Risqi Dewi Aisyah, Risqi Dewi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PAKET CARING UNTUK KECEMASAN IBU HAMIL Aisyah, Risqi Dewi; Suparni, Suparni; Fitriyani, Fitriyani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.728 KB)

Abstract

         Anxiety, depression, and stress in pregnancy are risk factors that are detrimental to mothers and children. Anxiety in pregnancy is associated with shorter gestational age and has adverse implications for neural and fetal development. Symptoms of anxiety in the mother during pregnancy are associated with low birth weight babies. This study aims to determine the effect of caring packages on the anxiety level of third trimester pregnant women before delivery. Caring packages that will be given in the form of education and relaxation to overcome anxiety. This type of research is quantitative non-experimental and the design is analytic observational with cross sectional approach. The sampling of this study uses Cluster random sampling that is 75 pregnant women in the third trimester. Data collection used the Hamilton Rating Scale for Anxiety questionnaire (HRS-A) to measure maternal third trimester anxiety levels before and after the caring package. Data analysis techniques that will be used are univariate and bivariate tests with T-Test. The results obtained p value = 0.001 (<0.05), there is a very significant difference between the level of anxiety before and after giving Caring packages for anxiety of pregnant women. It is expected for midwives to be able to carry out caring packages for pregnant women who experience anxiety, pay attention not only to the physical condition but also the psychological condition of pregnant women
Pengetahuan Ibu Hamil yang Mengikuti Kelas Ibu Hamil Tentang Manajemen Nyeri Persalinan Non Farmakologi Susanti, Winarti Susi; Aisyah, Risqi Dewi; Khanifah, Milatun
Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK) Vol 6, No 1 (2014): Jurnal ILMU KESEHATAN (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan seksio sesarea diseluruh dunia meningkat dengan pesat, sedangkan angka di Indonesia belum diketahui secara pasti. Dulu persalinan seksio sesarea dilakukan atas indikasi adanya komplikasi persalinan, sekarang banyak ibu memilih seksio sesarea untuk mendapatkan tanggal lahir yang cantik maupun untuk menghindari nyeri persalinan. Nyeri persalinan yang tidak ditangani mengakhibatkan nyeri semakin berat, takut, dan kecemasan yang memicu timbulnya stres, trauma dan persalinan lama. Pengetahuan ibu hamil yang baik mengenai manajemen nyeri persalinan mempengaruhi sikap ibu, menghasilkan perilaku positif untuk mengatasi nyeri persalinan dan menikmati secara alami proses persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil tentang manajemen nyeri persalinan non farmakologi. Desain penelitian bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jenggot Kota Pekalongan dengan sampel sejumlah 43 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil lebih dari separuh (55,8%) berpengetahuan cukup mengenai manajemen nyeri non farmakologi. Saran bagi tenaga kesehatan hendaknya dalam mengadakan kelas ibu hamil tidak hanya tiga kali pertemuan, dan materi yang diberikan juga tidak terlalu banyak sehingga ibu hamil dapat menerima dan memahami materi yang diberikan.
Frekuensi Kunjungan ANC (Antenatal Care) Pada Ibu Hamil Trimester III Aisyah, Risqi Dewi; Rusmariana, Aida; Mujiati, Dian
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 8, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Asuhan antenatal merupakan upaya preventif program pelayanan kesehatan obstetric untuk optimalisasi luaran maternal dan neonatal melalui serangkaian kegiatan pemantauan rutin selama kehamilan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ANC (Antenatal Care) adalah tingkat pendidikan, umur dan paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dan paritas ibu hamil trimester III dengan frekuensi kunjungan ANC. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Paninggaran Kabupaten Pekalongan tahun 2014. Tekhnik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster sampling, dengan jumlah responden sebanyak 41 responden. Alat pengumpulan data dengan menggunakan check list dengan metode wawancara terpimpin, peneliti juga melihat buku KIA responden untuk mengetahui kunjungan ANC. Analisa hasil penelitian menggunakan uji chi square (X2). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan paritas dengan frekuensi kunjungan ANC dengan r value sebesar 0,043(<0,05). Saran bagi bidan sebaiknya meningkatkan program penyuluhan pada seluruh masyarakat, sehingga diperlukan pembentukan kader-kader untuk memberikan informasi pada ibu hamil tentang antenatal care. Kata kunci             : paritas, frekuensi kunjungan   Frequency of Visits ANC ( Antenatal Care) In Pregnancy Trimester III abztract. Antenatal care is preventive efforts obstetric health care program to optimize maternal and neonatal outcomes through a series of routine monitoring activities during pregnancy. The factors affecting ANC (Antenatal Care) is the level of education, age and parity. The purpose of this study was to determine the relationship between parity and third trimester pregnant women with the frequency of visits ANC. The study design using correlative descriptive method with cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the third trimester Puskesmas Paninggaran Pekalongan 2014. Sampling Technique using cluster sampling, the number of respondents as many as 41 respondents. Data collection tools by using the check list with a guided interview method, researchers also saw a book KIA respondents to identify ANC. Analysis of the results using the chi square test (X2). The results showed no relationship with the frequency of visits ANC parity with the r value of 0.043 (<0.05). Suggestions for midwives should increase outreach program on the whole of society, so that the necessary formation of cadres to provide information to pregnant women about antenatal care. Keywords: parity, frequency of visits
EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR 10T DALAM PELAYANAN ANTENATAL TERPADU Aisyah, Risqi Dewi; ,, Suparni; Susiatmi, Sandi Ari
Jurnal Kebidanan VOLUME 09 No.01, JUNI 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.779 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang :Data Dinas Kesehatan pada tahun 2014, Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi yaitu sebesar 243,75 per 100.000 kelahiran hidup, dan turun menjadi 141,06 per 100.000  tahun 2015. Hasil pengamatan lapangan yang dilaksanakan secara intensif dalam beberapa tahun terakhir, memperlihatkan bahwa pelayanan antenatal masih berfokus pada pelayanan 7T.  Padahal saat ini seharusnya pelayanan antenatal terpadu untuk pemeriksaan menggunakan 10T. Penambahan standar pemeriksaan ini diharapkan memberikan pelayanan antenatal yang lebih berkualitas untuk meningkatkan status kesehatan ibu yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bidan dalam pelaksanaan 10 T dalam Pelayanan Antenatal Terpadu di Kabupaten Pekalongan. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasional dengan menggunakan cheklist. Tekhnik sampel yang digunakan adalah cluster random sampling  dengan jumlah responden dalam penelitian ini adalah 66 bidan. Hasil : Hasil penelitian menujukkan sebagian besar bidan (69,7%) melakukan standar 10T dalam pelayanan antenatal terpadu dengan baik. Saran bagi dinas kesehatan melakukan sosialisasi standar 10T secara berkala dan melibatkan semua tenaga kesehatan yang terkait dengan pelayanan antenatal terpadu, sosialisasi tidak hanya dengan buku pedoman, dan poster tetapi juga seminar atau pelatihan khususnya untuk pemberian konseling pada ibu hamil, melakukan evaluasi untuk pelayanan standar 10T di Puskesmas.Keyword : Standar 10T, Antenatal TerpaduEVALUATION OF 10T STANDARD IMPLEMENTATION IN ANTENATAL INTEGRATED SERVICESABSTRACTBackground : health services by the year 2014, maternal mortality (AKI) in the Regency of Pekalongan are still high enough that is amounting to 243.75 per 100,000 live births, and is down to 100,000 per year 2015 141.06. The results of field observations carried out intensively in    recent years, shows that antenatal services still focuses on servicing 7T. Where as the current antenatal services should be integrated for examination  using  10T. The addition of standard inspection is expected to provide more qualified antenatal services to improve the health status of mothers who will ultimately contribute toa decline in maternal mortality. The purpose of this research was to evaluate the midwife in the execution of 10 T in Antenatal Services Integrated in the Regency of Pekalongan.  Research method: the type of this research is descriptive analytic approach to cutthe latitude (cross-sectional). Engineering data retrieval done by using observational cheklist.  The dwarf in the sample used was cluster random sampling by the number of respondents in this study was 66 midwife. Results : the results of the research shows themajorityof midwives (69.7%) do standard antenatal services in 10T integraed properly. Advice for health service doingthe  socialization  standard  10T regularly and involve all personnel related  health services,  antenatal socialization not only with the manual, and posters but also a seminar or training specifically for counselling in pregnant women, doing the evaluation standard for the service of 10T in the clinic.Keyword : Antenatal, standard for the service of 10T
PAKET EDUKASI BRAIN BOOSTER PADA IBU HAMIL suparni, Suparni; Fitriyani, Fitriyani; Aisyah, Risqi Dewi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu  program  kehamilan yang sedang dikembangkan dalam  peningkatan potensi kecerdasan janin adalah  Brain booster. Asumsi dasar Brain booster adalah upaya pemberian stimulasi janin dan pemenuhan nutrisi pada  kehamilan untuk meningkatkan potensi intelegensia janin.. Tujuan penelitian  untuk mengetahui pengaruh pemberian paket brain booster terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini adalah Observasional Analitik. Uji yang digunakan adalah  uji T berpasangan untuk mengetahui pengaruh pemberian paket edukasi brain booster terhadap pengetahuan dan motivasi ibu hamil. Hasil uji menunjukkan  ada pengaruh pengetahuan sesudah pemberian paket edukasi dengan p value  0,026 dan tidak ada pengaruh motivasi sesudah pemberian paket edukasi  pada ibu hamil dengan pvalue 0,364. Saran bagi tenaga kesehatan agar  terus memberikan informasi dan motivasi  ibu hamil saat  antenatal care  dari kunjungan awal kehamilan. Kata Kunci : Paket edukasi, brain booster, ibu hamil
Hubungan frekuensi antenatal care dengan program persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi Fitriyani, Fitriyani; Aisyah, Risqi Dewi
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 15, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.345 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi antenatal care dengan Program Persiapan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Jenis penelitian kuantitatif non eksperimen. Populasi adalah ibu hamil trimester III di Kabupaten Pekalongan. Pengambilan sampel dengan cluster random sampling sejumlah 71. Analisa data dengan uji chi square. Hasil penelitian p value = 0,00 (OR: 8,40), berarti ada hubungan yang signifikan antara frekuensi ANC dengan persiapan persalinan. Ibu hamil yang tidak rutin melakukan ANC berisiko 8,40 kali kurang dalam mempersiapkan persalinannya.