Efri Diah Utami, Efri Diah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DAN FAKTOR SOSIAL DEMOGRAFI TERHADAP KETAHANAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Mumpuni, Retno Sari; Utami, Efri Diah
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.141 KB)

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia mengalami tren yang menurun. Namun, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir penurunan itu hanya terjadi sebesar 3 kematian dari 1.000 kelahiran hidup. Salah satu upaya mengurangi resiko kematian bayi yang ditempuh adalah program Gerakan Nasional Peningkatan Penggunaan Air Susu Ibu.  Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan penting yang harus diberikan kepada bayi terutama pada masa awal kelahiran.  Hasil SDKI 2012 menunjukkan bahwa dari 96% bayi yang pernah disusui, hanya 42% yang disusui secara eksklusif. Menurut UNICEF, satu dari 10 langkah keberhasilan menyusui adalah dengan diberikan ASI segera setelah kelahiran (Inisiasi Menyusu Dini).  Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan faktor sosial demografi terhadap ketahanan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia.. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensia dengan menggunakan survival analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bayi yang mendapat IMD dalam waktu lebih dari satu jam setelah kelahiran memiliki risiko 1,661 kali lebih besar untuk tidak menyusu secara eksklusif dibandingkan dengan bayi yang diberi ASI pertama dalam waktu satu jam setelah kelahiran. Sedangkan faktor sosial demografi yang mempengaruhi ketahanan pemberian ASI Eksklusif adalah paritas, IMD dan status pekerjaan ibu.
Mengukur Kepemimpinan Perempuan di Indonesia dengan Metode Fuzzy c-Means Clustering Sukim, Sukim; Firdaus, Firdaus; Retnaningsih, Retnaningsih; Utami, Efri Diah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is fully committed to implement Sustainable Development Goals (SDGs). The goal 5 ofSDGs priorities the need to end discrimination against women and girls in all forms, and meetingtheir right to equal opportunities in employment, health and education. It is in line with thePresidential Instruction No. 9/2000 on gender mainstreaming in the National development programs.According to the result of the 2015 Intercensal Population census, about 49.75 percent of 255.18million Indonesian population are women. This large figure population of women could be an assetfor the national development in Indonesia when they are given the opportunity to advance andimprove their quality. Unfortunately, it is realized that there is still a gap between men and women inIndonesia due to limited access of women in education, employment, politics and high governmentalposition. Considering that women’s leadership is important to achieve and accelerate SDGs, thispaper aims to assess women’s leadership in Indonesia at province level by using 5 dimensions ofwomen’s leadership (politics, government, education, economy and decision making). Applying Fuzzyc-Means Clustering Method and 7 validity indexes, the result found that provinces in Indonesia canbe grouped into 4 clusters. The fourth cluster consists of 14 provinces and is considered as a clusterwith lowest women’s leadership.