Articles

Found 5 Documents
Search

The Relationship between Physical Fitness and Sleep Quality Safaringga, Ellen; Herpandika, Reo Prasetiyo
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 4 No 2 (2018): Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v4i2.12467

Abstract

This study aims to determine the relationship of physical fitness with sleep quality. The research approach used is quantitative, using correlation techniques. The populationin this study were 192 students of 2014 study program Penjaskesrek Nusantara Nusantara University PGRI. The sample in the study was taken as many as 38 class of 2014 penjaskesrek students. The technique used in sampling random sampling. Based on the results of the study, obtained the value of r count = 0.408> r table = 0.320 with the value of sig. 0.011 <0.05 (significant level of 5%) then H0 is rejected which means that there is a significant correlation between physical fitness activities and sleep quality. The conclusion is that the level of physical fitness has a strong enough relationship with sleep quality.
KOMPETENSI GURU PENJASORKES KAITANNYA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DAN PERSEPSI GURU NON-PENJASORKES DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMPN SE-KOTA KEDIRI Herpandika, Reo Prasetiyo
Efektor Vol 3 No 1 (2016): Efektor Vol 3 No 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v3i1.206

Abstract

  Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui hasil uji kompetensi guru Penjasorkes SMPN se-Kota Kediri, 2) untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran Penjasorkes SMPN se-Kota Kediri, 4) untuk mengetahui persepsi guru non-Penjasorkes terhadap kompetensi guru Penjasorkes SMPN se-Kota Kediri, 5) untuk mengetahui kaitan antara hasil uji kompetensi guru Penjasorkes dengan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran di SMPN se-Kota Kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian non-ekseperimental berupa deskriptif kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kompetensi guru penjasorkes dan variabel terikat adalah, hasil belajar siswa dan persepsi guru non-Penjasorkes. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 472 siswa, 84 guru non-Penjasorkes dengan menggunakan teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Analisis data yang digunakan adalah pearson correlation. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa, 1) hasil uji kompetensi guru dibawah standar yang telah ditetapkan pemerintah, 2) hasil belajar siswa sudah memenuhi Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) yang sudah ditentukan oleh tiap-tiap sekolah, dan untuk 3) persepsi guru non Penjasorkes termasuk dalam kategori baik. Sedangkan 5) kaitan antara uji kompetensi guru Penjasorkes dengan hasil belajar diperoleh nilai signifikansi lebih besar daripada nilai taraf siknifikansi alpha (α). Dengan demikian, H0 diterima yang berarti tidak ada hubungan hasil uji kompetensi guru Penjasorkes dengan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran di SMPN se-Kota Kediri. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) hasil uji kompetensi guru Penjasorkes SMPN se-Kota Kediri dibawah standar kelulusan yang sudah ditetapkan pemerintah, 2) hasil belajar siswa SMPN se-Kota Kediri dalam pembelajaran Penjasorkes sudah (KKM) yang ditetapkan masing-masing sekolah, 3) persepsi guru non-Penjasorkes terhadap kompetensi guru penjasorkes SMPN se-Kota Kediri  termasuk dalam kategori baik, 5) tidak ada kaitan hasil uji kompetensi guru Penjasorkes dengan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran di SMPN se-Kota Kediri.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, OTOT PERUT DAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP JAUH LOMPATAN GRAB START ATLET PUTRA KLUB RENANG ARWANA Putra, Rendhitya Prima; Herpandika, Reo Prasetiyo
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 4, No 2 (2016): Artikel 1 (Juny)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.141 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v4i2.223

Abstract

Grab Start adalah teknik start dengan posis kedua kaki sejajar di bibir start block dan kedua tangan berada disamping kaki atau celah kaki. Karena start mempunyai asumsi bahwa start berpengaruh terhadap keberhasilan atlet renang khususnya nomor-nomor jarak pendek 50 meter. Pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah sebagai berikut: apakah kekuatan otot tungkai memiliki hubugan terhadap jauh lompatan grab start, apakah kekuatan otot perut memiliki hubungan terhadap jauh lompatan grab start, dan kekuatan otot punggung memiliki hubungan terhadap jauh lompatan grab start. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif diskriptif untuk mendiskripsikan kekuatan otot tungkai, otot perut dan otot punggung terhadap jauh lompatan grab start dan menganalisis tujuan penelitian. Sumber data penelitian ini adalah klub renang putra arwana. Hasil penelitianya sebagai berikut: hubungan kekuatan otot tungkai terhadap jauh lompatan grab start 2,31%, hubungan antara otot perut terhadap jauh lompatan grab start 41,60% dan hubungan antara otot punggung terhadap jauh lompatan grab start 4,75%. Dengan demikian data tersebut disimpulkan bahwa kekuatan otot tungkai, otot perut dan otot punggung berpengaruh terhadap jauh lompatan grab start
Modul tutorial sebagai media pembelajaran pencak silat untuk siswa sekolah menengah kejuruan Saputro, Guntur Eko; Hanief, Yulingga Nanda; Herpandika, Reo Prasetiyo; Saputro, Deny Pradana
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2: September 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v0i0.21099

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan modul tutorial pembelajaran pencak silat yang dapat digunakan guru SMK dalam mata pelajaran Penjasorkes. Penelitian ini melalui 9 tahapan dengan mengadaptasi penelitian dan pengembangan pendidikan model Sugiyono. Subjek penelitian adalah siswa SMK 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung. Instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian berupa modul tutorial pembelajaran pencak silat yang terdiri dari: (1) teknik dasar pukulan; (2) teknik dasar tendangan; dan (3) sikap pencak silat. Model disusun dalam bentuk buku panduan dengan judul “Modul Pembelajaran Pencak Silat untuk kelas XI SMA dan SMK”. Berdasarkan penilaian para ahli materi, ahli media dan guru, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul tutorial pembelajaran pencak silat untuk siswa SMK layak digunakan dalam pembelajaran pencak silat untuk siswa SMK. Tutorial module as learning media to pencak silat for vocational students AbstractThis research aimed to produce a tutorial module as learning media for pencak silat which can be used by vocational teachers in Physical Education. This study was a research and development conducted in 9 steps by adapting educational research and development according to Gall, Gall, & Borg’s model. The results of the research were a tutorial module as learning media for pencak silat consisting of: (1) basic blow technique; (2) basic kick technique; and (3) stance on pencak silat. Models arranged in a handbook entitled “Modul Pembelajaran Pencak Silat untuk kelas XI SMA dan SMK”. Based on the assessment of matter experts, media experts and teachers, it can be concluded that the development of tutorial module as learning media to pencak silat for vocational students is suitable for learning pencak silat for vocational students.
The analysis of physical conditions of Puslatkot athletes of Kediri city for "Kediri Emas" in porprov 2019 Herpandika, Reo Prasetiyo; Yuliawan, Dhedhy; Rizky, Muhammad Yanuar
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 5 No 2 (2019): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v5i2.13758

Abstract

This study based on the problems that occurred in the Training Center (Puslatkot) of Kediri City in preparing the athletes for East Java Province Sports Week (Porprov) 2019. Lack of data on the athletes' physical condition became an important issue in implementing the training programs, besides, the condition of the athletes which was poorly monitored caused the progression of the practice principle that would not be applied. This study aimed at finding out the athletes' physical condition which became a basis for trainers' evaluation in determining the training program. This study used descriptive quantitative research methods in which the survey was as a research approach. The instrument used was a physical condition test created by a team from UN PGRI Kediri with 54 athletes as research samples chosen by using a random sampling technique. The results of the study of the overall physical condition of Puslatkot athletes showed that 28% was in the excellent criteria, 31% was in the good criteria, 17% was in the medium criteria, 24% was in the poor criteria, and 0% was in the very poor criteria. It could be concluded that the physical condition of Puslatkot athletes of Kediri City was included in the good criteria with a percentage of 31%.