the importance of health workers deliveries, together with someother factors such as economies, social and culture, made traditional birth attendants becamea choice of delivery services. This condition resulted in the increase of Maternal MortalityRate in Buton District. The coverage of health workers deliveries in Wakaokili was still low. Itwas marked by the low rate of traditional birth attendance-midwives’ partnership anddeliveries referral to the midwives, as well as high rates of traditional birth attendancedeliveries. This study was a descriptive qualitative study. Data were collected by in depthinterviews on 4 village midwives and 9 traditional birth attendants as the main informants.Data were analyzed by content analysis method. Results showed that the goals and programsuccess indicators were not understood well. Dissemination was only an introduction and thereport was not discussed. There was no coaching or internship program. The attitude tendedto be ambivalent and the resources were not supportive. It is proven that economic, social andpolitical environment influence the program results.
Pengaruh Kompetensi Pegawai, Kualitas Pelayanan dan Disiplin Kerja terhadap Kepuasan Pelanggan pada Kantor UPT Pendapatan Wilayah Makassar 01 Selatan, Provinsi Sulawesi Selatan Hermawati, Hermawati
Jurnal Mirai Management Vol 3, No 1: Januari - Juni, 2018
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/mirai.v3i1.199

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kompetensi pegawai, kualitas layanan dan disiplin kerja terhadap kepuasan pelanggan baik secara parsial dan simultan pada kantor UPT. Pendapatan Wilayah Makassar 1 Selatan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor UPT.Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan Provinsi Sulawesi Selatan, dimana jumlah responden yang digunakan sebanyak 100 orang dari pelanggan wajib pajak. Dalam penelitian ini penulis mengunakan metode regresi berganda dengan perangkat SPSS.21. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara langsung kompetensi tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan, secara langsung kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, secara langsung disiplin kerja tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan secara langsung kualitas sumberdaya manusia tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan kompetensi pegawai, kualitas layanan dan disiplin kerja  memiliki pengaruh dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Kata Kunci: Kompetensi Pegawai, Kualitas Layanan,Disiplin Kerja, Kepuasan Pelanggan. ABSTRACT This research aims to determine the effect of employee competence, service quality and work discipline on customer satisfaction both partially and simultaneously at UPT office. Revenue Makassar Area 1 South South Sulawesi Province. This research was conducted at UPT Office. Makassar Area I South Area South Sulawesi Province, where the number of respondents used as many as 100 people from taxpayer customers. In this study the authors use multiple regression method with SPSS.21 device. The results of this study show that directly competence has no influence on customer satisfaction, directly quality of service has a positif and significant influence on customer satisfaction, directly work discipline does not have influence to customer satisfaction, while test directly of human resource quality have not influence to customer satisfaction. Simultaneously employee competence, service quality and work discipline have influence and signifikan to customer satisfaction. Keywords: Employee Competence, Quality Of Service, Work Discipline, Customer Satisfaction.
Pengaruh Cahaya Yang Diterima Sensor LDR (Light Dependant Resistor) Pada Robot Pengikut Cahaya Caroline, Caroline; Bayusari, Ike; Hermawati, Hermawati
Jurnal Mikrotiga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrakâ??Robot pengikut cahaya ini diprogram untuk dapat berjalan maju, mundur, belok kanan, belok kiri. Sensor pada bagian depan terdiri atas 3 buah sensor yang memiliki jarak satu sama lain sebesar 45 derajat sedangkan pada bagian belakang robot terdapat satu sensor cahaya. Robot tersebut bergerak secara otomatis yakni bila sensor tersebut terkena cahaya, maka sinyal tersebut dikirimkan ke mikrokontroller. Kemudian Robot bergerak ke arah cahaya tersebut. Robot dapat mendeteksi adanya cahaya dengan menggunakan sensor LDR (Light Dependent Resistor). Cahaya dapat dideteksi dengan syarat Lux cahaya tidak lebih kecil dari 46 Lux atau intensitas cahayanya tidak lebih kurang dari 163 candela. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh jarak paling jauh robot dapat mengangkap cahaya adalah 5,5 meter dengan Lux 62 dan intensitas 181 candela. Pada pengujian ini diketahui bahwa sensor LDR ketika menangkap cahaya sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya lingkungan, jika semakin terang intensitas cahaya lingkungannya maka sensor tersebut tidak terlalu baik untuk menangkap cahaya senter, tetapi sebaliknya sensor tersebut akan bekerja baik dalam keadaan lingkungan gelap. Dan pada percobaan ini juga dapatdiketahui bahwa nilai resistansi LDR akan mempunyai nilai besar bila sensor tersebut jauh dari cahaya senter dan intensitas cahayanya rendah. Kata kunci: LDR, Robot, Cahaya.
APLIKASI SMART CARD BERBASIS RFID UNTUK SISTEM KEAMANAN PARKIR Caroline, Caroline; C.S, Ellyas Muda; A, Loga Gilang; S, Ardian; Hermawati, Hermawati; Bayusari, Ike
Jurnal Mikrotiga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrakâ??Permasalahan parkir merupakan persoalan yang dewasa ini melanda terutama di kota-kota besar. Bukan hanya lahan parkir tetapi faktor keamanan menjadi masalah pokok yang harus dihadapi gedung-gedung pekantoran, mal dan sekolah ataupun tempat umum lainnya. Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan Radio Frequency Identification (RFID) untuk mengatasi masalah keamanan pada tempat parkir dengan menerapkan RFID ini pada smartcard. Smartcard terhubung dengan webcam dan database yang telah berisikan data-data pemilik kendaraan yang terdaftar sehingga bila tidak sesuai dengan data yang ada maka palang parkir tersebut tidak akan dapat membuka secara otomatis. Hasil pembacaan webcam tersebut merupakan salah satu alat bukti bila terjadi kehilangan karena arah webcam tersebut akan merekam wajah pengendara motor. Dari pengujian yang telah dilakukan didapatkan bahwa RFID yang dipergunakan pada smartcard ini dapat bekerja dengan baik dan terhubung dengan database yang telah dibuat menggunakan visual basic 6.0, sedangkan untuk jarak yang paling jauh dalam melakukan proses scan RFID yaitu 4,9 cm serta 1 cm untuk jarak terdekat dari proses scan RFID. Untuk posisi yang paling baik dalam menjalankan proses scan RFID adalah tepat di atas RFID reader.Kata kunci: RFID, smartcard, webcam, keamanan, parkirAbstractâ?? Parking has become problem in some cities especially in urban area. Parking problem is not only the spaces but also its security especially for the public facilities such as offices, mall and school. This paper describes the use of RFID to overcome security problem in parking lots. This RFID is implemented in smartcard. Smartcard is connected to webam and database which consists of the information about the registered owner of vehicle. If the owner is not match then the parking bar will not open automatically. The information from webcam can be used as the proof in case of theft because webcam will record the face of rider or driver. The result shows that the implementation of RFID in smartcard works well and can be connected to the database. The furthest distance to scan RFID is 4.9 cm and the shortest is 1 cm. The best position to scan it is exactly on RFID reader.Keywords. RFID, smartcard, webcam, security, parking
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN STRATEGI POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERSEGI PANJANG DI KELAS VII I SMP NEGERI 3 PALU Hermawati, Hermawati; Jaeng, Maxinus; Linawati, Linawati
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): AKSIOMA September 2018
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.655 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deksripsi penerapan model pembelajaran langsung dengan strategi Polya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita persegi panjang di kelas VII I SMP Negeri 3 Palu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII I SMP Negeri 3 Palu yang berjumlah 40 orang dan dipilih 3 orang siswa sebagai informan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian yang mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini terdiri atas dua siklus, setiap siklusnya melalui tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase ketuntasan belajar klasikal siklus I adalah 81,08%, dan mengalami peningkatan pada siklus II, dengan persentase ketuntasan belajar klasikal adalah 88,57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menerapkan model pembelajaran langsung dengan strategi Polya yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita persegi panjang di kelas VII I SMP Negeri 3 Palu melalui tahap-tahap yaitu: 1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, guru membuka pembelajaran, mempersiapkan siswa, menyampaikan tujuan pembelajaran, memberikan motivasi dan mengecek pengetahuan awal siswa; 2) presentasi dan demontrasi, guru menyajikan contoh soal cerita persegi panjang dan menjelaskan penyelesaianya menggunakan strategi Polya; 3) membimbing pelatihan, siswa menyelesaikan soal cerita persegi panjang dengan menggunakan strategi Polya yaitu memahami masalah, membuat perencanaan, melaksanakan perencanaan dan melihat kembali pada solusi yang lengkap; 4) mengecek pemahaman siswa dan memberikan umpan balik, guru mengajak siswa mendiskusikan jawaban yang diperoleh dan memberikan umpan balik; dan 5) memberikan kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan, siswa menyelesaikan soal latihan mandiri.             Kata Kunci: Model pembelajaran langsung, hasil belajar siswa, persegi panjang. 
PERSEPSI PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI DESA SAWAH KUWUNG KARANG ANYAR Wahyuni, Endah Sri; Hermawati, Hermawati
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.934 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.571

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kejadian dengan jumlah penderita semakin meningkat tiap tahunnya. Salah satu faktor pendukung yang dapat menstabilkan gula darah adalah penatalaksanaan DM yang dikenal dengan empat pilar utama meliputi edukasi, diet, latihan jasmani dan pengelolaan farmakologis. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi pemenuhan kebutuhan nutrisi pada penderita Diabetes Mellitus. Metode Penelitian; metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus di wilayah Suruh Tani. Sampel pada penelitian kualitatif disebut juga partisipan. Penelitian ini menggunakan 8 partisipan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan diet nutrisi pada pasien DM tersebut akan berhasil apabila penderita memiliki kepatuhan yang baik dalam menjalankan diet, untuk itu penderita DM membutuhkan motivasi yang baik. Motivasi akan berkembang dengan baik apabila seorang penderita DM mendapatkan dukungan keluarga dan akses pelayanan kesehatan yang baik. Responden yang memiliki dukungan keluarga yang baik maka memiliki kepatuhan yang baik sedangkan responden yang mendapat dukungan keluarga yang kurang baik maka tidak memiliki kepatuhan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PESEDIAAN BERAS DI KOTA BENGKULU Sarina, Sarina; Hermawati, Hermawati
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk  mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi permintaan beras di kota Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan  BPPS kota Bengkulu, dinas/instansi, laporan-laporan hasil penelitian serta pihak-pihak terkait, observasi dengan pendekatan  institusional/ lembaga maupun sumber lainnya yang menunjang  penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara kualitatif maupun secara kuantitatif  berupa data time series yang meliputi data jumlah penduduk, pendapatan masyarakat dan harga beras dari tahun 1995 s/d 2014. Analisis  yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Permintaan beras di kota Bengkulu 79% dipengaruhi oleh jumlah penduduk, pendapatan perkapita dan harga beras sedangkan 21% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Jumlah penduduk,pendapatan masyarakat dan harga beras secara bersama-sama berpengaruh terhadap permintaan beras, sedangkan secara parsial pendapatan masyarakat dan harga beras tidak berpengaruh terhadap permintaan beras di kota Bengkulu.
PERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN BERAS KOTA BENGKULU Sarina, Sarina; Hermawati, Hermawati
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 14 No 2 (2016): Agroqua Journal
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bengkulu pada tahun 2012 memiliki luas tanam padi sawah 2.913 ha dengan luas panen 2.517 dan produksi 11.957 ton dengan jumlah penduduk 319.100 jiwa (BPS Kota Bengkulu, 2013). Rendahnya luas tanam di kota Bengkulu disebabkan karena banyaknya alih fungsi lahan persawahan untuk dijadikan lokasi perumahan dan pertokoan, akibatnya luas sawah di kota Bengkulu menyusut dari tahun ketahun yang berdampak pada makin berkurangnya rumah tangga usaha produksi padi. Kemampuan produksi beras di kota Bengkulu tidak seimbang dengan jumlah penduduk dan kebutuhan beras yang akan dikonsumsi oleh penduduk kota Bengkulu yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk kabupaten lain di propinsi Bengkulu. Tujuan Penelitian adalah untuk:Mengetahui kebutuhan dan persediaan beras di kota Bengkulu dan untuk memprediksi kebutuhan dan persediaan beras kota Bengkulu lima tahun kedepan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret s/d Juli 2015 di kota Bengkulu Propinsi Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder Data skunder diperoleh dari laporan Dinas, lembaga/instansi, laporan-laporan hasil penelitian serta pihak-pihak terkait dengan cara survey, observasi dengan pendekatan institusional/ lembaga maupun sumber lainnya yang menunjang penelitian ini. Untuk memprediksi permintaan beras lima tahun kedepandigunakan analisis trend linier dengan menggunakan metode least squares method (Ibrahim, 2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan beras kota Bengkulu pada tahun 2014 adalah 27.787,7 ton sedangkan persediaan beras hanya 8.318,75 ton (kekurangan 70,06 %).Prediksi kebutuhan beras lima tahun kedepan yaitu pada tahun 2019 adalah 31.838,64 ton sedangkan persediaan hanya 8.921,08 ton (kekurangan 71,98%). 
PENGARUH FAKTOR KELAS SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMILIHAN PAKAIAN DI DESA LAGEGO KECAMATAN BURAU KABUPATEN LUWU TIMUR Ilham, Ilham; Hermawati, Hermawati
DINAMIS-Journal Of Islamic Management And Bussiness Vol 1, No 1 (2018): Vol.1 No. 1 April 2018
Publisher : PRGORAM STUDI MANAJEMEN BISNIS SYARIAH IAIN PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah adalalah untuk mengetahui sejauh mana dan seberapa penting peran status sosial terhadap perilaku konsumen dan keputusan pembelian. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian ex post facto dengan penelitian (kuantitatif deskripitif), artinya data dikumpulkan setelah semua kejadian yang dipersoalkan berlangsung tanpa ada perlakuan. Dalam penelitian ini tidak ada manipulasi atau perlakuan melainkan berlangsung dengan sendirinya tanpa di kendalikan oleh peneliti yang bertujuan untuk menemukan faktor–faktor yang menentukan sebab-sebab memungkinkan terjadinya peristiwa yang diteliti. Kelas Sosial memiliki Thitung sebesar (12,186) > Ttabel (1,985) sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima atau Ho ditolak, artinya variabel kelas sosial secara parsial berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen dalam pemelihan pakaian di Desa Lagego Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU CARING DI AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Trisnawati, Lilis; Hermawati, Hermawati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 1 (2017): Penelitian Maret 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.961 KB)

Abstract

Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa danraba. Sebagai besar pengetahuan manusia diper oleh melalui mata dan telingah. Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di manasebagian besarinteraksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang dipengaruhi oleh lingkungan dan perilaku masyarakat. Penyakit demam berdarah disebut juga Dengue Haemorragic Fever (DHF) karena disertai gejala demam dan perdarahan. Metode pengumpulan data dilakukan secara cross sectional. Hasil penelitian riset tentang gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD dengan katagori tinggi yaitu 60% dengan jumlah 12 responden, sedangkan berdasarkan pendidikan lebih banyak tingkat pendidikan SD-SMP 70% dengan jumlah 14 responden.Kata kunci : Pengetahuan, Masyarakat, Demam Berdarah Dengue.